
Ini untuk penjelasan lanjutan bab sebelumnya yaa.. pastikan sudah baca bab sebelumnya. Terima kasih.
Semangat membaca nya..
...~π―ππππ πΉπππ πππ~...
Apa makanan yang wajib dihindari saat hamil?
Ibu hamil memang perlu meningkatkan asupan makanan. Namun, tidak semua makanan dapat dikonsumsi ibu hamil.
Berikut ini ada beberapa makanan yang sebaiknya dihindari wanita saat masa kehamilan, antara lain:
Ikan yang mengandung tinggi merkuri (ikan makarel dan ikan tuna)
Makanan yang mentah (seperti sushi dan sashimi)
Daging yang dimasak kurang matang
Telur mentah atau yang dimasak setengah matang
Buah atau sayuran mentah yang tidak dicuci bersih
Kafein dan alkohol
Makanan cepat saji dan makanan kemasan
Daging jeroan
Makanan yang harus dihindari ini diketahui lebih berisiko ketimbang efek baiknya.
Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan selama kehamilan?
Hal-hal berikut ini memengaruhi kehamilan, baik secara positif maupun negatif:
Negatif: merokok, alkohol, narkoba, kafein dalam jumlah besar, pemanis buatan, makanan berkalori tinggi, berlemak tinggi, dan bergula tinggi.
Positif: mengikuti pola makan yang sehat, meningkatkan jumlah buah-buahan, sayur-sayuran, dan gandum utuh dalam makanan.
Bila ada pertanyaan seputar kehamilan, konsultasikan dengan dokter.
Persiapan penting menjelang VBAC
Mengenal Prosedur VBAC, Ketika Ibu Melahirkan Normal Setelah Pernah Caesar
Cukup banyak ibu yang ingin coba melahirkan normal setelah caesar waktu kehamilan sebelumnya karena berbagai alasan. Biasanya hal ini didasari karena ingin ingin merasakan βnikmatβnya sakit melahirkan normal paling tidak sekali seumur hidup. Dalam dunia medis, prosedur melahirkan normal setelah caesar adalah VBAC (vaginal birth after caesarean).
Beberapa wanita mungkin saja berkesempatan untuk melahirkan normal dengan lancar setelah pernah caesar.
Namun, mungkin berbeda ceritanya untuk yang lain karena VBAC adalah proses melahirkan yang tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang.
Apa itu VBAC?
induksi melahirkan
VBAC adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan proses persalinan normal setelah pernah menjalani operasi caesar atau c-section.
Selama ini, seorang ibu yang pernah melahirkan caesar akan lebih dianjurkan untuk melakukan operasi caesar lagi di kehamilan berikutnya.
American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) mengungkapkan bahwa sebenarnya tidak masalah dan mungkin saja bagi seorang ibu bila ingin menjalani VBAC.
VBAC adalah prosedur melahirkan yang aman untuk dilakukan selama ibu hamil memenuhi persyaratan dan mendapat persetujuan dokter.
Jika Anda tertarik, sebelum mendekati hari persalinan, ada baiknya pertimbangkan dulu manfaat dan risiko dari prosedur VBAC ini.
Akan tetapi, jangan lupa sediakan berbagai persiapan persalinan dan perlengkapan melahirkan sejak trimester ketiga kehamilan.
Prosedur VBAC ini bisa dilakukan bila ibu hamil melahirkan di rumah sakit.
Sementara bila ibu ingin melahirkan di rumah dengan prosedur ini, sebaiknya konsultasikan lebih lanjut dengan dokter.
Hal yang perlu diketahui sebelum melakukan VBAC
Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, VBAC adalah prosedur yang butuh pertimbangan matang.
Prosedur melahirkan normal memang tidak bisa dilakukan oleh setiap ibu hamil yang pernah caesar karena butuh berbagai pertimbangan.
Berbagai kondisi yang memperbolehkan ibu melakukukan dan tidak melakukan VBAC atau melahirkan normal setelah caesar adalah sebagai berikut:
Siapa saja yang boleh melakukan VBAC?
Kondisi ibu hamil yang diperbolehkan melahirkan normal setelah caesar atau VBAC adalah sebagai berikut:
Ibu yang memiliki bekas sayatan operasi caesar berbentuk garis horizontal yang terletak rendah di bawah perut.
__ADS_1
Saat ini mengandung 1 bayi, dan hanya pernah 1 kali operasi caesar sebelumnya tapi bukan dengan sayatan vertikal.
Sedang mengandung bayi kembar dan pernah operasi caesar sebelumnya tapi bukan dengan sayatan vertikal.
Persalinan terjadi secara spontan setelah induksi, sehingga kontraksi berlangsung cepat.
Tulang panggul Anda berukuran cukup besar, sehingga memungkinkan bayi untuk keluar dengan mudah. Biasanya dokter yang dapat menentukan hal ini.
Belum pernah melakukan operasi berat pada rahim, seperti miomektomi untuk mengangkat tumor rahim jinak (fibroid).
Belum pernah mengalami rahim robek di kehamilan sebelumnya.
Tidak memiliki kondisi medis yang membuat persalinan melalui ****** menjadi berisiko, misalnya plasenta previa atau fibroid.
Siapa saja yang tidak dianjurkan melakukan VBAC?
Kondisi ibu hamil yang tidak diperbolehkan melahirkan normal setelah caesar atau VBAC adalah sebagai berikut:
Sayatan vertikal di bagian atas rahim atau sayatan klasik dengan bentuk huruf T akan menempatkan Anda pada risiko yang lebih tinggi untuk mengalami ruptur uterus (rahim robek) saat mengejan nanti.
Pernah melakukan persalinan caesar dengan jenis sayatan rahim yang tidak diketahui pasti, tapi diduga merupakan sayatan vertikal (klasik).
Pernah mengalami rahim robek di kehamilan sebelumnya.
Pernah melakukan operasi berat pada rahim sebelumnya, seperti pengangkatan tumor rahim jinak.
Hamil di usia yang sudah terlalu tua.
Hamil dengan berat badan berlebih.
Berat bayi yang lahir lebih dari 4.000 gram (gr) alias bayi makrosomia.
__ADS_1
Usia kehamilan sudah lebih dari 40 minggu.
Usia kehamilan terlalu singkat, sekitar kurang dari 18 minggu.
Sedang hamil bayi kembar tiga atau lebih.
Beberapa rumah sakit atau klinik bersalin biasanya tidak menganjurkan ibu untuk menjalani VBAC jika sudah pernah melahirkan caesar lebih dari dua kali.
Konsultasikan juga dengan dokter bila ibu sedang hamil kembar dan ingin melahirkan anak kembar dengan prosedur VBAC.
Melahirkan normal setelah caesar juga berpotensi membawa sejumlah manfaat baik bagi ibu dan bayinya, seperti:
Proses pemulihan lebih cepat
Dibandingkan melahirkan caesar, melahirkan normal lewat ****** membutuhkan waktu pemulihan yang lebih singkat.
Artinya, waktu yang ibu habiskan untuk rawat inap di rumah sakit pun tidak akan terlalu lama.
Ibu bisa segera kembali melakukan aktivitas harian lainnya seperti sedia kala.
Melibatkan rasa βperjuanganβ yang lebih besar
Operasi caesar melibatkan pemberian obat bius atau anestesi guna mengurangi rasa sakit.
Itu sebabnya usaha yang Anda lakukan untuk mengeluarkan bayi dari dalam perut biasanya tidak sebesar proses melahirkan normal.
Sebaliknya, proses melahirkan melalui ****** mengharuskan Anda untuk menerapkan cara mengejan saat melahirkan sekuat tenaga demi mendorong bayi keluar.
Alhasil, ada perasaan haru tersendiri usai melalui proses melahirkan yang panjang.
Meski begitu, prosedur melahirkan normal maupun operasi caesar ini tetap saja akan memberikan kebahagiaan yang tak ternilai harganya.
Biasakan juga untuk berlatih teknik pernapasan saat melahirkan sejak masa kehamilan, misalnya melalui latihan prenatal yoga.
Ibu juga bisa mempelajar beragam posisi persalinan agar memudahkan proses melahirkan normal setelah caesar (VBAC) nantinya.
Menurunkan risiko komplikasi operasi
Pada dasarnya, semua jenis operasi berisiko menimbulkan komplikasi selama atau setelah prosesnya berlangsung, begitu pula dengan operasi melahirkan caesar.
Operasi melahirkan caesar yang tidak berjalan mulus dapat meningkatkan risiko komplikasi persalinan serius.
Keputusan melahirkan normal setelah caesar atau VBAC dapat membantu menekan risiko terjadinya perdarahan, infeksi, pembekuan darah, atau cedera organ selama persalinan.
Ketika tanda-tanda melahirkan sudah terlihat tetapi belum kunjung terjadi pembukaan lahiran, dokter mungkin memberikan induksi persalinan untuk ibu.
Tanda akan melahirkan lainnya juga meliputi kontraksi persalinan asli dan air ketuban pecah.
Sementara bila proses persalinan normal mengalami hambatan, prosedur medis seperti penggunaan forceps, ekstraksi vakum, hingga episiotomi (gunting ******) akan dipertimbangkan.
Menurunkan risiko dampak buruk di kehamilan berikutnya
Pernah melakukan operasi caesar sekali atau lebih akan semakin meningkatkan risiko potensi masalah kesehatan di kehamilan selanjutnya.
Bagi Anda yang memang sedari awal sudah berencana untuk punya banyak anak, VBAC adalah prosedur yang tepat karena membantu mencegah risiko negatif dari prosedur melahirkan caesar.
(Masih belum selesai penjelasan nya dan akan di lanjut bab selanjutnya.)
...~π©πππππππππ~...
Jangan lupa like nya yaa...
__ADS_1
Terima kasih.
ππ»π