Anak Kembar - Genius Sang CEO

Anak Kembar - Genius Sang CEO
Bab 16 : Malam Pengantin yg Gagal II. {S2}


__ADS_3

...~π‘―π’‚π’‘π’‘π’š π‘Ήπ’†π’‚π’…π’Šπ’π’ˆ~...


Setelah selesai mendinginkan tubuh nya, Alvaro pun keluar.


Keesokkan harinya..


Semua sudah menunggu di meja makan karena baik Alena maupun Alvaro belum muncul.


"Kemana sih kak Alena dan juga kak Alvaro??" tanya Nathan.


"Apa kamu lupa, Nat?? Kan kemarin malam mereka malam pengantin." jawab Nicholas.


"Oh.. iya juga ya. Kenapa aku bisa lupa." ucap Nathan lalu menepuk jidat nya sendiri.


"Itu karena kamu sudah tua." jawab Nicholas.


"Kak Nicholas!!!" protes Nathan.


"Hehehe.. iyaaa maafkan kak yaa." ucap Nicholas.


"Ya." jawab Nathan singkat.


Tak lama kemudian, Alena dan Alvaro pun keluar.


"Bagaimana malam pengantin nya, kak Alvaro??" tanya Nathan.


"GAGAL." jawab Alvaro.


"Gagal??" tanya Nathan.


"Karena Alena sedang haid." jawab Alvaro.


"Hahahahahahahaha...." tawa Nathan.


"Ck, parah sekali adik ipar ku ini. Untung adik ipar, masih sayang, kalau tidak.. sudah ku lempar dari hotel ini." ucap Alvaro kesal.

__ADS_1


"Ehh.. jangan gitu dong kakak ipar. Maaaffffff." ucap Nathan.


"Ya." jawab Alvaro singkat karena ia masih kesal.


Kesal kenapaa??


Karena kemarin tidak jadi malam pengantin, hari ini ia malah di ejek adik ipar nya. Untung ia sayang dengan adik ipar nya itu, kalau tidak... sudah habissss Nathan.


Mereka pun memulai sarapan. Tetapi sebelum itu, mereka berdoa.


Setelah selesai sarapan, mereka pun duduk di sofa.


"Hemm.. bagaimana malam pengantin kalian??" tanya Tante Alvaro yg memang belum mengetahui jika malam pengantin Alvaro dan Alena gagal.


"Tidak jadi." jawab Nathan.


"Tante tanya sama Alvaro dan Alena. Apa kamu sudah berganti nama??" tanya Tante Alvaro pada Nathan.


"Belum, Tante." jawab Nathan santai.


"Tidak jadi." jawab Alvaro dan Alena.


"Loh, kenapa?" tanya Om Alvaro.


"Alena.. haid." jawab Alena.


"Ck, tidak jadi dong?" tanya Om Alvaro.


"Iya, om. Padahal sudah sama-sama polos loh Om. Tapi malah tiba-tiba keluar." jawab Alvaro.


"Hahaha.." tawa Om Alvaro.


"Om sama Nathan sama saja." ucap Alvaro kesal lalu ke kamar nya kembali dan meninggalkan semua orang.


Om dan Tante Alvaro pun ikut kembali ke kamar nya. Mama dan Papa Alvaro juga.

__ADS_1


"Bagaimana hubungan kamu dengan Maya??" tanya Al pada Nathan.


"Lumayan bagus." jawab Nathan santai.


"Lumayan bagus? Maksud nya?" tanya Al.


"Ck, yaaa seperti biasaa paaaaa." jawab Nathan.


"Iyaaa.. kan kamu jawab nya 'Lumayan bagus'. Maksud nya apaaan?? Papa kan enggak ngertiiiii." ucap Al.


Nathan pun menepuk jidat nya lalu baru ia menarik nafas nya.


"Maksud Nathan, hubungan Nathan dengan Maya sudah berpacaran. Tapi belum ke jenjang lebih serius seperti menikah salah satu nya." jawab Nathan.


"Ck, kalau gitu dari tadi bilangnya langsung lengkap dong nak. Jangan bilang nya pakai irit-irit segala." protes Al.


"Yaa.. tapi kan papa dulu juga gitu." ucap Nathan.


"Ahhh... bagaimana hubungan kamu dengan Bella, nak?" tanya Ayu pada Nicholas.


"Bentar lagi bakal nikah." jawab Nicholas.


"Bentar lagi? Memangnya kamu sudah lamar dia?? Apa dia dan keluarga nya sudah nerima?? Kok malah main nikah saja??" tanya Al.


"Ck, maksud Nicholas. Bentar lagi.. mau ngelamar. Belum tahu jawaban Dari Maya dan juga keluarga nyaa." jawab Nicholas.


"Oh." jawab Al.


Mereka pun melanjutkan pembicaraan.


Entah sampai mana.


...~π‘©π’†π’“π’”π’‚π’Žπ’ƒπ’–π’π’ˆ~...


Jangan lupa like nya ya kakak-kakak semuanya...

__ADS_1


Terima kasih ya.


__ADS_2