
...~π―ππππ πΉπππ πππ~...
Setelah selesai berdoa, mereka pun memulai makan siang mereka.
Mereka pun makan siang dengan diam. Hanya terdengar suara sendok dan piring. Baik Maya maupun Nathan diam.
Setelah selesai makan siang, piring kotor mereka berdua pun di ambil pelayan.
"May." panggil Nathan lembut.
Maya yg mendengar ketika Nathan memanggil nya dengan lembut pun tersipu malu.
"May?" panggil Nathan lembut sekali lagi karena saat ia panggil tidak ada jawaban sama sekali dari Maya.
"Ehh.. iya, kak." jawab Maya.
"Hem.. ini kita mau istirahat lagi di sini atau keliling Taman Bunga lagi? Atau pindah tempat??" tanya Nathan.
"Ehmm.. pindah saja deh, kak. Soalnya tadi kan kita sudah keliling Taman Bunga ini." jawab Maya.
"Emm.. oke." balas Nathan.
"Ayo!!" ajak Nathan pada Maya.
"Ya, kak." jawab Maya.
Mereka berdua pun ke parkiran dan naik ke mobil.
Nathan pun membawa mobil ke tempat tujuan.
Karena tempat yg di tuju sangat lah jauh, jadi Maya pun memutuskan untuk tidur.
Apalagi kemarin Maya tidak bisa tidur hanya karena memikirkan bagaimana wajah anak nya nanti, lalu ke mana tempat kencan nya. Hanya dua pertanyaan itu saja bisa menganggu pikiran Maya, membuat Maya susah tidur. Bahkan Maya tidur sekitar jam 1 subuh hanya karena dia pertanyaan tersebut.
Meski demikian, Maya tetap tidak dapat menjawab dia pertanyaan yg menganggu nya di pikiran nya.
Maya pun memutuskan untuk tidur saja.
πΈπΈπΈ
Jika di tempat Maya dan juga Nathan begitu, maka berbeda dengan Bella dan juga Nicholas.
Apalagi jam kencan mereka hanya berbeda 1 jam. Dan tempat kencan nya berbeda dengan Nathan dan juga Maya.
Nicholas sudah bersiap-siap. Lalu, ia pun berangkat ke rumah Bella setelah pamit dengan kedua orang tua nya.
Tapi sebelum pamit..
"Nak?" panggil Al.
"Kenapa, pa??" jawab Nicholas sekaligus tanya Nicholas.
"Adik kamu di mana?" jawab Al sekaligus tanya Al.
"Adik? Adik aku ada 13 loh, pa." jawab Nicholas.
"Ahh.. maksud papa, adik kamu Nathan." ucap Al.
__ADS_1
"Ohh.. Nathan. Nathan tadi sudah berangkat ke rumah Maya. Kata nya mau kencan sama Maya." jawab Nicholas.
"Kencan? Kalian berdua janjian apa gimana? Kok bisa bersamaan?" tanya Al.
"Kebetulan doang kok, pa. Nicholas saja tidak tahu kenapa bisa begitu." jawab Nicholas jujur.
Memang Nicholas juga tak tahu kenapa bisa begitu. Mungkin kah ini kebetulan?
"Ya sudah.. Hati-hati di jalan yaa, nak!!" ucap Ayu.
"Ya, ma. Kalau begitu, Nicholas mau berangkat ke rumah Bella." jawab Nicholas.
Setelah Nicholas pamit dengan kedua orang tua nya, baru lah Nicholas berangkat ke rumah Bella dengan menggunakan mobil.
Setelah beberapa menit perjalanan, mobil yg di kendarai Nicholas pun sampai di rumah Bella..
Ting tong..
"Sebentarrr!!" ucap seorang wanita di dalam yg tak lain adalah kakak dari Bella yaitu kak Eca.
"Ehh, selamat datang." ucap Kak Eca.
"Iya.. Terima kasih, kak. Di mana Bella?" tanya Nicholas langsung to the point. Tidak ada basa-basi.
"Ohh.. nyari Bella. Bella lagi di kamar mandi nya sebentar. Baru saja ia masuk. Mungkin sebentar lagi keluar. Ayo masuk!" ajak Kak Eca.
"Ehh iya, kak." jawab Nicholas.
Nicholas pun di ajak Kak Eca masuk ke dalam rumah. Kak Eca pun menyiapkan teh untuk Nicholas.
Kak Eca juga memberitahu sang mama jika calon adik ipar nya sudah datang.
"Eh, ke sini mau ngajak Bella kencan yaa?" tanya Mama nya Bella pada Nicholas.
Kalian pasti penasaran bukan? Dari mana Mama nya Bella tahu? Sedangkan Nicholas belum memberitahu calon mama mertua nya itu?
Jawaban nya adalah Bella yg memberitahu pada Mama nya sendiri. Karena tak mungkin Bella menyembunyikan rahasia pada Mama nya sendiri. Apalagi Mama kandung.
"Ehh.. iya, Tante." jawab Nicholas.
"Tante tahu dari mana?" tanya Nicholas penasaran.
Nicholas penasaran karena ia saja belum memberitahu calon Mama mertua nya ini. Apa mungkin Bella yg memberitahu nya?
"Ohh.. Tante tahu nya dari Bella. Karena Bella nya yang kasih tahu Tante." jawab Mama nya Bella.
"Oh.." balas Nicholas sambil menganggukkan kepala nya pertanda ia paham dengan perkataan calon Mama mertua nya.
Tak lama kemudian, Bella pun keluar dari kamar mandi nya dan langsung ikut berkumpul di ruang tamu. Karena sang kakak juga sudah memberitahu pada Bella kalau calon suami Bella sudah datang.
"Akhirnya kamu keluar juga, nak." ucap Mama nya Bella.
"Tante, kalau begitu saya pinjem Bella nya sebentar ya." pinta Nicholas.
"Ya, nak." jawab Mama nya Bella.
Mereka berdua pun pamit dengan sang ibu dari Bella untuk berangkat ke tempat kencan yg di tuju.
__ADS_1
Setelah berpamitan dengan sang ibu Bella, mereka berdua pun keluar dari rumah dan ke halaman rumah.
Setelah sesampainya di halaman rumah, baik Bella maupun Nicholas pun menaiki mobil yg di bawa Nicholas.
Setelah menaiki mobil nya, mereka berdua pun menutup pintu mobil.
Setelah itu, Nicholas pun menyalakan mesin mobil nua. Lalu setelah di hidupkan, baru lah mereka berdua berangkat ke tempat yg di tuju.
Baik Bella maupun Nicholas pun diam dengan satu sama lain. Karena hanya mereka berdua di sini. Meski pun sudah sering mendapati seperti ini, itu sangat lah berbeda. Karena saat itu status nya berbeda. Dulu atasan dan juga bawahan, kalau sekarang?
Sekarang status mereka berubah. Dulu yg atasan dan juga bawahan menjadi calon suami dan juga calon istri. Itu lah yg membuat baik Bella maupun Nicholas canggung.
Karena baik Bella maupun Nicholas bingung ingin membicarakan apa. Karena tak mungkin mereka membahas pekerjaan saat ingin kencan, bukan?
Jika mereka membahas mengenai pekerjaan, maka ini nama nya perjalanan bisnis. Bukan perjalanan kencan.
"Ehm.." ucap Nicholas memulai pembicaraan yg sedari tadi sunyi.
"Emm.. Bella." panggil Nicholas meskipun sedikit canggung.
"Emm.. ada apa, honey?" tanya Bella.
Ternyata Bella masih mengingat soal panggilan yg di minta Nicholas saat itu.
Bagi yg belum mengetahui nya atau lupa, silahkan membaca bab yg melamar Bella.
"Emm.. gimana ya?" tanya Nicholas pada diri nya sendiri.
"Em." ucap Bella.
Meskipun hanya kata 'em' saja yg sering. Tapi setidaknya suasana di mobil ini tidak sunyi lagi.
Karena jika sunyi, biasanya lebih ke horror gitu. Nanti cerita nya bukan ke anak genius lagi, tapi ke horror gitu hehe..
...~π©πππππππππ~...
Hai kakak-kakak reader's semuanya.,
Maaf ya akhir-akhir ini up nya sering nya malam terus.
Karena ide yg muncul di otak author itu lebih sering pas malam gitu.
Jadi terkadang saat malam, kalau author sudah dapat ide nya. Baru deh author nulis, kadang nulis nya juga cepat biar langsung upload.
Karena terkadang author ini lupa, bab sudah bikin. Tapi belum di upload, dan masih di drafts.
Makanya kalau ada typo, tolong di maklumi yaa para kakak-kakak reader's sekalian.
Terkadang kalau cerita nya sudah upload, author masih harus baca ulang. Apa ada typo atau tidak?
Jadi maaf kalau misalnya typo nya belum terganti apa bagaimana.
Jadi author minta tolong kalau ada typo coba komen yaa bagian mana yg typo biar author gampang revisi nya. Jadi tidak perlu baca ulang berkali-kali.
Maaf ya...
Jangan lupa like nya yaa kakak-kakak reader's sekalian...
__ADS_1
Terima kasih banyak untuk dukungan nya..
ππ»π