Anak Kembar - Genius Sang CEO

Anak Kembar - Genius Sang CEO
Bab 50


__ADS_3

...~π‘―π’‚π’‘π’‘π’š π‘Ήπ’†π’‚π’…π’Šπ’π’ˆ~...


"Hah apa? Mereka berdua?" pekik Ayu.


"Fani.. dan Lisa? Hah! Apa mau mereka berdua?" ucap Ayu.


"Sepertinya biar aman, jangan pulang ke mansion dulu! Kita.. hmm.. gimana ya..?? Apaa keliling saja gitu di sini? Hmm.. nah ide bagus nih!" ucap Ayu.


"Apa mungkin mereka sudah tahu ya kalau aku menyelidiki nya? Tetapi.. bukan kah aku sudah menggunakan akun Miss A untuk menyelidiki tersebut? Apa mungkin aku salah akun? Seperti nya aku harus mengecek nya terlebih dahulu!" ucap Ayu.


Sedangkan Fani dan Lisa masih tetap mengikuti Anastasya dan Ayu dari belakang.


"Hihihihihihi... gimana hayoo mau lari ke mana lo sekarang?" ucap Fani.


"Iya hihiihii.." ucap Lisa.


Kalian masih ingat dengan Lisa dan Fani?


Kalisa dan Givani adalah saudari kandung. Kalisa adalah kakak kandung Givani. Sedangkan Givani adalah adik kandung Kalisa.


Tetapi kalau mereka di kantor atau di luar markas maupun rumah, mereka akan terlihat seperti teman atau sahabat.


Dan.. kalian masih ingat dengan Velly?


Kalisa dan Givani adik kandung Velly.


Jadi Kalisa, Givani, dan Velly memiliki 1 bapak dan 1 ibu.


Karena Velly dan kedua orang tua nya masuk ke penjara dengan bukti kesalahan nya. Meskipun dengan bukti kejahatan yg belum cukup kuat, tetapi itu sudah di anggap kuat oleh polisi. Dan Ayu masih tetap mencari bukti lain nya. Tapi siapa sangka, justru hari ini dia mendapat bukti yg di cari-cari!


Givani dan Kalisa pun ingin membalas dendam pada Ayu.


Velly sudah menceritakan apa yg di lakukan Ayu pada diri nya serta orang tua nya. Itu lah yg membuat Givani dan Kalisa ingin membalas dendam pada Ayu.


Tetapi Velly tidak pernah mengatakan kalau Ayu adalah hacker. Karena jika Velly mengatakan hal itu pasti nya Givani dan Kalisa akan sulit untuk membalas dendam pada Ayu.


🌸🌸🌸


Di mobil Ayu..


"Hihihihi.. mereka pikir bisa membalas dendam pada diri ku? Mereka belum tahu benar siapa diri ku! Kita lihat siapa kah pemenangnya nanti? Ah.. kayak nya aku punya ide bagus ini biar tidak usah keliling gini terus!" ucap Ayu dengan penuh penekanan.

__ADS_1


Ayu pun mengeluarkan kekuatan dalam nya yg seperti berbentuk paku jika di lihat Ayu. Tetapi jika di lihat orang lain maka akan terlihat seperti batu.


Ayu pun melemparkan itu melewat jendela. Sebelum Ayu melemparkan nya, Ayu sudah menargetkan paku itu ke ban mobil yg di tempati Givani dan Kalisa.


"Hihihihi... kita lihat apa yang akan terjadi selanjutnya!" ucap Ayu setelah melemparkan paku tersebut.


Tetapi karena mobil Anastasya di belakang Ayu, tadi nya sebelum Ayu melempar, Ayu meminta Anastasya untuk jalan di depan Ayu. Awalnya sih Anastasya menolak karena takut terjadi apa-apa dengan Ayu. Tapi Ayu bersikeras dan akhirnya Anastasya pun menyetujui nya.


Setelah Anastasya agak jauh dari nya, Ayu baru melemparkan paku tadi.


Nah setelah melemparkan, Ayu langsung menancap gas hingga jarak dari mobil Anastasya dengan mobil Ayu 5 cm saja!


Dan saat paku tersebut mengenai ban mobil yg di tempati Givani dan Kalisa, tiba tiba saja 4 ban mobil tersebut pecah hingga mobil tersebut oleng dan tertabrak pohon di samping nya.


Karena kesal, Givani dan Kalisa pun turun dari mobil nya.


Perlu di ketahui, Givani dan Kalisa ini mempunyai ilmu bela diri yg sangat tinggi. Tetapi setinggi apapun itu, tidak bisa mengalahkan Ayu tentu nya.


Ayu yg melihat Givani dan Kalisa turun, langsung menyiapkan kekuatan dalam nya yg tidak terlihat itu.


Sedangkan Anastasya yg melihat Ayu turun pun ikut turun tetapi karena di lihat Ayu, Ayu pun meminta nya untuk naik kembali karena sangat lah berbahaya. Anastasya yg tidak tahu seberapa bahaya nya pun memutuskan untuk tidak turun dan menonton action di depan nya. Anastasya juga ingin tahu seberapa hebat nya Ayu.


"Hihihihihii.. tak ku sangka anda berani turun juga.." ucap Kalisa.


"Kalisa Pratama?" gumam Kalisa dalam hati.


"Ya! Itu adalah nama asli anda!" jawab Ayu masih dengan senyum sinis nya.


"Bagaimana ia bisa tahu nama asli aku?" gumam Kalisa dalam hati.


"Tentu saja aku tahu!" jawab Ayu.


"Hah! Bagaimana anda bisa tahu apa yang saya bicarakan dalam hati?" tanya Kalisa pada Ayu.


Kini wajah Kalisa sudah terlihat pucat, sedangkan Givani masih tetap seperti biasa.


"Sepertinya hal ini akan mudah bila Kalisa mengajak ia mengobrol terus!" gumam Givani dalam hati.


Ayu yg mendengar apa yg di katakan Givani pun pura-pura tidak tahu.


"Tentu saja tahu! Apa anda lupa nama asli saya? APRILIANA AYU PUTRI STANLY! Apa sih yang gak bisa di cari APRILIANA AYU PUTRI STANLY?" ucap Ayu pada Kalisa.

__ADS_1


Saat Givani ingin menyerang Ayu, Ayu sengaja membiarkan sedikit dekat dengan tubuh nya. Lalu setelah agak dekat, dengan cepat Ayu menghindar jadi yg terkena serangan Givani adalah Kalisa sendiri.


"Givani..kenapa kamu malah menyerang diri ku?" ucap Kalisa pada Givani.


"Kalisa? Bukan kah tadi aku menyerang Dia?" ucap Givani.


Kalisa dan Givani pun saling berdebat dan tanpa di sadari Ayu dengan cepat mencari bukti bahwa Kalisa dan Givani memakai obat terlarang dan menjual nya.


Dengan satu klik, Ayu pun menemukan semua nya. Setelah itu, ia pun menelepon polisi. Tetapi Ayu agak sedikit jauh dengan Kalisa dan Givani. Jadi kemungkinan besar, Kalisa dan Givani tidak mendengar telepon Ayu. Karena Kalisa dan Givani sedang berdebat.


Ayu juga sudah menemukan alamat tempat di mana markas black tiger. Ayu juga memberitahu hal itu pada polisi.


Setelah beberapa menit, 2 mobil polisi pun sampai di lokasi Ayu.


Sedangkan Kalisa dan Givani yg tiba-tiba mendengar suara polisi pun segera kabur akan tetapi Ayu sudah membuat posisi Kalisa dan Givani berada tidak bisa pergi kemana lagi.


Jadi mau tak mau Givani dan Kalisa harus di tangkap polisi.


"Terima kasih atas bantuan anda nona muda.. karena tanpa bantuan anda mungkin saya dan pihak polisi lain nya tidak pernah tahu tentang kasus ini.. Dan khusus nya untuk polisi yang sudah di suap oleh mereka berdua. Sekali lagi Terima kasih nona muda!" ucap kepala polisi tersebut sambil membungkukan hormat pada Ayu dengan di ikuti polisi lain nya.


"Iya Terima kasih kembali pak.." jawab Ayu dengan ramah.


Polisi tersebut pun membawa Givani dan Kalisa ke kantor polisi dengan menggunakan mobil polisi.


"Wahh hebat banget nona muda.." puji Anastasya.


"Terima kasih.." jawab Ayu.


Mereka pun pulang ke mansion setelah memastikan keadaan aman.


Tidak terasa saat mereka sampai di mansion, sudah siang. Beruntung Azka, Anna, Jefran, serta Novi belum pulang untuk makan siang.


"Bu.. aku pulang.." pekik Ayu.


"Iya nak.." ucap Ratu.


"Nak apa benar kamu dari rumah sakit Internasional?" tanya Ratu dengan penuh penekanan.


"Dan.. apa kamu mempunyai penyakit amnesia nak?? Kenapa tidak bilang nak sama ibu?" tambah tanya Ratu lagi.


Apa kah jawaban Ayu? Lanjutt baca bab selanjutnya nyaπŸ˜…

__ADS_1


...~π‘©π’†π’“π’”π’‚π’Žπ’ƒπ’–π’π’ˆ~...


__ADS_2