
...~๐ท๐ฐ๐ฟ๐ฟ๐ ๐๐ด๐ฐ๐ณ๐ธ๐ฝ๐ถ~...
Nico pun membaca satu per satu makanan. Dan dilihatnya lah total semuanya. Nico yg melihat total makanan semua pun segera mengambil dompet miliknya yg berada di saku celananya.
Dirinya pun mengambil dan mengeluarkan dompet tersebut dari sakunya. Ia pun mulai mencari black card miliknya di dompet miliknya tersebut. Setelah menemukannya, Nico pun memberikannya kepada pelayan tersebut. Pelayan tersebut pun kembali untuk mengosok black card tersebut untuk memastikan dan Nico membayar dengan black cardnya. Karena pelayan itu masih baru dan tidak terlalu mengenal yg namanya black card, jadi dirinya meminta bantuan temannya.
Balik lagi dengan Nico dan juga Dira.
โBagaimana, Dira? Apa jawaban kamu? Aku akan menerima apapun jawaban dari kamu, Dira.โ tanya Nico kepada Dira.
โAku...... Aku mau!โ jawab Dira gugup.
โA.. apa?โ ucap Nico terkejut.
โAku mau menikah denganmu!โ ulang Dira. Dira mengira jika Naufal tidak mendengar jelas suaranya tadi.
Nico pun tanpa aba-aba langsung memeluk Dira. Dira yg mendapat respon tersebut pun terkejut.
Pelayan tadi yg sudah selesai menggosokkan black card ๐ณ berkat bantuan temannya pun menghampiri mereka. Namun, dirinya malah mendapat tontonan romantis secara gratis.
โAstaga.. untung saja aku sudah menikah!โ gumam pelayan tadi tersebut sambil memegang black card milik Nico.
Pelayan tersebut pun menghampiri Nico dan juga Dira yg sedang berpelukan.
โMaaf sebelumnya. Ini black card milik anda, Tuan.โ ucap Pelayan tersebut.
Nico dan juga Dira yg mendengar suara pelayan tadi pun langsung melepaskan pelukannya. Nico pun segera mengambil black card miliknya dan menyimpan kembali di dompetnya yg terlihat kosong padahal di dalam dompet tersebut terisi banyak black card, tidak ada uang cash sama sekali. Mungkin orang akan berpikir terlebih dahulu jika ingin mencuri dompet milik Nico.
.
Dompet milik Nico terlihat kempes. Tidak terlihat ada satupun kartu yg ada di dalam dompetnya. Banyak orang yg merasa rugi karena tidak melihat isinya terlebih dahulu.
โIya, tidak apa kok.โ jawab Dira.
โApa Tuan dan Nona sudah menikah?โ tanya pelayan tersebut memberanikan diri untuk menanyakan pertanyaan seperti itu kepada Nico dan juga Dira. Ia takut jika kedua orang tersebut belum menikah dan melakukan hal aneh di restoran ini saking enaknya.
โBelum, tapi akan segera menikah nanti.โ jawab Nico dan Dira secara kompak.
__ADS_1
โOohh.. ternyata belum nikah toh, saya pikir tadi sudah. Tolong jangan berbuat lebih ya. Dan jangan lupa kalau mau nikah kasih undangannya ke saya biar nanti saya dan istri saya serta anak saya datang ke acara Tuan dan Nona.โ ujar pelayan tersebut dengan bercanda.
โIya, pak. Nanti kalau udah nikah, undangannya nanti bakalan dikirim ke restoran ini khusus untuk bapak.โ sahut Nico yg mengira jika ucapan pelayan tersebut beneran.
โAh.. tidak usah, Tuan. Saya tadi hanya bercanda.โ tolak pelayan tersebut sembari tertawa karena Nico menganggap ucapannya serius.
โTidak apa kok, pak.โ ucap Nico.
โBaiklah.. baiklah.โ ucap pelayan tersebut.
Nico dan juga Dira pun akhirnya pulang ke rumah. Nico mengantarkan Dira ke rumah Dira.
Dira Anna dan kakaknya Dina Maharani tinggal satu rumah. Orangtua mereka juga tinggal bersama. Jadi, tempat kerja jauh bukan masalah bagi mereka, asalkan masih bisa tinggal bersama. Kecuali jika kerja sampai ke luar kota, mungkin mereka lebih memilih untuk menolaknya daripada tinggal sendirian.
Meski orangtua mereka tetap mendukung kemana pun mereka kerja asalkan tidak kerja aneh-aneh, namun mereka tetap bersikukuh dengan keputusan mereka masing-masing.
Sebagai orangtua, mereka pun hanya menyetujui apapun keputusan anak mereka yg sudah dibuat oleh anak mereka.
Perjalanan yg cukup jauh untuk sampai ke rumah Dira membuat Nico sedikit melakukan kecepatan mobilnya.
Hingga tidak terasa satu jam setengah, mereka baru sampai.
Nico tidur di kamar ruang tamu bersama Naufal. Sedangkan Dira dan Dina tidur di kamar mereka masing-masing.
Sebelumnya, kamar ruang tamu sering dibersihkan karena takut jika tiba-tiba ada tamu yg ingin menginap.
Dan ternyata usaha mereka membersihkan ruang kamar tamu tidak sia-sia. Buktinya Nico dan juga Naufal tiba-tiba menginap di sana.
Ibaratnya siapkan payung sebelum hujan. Atau mencegah sebelum terjadi.
Mereka semua pun tidur dengan sangat nyenyak.
Orangtua Dira ataupun Dina pun juga baru mengetahui jika Nico dan Naufal adalah orang kalangan atas. Mereka berdua tidak enak karena orang kalangan atas menginap di rumah mereka yg tidak seperti rumah megah ataupun istana walaupun hanya menginap semalaman.
โโโ
Esok harinya pun tiba.
__ADS_1
Nico dan juga Naufal pun bangun pagi-pagi. Tidak lupa dengan rutinitas setiap pagi mereka. Setelah bangun tidur, mereka berdua biasanya akan pergi jogging pagi.
Sedangkan Dira dan Dina langsung pergi mandi. Rutinitas wanita dan pria berbeda.
Setelah selesai jogging, barulah Nico dan juga Naufal pergi mandi. Itupun jika Dira dan Dina sudah selesai mandi. Itu dikarenakan kamar mandi di rumah ini hanya ada dua. Jadi, ketika ingin mandi maka harus bergiliran satu per satu.
Apalagi Dira dan Dina jika mandi pasti akan lama sekali di kamar mandi. Nico dan Naufal tidak tahu apa yg biasanya dilakukan oleh wanita di kamar mandi hingga selama itu.
Setelah lamanya menunggu hampir sejam, Dira dan Dina pun akhirnya keluar secara bersamaan walah berbeda tempat.
โโโ
Sementara di tempat lain.
Tempat ini seperti rumah pada umumnya, hanya saja interior rumah ini berwarna hitam membuat beberapa tamu ketika datang ke rumah ini seperti ada suasana horor.
โMaafkan aku, Alice. Maafkan aku karena aku lupa dengan perjanjian kita saat itu. Aku akan merebut hatimu kembali! Aku tidak mau kamu dimiliki oleh orang lain! Aku tak mau! Aku akan mencari cara untuk mengagalkan pernikahan kamu dengan pria itu!โ ucap pria tersebut sembari tersenyum licik.
Pria tersebut pun memanggil beberapa teman pria nya yg terobsesi dengan Alea, Alberta, Dina, dan Dira.
Pria tersebut juga memanggil beberapa teman wanita nya yg terobsesi dengan Alberto, Arkana, Naufal, Nico, dan Edward.
Mereka semua pun merencanakan sesuatu untuk mengagalkan pesta pernikahan anak keluarga kalangan atas tersebut yg sengaja dirayakan secara bersamaan.
Misi kali ini melibatkan banyak orang.
...๐๐พ ๐ฑ๐ด ๐ฒ๐พ๐ฝ๐๐ธ๐ฝ๐๐ด๐ณ......
Yes.... akhirnya Dina nya nerima! eh kok Dina, Dira!
Bentar lagi bakalan end ya, mungkin satu bab lagi baru end karena akan menceritakan pernikahan Alice & Edward, Alberta & Alberto, Dira & Nico, Dina & Naufal, dan Alea & Arkana.
Dan bakalan ada konflik yg bikin greget saat pernikahan mereka semua.
Ditunggu ya ..
Jangan lupa dukungannya yaa!
__ADS_1
Thank's All. ๐๐ป๐