Anak Kembar - Genius Sang CEO

Anak Kembar - Genius Sang CEO
-4- Ana bersama keluarga nya mengunjungi Ayu II {S2}


__ADS_3

...~π‘―π’‚π’‘π’‘π’š π‘Ήπ’†π’‚π’…π’Šπ’π’ˆ~...


"Tentu bi." jawab Ayu.


Bi Vania pun pergi.


"Hm, dengan bumbu ini cocoknya buat apa ya??" gumam Ayu.


"Buat capcay seafood, telor balado, dan.. tahu gejrot. Hm pastii enak, dan bahan-bahan nya pas nih. Tinggal buat saja." ucap Ayu.


Ayu pun memulai masak dengan di bantu pelayan. Ayu secepat mungkin untuk memasak.


🌸🌸🌸


Di ruang tamu rumah..


"Mama, Tante tadi pergi ke mana??" tanya Putri.


"Mama juga enggak tahu sayang. Mungkin Tante Ayu sedang membuat makanan untuk kalian. Kan kalian berdua nanti bilang lapar banget sama Tante." tebak Ana.


"Hm, iya juga." ucap Putri membenarkan ucapan Ana.


"Sabar ya nak." ucap Ana.


"Iya ma." jawab Putri.


1 jam kemudian...


Akhirnya Ayu pun selesai masak.


"Humm.. Aroma nya wangi sekali ma." ucap Putra.


"Iya nak, mungkin Tante sudah selesai masak nya. Apa kalian masih lapar setelah makan cemilan??" tanya Ana.


Memang benar, tadi Ayu meminta pelayan untuk menyediakan teh dan juga cemilan untuk Ana dan keluarga nya.


"Masih ma, kan cemilan cuma buat mengganjal doang ma." ucap Putra dan Putri.


"Makanan sudah siap! Ayo silahkan di makan ya Na, dan Bram. Putri dan Putra juga." ucap Ayu.


"Iya Tante, Putri dan Putra mau cuci tangan dulu." ucap Putri.


"Iya Putri." balas Ayu.


"Humm.. aroma nya.. sayangg??" ucap Al.


"Iya honey, ini aku tadi sudah selesai masak. Apa kamu mau makan juga??" tanya Ayu.


"Mau.. aku sudah lapar banget soalnya sayang." ucap Al.


Mereka pun berdoa dulu sebelum makan, setelah itu mereka pun mulai makan.


Ayu juga tak lupa menyisakan untuk anak-anak nya.

__ADS_1


Setelah selesai makan, piring pun di cuci pelayan.


"Yu, masakan kamu memang enak deh." puji Bram.


"Terima kasih Bram." ucap Ayu.


"Sayang.. apa kamu mau belajar masak sama Ayu??" tanya Bram.


"Hem.. boleh juga. Tapi kalau ada waktu luang." jawab Ana.


"Ana, aku antar bekal makan siang untuk anak-anak dulu ya! Kalian ngobrol saja sebentar!" ucap Ayu.


"Sial, 20 menit lagi anak-anak makan siang!!" gumam Ayu.


Ayu pun pamit untuk pergi mengantarkan bekal makan siang untuk anak-anak nya. Kalau misalnya Al pergi ke kantor, maka Ayu juga mengantarkan untuk Al.


Al sebenarnya sudah menyuruh Ayu untuk tidak mengantarkan bekal makan siang untuk anak-anak, biar kurir saja yg mengantarkan. Tapi Ayu bersikeras untuk mengantarkan nya, karena ia bosen jika di rumah terus. Dan akhirnya Al pun mengizinkan nya.


Ayu pun mengeluarkan mobil nya dari bagasi.


"Nyonya??" ucap satpam di gerbang.


"Iya Pak, ada apa??" tanya Ayu.


"Nyonya pasti mau ngantar bekal makan siang untuk Tuan Muda dan nona muda?" seru satpam.


"Iya pak betul." jawab Ayu.


Ayu pun pergi ke sekolah terlebih dahulu.


Ayu pun sampai, ia pun segera menemui bu Diana. Yg biasanya di panggil bu Dia.


Bu Dia biasanya guru yg di tunjukkan untuk menitipkan bekal makan siang untuk anak-anak nya. Karena terkadang jika langsung mampir ke kelas nya terasa terganggu.


"Selamat siang bu Dia." sapa Ayu.


"Selamat siang nona. Apa anda ingin menitipkan bekal untuk Tuan dan nona muda??" tanya bu Dia sopan.


"Iya bu." jawab Ayu.


"Baiklah non." ucap Bu Dia.


Setelah menitipkan bekal makan siang pada Bu Dia. Ayu pun ke parkiran mobil atau motor lalu naik ke mobil nya.


Ia pun menuju ke kantor. Tak lupa juga ia memakai sabuk pengaman.


"Untung saja jam makan siang nya beda-beda nya. Tapi beda menit nya itu bikin agak ngeselin sih. Tapi gimana juga sih, enggak bisa di lawan hehe." gumam Ayu.


Ayu pun masuk ke dalam kantor.


"Halo nona. Ada yang bisa kami bantu??" tanya resepsionis yg belum mengenali Ayu karena ia masih baru.


"Ya mbak, Saya ingin menemui Tuan Nicholas." jawab Ayu.

__ADS_1


"Apa anda sudah membuat janji nona??" tanya resepsionis.


"Belum." jawab Ayu.


"Baiklah kalau begitu, silahkan anda duduk dulu ya. Saya telpon Tuan Nicholas terlebih dahulu." ucap resepsionis.


"Iya mbak." jawab Ayu.


"Haduh.. ini jam makan siang nya Alana dan Alena sebentar lagi. Alana 25 menit lagi, tapi untuk menuju ke tempat nya sekitar 20 menit. Ini entah sampai kapan lah. Alena 45 menit lagi, tapi untuk menuju ke tempat nya sekitar 32 menit. Dan untuk Nathan dan juga Alina 1 jam lagi. Untung saja untuk ke tempat nya hanya butuh 24 menit dan 27 menit." gumam Ayu pelan.


"Nona, nama anda siapa??" tanya resepsionis.


"Nama saya Ayu mbak." jawab Ayu.


"Baiklah, Tuan Nicholas sebentar lagi akan menemui anda. Mohon tunggu ya nona." ucap resepsionis.


"Iya mbak." jawab Ayu.


Resepsionis itu lupa untuk memberitahu nama tamu pada Nicholas. Padahal sudah di minta. Haduh.. pelupa deh.


5 menit kemudian, Nicholas pun keluar.


"Tamu nya di mana??" tanya Nicholas.


"Tamu nya ada di sana Tuan." jawab resepsionis itu.


Nicholas pun melihat ke arah di mana resepsionis itu menunjuk.


"MAMA??" seru Nicholas.


"Iya nak, ini bekal makan siang kamu." jawab Ayu sambil memberikan kotak bekal makan siang untuk Nicholas.


"Iya ma, makasih ya ma." ucap Nicholas.


"Ya nak.. mama mau antar bekal ini buat adik kamu Alana dan Alena. Setelah itu baru Nathan dan juga Alina. Mama pergi dulu ya nak." ucap Ayu.


"Iya ma." jawab Nicholas.


Nicholas pun memberitahu pada resepsionis itu bahwa tamu tadi adalah orangtua nya. Awal nya resepsionis itu kaget, karena biasanya jika jabatan orang tertinggi pasti selalu soombong dan arogan. Dan akhirnya ia pun percaya.


Nicholas pun meminta resepsionis itu untuk besok jika Ayu datang lagi. Maka antarkan Ayu ke ruangan nya. Jangan di biar kan menunggu.


Resepsionis itu pun mengangguk.


Nicholas pun ke ruangan nya kembali untuk memakan makan siang buatan mama nya itu.


🌸🌸🌸


Setelah Ayu selesai mengantarkan kotak bekal pada anak-anak nya. Ia pun pulang untuk istirahat.


...~π‘©π’†π’“π’”π’‚π’Žπ’ƒπ’–π’π’ˆ~...


Jangan lupa tinggal kan like ya kak.

__ADS_1


Terima kasih yg sudah dukung author.


__ADS_2