
...~π―ππππ πΉπππ πππ~...
"Tidak! Jarak nya saja hampir 2 meter loh Ko!" ~Al.
"Lalu kenapa ia bisa mendengar nya? Apa pendengaran ia begitu tajam?" ~Eko.
"Ahh.. jelas aku tidak tahu lah.. sudah lah.. lagian masalah nya sudah selesai bukan? Aku matikan dulu panggilan nya.. byee..!" ~Al.
"Hmm.. bye!" ~Eko.
Tutt.. tuttt..
Al pun meletakkan hp nya di samping laptop nya dan ia mematikan laptop nya juga.
Lalu, Al pun berjalan ke tempat Joliana.
Joliana yg melihat Al semakin dekat dengan nya, ia pun turun dari ranjang nya dan berjalan mundur hingga ke tembok.
"Jangan mundur Jol! Aku bukan mau apa-apain kamu.. aku cuma mau nanya!" ucap Al sambil mendekat ke arah Joliana.
Karena Joliana sudah sampai tembok, ia pun berjalan ke arah lain dan naik ke ranjang nya lagi. Al yg melihat itu langsung berlari ke ranjang Joliana.
"Tenang, aku cuma mau bertanya saja kok.." ucap Al.
"Hmm.. baiklah.. katakan apa yang ingin kamu katakan!" ucap Joliana.
"Apa kamu mempunyai kekuatan lagi selain yang saat itu kamu katakan?" tanya Al.
"Iiii... iya...!!" jawab Joliana gugup.
"Hmm.. oh yaa,, aku mau nanya lagi tapi kamu harus jawab dengan jujur yaa..!!" ucap Al.
"Hmm... ba..baiklah!" ucap Joliana.
"Apa kamu tepat nya seorang hacker?" tanya Al.
"Astaga!! Apa yang harus ku katakan? Apa aku jujur saja ya? Apa lagi kan tadi di awal sudah di bilang dengan jujur! Tapi.. dari mana ia tahu kalau aku seorang hacker? Apa.. sejak kejadian yang kemaren itu ya? Dan mungkin saja ia menghubungi anak anak ku lalu ia melihat ada aplikasi itu? Whatt?? Kenapa aku bisa lupa untuk menyembunyikan aplikasi nya!! Haduehh.. rahasia ku perlahan-lahan di ketahui!! Hwaaa... aku harus bagaimana inii!!" batin Joliana menangis.
"Jol,, ku rasa lebih baik kamu katakan saja dengan jujur, lagi pula rahasia terbesar mu cepat atau lambat akan terbongkar secara perlahan-lahan Jol!" ucap Callysta.
__ADS_1
"Hmm.. sepertinya sudah saat nya..!!" jawab Joliana.
"Saat nya? Maksud mu?" tanya Al.
"Sudah saat nya rahasia yang sudah lama ku simpan terbongkar..!!" jawab Joliana.
"Hah! Jangan bilang kalau kamu ternyata seorang hacker?" tanya Al.
"Iya, ak.. aku seorang hacker.." jawab Joliana lirih.
"APAAA?!!" teriak Al membuat semua orang yg ada di lantai 200 ketakutan.
"Hmm.. sudah ku duga pasti akan seperti ini!" ucap Joliana lirih sambil menunduk.
"Hmm.. maaf, aku lanjut bekerja lagi saja!" ucap Al cuek.
"Baiklah, silahkan di lanjutkan pak..!!" ucap Joliana.
"Astaga! Kenapa hati ku merasa sakit ya? Seperti sakit hati,, apa aku jatuh cinta pada nya? Ahh tidak tidak.. lagi pula ia seorang ceo, pasti tentu nya banyak yang mau menjadi pendamping hidup nya di kelak nanti.. wanita yang ada di luar sana jauh lebih baik dari pada diri ku.. diri ku sudah tidak perawan lagi.." gumam Joliana.
Tanpa di sadari Joliana, kristal bening dari mata nya jatuh ke pipi mulus nya.
Di kira orang orang ada hantu wkwkwkπ.. gara gara 2 kali teriakan...
"Sebentar-sebentar.. dulu nama aku.. Joliana Angel Pratama.. hmm.. keluarga Pratama.. apa keluarga Pratama adalah keluarga kandung ku?? Entah mengapa rasa nya seperti ada yang ganjal.. ahh.. harus ku cari tahu nih.. jangan-jangan keluarga Pratama bukan keluarga kandung ku lagi!! Aaaa Joliii, kamu jangan mikir macam-macam dulu, lebih baik fokus untuk mencari fakta nya terlebih dahulu!!" gumam Joliana lalu menghapus kristal bening yg jatuh ke pipi nya tadi.
Joliana pun memutuskan untuk mencari fakta nya terlebih dahulu.
Sementara di Al nya...
"Aaaaa... jadi selama ini ia adalah seorang hacker!!! Seperti nya aku harus memberi tahu Eko nihh!!" gumam Al lalu menelepon Eko.
Tuttt.. tutttt....
"Halo Al!" ~Eko.
"Yaa.. ya.. Halo! Aku cuma mau bilang kalau..." ~Al.
"Kalau apa??" ~Eko.
__ADS_1
"Aishhh.. kebiasaan.. orang baru ngomong sudah di potong duluan!" ~Al.
"Ahh.. iya maaf,, soalnya aku kepo hihii!" ~Eko.
"Hmm.. baiklah.. dengarkan terlebih dahulu.. aku harap kamu tidak memotong nya lagi! Ok aku akan katakan kalau Joliana itu sebenarnya.. seorang HACKER!!" ~Al.
"APAAAAA?!!!" ~Eko.
"Astaga ko.. teriakan mu bisa membuat telinga ku tuli seketika!!" ~Al.
"Hehee, maaf maaf, aku tidak percaya lohh.. kalau Joliana itu seorang hacker..!!" ~Eko.
"Maka nya,, apalagi dari umur nya baru 22 tahun.. sangat muda..!! Dan sudah menjadi single-parent,, aku masih gak nyangka saja gitu dari umur nya..bahkan bisa di bilang di kantor kita yang paling muda dia!!" ~Al.
"Nah.. otak nya pintar sekali.. bahkan diri ku bisa di kalahkan wanita yang lebih mudah dari ku!! Hwaaa... itu Joliana di ajarkan sama siapa sih? Jadi penasaran deh siapa ortu nya hihihihi!! Pengen minta di ajar kan nanti hiiihii!!" ~Eko.
"Ohh.. tapi dia dulu dari keluarga Pratama dan kata nya dia di usir gara gara hamil di luar nikah!" ~Al.
"Keluarga Pratama? Hmm.. tapi kok wajah Joliana dengan ayah nya kok tidak mirip ya?" ~Eko.
"Ahh.. iya juga ya.. lalu kenapa ia bisa di keluarga itu? Pasti ada yang tidak beres ini!!" ~Al.
"Nah makanya kamu nyuruh Joliana tuh buat cariin, kan dia seorang hacker, bahkan hanya satu klik sudah selesai, sedangkan diri ku.. seribu kali klik baru nemu.. lama lama nanti jari aku bisa patah loh!" ~Eko.
"Hihihihihihi, eh? Tapi nanti kalau suruh Joliana, pasti nya dia nanya ke aku!" ~Al.
"Ya tinggal kamu kasih tahu saja tujuan nya! Bye!" ~Eko.
"Bye!" ~Al.
Tutt.. tuttt..
"Tanpa anda suruh pun sudah saya cari duluan pak!" ucap Joliana pelan setelah mendengar percakapan Al dan Eko.
"Hmm.. kenapa aku jadi gugup gini ya? Hei Al!! Kamu kan seorang ceo yang dingin dan cuek! Kok kamu kalau sama Joliana jadi kayak biasa ya?" ucap Al sambil menepuk dahi nya.
"Hah! Ternyata aku bukan termasuk keluarga Pratama, pantasan saja saat itu mereka mengusir diri ku tanpa tetesan air mata! Rupa nya ini lah kenyataan nya!! Lalu? Aku termasuk keluarga siapa? Aaaa!! Kenapa masalah nya jadi rumit ginian ya?" tanya Joliana pada diri sendiri.
"Dan siapa yang sudah merenggut kesucian ku!!" tambah Joliana.
__ADS_1
...~π©πππππππππ~...