Anak Kembar - Genius Sang CEO

Anak Kembar - Genius Sang CEO
BAB 36 : CHAT BARENG {~S3~}


__ADS_3

...~π™·π™°π™Ώπ™Ώπšˆ πšπ™΄π™°π™³π™Έπ™½π™Ά~...


Setelah lamanya perjalanan, mereka bertiga pun sampai di mansion.


Mereka pun bersih-bersih dan makan malam.


⚘⚘⚘


Setelah makan malam selesai, mereka bertiga pun langsung membuka ponsel mereka. Dan langsung membuka aplikasi yg berwarna hijau.


Isi pesan dari Dira di ponsel Nico.


Dira Anna


Hai. Ini aku Dira.


^^^Anda^^^


^^^^^^Iya. Udah tahu kok, Dir. ^^^^^^


Dira


Aku pikir tadi belum. Oh ya, kamu udah makan?


^^^Anda^^^


^^^Udah dong. Sarapan, makan siang, dan makan malam. Lengkap!^^^


Dira


Wah bagus.. dong.


^^^Anda^^^


^^^Namanya juga Nico 😎^^^


Dira


Ya, ya. Terserah kamu deh. Aku mau makan malam dulu, okay? Bye!


^^^Anda^^^


^^^Bye!^^^


Β 


Sementara isi pesan di ponsel Naufal.


^^^Anda^^^


^^^Dira.^^^


Dina


Ya


^^^Anda^^^


^^^Udah makan malam?^^^


Dina


Sudah.


^^^Anda^^^


^^^Adikmu yang bernama Dira, bagaimana?^^^


Dina


Dira baru saja makan malam.


^^^Anda^^^


^^^Apa dia habis chat dengan Kak Nico?^^^


Dina


Ya, sepertinya. Darimana kamu tahu?


^^^Anda^^^


^^^Aku hanya menebaknya. Karena Kak Nico sedang bermain ponselnya, jadi aku berpikir jika kak Nico sedang chat dengan adikmu Dira.^^^


Dina


Apa kamu setuju bila mereka berdua menjalani sebuah hubungan?


^^^Anda^^^


^^^Aku setuju jika memang itu adalah kebahagiaan kak Nico.^^^


Dina


Lalu, bagaimana dengan hubungan kita?


^^^Anda^^^

__ADS_1


^^^Bukanlah kita hanya sekedar teman?^^^


**Dina


Ya, Aku tahu itu. Tapi bisakah jika kita berdua menjalani sebuah hubungan gitu?


^^^Anda^^^


^^^Aku pikirkan dulu soal itu, Dina. Nanti aku beritahu jika aku sudah memutuskan.^^^


Dina


Baiklah. Aku akan mendukung apapun keputusanmu.


^^^Anda^^^


^^^Apa kamu merasa jika adikmu Dira dan kak Nico menjalani sebuah hubungan?^^^


Dina


Ya.


^^^Anda^^^


^^^Apa karena itu makanya kamu ingin menjalani hubungan selain teman denganku?^^^


Dina


Tidak. Aku tidak memikir soal itu. Aku hanya merasa nyaman dan kagum denganmu saat pertama kali bertemu. Asal kamu tahu, aku tidak pernah mendekati seorang pria.


^^^Anda^^^


^^^Mungkin itu hanya perasaan kamu saja, Dina. Tapi.. tidak masalah bagiku jika kamu ingin mencoba berhubungan denganku selain teman.^^^


Dina


Ya. Aku juga sempat berpikir seperti itu.


^^^Anda^^^


^^^Hem.^^^


Dina


Apa keputusanmu?


^^^Anda^^^


^^^Aku akan mencoba berhubungan selain teman denganmu. Ini hanya percobaan saja.^^^


Dina


^^^Anda^^^


^^^Ya. Sama-sama, Dina.^^^


Dina


Kenapa ya? Aku merasa aku merindukan mu, padahal baru saja beberapa jam bertemu. πŸ€”


^^^Anda^^^


^^^Mungkin itu tandanya jika kamu mencintai ku. πŸ˜…^^^


Dina


Hey! Darimana kamu bisa membuat kesimpulan seperti itu? Bahkan aku saja belum membuat sebuah kesimpulan soal ini, padahal aku sendiri yang mengalami nya! Aku merasa seperti nya jiwa kita bertukar!


^^^Anda^^^


^^^Haha.. aku hanya bercanda saja, Sayang. 🀩πŸ₯°πŸ˜˜^^^


Dina


Hey! Hentikan emot alay itu. Aku tidak menyukai emot itu. 😏


^^^Anda^^^


^^^Apa? Baiklah.. 😁^^^


Dina


Sudahlah.. Terserah kamu saja, Naufal. Aku mau ke toilet sebentar.


^^^Anda^^^


^^^Ya sudah, bawa ajaa ponsel kamu ke toilet.^^^


Dina


Enak saja. Aku tak mau kejadian seperti dulu. Aku pernah membawa ponselku ke toilet dan justru ponselku jatuh ke dalam closet saat buang air besar.


^^^^^^Anda^^^^^^


^^^Jadi, apa kabar dengan ponselmu?^^^


Dina

__ADS_1


Ponselku sampai tidak bisa dihidupkan.


^^^Anda^^^


^^^Apa kamu tidak mencoba untuk membawa ponsel tersebut ke counter hp?^^^


Dina


Aku sudah mencobanya. Tapi kata nya, tidak bisa!


^^^Anda^^^


^^^Baiklah. Aku tunggu setelah kamu selesai dari toilet.^^^


Dina


Ya. Aku juga sudah tak tahan. Sepertinya lima menit nanti aku baru selesai.


^^^Anda^^^


^^^Ya. Aku akan tunggu seberapa lamanya itu.^^^


Dina


Kamu meng gombal di saat yang tidak tepat!


Β 


Naufal pun tertawa saat melihat isi pesan atau Chat terakhir dari Dina.


Hal itu membuat Alberta dan juga Nico heran dengan tingkah laku Naufal yg sedikit aneh hari ini.


Naufal yg merasa jika ia sedang ditatap heran oleh adiknya Alberta dan kakaknya Nico pun menghiraukan nya.


Ia tidak peduli. Mau dikatakan gila dan sebagainya, ia tetap tidak peduli. Asalkan bisa bahagia.


Naufal pun ke kamarnya tanpa sepengetahuan kakaknya Nico dan adiknya Alberta. Naufal ke kamar karena Naufal ingin mengerjakan sesuatu yg sepertinya belum ia kerjakan.


Dengan pelan-pelan saat melangkah, Naufal pun berhasil sampai ke kamarnya tanpa sepengetahuan kakaknya Nico dan adiknya Alberta. Naufal berharap, kakaknya Nico dan adiknya Alberta tidak tahu agar tidak kena marah. Sebab, Naufal meninggalkan kakaknya Nico dan adiknya Alberta secara diam-diam.


Dan bahkan Naufal harus mengendap-endap layaknya seorang pencuri. Beruntung para pelayan yg menyadari pergerakan Naufal sudah terbiasa dan mengabaikan soal itu. Karena bagi mereka itu bukan pertama kalinya. Dan saat pertama kalinya, pergerakan Naufal hampir dikatakan perampok atau istilahnya pencuri jika pelayan tersebut tidak melihat wajah dan postur tubuh Naufal dengan baik.


Hal tersebut pun akan di flashback kan dibawah ini. Silahkan dibaca dengan baik!


Flashback on. ⚘


Ini adalah pertama kalinya Naufal berani meninggalkan kakaknya Nico dan adiknya Alberta saat diminta untuk menemani mereka berdua.


Naufal yg punya kesibukan lain pun berniat ke kamar nya dengan cara mengendap-endap agar tidak ketahuan siapapun.


Naufal saat itu sudah mempunyai pacar. Dan pacarnya mengatakan ingin video call dengannya, Naufal yg tidak aku diejek oleh kakaknya Nico dan adiknya Alberta pun ke kamarnya.


Dengan langkah mengendap-endap layaknya seorang perampok atau istilahnya yg biasa lebih sering disebut oleh orang-orang adalah pencuri, Naufal pun berhasil sampai di depan pintu kamarnya.


Naufal yg saat itu sedang berdiri dan memeriksa keadaan membuat para pelayan yg sedang membersihan guci vas bunga yg kebetulan dekat dengan kamar Naufal menjadi curiga dengan tingkah laku Naufal.


Dengan membawa gagang sapu, pelayan tersebut menghampiri Naufal yg sedang memeriksa keadaan sekitar.


β€œTuan?” ucap pelayan terkejut ketika Naufal melihat dirinya.


β€œMaaf.., Tuan.” ucap pelayan tersebut lalu kabur dari situ.


Beruntung Naufal yg lagi baik hati, dengan senang hati ia membiarkan pelayan tersebut kabur dan masuk ke kamarnya.


Namun, ia harus kecewa saat melihat isi pesan yg dikirimkan pacarnya. Pesan tersebut berisi 'Maaf, Sayang. Kita putus.’


Entah apa alasannya, tapi hal itu membuat Naufal kecewa sekaligus bahagia.


Mengapa Naufal bahagia? Karena ia mengalami rasa kecewa sekarang dan sudah tahu apa yg dilakukan pacarnya, jadi di masa depan ia tidak mengalami rasa kecewa yg lebih besar lagi.


Naufal juga terkejut ketika melihat beberapa foto ketika pacarnya mencium pipi pria lain.


...πšƒπ™Ύ 𝙱𝙴 π™²π™Ύπ™½πšƒπ™Έπ™½πš„π™΄π™³.....


Hai..


Up sore nih.


Jangan lupa dukungan nya dan mampir di novel aku yg baru yuk.


Judul : Identitas Diva Yang Tersembunyi.


Genre : CEO


Status : ON GOING


Update : Tergantung situasi. 1 bab per hari jika sibuk dan akan up lebih jika tidak sibuk.


Untuk sinopsis awal bab, Author akan tulis di bab pengumuman.


Bab pengumuman akan terupdate setelah bab ini terupdate.


Jangan lupa votenya ya. Hari ini kan senin, biasanya dapat gote per seninnya setiap minggu.


Author tidak memaksa ya. Kalau mau kasih ya, kasih aja. Kalau tidak mau ya, tidak usah.


Thank's All. πŸ™πŸ»πŸ’ž

__ADS_1


__ADS_2