Anak Kembar - Genius Sang CEO

Anak Kembar - Genius Sang CEO
Bab 33 : Kencan sudah berakhir {S2}


__ADS_3

...~π‘―π’‚π’‘π’‘π’š π‘Ήπ’†π’‚π’…π’Šπ’π’ˆ~...


Bagi yg belum mengetahui nya atau lupa, silahkan membaca bab yg melamar Bella.


"Emm.. gimana ya?" tanya Nicholas pada diri nya sendiri.


"Em." ucap Bella.


Meskipun hanya kata 'em' saja yg sering. Tapi setidaknya suasana di mobil ini tidak sunyi lagi.


Karena jika sunyi, biasanya lebih ke horror gitu. Nanti cerita nya bukan ke anak genius lagi, tapi ke horror gitu hehe..


"Honey." panggil Bella dengan lembut.


"Kenapa, Bell?" tanya Nicholas.


"Ini kita mau ke mana ya, honey?" tanya Bella.


"Nanti kamu bakal tahu, Bell." jawab Nicholas santai.


"Ehmm.. baiklah, honey." balas Bella.


Tidak lama kemudian, mereka pun akhirnya sampai di tempat tujuan.


"Pantai?" gumam Bella.


"Bell!!" panggil Nicholas.


"Ehh.. iya, honey!!" jawab Bella.


Nicholas ternyata sudah mencari kesukaan Bella itu apa. Dan ternyata Bella ingin ke pantai. Dan sudah sangat menginginkan nya. Jadi tidak masalah bukan, jika kencan kali ini ke pantai?


Bella asik main pasir seperti anak kecil layaknya.


Sedangkan Nicholas menikmati pemandangan pantai. Sekalian membuat otak nya refresing.


"Honey!!!" panggil Bella dari kejauhan.


Namun, suara Bella tetap masih kendengaran oleh Nicholas.


"Kenapa, Bell??" tanya Nicholas pada Bella lalu mendekati Bella.


"Em.. aku lapar, honey. Hehe." jawab Bella terkekeh.


"Ya sudah.. kamu mau makan apa?" tanya Nicholas.


"Biar aku pesan lewat online saja gitu." ucap Nicholas lagi.


"Em.. sandwich saja boleh?" tanya Bella.


"Boleh." jawab Nicholas.


"Cuma sandwich?" tanya Nicholas.


"Hehe.. ya, honey. Buat mengganjal perut saja dulu. Nanti kalau sudah puas main baru makan yang mengandung karbohidrat." jawab Bella.


"Em.. oke deh. Tapi sandwich nya mau berapa?" tanya Nicholas.


"Terserah honey saja." jawab Bella.


Sebenarnya Bella juga tak tahu mau makan berapa.


"Em.. ya sudah.. oke." balas Nicholas.


Nicholas pun membuka ponsel nya lalu ia pun membuka aplikasi online nya.

__ADS_1


Ia pun membeli sandwich di toko online tersebut. Tapi, karena ia tak tahu mau berapa. Jadi Nicholas memutuskan untuk membeli semua nya. Karena yg tersisa hanya 100 sandwich, jadi Nicholas membeli 100 sandwich saja.


Haduh.. habis gak tuh yaa sandwich nya??


Karena harga satu sandwich itu 5 ribu. Jadi semua nya 500 ribu. Dan untuk ongkir nya sekitar 100 ribu. Jadi semua nya 600 ribu. Bagi Nicholas, itu tak seberapa bagi nya.


By the way.. ongkir nya mahal juga yaaπŸ™ˆ.


🌸🌸🌸


Sementara di Nathan dan juga Maya.


"May." panggil Nathan.


"Em.. kenapa, kak?" tanya Maya ketika ia bangun dan di bangunkan Nathan.


"Kita sudah sampai." jawab Nathan.


"Sampai?" gumam Maya lalu turun dari mobil di ikuti juga dengan Nathan.


Maya pun melihat pemandangan pantai..


"Pantai?" gumam Maya.


"Iya, May. Kamu suka kan?" tanya Nathan.


"Sangat sukaa.." jawab Maya.


Mereka berdua pun bermain pasir. Nathan sengaja mengajak Maya ke sini. Karena dulu Nathan sering ke sini bareng kedua orang tua nya dan juga kakak-kakak nya. Kalau sekarang sudah jarang, karena ada yg sudah mau menikah dan juga ada yg menikah. Ada juga yg sibuk dengan pekerjaan nya, dan juga sibuk dengan sekolah nya.


Oleh sebab itu, sekarang keluarga kecil mereka sudah jarang untuk liburan sekeluarga. Jadi hanya lah kenangan masa kecil Nathan di sini.


Nathan juga membawa Maya ke tempat pantai yg sama dengan dulu ia sering liburan sekeluarga.


Kalau Nicholas sama gak yaa??


"Kenapa, May?" tanya Nathan.


"Itu bukannya kak Nicholas ya?" jawab Maya sekaligus tanya Maya.


"Hah?" jawab Nathan sekaligus tanya Nathan lalu melihat ke arah ke mana Maya menunjuk.


"Eh kayak nya iya deh." ucap Nathan.


"Coba samperin saja deh, kak." ucap Maya.


"Hem.. boleh juga." jawab Nathan.


Mereka berdua pun baik Maya maupun Nathan menghampiri Nicholas dan juga Bella.


"Kak Nicholas!!" panggil Nathan.


"Loh? Kamu di sini juga??" tanya Nicholas.


"Hehe.. iya, kak." jawab Nathan.


"Berarti ini bukan kencan satu pasangan." ucap Bella.


"Hah?" tanya Nathan yg tak paham dengan maksud dari Bella. Begitu juga dengan Nicholas. Maka berbeda dengan Maya.


"Ini nama nya.." ucap Bella terhenti.


"Kencan dua pasangan!!" jawab Maya.


"Ehh.. iya juga ya." ucap Nathan.

__ADS_1


"Iya sih, kalau di pikir-pikir." jawab Nicholas.


Lalu tak lama kemudian, sandwich yg di pesan Nicholas pun datang.


"Loh, honey? Ini banyak sekali." ucap Bella.


"Tidak." jawab Nicholas.


"Kalian berdua juga boleh makan." ucap Nicholas pada Nathan dan juga Maya.


"Terima kasih, kak." ucap Nathan dan juga Maya.


"Sama-sama." jawab Nicholas.


Mereka pun memakan sandwich nya. Namun, meskipun sandiwch tersebut sudah di makan dua orang, tetap saja sandwich tersebut tidaklah habis.


Jadi mereka berempat pun memutuskan untuk membagikan sandiwch tersebut pada pengunjung tamu yg datang ke pantai ini.


"Akhirnya selesai juga!" ucap Maya.


"Iya, ternyata banyak sekali sandiwch nya. Beruntung untuk semua pengunjung ini cukup." jawab Bella.


"Iya, kalau gitu lain kali kak Nicholas beli nya jangan kebanyakan." ucap Nathan.


"Iya-iya." jawab Nicholas pasrah.


Karena tak mungkin Nicholas menang dalam 1 vs 3.


Karena hari sudah sore, mereka berempat pun memutuskan untuk ke restoran yg sama untuk makan malam.


Apalagi perjalanan nya cukup jauh untuk sampai ke restoran tersebut.


Setelah beberapa jam, mereka berempat pu sampai di restoran dengan dua mobil. Karena sebelumnya pergi dengan sendiri-sendiri, jadi mereka memutuskan untuk seperti semula.


Mereka pun di sambut hangat oleh pelayan. Karena mereka ini termasuk tamu penting di restoran ini.


Mereka berempat pun memesan makanan yg di inginkan.


Pelayan pun mencatat semua makanan yg di sebutkan tamu nya.


Setelah beberapa menit, pelayan pun membawa nampan makanan. Tampak semua makanan yg di pesan di bawa oleh pelayan.


Mereka pun memulai makan dengan berdoa terlebih dahulu. Setelah selesai berdoa, mereka pun memulai acara makan mereka berempat.


Dua pasangan ini makan dengan saling menyuapi satu sama lain pada pasangan nya. Membuat terkadang para tamu yg lain iri dengan keromantisan nya.


Jadi di antara mereka berempat ini tak ada yg menjadi nyamuk. Justru para tamu dan pelayan yg lain menjadi nyamuk di antara keromantisan.


Setelah selesai dengan acara makan mereka, mereka pun pulang.


Nicholas mengantar Bella dulu. Begitu juga dengan Nathan. Nathan juga mengantar Maya pulang terlebih dahulu.


Setelah selesai mengantarkan pasangan mereka masing-masing, barulah Nicholas dan juga Nathan pulang ke rumah nya..


Kencan pun berakhir!!!


...~π‘©π’†π’“π’”π’‚π’Žπ’ƒπ’–π’π’ˆ~...


Hai kakak-kakak reader's semuanya..


Jangan lupa like nya yaa..


Terima kasih atas dukungan nya semuanyaa..


Salam sehat untuk kita semua.

__ADS_1


πŸ™πŸ»πŸ’ž


__ADS_2