Anak Kembar - Genius Sang CEO

Anak Kembar - Genius Sang CEO
Bab 51


__ADS_3

...~π‘―π’‚π’‘π’‘π’š π‘Ήπ’†π’‚π’…π’Šπ’π’ˆ~...


Tidak terasa saat mereka sampai di mansion, sudah siang. Beruntung Azka, Anna, Jefran, serta Novi belum pulang untuk makan siang.


"Bu.. aku pulang.." pekik Ayu.


"Iya nak.." ucap Ratu.


"Nak apa benar kamu dari rumah sakit Internasional?" tanya Ratu dengan penuh penekanan.


"Dan.. apa kamu mempunyai penyakit amnesia nak?? Kenapa tidak bilang nak sama ibu?" tambah tanya Ratu lagi.


"Iya bu.. maaf Ayu tidak memberi tahu ibu karena nanti ibu malah khawatir.." jawab Ayu dengan jujur.


"Ibu malahan lebih khawatir sayang kalau kamu tidak memberi tahu ibu.." ucap Ratu sambil mengelus kepala Ayu dengan lembut.


"Iya bu.." ucap Ayu.


"Ya sudah.. sekarang kamu bersih kan badan dulu ya nak.. habis itu baru kita tunggu kakak sama ayah kamu ya nak.." ucap Ratu.


"Iya bu.." ucap Ayu lalu ke kamar mandi.


Ayu pun ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Setelah itu, ia pun keluar dari kamar mandi dan segera ke ruang tamu sembari menunggu kakak dan ayah nya.


Tidak lama kemudian, akhirnya kakak dan ayah Ayu pun pulang.


"Humm.. wangi.. apa ada yang buat kue ya ma?" tanya Anna pada Ratu.


"Iya nak.. yang buat kue nya mau tahu tidak siapa?" jawab Ratu.


"Mau maa.." ucap Anna.


"Ayu!" ucap Ratu.

__ADS_1


"Ayu?" ucap Anna.


"Iya kak?" tanya Ayu.


"Ini strawberry cake roll kan?" tanya Anna memastikan.


"Iya kak!" jawab Ayu.


"Wahh.. cake yang kakak incar ini dari kemaren!" ucap Anna lalu langsung melahap kue nya.


Beruntung kue tadi sudah di pisah. Bagaimana jika tidak ada sisa? Mungkin kue yg di lahap Anna bisa saja habis!


Mereka pun makan siang.


Setelah makan siang, mereka pun kembali ke kantor.


Sedangkan Ayu masih melanjutkan membaca novel nya di hp nya.


Dan tidak terasa sudah sore..


"Ayu.. ibu mau kamu panggil ibu 'mama' ya nak.. biar sama dengan kakak-kakak kamu.." ucap Ratu.


"Iya ma." ucap Ayu


Mereka pun makan malam.


"Maa.. masakan nya enak sekali!" ucap Jefran.


"Wahh.. kalau begitu besok sepertinya mama harus belajar masak dari Ayu nih.." ucap Ratu.


"Ayu? Berarti.. ini masakan nya buatan.. Ayu!" ucap Jefran.


"Iya nak.." jawab Ratu.

__ADS_1


"Ayu! Masakan kamu enak sekali! Besok ajarkan mama masak gini juga ya!" ucap Jefran.


"Iya kak!" ucap Ayu.


"Hmm.. Novi juga ya! Kan Novi jadi koki.. mungkin bisa jadi lebih baik kalau di ajarkan kak Ayu!" ucap Novi.


"Ok deh! Besok Ayu bakal ajarkan mama dan Novi pas ada waktu!" ucap Ayu.


"Yey!! Makasih kak Ayu!" ucap Novi sambil mengecup kedua pipi dan memeluk Ayu.


Meskipun Novi sudah dewasa, tetapi jika ia di sisi Ayu maka ia akan terlihat manja.


Mungkin karena dari dulu belum pernah mendapat kasih sayang dari Ayu.


Ya walaupun sudah di berikan kasih sayang sama yg lain, tetapi mungkin itu bisa saja menurut Novi kurang.


"Iya sama-sma nov.." ucap Ayu sambil mengelus kepala Novi.


Setelah makan malam bersama, seperti biasa mereka akan sedikit berbincang di ruang tamu.


Dan si kembar sudah tidur tentunya.


"Ayu.. apa kamu tidak ingin mengganti posisi ayah di kantor? Karena kakak-kakak kamu cita-cita nya jauh berbeda dengan kantor.." ucap Azka.


"Kalau soal itu Ayu masih memikirkan nya lagi yah.. Ayu gak tahu apa nanti calon suami Ayu akan mengizinkan Ayu bekerja setelah menikah atau tidak.." jawab Ayu dengan jujur.


"Hmm.. baiklah.. Ayah tunggu jawaban nya.. kalau tidak bisa.. maka ayah akan meminta pada cucu ayah kalau ia sudah berusia 20 tahun nanti!" ucap Azka.


...~π‘©π’†π’“π’”π’‚π’Žπ’ƒπ’–π’π’ˆ~...


Maaf ya bab ini mungkin akan sedikit karena author kehabisan ide.


Tapi kalau ide nya sudah ada.. author bakal up nya lebih banyak kok..

__ADS_1


Terima kasih yg sudah dukung author..


__ADS_2