Anak Kembar - Genius Sang CEO

Anak Kembar - Genius Sang CEO
Bab 7 : Siapakah yg melamar Alena?? {S2}


__ADS_3

...~π‘―π’‚π’‘π’‘π’š π‘Ήπ’†π’‚π’…π’Šπ’π’ˆ~...


Di ruang tamu..


"Sebenarnya apa yang akan terjadi??" gumam Al.


"Sudah.. kalian mending siap-siap saja deh." seru Ayu.


"Emang kita mau ke mana?" tanya Al.


"Nanti kamu bakal tahu, honey. Tapi sebelum itu, kalian siap-siap saja." jawab Ayu.


"Iya-iya." ucap Al,


Mereka pun siap-siap.


Ayu juga membawa cemilan untuk di makan nanti saat di mobil ketika ia lapar atau yg lain yg lapar.


"Ayo berangkat!" ajak Ayu.


"Kemana?" tanya Al.


"Ada deh, ya kan Lena??" seru Ayu pada Alena.


"Tentu ma." jawab Alena dengan senyuman nya.


Mereka pun naik mobil dengan terpisah. Karena jika semua dalam satu mobil tidak lah muat. Tak lupa juga dengan bodyguard yg menjaga mereka.


Mobil satu di setir Al. Di mobil yg di setir Al ada si adik kembar kecuali Alice dan Nico. Tak lupa juga ada 2 bodyguard di dalam mobil.


Mobil dua di setir Nicholas, itu juga permintaan Nicholas. Ayu tak bisa menolaknya. Di mobil yg di setir Nicholas ada si kakak kembar, Alice dan Nico. Tak lupa ada juga 2 bodyguard di mobil.

__ADS_1


"Kita ke mana ma??" tanya Nicholas.


"Ke restoran Lily ya nak." jawab Ayu.


Ayu juga sudah mengirimkan pesan pada Alberta jika tujuan kali ini ke restoran Lily. Alberta juga sudah membaca nya dan juga membalas nya.


Alberta sudah memberitahu pada Al jika tujuan nya ke restoran Lily.


Awalnya Al bertanya 'Restoran Lily?'. Dan Alberta pun menjawab 'iya pa, mungkin sambil makan malam juga. Kan ini juga sudah malam pa.'. 'iya juga sih' itu lah jawaban dari Al.


"Duhh ma. Deg deg an deh Lena." bisik Alena pada Ayu.


"Tarik nafas, hembuskan nafasnya. Ingat nak, keputusan ada di tangan kamu. Mama dan Papa akan mendukung apapun keputusan kamu asalkan orang yg melamar kamu itu orang baik." ucap Ayu pelan.


Nicholas pun mendengar kata 'lamaran', ia pun bingung.


Tetapi ia memutuskan untuk tidak bertanya, karena jika bertanya pasti mama nya akan menjawab 'kamu akan tahu nanti, nak.' , itulah jawaban yg terus di berikan Ayu membuat Nicholas kepikiran.


"Ayo ikutin mama ya nak." ajak Ayu.


"Iya ma." jawab anak-anak nya.


4 bodyguard juga mengikuti mereka.


"Selamat malam Nyonya, ada yang bisa kami bantu??" tanya pelayan yg biasanya menyapa tamu.


"Tolong tunjukkan ruangan VVIP nomor 001." jawab Ayu.


"Baik Nyonya, mari ikut saya." ucap pelayan tersebut lalu pergi dengan di di ikuti keluarga Ayu.


"Ini Nyonya, saya permisi dulu." ucap pelayan tersebut.

__ADS_1


"Ya mbak, makasih." ucap Ayu.


"Iya Nyonya." jawab pelayan tersebut lalu pergi.


Ayu pun mencari meja yg ada tamu nya.


Karena sudah di pastikan itu adalah orang yg akan melamar Alena.


"Ayo masuk." ajak Ayu.


"Iya ma." jawab anak-anak nya.


4 bodyguard mereka tetap mengikuti.


Setelah Ayu menemukan nya, mereka pun menyapa nya.


4 bodyguard duduk di meja kursi yg agak dekat. Tapi mereka berempat tidak akan mendengar kan percakapan mereka. Hanya saja mereka akan memperhatikan keadaan. Bahkan telinga mereka memakai earphone untuk mendengarkan lagu kesukaan mereka.


'Wah.. ternyata bodyguard juga suka lagu ya.' batin Author.


"Selamat malam." sapa Ayu.


"Selamat malam Tuan dan Nyonya." sapa mereka bertiga.


"Selamat malam Lena." ucap pria yg ingin melamar Alena.


"Selamat malam..."


...~π‘©π’†π’“π’”π’‚π’Žπ’ƒπ’–π’π’ˆ~...


Maaf ya author baru up sore. Terima kasih yg sudah menunggu, jangan lupa like nya ya.

__ADS_1


Terima kasih banyak.


__ADS_2