Anak Kembar - Genius Sang CEO

Anak Kembar - Genius Sang CEO
Bab 77


__ADS_3

...~π‘―π’‚π’‘π’‘π’š π‘Ήπ’†π’‚π’…π’Šπ’π’ˆ~...


"Sayang.. apa kamu sudah siapkan nama untuk anak kita??" tanya Al.


"Sudah honey." jawab Ayu.


"Yang tadi anak pertama itu jadi anak kelima." ucap Ayu.


Al hanya mengangguk.


"Jadi anak kelima kan perempuan, Jadi nama nya Alea.


Anak keenam kan laki-laki, Jadi nama nya Nick.


Anak ketujuh kan laki-laki lagi, Nama nya Nino.


Anak kedelapan kan laki-laki lagi, Jadi nama nya Nico.


Anak ke sembilan laki laki, Jadi nama nya Naufal.


Anak ke sepuluh perempuan, nama nya Aletta.


Anak ke sebelas perempuan lagi, nama nya Alexa.


Anak ke dua belas perempuan, nama nya Alice.


Anak ke tiga belas perempuan, nama nya Aldora.


Anak ke empat belas perempuan, nama nya Alberta.


Bagaimana honey?" ucap Ayu dengan panjang lebar.


"Jadi yang laki-laki depannya N semua, terus yang perempuan depannya Al?" tanya Al.

__ADS_1


"Iya honey.. tapi kalau kamu tidak suka tidak apa-apa. Kamu boleh mengganti nya." jawab Ayu.


"Tidak apa-apa, aku suka kok sayang. Tapi mulai hari ini nama nya semua di belakang nya ada 'Kenzo' ya sayang." ucap Al.


"Iya honey.. nanti akan ku ganti identitas Nicholas, Alana, Alena, Alina, dan juga Nathan." ucap Ayu.


"Terima kasih sayang.. kamu sudah mau melahirkan anak-anak." ucap Al memeluk Ayu.


"Justru aku yang berterima kasih sama kami honey. Karena tanpa kamu, anak-anak tidak ada." ucap Ayu membalas pelukan Al.


"Iya, tapi juga kamu yang melahirkan." ucap Al melepaskan pelukan nya dan memegang pipi Ayu.


"Hm." ucap Ayu.


"I love you sayang." bisik Al.


"I love you too honey." bisik Ayu.


Mereka pun saling berpelukan.


"Varo?" ucap Al melepaskan pelukan nya.


"Iya, apa kamu sudah melupakan diri ku??" canda dokter Alvaro.


"Tentu, tidak. Aku tidak mungkin melupakan sahabat dokter satu ini." ucap Al menepuk bahu sahabatnya.


"Al, kalau tidak salah istri kamu nama nya.. Ayu kan?" tanya dokter Alvaro.


"Iya." jawab Al singkat.


"Saya dokter Alvaro. Sahabat suami kamu." ucap dokter Alvaro memberikan tangan nya pada Ayu untuk berjabat.


"Apriliana Ayu Putri Stanly. Panggil Ayu aja." ucap Ayu.

__ADS_1


Justru Ayu menolaknya. Ia menangkup kan kedua tangan nya di dada.


"Uhh.. suami istri sifat sama saja." ucap dokter Alvaro.


"Maaf." ucap Ayu.


"Ya.. tidak apa-apa." ucap dokter Alvaro.


"Ya sudah aku mau keluar dulu. Aku cuma mau menyampaikan kalau istri kamu harus rawat inap di sini selama 3 hari ke depan. Dan tidak boleh melakukan aktivitas berat. Serta pekerjaan rumah juga tidak boleh di kerjakan selama 6 minggu." ucap dokter Alvaro.


"6 minggu??" tanya Ayu.


"Iya nona." jawab dokter Alvaro.


"Apa hubungan intim juga ya?" tanya Al.


"Iya. Setelah 6 minggu baru boleh aktivitas normal seperti biasa." jawab dokter Alvaro.


"Apa ada yang ingin di tanyakan Tuan, Nona?" tanya dokter Alvaro.


"Tidak dok! Terima kasih." jawab Ayu.


"Ya, Sama-sama. Saya permisi dulu ya. Silahkan menikmati." ucap dokter Alvaro lalu dengan secepat kilat keluar dari ruangan Ayu.


"Menikmati apaan coba?" gerutu Al.


"Iya honey.. ayo kejar dia!!" ajak Ayu.


"Eh.. enggak usah sayang.. kan kamu habis operasi caesar." tolak Al.


"Ahh.. iya juga ya." ucap Ayu membenarkan ucapan Al.


"Ya.. anggap saja ia lolos untuk kali ini. Tapi kalau lain kali kita tidak akan membiarkan ia lolos lagi. Ayo aku bantuin duduk lagi di ranjang." ajak Al.

__ADS_1


"Iya honey." jawab Ayu.


...~π‘©π’†π’“π’”π’‚π’Žπ’ƒπ’–π’π’ˆ~...


__ADS_2