
...~๐๐ข๐ฑ๐ฑ๐บ ๐๐ฆ๐ข๐ฅ๐ช๐ฏ๐จ~...
Keiyona pun kembali ke ruangan nya.
โโโ
Sementara di Christian.
"Tuan. Kita mau kemana?" tanya sopir pada sang atasan.
"Ke Restoran sebentar, pak." jawab Christian.
"Siap, Tuan." sahut sopir.
Mobil yg dinaiki Christian pun menuju ke restoran milik Christian sendiri. Terlihat ada nama restoran tersebut. Nama restoran tersebut tertuliskan 'Anderson'. Ya, Anderson itu adalah nama ayah Christian.
Christian pun turun dari mobilnya lalu masuk ke dalam restoran.
Ternyata Christian ke restoran bukan ingin makan di restoran, melainkan ia membeli makanan lalu dibungkus untuk dibawa ke suatu tempat. Christian membeli 3 porsi. Satu untuknya, satu untuk sopir, dan satu lagi milik wanita pujaan hatinya.
Christian memang sengaja membeli sendiri. Karena biasanya Christian suka meminta pada suruhannya untuk membelikannya. Tapi kali ini tidak. Karena Christian mau jika wanita pujaan hatinya mendapat makanan yg ia belikan.
โโโ
Sementara di Alina.
"15 menit lagi bakalan istirahat makan siang. Kak Kirana sama Kak Keiyona sudah selesai mengerjakan pekerjaan nya belum ya??" batin Alina.
"Ah.. mending Alina cek aja." gumam Alina lalu beranjak dari kursinya dan keluar dari ruangan nya. Alina pun menuju ke ruangan Kak Keiyona terlebih dahulu karena ruangan Kak Keiyona lebih dekat dengannya. Sedangkan ruangan Kak Kirana lumayan jauh dari ruangannya.
Tap! Tap! Tap!
Terdengar suara langkah kaki. Suara tersebut berasal dari Alina. Alina menggunakan high heels. Meskipun bukan seorang model, tapi entah kenapa Alina sangat ingin menggunakan high heels. Bahkan Alina sudah terbiasa menggunakan high heels di kantornya. Kadang Alina lari-larian, jalan biasa dan sebagainya.. Alina sudah terbiasa mengenai hal tersebut.
Tok! Tok! Tok!
Alina pun mengetuk pintu ruangan Kak Keiyona. Meskipun sebagai atasan, bukan berarti bisa masuk ke ruangan karyawannya dengan sembarangan.
"Masuk!" ucap wanita di dalam. Ya, dia adalah Keiyona. Asisten dari Alina.
Ceklek!
Alina pun membuka pintu ruangan Kak Keiyona.
Keiyona pun menoleh ke arah pintu. Ia pun terkejut melihat wajah atasannya. Ia pikir yg bakalan masuk adalah Kirana. Ternyata atasannya.
__ADS_1
"Eh, Direktur. Ada apa ya?" tanya Keiyona pada Alina dengan sopan.
"Apa Kak Keiyona sudah selesai mengerjakan pekerjaan?" ucap Alina.
"Kalau pekerjaan saya sudah, Direktur. Tapi untuk pekerjaan Kirana sekaligus pekerjaan saya, itu belum. Karena tadi ada salah ketikan dari Kirana, jadi saya meminta Kirana untuk mengetik ulang." jelas Keiyona.
"Oh, baiklah. Sebentar lagi akan istirahat makan siang. Kak Yona maunya makan siang di mana??" tanya Alina pada Keiyona.
"Di restoran dekat kantor saja deh, Direktur." jawab Keiyona dengan sopan.
"Ok deh. Kalau gitu, Alina mau cek Kak Kirana dulu ya." ucap Alina.
"Iya, Direktur." jawab Keiyona dengan sopan pada atasannya.
Alina pun keluar dari ruangannya.
Alina pun mengecek ke ruangan Kak Kirana. Ruangan Kak Kirana cukup jauh. Tapi jika dari ruangan Kak Keiyona menuju ke ruangan Kak Kirana, itu sangat dekat. Tapi bila dari ruangan Alina sendiri menuju ke ruangan Kak Kirana, itu sangatlah jauh. Padahal ruangan Alina dengan Kak Keiyona dekat loh. Hanya beberapa langkah bisa sampai. Kenapa bisa begitu ya??
Tap! Tap! Tap!
Suara langkahan kaki pun terdengar. Pemilik suara tersebut adalah Alina sendiri. Ya, tepat itu adalah Alina sendiri.
Setelah beberapa langkah, Alina pun sampai ke ruangan Kak Kirana. Tak lupa ia mengetuk pintu tersebut terlebih dahulu.
Tok! Tok! Tok!
"Masuk!" ucap wanita di dalam ruangan. Ya, dia adalah Kirana. Sekretaris Alina.
"Kak Kirana." ucap Alina.
"Eh, ternyata Direktur. Ada apa ya?" tanya Kirana pada Alina dengan sopan.
"Kak Kirana sudah selesai?" ucap Alina pada Kirana.
"Belum. Ini sedikit lagi selesai." jawab Kirana.
"Kak Kirana kesusahan gak?" tanya Alina pada Kirana.
"Tidak, Direktur." jawab Kirana.
"Kak Kirana sudah sampai di mana??" tanya Alina pada Kirana.
"Ini." jawab Kirana sambil menunjuk ke arah layar laptopnya.
"Oh dikit lagi. Ya sudah. Ini kan 12 menit lagi sudah mau istirahat makan siang, Kak Kirana maunya di mana? Kak Keiyona tadi mau nya di restoran dekat perusahaan." tanya Alina pada Kirana.
__ADS_1
"Sama aja." jawab Kirana.
Alina pun hanya sekedar mengangguk.
12 ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ช๐ต ๐ฌ๐ฆ๐ฎ๐ถ๐ฅ๐ช๐ข๐ฏ...
12 menit pun tiba. Dan Kirana yg belum menyelesaikan pekerjaan nya pun ditunda sampai setelah selesai istirahat makan siang baru dilanjutkan kembali pekerjaannya.
Mereka bertiga pun menuju ke restoran dekat perusahaan secara bersamaan. Tapi sayangnya, sebelum menuju ke restoran, muncul lah seseorang yg tidak di undang datang. Seperti tamu tak di undang saja.
"Alina." panggil orang tersebut pada Alina.
Alina yg merasa namanya di panggil pun menoleh ke arah sekitarnya. Tidak ada orang didepannya. Alina pun menoleh ke arah belakang nya. Dan benar saja, ada seseorang di sana.
"Siapa dia??" batin Keiyona dan Kirana bertanya-tanya. Apa urusan pria tersebut dengan atasan mereka?
"Kak Christian??" ucap Alina terkejut.
"Kenapa Kak Christian bisa di sini?" batin Alina bertanya-tanya.
"Kamu mau ke mana?" tanya Christian pada Alina.
"Ke restoran sana, Kak." jawab Alina.
"Mau makan siang?" tanya Christian pada Alina.
"Iya, Kak." jawab Alina.
"Ya sudah, ayo kita makan siang bareng." ajak Christian.
"Apaa? Makan siang bareng??" ucap Alina, Keiyona, dan Kirana terkejut. Mengapa pria ini mengajak makan siang bareng? Apa ada urusan yg harus diurus? Tapi sepertinya tidak ada.
"Iya." jawab Christian santai. Padahal jantung nya kini berdetak cepat. Jantung nya itu tidak bisa diajak berkompromi atau kerja sama.
"Beneran??" ucap mereka terkejut kecuali Christian.
...๐๐ฐ ๐ฃ๐ฆ ๐ค๐ฐ๐ฏ๐ต๐ช๐ฏ๐ถ๐ฆ๐ฅ......
Author sengaja up double hehe. Soalnya bab pengumuman sudah mencapai 8 like. Tapi bab 10 season 3 baru 7 like. Sayang saja gitu sih. Tapi ya sudah lah gapapa, semoga bisa 8 like terus ya hehe.
Jangan lupa dukungannya buat Author. ๐ค๐๐ป
Thanks All. ๐๐ป๐
Jaga kesehatan. Jangan bergadang malam-malam yaa.
__ADS_1