Anak Kembar - Genius Sang CEO

Anak Kembar - Genius Sang CEO
Bab 29


__ADS_3

...~π‘―π’‚π’‘π’‘π’š π‘Ήπ’†π’‚π’…π’Šπ’π’ˆ~...


"Ada apa ya sus?" tambah Joliana.


"Ini saya mau ganti obat cairan infus nya dulu, tuan, non!" ucap suster sambil membawa obat infus.


"Ohh, ok silahkan suster!" ucap Joliana.


Suster itu pun mengganti obat cairan infus nya dengan yg baru.


"Ini sudah ya, sementara tangan yg di infus jangan terlalu banyak gerak, nanti jadi nya keluar darah, dan untuk tangan yg kena racun, mungkin agak sedikit kaku jadi harus sering di gerakkan terus ya non biar gak kaku lagi!" ucap suster tersebut serta mengganti obat cairan infus Joliana.


"Ok sus!" ucap Joliana.


"Saya permisi dulu, tuan, non!" ucap suster tersebut lalu keluar dari ruangan Joliana.


Setelah suster itu keluar, Joliana pun menutup kedua mata nya.


Setelah beberapa menit, Joliana pun tertidur lelap.


Dan Al pun juga tidur di ranjang sebelah nya.


🌸🌸🌸


Sementara di tempat Anna berada...


"Huh! Untung saja aku bisa bebas! Aku harus segera pergi dari kota ini secepat nya! Sebelum saudari kembar ku itu menemukan diri ku!" ucap Anna yg sudah bebas.


Anna pun pergi dari kota B dan segera ke kota Z.


"Huh! Untung saja aku masih punya tabungan! Dan tabungan ini akan ku gunakan untuk hari ke depan nya! Dan aku akan mencoba mencari pekerjaan yg halal! Oh ya,, aku juga akan mengganti identitas ku menjadi Dira!! Semoga kamu tidak bisa menemukan diri ku, saudari kembar ku!" ucap Anna pelan yg baru sampai di kota Z.


🌸🌸🌸


Sementara di tempat Anna di sekap saat itu...


"Huh! Untung saja aku waktu itu banyak video-in wanita yg di suruh bos! Oh ya,, aku harus bilang apa nanti kalau misal nya bos tahu kalau ia kabur? Ahh... jangan sampai bos ke sini!!" gumam orang suruhan Inna.


"Hei! Apa kau tahu,, bos akan ke sini minggu depan!! Jadi bagaimana dengan wanita itu??" tanya teman nya.


"Aku juga tidak tahu,, kenapa ia bisa bebas? Sedangkan jejak nya juga hilang! Apa yg harus kita kata-kan pada bos minggu depan? Ahh..!!" ucap orang suruhan Inna.


"Apa kita kata-kan saja pada bos,, kalau wanita itu hilang kemaren, dan kita sedang mencari cari nya di minggu depan pada saat bos datang?" ucap teman nya.

__ADS_1


"Hm.. menurut mu apa akan berhasil? Bagaimana jika bos memarahi kita? Ahhh..!!" ucap nya.


"Menurut ku,, bos tidak akan marah kalau kita mengatakan kita lagi berusaha mencari nya!!" ucap teman nya.


"Hm.. baiklah terserah kamu.. aku ikutin saja!!" ucap nya.


🌸🌸🌸


Sementara di tempat apartemen Joliana tempat tinggal Joliana, anak anak nya beserta bibi-bibi nya...


Kini, anak anak Joliana dan bibi baru selesai makan malam.


Anak anak Joliana berada di ruangan tamu, sedangkan bibi masih di ruang dapur.


"Kak.. menurut mu mengenai mommy di suntikan racun itu apa ada kaitan nya dengan nenek lampir itu?" tanya Nathan pada Nicholas.


"Menurut kakak sih iya.. apalagi yang menyuntikkan juga sahabat si nenek lampir itu juga..!!" jawab Nicholas.


"Ini harus kita pastiin dulu.. apa benar ini ada kaitan nya, dan kita harus cari dulu untuk memastikan..!!" ucap Nathan.


"Iya.." ucap Nicholas.


Alana, Alina, dan Alena yg tadi nya diam pun memutuskan untuk ikut berbicara.


"Hm, si sahabat nya nenek lampir itu kan Inna, nah tapi kok dia nya pakai identitas nya dokter Anna? Lalu di mana dokter Anna?" tanya Alana.


"Menurut ku sih kayak nya gak mungkin deh.. kalau dokter Anna ada kaitan nya dengan kasus ini,, bagaimana pun.. dia memang saudari kembar nya.. tetapi sifat nya jauh berbeda.. aku yakin pasti dokter Anna korban nya di sini..." ucap Alena.


"Aku setuju dengan pendapat mu Len!!" ucap Nicholas.


"Aku setuju juga!!" ucap Alana, Alina, dan Nathan bersamaan.


"Eh? udah jam 8 nih, berarti kita bahas ini sudah hampir 1 jam.. yuk tidur..!" ucap Nathan mengalihkan pembicaraan.


"Eh? iya juga ya! Yuk kita tidurrr!!" ucap Alina.


"Yukk!!" ucap Alena, Alana, Nathan dan Nicholas bersamaan.


Mereka pun ke kamar masing masing dan tidur terlelap.


🌸🌸🌸


Sementara di tempat Velly..

__ADS_1


"Bagaimana? Apa ia selamat?" tanya Velly pada salah satu anak buah nya.


"Selamat bos! Bahkan sekarang sedang di rawat di rumah sakit Alexander!!" jawab anak buah nya.


"Hm, baiklah, untuk rencana selanjutnya akan ku kabarkan nanti!!" ucap Velly.


"Baik bos!!" ucap anak buah Velly lalu pergi.


"Apa mungkin ia langsung ke rumah sakit ya? ku rasa Joliana Callysta ini adalah Joliana Angel dulu.. hanya saja nama tengah nya yang ia ganti.. soalnya dulu tidak ada yang nama nya Joliana Callysta..!! Huh,, hampir saja aku tidak mengenali kamu Joliana Callysta yang asli nya Joliana Angel!!" gumam Velly.


"Apa ya yang harus ku lakukan pada nya? Mumpung dia lagi di rawat, ku rasa waktu ini yang sangat lah tepat untuk membunuh nya.. hmm.. apa.. aku.. berpura-pura menjadi suster untuk mengganti obat cairan infus nya? Dan ku taruh di cairan infus nya racun? Nah.. ide bagus Velly!! Ku yakin.. ini pasti berhasil!!" gumam Velly lagi.


"Bos!! Tadi aku lupa bilang sesuatu yang penting lagi!! Alamat Rumah Sakit Alexander di jalan bunga, nomor 98 bos!" ucap anak buah Velly.


"Ok, aku akan pergi ke sana besok!! Kamu.. kamu siap kamu baju suster yang khusus di rumah sakit sana.. dan obat racun yg mirip dengan obat cairan infus ya!!" ucap Velly.


"Ok bos! Saya permisi dulu!" ucap anak buah Velly lalu pergi mencari yg di suruh Velly.


"Hm, apa ya kira kira yang mau di lakuin sama bos? Ah sudah lah ku turuti saja.. lagi pula uang itu sangat di perlukan bagi ku.." gumam anak buah Velly.


"Hahaha.. kamu tahu Jol, kita sebentar lagi akan bertemu setelah sekian 7 tahun.. dan hari terakhir mu besok Jol! Bersenang-senang lah untuk hari ini.. sebagai hari terakhir mu hahaha!!" ucap Velly tertawa dalam hati.


🌸🌸🌸


Sementara di tempat rumah sakit tempat Joliana di rawat..


Pertemuan Callysta dan Joliana..


"Jol! Ku rasa lebih baik kamu hati-hati deh buat besok.. soalnya aku ngerasa seperti akan ada yang mau membunuh mu besok.. jadi aku harap kamu hati-hati.. apalagi kekuatan kamu masih belum terlalu pulih, tapi lumayan lah ku lihat sudah 15% pulih.." ucap Callysta.


"Besok? Hm, perasaan aku juga sama Cal! Tapi bagaimana jika orang itu mempunyai kekuatan yang sama? Atau justru lebih kuat lagi?" tanya Joliana cemas.


"Ku rasa orang ini tidak mempunyai kekuatan,, hanya saja ia mempunyai obat racun!" ucap Callysta.


"Hm, tapi bisa saja bukan jika ia membawa pasukan yg mempunyai kekuatan?" ucap Joliana.


"Hm, iya juga ya! Tapi kalau besok itu memang terjadi,, kamu bisa kok pakai kekuatan mu, dan ku rasa besok itu nya sekitar siang menjelang sore.. jadi kalau mau pake kekuatan nya,, perut nya harus ada isi.. jadi sebanyak kekuatan yang akan kamu keluar kan, sebanyak makanan yang kamu makan.. jangan sampai tidak makan lohh!!" ucap Callysta.


"Ok deh!! Hm.. tapi apa mungkin ini ada kaitan nya dengan adik tiri ku?" ucap Joliana.


"Bisa jadi,, bagaimana pun dia juga yang ada kaitan nya dengan kasus racun ini!" ucap Callysta.


"Hmm..." ucap Joliana.

__ADS_1


...🌷~Bersambung~🌷...


...~See you:-🌷...


__ADS_2