Anak Kembar - Genius Sang CEO

Anak Kembar - Genius Sang CEO
Bab 9 : Maya Melahirkan {~S3~}


__ADS_3

...~π‘―π’‚π’‘π’‘π’š π‘Ήπ’†π’‚π’…π’Šπ’π’ˆ~...


Maya pun dibawa ke rumah sakit secepatnya.


Suasana rumah sakit yg awalnya sepi mendadak ramai.


Maya pun langsung dibawa ke ruang persalinan.


"Saya cek dulu ya, sudah pembukaan berapa." ucap dokter Tari.


"Ya, dok." jawab Maya. Sedangkan Nathan hanya diam.


"Sudah pembukaan 10. Sepertinya baby nya tidak mau Mama nya kesakitan terus nih. Ayo Nyonya.. dorong ya sesuai instruksi saya." ucap dokter Tari.


Maya pun hanya mengangguk.


Maya pun mengejan hingga ketiga anaknya lahir dengan selamat.


Namun, tunggu-tunggu sebentar. Dokter Tari merasa sepertinya ada satu bayi lagi. Dan bayi tersebut yg keluar ternyata laki-laki.


⚘⚘⚘


Sementara di pesta ultah Maya. Banyak para tamu yg heboh. Bagaimana tidak heboh? Yg ultah lagi melahirkan, suaminya menemaninya. Lalu bagaimana dengan pesta nya? Mungkin pembawa acara tidak akan rugi, tapi bagaimana dengan para tamu?


Dan hal mengejutkan nya, para tamu diminta untuk pulang karena pesta akan ditunda. Dan masalah ganti rugi untuk para tamu dibayar. 3 juta per keluarga. Karena banyak yg membawa keluarga kesini, maka satu keluarga dibayar ruginya 3 juta. Walau sebenarnya tidak ganti rugi, juga tak masalah.


Hanya saja melihat para tamu yg mengomel tak jelas. Ya sudah, kita beri saja segitu. Para tamu yg mendapat pun bahagia. Ada juga yg datang satu orang atau dua orang. Nah yg per orang itu hanya dikasih 500 ribu.


Tapi udah lumayan lah.


Pesta pun ditunda dan para tamu dibubarkan!! Tidak hanya para tamu, para wartawan juga dibubarkan.

__ADS_1


⚘⚘⚘


Sementara di Raja.


"Kak Raja." panggil Dicky.


"Ya?" sahut Raja.


"Kakak udah dengar berita kalau pesta ultah Nona Maya ditunda dan para tamu dibubarkan?" tanya Dicky pada Raja.


"Belum. Emang kamu tahu dari mana?" ucap Raja.


"Dari berita dong, kak. Masa dari.." ucap Dicky sengaja mengantungkan kalimatnya.


"Dari mana?" tanya Raja.


.


⚘⚘⚘


Sementara di rumah sakit.


"Sayang.. kamu udah siapin nama belum?" tanya Nathan pada Maya.


"Belum." jawab Maya jujur.


"Bagaimana jika namanya... yang pertama tadi perempuan atau laki-laki?" tanya Nathan pada Maya.


"Perempuan." jawab Maya.


"Berarti namanya itu.. Maura Admira Kenzo." ucap Nathan.

__ADS_1


"Nama yang bagus." puji Maya.


"Terima kasih. Bagaimana dengan.. anak kedua?" ucap Nathan.


"Tadi kan kalau enggak salah kayaknya laki-laki dehh!!" ucap Maya.


"Kalau laki-laki,. berarti ya.. Mario Kenzo. Kalau ketiga tadi kan perempuan, berarti namanya Manda Adora Kenzo. Dan tadi yang terakhir kalau tidak salah, laki-laki. Berarti namanya Mariko Kenzo." terang Nathan.


"Bagus namanya, honey." puji Maya.


"Ok, berarti anak pertama perempuan namanya Maura Admira Kenzo.


Kalau kedua, anak laki-laki maka namanya Mario Kenzo.


Ketiga, anak perempuan berarti namanya Manda Adora Kenzo.


Dan terakhir alias ke empat berarti namanya adalah Mariko Kenzo." ucap Maya.


"Iya, Sayang." jawab Nathan. Tak sia-sia ia memikirkan semua nama ini seminggu yg lalu, bahkan sampai ia bergadang. Semoga anaknya tumbuh menjadi orang yang sukses, cantik jika wanita dan ganteng bila pria. Itu doa Nathan untuk ke empat anaknya.


Tiba-tiba yg tadinya tidak terdengar suara tangisan bayi, sekarang terdengar tangisan bayi. Sepertinya bayi tersebut menginginkan ASI Maya.


Nathan yg mendengar suara tangisan bayinya, pun kembali mengingat saat si adik kembar lahir. Apakah ASI untuk mereka cukup? Dan apakah saat dia dan kakak-kakaknya lahir, ASI nya cukup?


Maya pun memompa ASI nya agar lebih mudah.


...~π‘©π’†π’“π’”π’‚π’Žπ’ƒπ’–π’π’ˆ~...


Jangan lupa like nya yaa...


Thanks..

__ADS_1


πŸ™πŸ»πŸ’ž


__ADS_2