Anak Kembar - Genius Sang CEO

Anak Kembar - Genius Sang CEO
Bab 5 : Bermasalah?? {~S3~}


__ADS_3

...~π‘―π’‚π’‘π’‘π’š π‘Ήπ’†π’‚π’…π’Šπ’π’ˆ~...


"Oh, baiklah." ucap Alina singkat.


Christian jatuh cinta padanya. Sebab? Sifat dinginnya yg membuat Christian tertarik dengannya. Meskipun bisa dikatakan masih banyak wanita lain diluaran sana, tapi wanita satu ini yg membuat nya jatuh cinta.


"Ini untukmu, Alina." ucap Christian pada Alina sambil memberikan bungkusan nasi ayam pada Alina.


"Ya, kak." jawab Alina yg baru sadar jika Christian di depan nya ini adalah sahabat kakak iparnya dan umurnya lebih tua. Jadi Alina harus menghormatinya.


"Terima kasih, Kak." ucap Alina pada Christian sambil menerima makanan dari Christian.


Deg..


Detak jantung Christian malah tiba-tiba berdetak menjadi cepat. Christian bingung, apa ia mempunyai penyakit jantung? Apakah jantungnya bermasalah? Banyak pertanyaan yg muncul dipikirannya. Tapi satupun tak bisa ia jawab, ya iyalah Christian yg nanya kok.


"Em. Sa.. Sama-sama." jawab Christian gugup. Apalagi detak jantungnya yg tiba-tiba berdetak sangat cepat.


"Kok tiba-tiba gugup, Kak? Perasaan tadi oke-oke saja. Apa Kak Christian sakit??" tanya Alina pada Christian.


Detak jantungnya bukannya semakin normal, melainkan semakin cepat. Rasanya jantung Christian ingin melompat dari tempatnya.


"Tidak. Kak baik-baik saja, kok." jawab Christian cepat.


"Hem.. baik." ucap Alina.


Christian pun berbincang dengan Alvaro.


///


Sementara di Raja.,


"Pa, Ma. Kapan pulang ke Indonesia lagi??" tanya Raja pada kedua orangtuanya melalui video call.


"Kemungkinan dua bulan lagi, Sayang. Mama dan Papa akan usahakan secepatnya." jawab seorang wanita yg merupakan ibu dari Raja. Yaa, dia adalah Mama nya Raja! Dia bernama Sirenia. Nama panggilannya Siren, Renia, Rena, Reni dan Nia.


"Baiklah, Ma. Raja tunggu secepatnya yaa. Bukankah Papa dan Mama menginginkan Kak Ello, Aku dan juga Dicky untuk menikah secepatnya?? Kami bertiga sekarang sedang menunggu kepulangan Mama dan Papa agar kami bisa menikah." ucap Raja.


"Iya, Sayang." jawab Sirenia.

__ADS_1


Mereka pun terus berbincang.


Tiba-tiba, Raja diterkejutkan alias dikagetkan oleh seseorang.


"Baaa..." ucap seseorang tersebut yg ternyata adalah Kak Ello!!


"Kak Ello!!!" ucap Raja kesal.


Mereka berdua pun berdebat. Tak ada yg mau mengalah satupun. Baik yg besar maupun yg kecil. Mereka berdua jika bersama seperti Tom And Jerry saja! Kenapa nama mereka berdua tidak Tom dan Jerry??


"Kalian berdua kenapa terus berdebat sih??" ucap Sirenia kesal.


Raja dan Ello akan berdebat jika di rumah saja. Tapi jika dikantor mereka berduaan, mereka akan menjaga image satu sama lain dengan baik. Sirenia beruntung mengenai itu. Tapi sayangnya berbeda ketika dirumah.


"Maaf, Ma." jawab keduanya.


Sirenia pun menutup sambungan telepon tanpa sepatah kata.


Baik Raja maupun Ello tahu itu. Tandanya Mama mereka sedang ngambek.


"Ini semua gara-gara Kakak!" ucap Raja.


Meskipun setiap berduaan dirumah tapi selalu berdebat, jika satu pergi maka satunya akan bersedih.


Tiba-tiba saat mereka berdua sedang berdebat, mereka berdua dikejutkan oleh seseorang. Raja kini dikejutkan dua kali untuk hari ini. Sedangkan Ello? Dia baru satu kali!


"Kak Ello? Kak Raja?" ucap seseorang tersebut yg ternyata adalah Dicky. Adik bungsu.


"Dicky??" ucap Ello dan Raja bersamaan sekaligus terkejut.


"Kalian berdua, kapan tidak berdebat lagi??" tanya Dicky kesal.


"Tidak akan pernah selesai." jawab keduanya kompak.


"Bagaimana jika kalian nanti menikah? Apa akan seperti ini??" tanya Dicky pada mereka berdua.


Jika orang lain yg melihat hal ini, Mereka akan mengira jika Dicky adalah kakak mereka. Terlebih lagi Dicky yg tinggi dari mereka berdua membuat orang lain akan lebih yakin soal itu. Tapi siapa sangka, jika Dicky adalah adik mereka!!


"Tentu." jawab keduanya kompak.

__ADS_1


Jika sudah ada Dicky, mereka berdua tidak akan mulai berdebat lagi. Karena ada satu orang diantara mereka berdua, jadi sama saja itu bukan berdua saat berdebat. Melainkan bertiga karena ada yg menonton nantinya. Walaupun tadi Mama mereka menonton nya sih.


"Oh ya, tadi aku mendengar suara Mama. Apa kalian sedang menelepon Mama?" tanya Dicky pada Raja dan juga Ello.


"Tadi. Tapi sekarang tidak." jawab keduanya kompak.


Jika seperti ini, terlihat jika Raja dan Ello seperti sedang menghormati atasan. Layaknya Dicky adalah atasan mereka berdua, sedangkan Raja dan Ello adalah bawahan Dicky. Itu akan terlihat seru sepertinya!


"Pasti Mama yang mematikan nya!" ucap Dicky.


Keduanya pun hanya merespons dengan anggukkan kepala.


Sedangkan Dicky yg melihat itu pun mengeleng-gelengkan kepalanya. Pasti Mama nya tengah kesal.


"Hu'uh., lebih baik kalian berdua telpon ulang ke Mama dan minta maaf!!" perintah Dicky layaknya seorang atasan.


"Siap, bos!" jawab keduanya kompak seperti bawahan Dicky.


Dicky yg melihat mereka berdua kompak seperti bawahannya sendiri pun terkekeh. Ia pun bingung. Apa ia ditakdirkan untuk. memusnahkan perdebatan mereka berdua?? Atau justru untuk menjadi atasan mereka berdua?? Dicky tidak tahu itu.


Ello dan Raja pun mulai menelepon sang ibu. Dari awal, belum ada jawaban. Wajar, baru saja menekan tombol video call nya.


Tut... tutt...


Tidak ada jawaban.


Ello dan Raja pun menarik nafas mereka dengan kasar.


Dicky yg melihat itu pun hanya diam. Meskipun Dicky adalah playboy, tapi Dicky tidak pernah menyakiti hati ibunya. Meskipun ia sering menyakiti wanita lain, tapi Dicky selalu meminta maaf.


Kadang wartawan sempat bingung. Apakah Dicky ini adalah kakak mereka berdua? Atau justru.. adalah adik mereka berdua?? Bahkan wartawan membutuhkan banyak waktu hanya untuk memikirkan hal ini!! Menurut para wartawan, ini hal sulit!!


...~π‘©π’†π’“π’”π’‚π’Žπ’ƒπ’–π’π’ˆ~...


Semoga terhibur.


Jangan lupa like nya ya kakk..


Terima kasih.

__ADS_1


πŸ™πŸ»πŸ’ž


__ADS_2