
...~π―ππππ πΉπππ πππ~...
Setelah beberapa menit, ia pun sampai di rumah.
"Akhirnya sampai juga!" gumam Ayu.
Ayu yg tadinya rencana nya ingin istirahat pun tidak jadi, ia malah asik ngobrol dengan Ana. Dan suami nya asik ngobrol dengan suami nya Ana. Sedangkan anak-anak nya jadi main berduaan saja daripada dengarin omongan orang dewasa.
Putri dan Putra sudah berusia 16 tahun. Tapi mereka berdua selalu menyempatkan bermain meskipun hanya sebentar. Putri dan Putra kembar.
Putri lah anak yg pertama kali keluar, setelah beberapa menit baru lah keluar Putra.
Mereka asik ngobrol dengan satu sama lain hingga tidak terasa sudah sore hari.
"Yu, aku pulang dulu ya!" ucap Ana.
"Iya Na. Hati-hati di jalan ya!!" ucap Ayu.
"Iya Yu." jawab Ana.
Mereka berempat pun pamit untuk pulang.
Anak-anak Ayu juga sudah pulang setelah Ana pulang. Huh sayang sekali.
Setelah membersihkan badan, mereka pun berbincang sedikit di ruang tamu sambil menunggu hari malam untuk makan malam.
Makan malam di siapkan pelayan.
"Ma, pa, Nicholas mau tanya." ucap Nicholas.
"Tanya apa kak??" tanya si kakak kembar dan juga si adik kembar kecuali Nicholas.
"Mau tanya apa nak??" tanya Ayu dan juga Al.
__ADS_1
"Bagaimana rasanya jatuh cinta??" seru Nicholas.
"Rasanya jatuh cinta??" gumam Ayu.
"Iya ma, gimana rasanya? Nicholas penasaran loh ma." ucap Nicholas.
Pelayan yg di dekat mereka pun hanya menahan tawa lalu ke dapur untuk mengambil cemilan.
πΈπΈπΈ
Di dapur pelayan.
"Hahaha." tawa pelayan.
Untung saja para pelayan tertawa nya pelan, karena dapur dan ruang tamu sangat lah dekat. Jadi jka tertawa keras-keras maka akan kedengaran di ruang tamu.
"Kamu kenapa ketawa??" tanya bi Vania.
"Maaf bu, tadi saya hanya ketawa karena pertanyaan Tuan Muda Nicholas." jawab pelayan tersebut yg bernama Linda.
"Pertanyaan nya.. bagaimana rasanya jatuh cinta bu." jawab Linda.
"Hahaha... hahaha.. saya juga tidak tahu. Emang nya Tuan Muda Nicholas nanya nya sama siapa??"
"Tanya sama Tuan dan Nyonya Muda." jawab Linda.
"Hahaha.. ya sudah." ucap bi Vania lalu pergi.
πΈπΈπΈ
Di ruang tamu..
Suasana hening.
__ADS_1
"Bagaimana pa, ma??" tanya Nicholas sekali lagi.
"Hm.. apaa kamu merasa senang ketika dekat dengan nya??" tanya Ayu.
"Hm, kok Nicholas yang nanya malah jadi mama yang tanya??" gerutu Nicholas.
"Sudah.. jawab saja pertanyaan mama. Apa kamu merasa senang ketika di dekat nya??" tanya Ayu.
"Senang. Tapi kalau jauh dari nya hati ku merasa seperti ada yang kosong. Bahkan itu aku merasakan nya sekarang ma." jawab Nicholas jujur.
"Apa Bella ada di pikiran kamu sekarang??" tanya Ayu.
"Iya ma." jawab Nicholas.
"Hm.. selamat berjuang untuk mendapatkan Bella ya nak." jawab Ayu lalu meninggalkan ruang tamu.
"Maksud nya??" gumam Nicholas.
"Maksud mama kamu itu selamat berjuang untuk mendapatkan cinta nya Bella." jawab Al.
"Jadi.. itu ya rasanya pa??" tanya Nicholas.
"Ya nak." jawab Al.
"Jadi pa, kalau misalnya detak jantung kita tiba-tiba cepat itu juga termasuk ya?" tanya Aldora.
"Terus apa kalau gugup di dekat orang juga ya??" tambah Alberta.
"Apa kalau pipi merah juga ya pa??" tanya Nico.
"Ayu!!!!! Nanti ku balas!!" geram Al dalam hati.
"Ya nak. Tapi bukan berarti di depan semua orang ya nak. Hanya beberapa yang mengalami itu. Nanti kalian juga bakal tahu. Papa mau ke kamar mandi dulu." jawab Al.
__ADS_1
"Ya pa." jawab si adik kembar.