Anak Kembar - Genius Sang CEO

Anak Kembar - Genius Sang CEO
Bab 17 : Hari Pertama Kuliah {~S3~}


__ADS_3

...~𝘏𝘒𝘱𝘱𝘺 π˜™π˜¦π˜’π˜₯π˜ͺ𝘯𝘨~...


⚘⚘⚘


Keesokan harinya.


Sementara di Alea. (Alea adalah anak ke lima. untuk yg lupa, silahkan baca di bab 77 di season 1. Terima kasih.)


Alea kuliah di Indonesia. Ya, Alea lebih memilih kuliah di Indonesia supaya tidak jauh-jauh dari keluarga nya. Jadi jika ingin kembali ke Batam ( tempat tinggal mereka ), tidak membutuhkan banyak waktu untuk perjalanan.


Jadi, Alea pun memilih kuliah di Kota Pekanbaru. Kota Pekanbaru merupakan Ibu Kota sekaligus Kota terbesar di Riau. Terlebih lagi, Batam merupakan Kota terbesar di Kepulauan Riau. Tapi bukan berarti Kota Batam merupakan Ibu Kota di Kepulauan Riau, Ibu Kota Kepulauan Riau atau disingkat dengan Kepri adalah Tanjung Pinang.


Alea dari kemarin sudah mendaftar. Hari ini adalah hari pertama ia kuliah.


Alea juga di beri pengawasan. Pengawal Alea yg akan mengikuti Alea ke mana saja dengan jarak dekat bernama Elisha. Alea memilih pengawal perempuan sama seperti Alice. Alea dan Alice memang sama-sama kuliah, tapi hanya berbeda tempat.


Alea pun membawa buku-buku yg perlu ia bawa. Tidak lupa, alat tulis pun juga ia bawa. Hari ini adalah hari pertama ia kuliah, Alea harus memberikan kesan baik untuk pertama kalinya agar tidak diberi cap buruk.


Alea juga diberi pengawasan dari jauh.


Alea pun berangkat dengan Elisha. Elisha berumur 25 tahun, ia masih belum menikah. Alasannya karena masa lalu nya yg membuatnya tidak berani untuk berhubungan dengan lawan jenis. Apalagi yg namanya cinta, Elisha akan kabur duluan untuk itu.


Elisha mengikuti Alea pergi ke mana pun bukan berarti ke dalam kelas Alea juga masuk apalagi ke kamar mandi yg di mana Alea masuk. Elisha akan pergi mengikuti Alea ke mana pun, tapi bukan berarti seperti itu. Tapi Elisha hanya akan menunggu di depan pintu kamar mandi yg dimasukkin Alea. Begitu juga dengan kelas Alea, Elisha hanya akan menunggu di depan kelasnya.


Alea juga sudah memberitahu pada pihak kampus jika ke mana pun ia pergi, akan ada seseorang yg mengikutinya yg bernama Elisha. Beruntung pihak kampus mengerti dan menerimanya. Terlebih lagi, Alea kuliah di sini tanpa kedua orangtuanya yg mendampingi.


Mereka berdua pun masih dalam perjalanan menuju ke kampus.


Tidak memerlukan waktu yg lama, mereka berdua pun sampai hanya dengan membutuhkan sekitar 15 menit. Ya, itu semua karena jarak apartemen yg Alea tinggal dekat dengan kampus yg dipilih Alea.


Alea mengambil jurusan kedokteran. Karena Alea ingin menjadi seorang dokter psikologi. Program studi psikologi termasuk ke dalam bidang fakultas kedokteran. Jadi saat SMA, Alea akan memilih SMA IPA.


Alea pun masuk ke dalam kampus atau universitas. Universitas tersebut bernama UNRI. UNRI adalah singkatan dari Universitas Riau, UNRI adalah perguruan tinggi negeri di Pekanbaru.


Semua mahasiswa atau mahasiswi yg sudah lama kuliah di sana pun menatap Alea dengan kagum. Alea yg memiliki wajah cantik membuat siapapun akan kagum. Terlebih lagi, kulit Alea yg bewarna putih bercahaya.


Alea seperti artis mendadak di Universitas ini. Dan pastinya akan menjadi idola para mahasiswa atau pun mahasiswi.


"Hai. Nama ku Emma. Nama kamu siapa?" sapa seorang mahasiswi pada Alea yg bernama Emma. Emma adalah mahasiswi yg terkenal ramahnya. Mahasiswa ataupun mahasiswi yg baru jika bertemu dengan Emma, pasti akan terasa sangat akrab. Emma juga memiliki banyak teman karena keramahannya. Emma tidak pernah berbuat buruk pada siapapun.

__ADS_1


Emma juga selama ini di Universitas terkenal karena ramahnya. Selain itu, Emma juga lumayan pintar. Tapi sepertinya posisi Emma akan tergantikan oleh Alea. Semoga saja Emma tidak berniat buruk pada Alea nantinya.


"Hai juga. Nama ku Alea." jawab Alea ramah. Alea juga ramahnya tidak kalah dengan Emma. Sepertinya Emma akan menjadi teman Alea.


"Sepertinya kamu mahasiswi baru di sini ya?" tanya Emma pada Alea.


"Iya." jawab Alea sambil tersenyum manis pada Emma.


"Kyaaaa..." sorak mahasiswa dan mahasiswi di sana yg melihat senyuman manis Alea.


(Author tengah membayangkan seberapa manisnya senyuman Alea..)


Alea pun di ajak keliling oleh Emma. Elisha juga ikut dengan mereka.


"Alea." panggil Emma pada Alea.


"Ya??" sahut Alea.


"Umur kamu berapa, Lea??" tanya Emma pada Alea.


"Sekitar 18 tahun." jawab Alea.


"Kok bisa sama ya?" tanya Alea pada Emma.


"Dulu, saat aku umur 5 tahun.. aku sudah SD kelas 1." jawab Emma.


"Hem." ucap Alea paham.


"Tapi panggil aku dengan sebutan nama aja ya, Lea. Aku agak canggung kalau kamu panggil aku 'Kakak'. Oke?" pinta Emma.


"Iya, Emma." jawab Alea setuju. Lagipula umur mereka berdua sama.


"Oh ya, Lea. Aku mau nanya nih." ucap Emma pada Alea.


"Nanya apa??" tanya Alea pada Emma dengan rasa penasaran.


Sayangnya, belum lagi Emma berbicara.. bel nya sudah berbunyi.


Kring.. kring.. (Kira-kira begitu lah ya bunyi nya.)

__ADS_1


"Yah.. udah masuk. Nanti saja deh Lea aku kasih tahunya. Sekarang harus sudah masuk ke kelas." ucap Emma dengan rasa tidak rela. Tapi mau bagaimana? Bel kampus sudah berbunyi.


"Iya deh." jawab Alea dengan perasaan yg sama seperti Emma yaitu : Tidak rela.


⚘⚘⚘


Sementara di Alice.


Alice dari tadi juga sudah masuk. Hanya saja, di tempat Alice lebih cepat 1 jam dari Alea. Di tempat Alice, sekarang sudah hampir mau istirahat. Karena sebelumnya sudah 1 jam lebih mulai pelajaran.


Alea dan Alice mulai perjalanan di jam yg berbeda juga. Jika di tempat Alea mulai pelajaran pukul 08.00 pagi, maka di tempat Alice sudah mulai pelajaran selama 1 jam 30 menit. Berarti di tempat Alice mulai pelajaran nya pukul 07.30.


Sekitar 45 menit lagi, barulah Alice istirahat makan untuk yg pertama. Dan untuk istirahat yg ke dua, itu sekitar 2 jam lagi.


(Ok, untuk di pelajaran nya Author skip. Agar tidak pusing hehe.)


45 menit kemudian..


Istirahat yg pertama pun dimulai. Bel juga sudah berbunyi sebelumnya. Semua mahasiswa/mahasiswi pun keluar dari kelas.


Mereka pun menuju ke kantin.


Sedangkan Alice juga ikut ke kantin bersama Edward, Linda, dan juga Luna pengawalnya. Edward dan Linda adalah teman Alice.


Alice, Luna, Edward, dan Linda pun makan siang bersama di kantin dengan meja yg sama.


...π˜›π˜° 𝘣𝘦 𝘀𝘰𝘯𝘡π˜ͺ𝘯𝘢𝘦π˜₯......


Hampir satu jam, Author ketik nulis. Di bab ini lebih panjang Alea ya dibandingkan Alice. Alea kan kemarin-kemarin belum muncul, jadi untuk bab ini Author panjangin buat Alea nya.


Dan untuk bab selanjutnya nanti.. Author pikirkan siapa yg akan Author tulis di antara Alana, Raja, Alina, Alice, Alea, Naufal, Nico, Nick, Nino, Aletta, Alexa, Aldora, dan juga Alberta.


Menurut kalian, yg mana??


Coba komen yaa.


Oh ya, jangan lupa dukungan nya buat Author πŸ™πŸ»πŸ’ž.


Thank's All. πŸ™πŸ»πŸ’ž

__ADS_1


__ADS_2