Anak Kembar - Genius Sang CEO

Anak Kembar - Genius Sang CEO
BAB 33 : PANTI ASUHAN {~S3~}


__ADS_3

...~𝙷𝙰𝙿𝙿𝚈 𝚁𝙴𝙰𝙳𝙸𝙽𝙶~...


Naufal sedikit terpukau dengan pesona cantik wanita ini. Hatinya langsung cinta kepada wanita ini. Entah hanya sekedar rasa kagum atau memang cinta.


Sedangkan wanita itu juga sama. Entah mengapa ia tiba-tiba ingin duduk di samping pria itu. Padahal Dina tidak suka jika ia sedang duduk dihampiri pria. Jika wanita, Dina akan memperbolehkan nya.


Suasana di antara mereka berdua menjadi canggung tanpa ada topik pembicaraan. Dan tanpa ada satupun di antara mereka yg berniat untuk mengajak berbicara.


Benar-benar sangat sunyi.


Beberapa menit kemudian.


Wanita tersebut yg bernama Dina pun mendapat telpon dari manager nya.


“Em.. maaf. Saya harus pergi.” ucap Dina.


“Iya. Tidak apa-apa, Nona. Bisakah kita berkenalan dulu?” tanya Naufal dengan sopan.


“Tentu, lagipula kita belum berkenalan. Nama saya Dina Maharani.” ucap Dina.


“Nama saya Naufal Kenzo.” sahut Naufal.


“Sebentar.. Naufal Kenzo? Sepertinya nama itu tidak asing.” sahut Dina.


“Iya. Saya berasal dari keluarga Marga Kenzo.” ucap Naufal.


“Wah, saya tidak pernah mengira jika kita berdua akan bertemu. Dari televisi, saya sangat mengagumimu.” seru Dina.


Pekerjaan Naufal adalah seorang reporter TV.


“Oh ya? Saya juga sudah sering melihat anda di televisi. Sepertinya anda seorang model ya, Nona Dina?” sahut Naufal.


“Iya, Tuan. Saya permisi dulu ya, saya kasih ada pekerjaan yang harus diurus.” ucap Dina dengan sopan sambil melihat ponselnya ada chat dari manager nya.


“Iya. Semoga kita bertemu lain waktu, jika ingin bertemu dengan saya.. Nona bisa ke alamat ini.” sahut Naufal sambil memberikan kartu Identitas miliknya kepada Dina.


“Iya, Tuan.” sahut Dina lalu pergi.


“Aku berharap jika kita berdua berjodoh.” batin Naufal tersenyum tanpa sadar.


Tanpa disadari Naufal, Albeeta melihat kakak nya dari jauh. Alberta merasa jika Naufal baru saja merasakan jatuh cinta tahap awal.


Alberta pun memiliki ide jahil untuk menjahili kakaknya.


Diam-diam Alberta melangkah. Tentu dengan langkah yg sangat pelan. Bahkan beberapa semut menatap Alberta menjadi bingung.


“Ssttt.” terdengar suara nyamuk. Alberta terlihat kesal dengan nyamuk tersebut. Alberta pun berniat memukul salah satu nyamuk. Namun, sangat disayangkan nyamuk itu malah kabur.

__ADS_1


Tapi justru Alberta malah senang. Berarti nyamuk itu tidak akan menggangu nya lagi.


Alberta pun mulai mendekati Naufal. Setelah sampai di belakang Naufal, Alberta pun mengagetkan Naufal yg membuat Naufal melompat dari tempatnya karena terkejut.


“Baa.....”


“Astaga!” ucap Naufal sambil melompat karena terkejut. Naufal juga memegang dadanya.


“Iseng banget sih kamu, Berta. Untung kak enggak punya riwayat penyakit jantung.” kesal Naufal.


“Hehe.. maaf ya kak. Berta udah nih tadi. Kita pulang sekarang ya kak!” sahut Alberta.


“Sekarang?” tanya Naufal sambil melihat jam tangannya.


“Iya. Tapi sebelum itu, kita mampir dulu ke supermarket sana.” jawab Alberta sambil menunjuk supermarket yg letak keberadaan nya dekat dengan mereka berdua.


“Buat apa?” tanya Naufal kepada Alberta.


“Borong semua es krim nya kak.” jawab Alberta.


“Gila! Mau dibuat apa itu semua?” selidik Naufal.


“Astaga. Buat disumbangkan dong kak ke anak-anak yang ada di panti asuhan.” jawab Alberta.


“Kakak kira tadi kamu mau makan semuanya.” ucap Naufal cengengesan.


“Ya lagian kamu juga enggak ngasih tahu ke kak kalau es krim nya mau buat sumbangin.” kesal Naufal.


“Tapi kak juga tadi enggak tanya.” sahut Alberta.


“Sudahlah. Daripada kita berdua berdebat disini, lebih baik kita langsung ke sana.” ucap Naufal mengalihkan pembicaraan mereka.


“Tapi masalahnya yang ngajak berdebat juga kakak tuh.” ucap Alberta.


“Iya - iya.. terserah kamu deh. Ayo.” ucap Naufal mengalah.


“Oke.. tapi beli nya pakai uang kakak ya.” ucap Alberta cengengesan.


“Iya.” jawab Naufal. Untung uangnya masih banyak.


“Palingan es krim nya juga gak terlalu mahal. Dulu 'kan kalau tidak salah sekitar 5 ribu per bungkusnya. Paling sekarang pun masih sama.” batin Naufal sambil melihat isi dompetnya.


Mereka berdua pun pergi ke supermarket.


Setelah sampai di supermarket, mereka pun masuk dan Alberta pun mulai mencari es krim.


Alberta pun mengambil beberapa keranjang dengan dibantu oleh Naufal.

__ADS_1


Alberta mulai memborong semua es krim yg ada. Mulai dari rasa mangga, susu, durian, kacang merah, jagung, dan sebagainya.


Naufal juga ikut membantu Alberta mengambil es krim nya. Saking banyaknya es krim yg mereka beli, keranjang pun tidak muat.


Mereka pun langsung membawa keranjang yg sudah penuh ke kasir terlebih dahulu. Satu orang dikasir dulu, dan satu orang mengambil es krim yg masih tersisa sedikit lagi.


Yang menunggu itu Naufal dan yg mengambil es krim lagi itu adalah Alberta.


Mbak kasir yg melihat betapa banyaknya es krim yg dibeli mereka pun menjadi semangat sekaligus bahagia. Karena pasti nanti akan diberi bonus karena es krim sudah habis sebelum sampai di akhir bulan.


Tiap awal bulan, pihak supermarket akan memesan es krim. Tapi sepertinya untuk kali ini tidak. Es krim itu baru saja dibeli dia minggu yg lalu, dan mereka akan memesannya kembali di hari ini atau besok dan lusa.


Es krim tersebut pun dibayar oleh Naufal. Tapi dikarenakan uang Naufal yg tidak cukup, Alberta pun ikut membayarnya.


Naufal sedikit terkejut dengan total harga. Totalnya ada sekitar 10 juta. Es krim yg mereka ambil ada sekitar 1 juta lebih.


Naufal pun melihat jam tangannya pun terkejut. Tadi sebelum ke supermarket baru saja pukul empat sore, dan sekarang sudah pukul 6 sore.


Naufal pun agak bingung. Perasaan saat mengambil es krim tidak terlalu lama, lalu bagaimana bisa sekarang sudah jam segitu? Dan saat Naufal melihat langit, barulah Naufal percaya jika sekarang sudah jam enam sore.


Beruntung hari ini Naufal tidak ada jadwal untuk tayang di televisi. Begitu juga dengan besok.


Setelah selesai membayar es krim tersebut, mereka pun ke panti asuhan. Es krim tersebut dibantu angkut oleh karyawan supermarket. Bahkan beberapa karyawan ikut turut membantu.


Hanya butuh sekitar 20 menit, semua es krim sudah di masukkan ke dalam bagasi mobil milik Naufal. Naufal merasa sepertinya besok ia harus mencuci mobilnya.


...𝚃𝙾 𝙱𝙴 𝙲𝙾𝙽𝚃𝙸𝙽𝚄𝙴𝙳... ...


Hai..


up siang nih.


Besok Ramadhan 'kan?


Semangat puasanya buat kalian yg menjalankan. 🙏🏻🥰


Untuk besok ya, atau lusa?


Auhtor kurang tahu soal itu, karena banyak orang yg bilang besok ada juga yg bilangnya lusa.


Auhtor non-muslim ya, jadi Author kurang tahu hehe.


Ok deh, dan untuk novel baru Auhtor yg berjudil 'Identitas Diva Yang Tersembunyi' ada muncul gak di profil Author?


Soalnya di tempat Author tidak ada, mungkin lagi error kali ya?


Jangan lupa dukungan nya ya.

__ADS_1


Thank's All. 🙏🏻💞


__ADS_2