Anak Kembar - Genius Sang CEO

Anak Kembar - Genius Sang CEO
BAB 28 : CINCIN LOVE {~S3~}


__ADS_3

Di bab ini, kita fokus pada pasangan Alea dan Elisha.


Oh ya, untuk Nick sama Nico ya eh Naufal sama Nico itu nanti ya baru dimunculkan. Anggap saja mereka berdua lagi holiday sementara 😅😅


...~𝙷𝙰𝙿𝙿𝚈 𝚁𝙴𝙰𝙳𝙸𝙽𝙶~...


“Hari Valentine?” ucap Bagas.


“Iya. Katanya bentar lagi nih!” sahut Arkana.


“Tapi kapan?” tanya Bagas pada Arkana.


“Aku tidak tahu. Tapi jika di dengar tadi kalau tidak salah tiga hari lagi.” jawab Arkana.


“Tiga hari??” ucap Bagas.


“Iya.” sahut Arkana.


“Hem.. baguslah. Masih ada banyak waktu untuk mempersiapkan hadiahnya. Nanti deh habis pulang kuliah baru beli.” seru Bagas.


“Iya deh. Tapi nanti kita barengan ya.” sahut Arkana n.


“Barengan??” ucap Bagas.


“Iya.” sahut Arkana.


“Hem.. boleh. Asalkan yang bayar itu kamu.” ucap Bagas dengan seringai di wajahnya.


“OKE!” sahut Arkana.


“Apa? Kamu yakin??” tanya Bagas pada Arkana. Bagas agak sedikit terkejut ketika Arkana ingin membayar semua belanjaan mereka nanti, masalahnya biasanya Arkana itu pelit. Ini kenapa ya dengan sekarang?


“Iya!” jawab Arkana.


“Tumben mau.. biasanya........” ucap Bagas sengaja men gantungkan kalimatnya.


“Kan biasanya. Anggap saja ini traktiran dari aku.” sahut Arkana.


“Traktiran?? OKE!” ucap Bagas setuju.


⚘⚘⚘


Siang harinya.


Setelah dua pelajaran kuliah hari ini, Bagas dan Arkana pun pulang. Mereka berdua sekelas dan satu jurusan yg sama, jadi pulangnya sama.


Hari ini, mereka berdua hanya ada dua mata pelajaran kuliah. Jadi, tidak terlalu lama saat belajarnya.


Kalau besok, sudah dipastikan lama. Karena besok saat kuliah mereka ada 5 mata pelajaran.


“Bagas, Ayoo!!” ajak Arkana pada Bagas.


“Bentar..” sahut Bagas.


Bagas pun membereskan semua bukunya. Tidak lupa alat tulis kuliahnya juga ia simpan di tas kecilnya.


Setelah selesai, mereka berdua pun keluar dari Universitas tersebut.


“Kita mau ke mana??” tanya Bagas pada Arkana.


“Ke supermarket aja.” jawab Arkana.


“Tapi emang ada??”


“Ada lah. Kita coba cari dulu, kalau enggak ada ya coba di supermarket yang lain.”


“Kalau tetap gak ada??”

__ADS_1


“Ya berusaha lah, Bagas. Emang kamu gak mau dapetin cinta kamu??”


“Mau lah.”


“Makanya ayo ah.” ajak Arkana.


“Let's gooo!!”


⚘⚘⚘


Setelah membutuhkan waktu yg panjang dari Universitas ke supermarket, mereka pun sampai di supermarket terdekat.


“Ayo masuk!!”


Mereka berdua pun masuk. Tidak lupa dompet yg berisi uang sudah ada di saku celana mereka.


"Selamat datang. Ada yang bisa saya bantu, Tuan-Tuan?” sapa salah satu karyawan yg ada di supermarket tersebut.


“Hem... biasanya kalau pas hari Valentine, cowok biasanya ngasih apa ke ceweknya??” tanya Bagas.


“Ohh.. jadi Tuan-Tuan mau itu. Biasanya sih, lebih seringnya cokelat.” jawab karyawan tersebut.


“Selain cokelat?” tanya Arkana pada pelayan tersebut.


“Kalau selain cokelat, kadang bunga. Itupun tergantung kesukaan cewek Tuan apa.” jawab karyawan tersebut.


“Bunga nya bunga apa?” tanya Bagas pada karyawan tersebut.


“Bunga nya.. kadang bunga mawar, bunga tulip, kalau gak ya bunga.. bunga anggrek.” jawab karyawan supermarket tersebut.


“Ada emang yang jual bunga di sini?”


“Ada. Itu di dekat kasir aja, ditambah sama boneka nya. Lalu ada cokelatnya juga.” sahut karyawan.


“Cokelatnya seberapa panjang??” tanya Arkana pada karyawan.


“Dua meter, berarti 200 centimeter. Harganya sekarang cuma 100 ribu.” jawab karyawan tersebut.


Mereka berdua langsung menggelengkan kepala mengingat soal tersebut.


“Jadi, Tuan-Tuan mau apa?” tanya karyawan tersebut.


“Em..” ucap Arkana dan Bagas bingung.


“Tidak jadi deh, mbak. Makasih.” ucap mereka berdua lalu pergi dari supermarket tersebut setelah pamit dengan karyawan tersebut.


Karyawan tersebut pun hanya mengangguk sebelum mereka berdua pergi.


“Aneh.” batin karyawan tersebut.


⚘⚘⚘


Sementara di Arkana dan juga Bagas.


Saat ini, Arkana dan juga Bagas berasa di parkiran kendaraan.


“Arkan.. jadi kita mau ke mana dong??” tanya Bagas pada Arkana.


“Em....” jawab Arkana sambil berpikir.


Lalu, tiba-tiba ada tiga perempuan yg sedang berjalan. Mereka adalah Emma, Elisha dan Alea.


“Alea?” batin Arkana.


“Elisha?” batin Bagas.


⚘⚘⚘

__ADS_1


Sementara di Alea.


Mereka bertiga sedang berjalan melewati supermarket tempat Arkana dan juga Bagas berada. Mereka bertiga terlalu asik bergobrol sambil berjalan kaki.


“Eh, Alea.” panggil Emma kepada Alea.


“Hem?” sahut Alea.


“Kalau gak salah, tiga hari lagi Hari Valentine 'kan?” tanya Emma pada Alea.


“Iya sih!” jawab Alea.


“Kalau misalnya ada pria yang menyukai kalian berdua, apa yang kalian inginkan?” tanya Elisha tiba-tiba. Elisha terlihat berbeda kali ini. Biasanya ketika berbincang mengenai cinta, pasti Elisha hanya akan menyimak dan bermain ponselnya. Tapi tidak untuk kali ini. Apa Elisha sudah membuka hatinya??


“Kalau aku sih 'ya... skincare. Apalagi 'kan sekarang skincare itu mahal.” jawab Emma.


“Kalau aku sih, perhiasan aja. Tidak terlalu mahal, bentuk nya love, dan berwarna silver.” sahut Alea sambil membayangkan seberapa indahnya cincin itu.


“Tumben mau perhiasan...” ucap Elisha sengaja menggantungkan kalimatnya.


Elisha sebenarnya juga ingin hadiah dari orang yg ia sukai. Bukan hadiah yg mahal, melainkan langsung melamarnya.


“Iya. Tapi bentuknya yang love. Biar terkesan cinta gitu lho.” jawab Alea.


“Gak salah juga sih.” sahut Elisha dan Emma.


“Oh 'ya kak. Biasanya kak Elisha nyimak kalau lagi bahas topik percintaan. Tapi kali ini....” ucap Alea sengaja menggantungkan kalimatnya.


“Em... kakak udah suka sama seseorang.” ucap Elisha tiba-tiba membuat Alea terkejut. Tapi tidak dengan Emma, karena Emma masih belum mengenal Elisha dengan betul seperti Alea.


“Wah sama siapa??” tanya Emma pada Elisha. Entah kenapa saat Elisha mengatakan jika ia sudah menyukai seseorang, jiwa kepo Emma mulai ingin tahu.


“Mau tahu banget nih?” tanya Elisha membuat jiwa kepo Emma mulai menjadi semakin ingin tahu.


“Mauuu..” jawab Emma.


“Namanya itu... Bagas.” sahut Elsha membuat Alea dan Emma terkejut dengan pernyataan Elisha.


“Bagas?” ucap Alea dan Emma terkejut.


“Iya. Teman Arkana, yang sifatnya sama.” jawab Elisha.


“Oohh... yang itu. Kira-in yang mana!” ucap Emma.


“Emang kamu mengiranya siapa?” tanya Elisha pada Emma.


“Yaa... gak tahu juga sih!” jawab Emma sambil menggaruk tenguknya membuat Elisha kesal.


Mereka bertiga pun terus berbincang tanpa mempedulikan siapa orang yg ada di sekitar mereka. Tapi tetap melihat jalan ya, kalau tidak mungkin udah ke tabrak.


⚘⚘⚘


Sementara di Arkana dan juga Bagas.


“Wait... tadi Elisha dan Alea bilang apa??”


...𝚃𝙾 𝙱𝙴 𝙲𝙾𝙽𝚃𝙸𝙽𝚄𝙴𝙳... ...


Hayooo.. Elisha bilang apa 'ya??


Kayaknya Elisha tidak ada bilang apa-apa deh. Cuma dalam hati.


Kira-kira hadiah apa ya yg bakal di kasih Arkana pada Alea dan Bagas kepada Elisha??


Dan siapa pasangan Emma?? Yang pastinya tidak ada yg di genk cowok ya.


Jangan lupa dukungan nya yaa

__ADS_1


Thank's All.


🙏🏻💞


__ADS_2