
...~π―ππππ πΉπππ πππ~...
πΈπΈπΈ
Sementara di 1 pasangan pengantin ini yg tak lain adalah Bella dan juga Nicholas.
"Honey." panggil Bella.
"Kenapa, sayang?" tanya Nicholas pada Bella
Panggilan sayang dari Nicholas membuat Bella tersipu malu.
"Em.. kata para tamu kita, kita ini pasangan yang sangat serasi." jawab Bella.
"Lalu?" tanya Nicholas pada Bella.
"Apa benar jika kita ini pasangan yang serasi?" jawab Bella sekaligus tanya Bella.
"Tentu saja. Memang nya kenapa, sayang?" jawab Nicholas sekaligus tanya Nicholas pada Bella.
"Em... aku hanya merasa jika aku tidak pantas untuk mu." jawab Bella.
"Kenapa tidak pantas? Siapa yang bilang?" tanya Nicholas.
"Tidak ada. Hanya aku. Aku hanya merasa begitu." jawab Bella.
"Justru kamu itu sangat pantas untuk ku. Kamu telah membuat ku jatuh cinta dengan mu tanpa menggunakan cara kotor seperti wanita di luaran sana!" ucap Nicholas.
"Jadi maksud kamu, banyak wanita di luaran sana yang menggoda mu dengan cara kotor?" tanya Bella.
"Ya. Bahkan dulu juga ada yang mencampurkan obat perangsang di dalam minuman ku." jawab Nicholas jujur.
"Lalu? Apa kamu meminum nya juga? Dan kamu tidur bersama nya?" tanya Bella dengan nada sedikit khawatir.
"Tidak, sayang. Aku sudah di ajarkan mama ku apa beda nya air biasa dan juga air yang di campurkan obat." jawab Nicholas.
"Kamu tidak berbohong, kan?" tanya Bella.
"Tentu saja tidak, sayang." jawab Nicholas.
"Terima kasih, honey." ucap Bella lalu sontak memeluk Nicholas.
"Sama-sama, sayang." jawab Nicholas lalu membalas pelukan hangat dari Bella.
Hal itu pun menjadi pusat perhatian tamu. Di mana banyak tamu yg belum memiliki pasangan maupun pacar iri dengan keromantisan pasangan pengantin pertama ini.
Padahal cuma pelukan lohπ ..
Mereka berdua pun melerai pelukan nya. Dan di berikan tepuk tangan oleh para tamu.
"Jangan pelukan terus loh. Nanti jadi gak sabar kalian berdua buat malam pengantin nya." goda kak Eca.
"Kak Eca yang gak sabar apa bagaimana?" tanya Nicholas.
Kak Eca pun hanya menggaruk kepala nya yg tidak gatal.
"Kak Eca sudah punya pacar?" tanya Bella pada kak Eca.
"Sudah. Nanti bentar lagi dia datang." jawab kak Eca jujur.
"Ohh.. jadi enggak sabar nunggu kak Eca dan pacar nya nikah. Haha.." ucap Bella terkekeh lalu tertawa tidak jelas.
"Belum tentu. Ini masih mau lihat dulu cocok apa tidak." jawab kak Eca.
"Ya sudah, kak. Bella harap semoga cocok yaa." ucap Bella.
"Ya, Bell. Kalau begitu, kak Eca mau ke tempat pacar kak dulu. Kata nya sih sudah datang." jawab Kak Eca.
"Ya, kak." ucap Bella.
Kak Eca pun pergi untuk menghampiri sang pacar.
"Kamu sudah pernah ketemu dengan pacar kakak kamu?" tanya Nicholas.
"Belum sih, kak. Tapi aku harap pacar kak Eca itu sih baik. Enggak yang aneh gitu." jawab Bella jujur.
"Ya sudah." ucap Nicholas.
__ADS_1
πΈπΈπΈ
Sementara di Maya..
Maya pun di rias oleh penata rias.
"Sungguh cantik sekali anak mama." ucap Mama nya Maya ketika melihat Maya sudah selesai di rias.
"Ya, nona sangat cantik hari ini. Apalagi kalau di rias, ini cuma sedikit doang loh. Tapi sangat cantik di wajah nona." puji penata rias membenarkan ucapan mama nya Maya sekaligus bangga dengan hasil nya sendiri.
"Terima kasih, Ma, Mbak." ucap Maya.
"Sama-sama." ucap Penata Rias dan juga Mama nya Maya.
"Ayo!" ucap Mama nya Maya.
"Eh.. iya, Ma." jawab Maya.
Mereka berdua pun turun bersamaan.
Sorotan cahaya pun mengarah ke mereka berdua.
"Ini pasangan yang kedua kan?" tanya para tamu.
"Iya kayaknya." jawab teman nya.
"Mungkin." jawab teman nya yg lain.
"Emang iya." jawab teman nya yg lain nya.
πΈπΈπΈ
Sementara di Nathan..
Nathan sudah selesai untuk di rias.
Nathan pun turun dengan di dampingi kedua orang tua nya.
Sorotan cahaya putih pun mengarah ke Nathan.
"Uhh.. jiwa jomblo ku meronta-ronta ketika melihat cowok ganteng alias cogan." ucap tamu.
"Tidak mudah." jawab tamu.
"Iya tuh, tidak mudah loh. Apalagi kalau mau cari pacar yang ganteng." ucap teman nya yg lain.
"Emang iya sih." ucap teman nya.
"Kenyataan nya." tambah teman nya yg lain nya.
πΈπΈπΈ
Sementara di pasangan yg kedua ini..
Pasangan kedua ini yg tak lain adalah? Tentu saja Maya dan juga Nathan..
"Kak." panggil Maya pelan.
"Kenapa, May?" tanya Nathan.
"Aku ingin bertanya." jawab Maya.
"Tanya apa?" tanya Nathan.
"Em.." jawab Maya ragu.
"Tanya saja, gpp." ucap Nathan.
"Em... kalau menikah dengan orang kaya." ucap Maya.
"Lalu?" tanya Nathan.
"Lalu.." ucap Maya terhenti sejenak.
πΈπΈπΈ
Sementara di pasangan pertama yg tak lain adalah..
__ADS_1
Tentu saja Nicholas dan juga Bella.
Nicholas dan juga Bella sedang menceritakan kehidupan masing-masing. Dengan demikian, para tamu tak bisa mendengar nya.
Bagaimana bisa?
Karena mereka berdua ini bercerita dengan suara pelan.
Jadi yg dapat mendengar nya mungkin hanya Nicholas dan juga Bella.
"Jadi papa kamu meninggal pas kamu berusia 15 tahun?" tanya Nicholas.
"Ya." jawab Bella.
"Yang sabar ya. Lagi pula sekarang kamu sudah mempunyai papa mertua. Kamu bisa menganggap papa ku menjadi papa kamu juga." ucap Nicholas.
"Ya, Terima kasih." ucap Bella terharu.
"Sama-sama." jawab Nicholas.
"Lalu?" tanya Bella pada Nicholas.
"Lalu apa?" jawab Nicholas sekaligus tanya Nicholas pada Bella.
"Emm... maksud ku.. lalu pertanyaan apa lagi yang ingin kamu tanya kan?" jawab Bella sekaligus tanya Bella pada Nicholas.
"Ohh." jawab Nicholas lalu terhenti sejenak.
"Kakak kamu. Maksud ku kak Eca, usia nya berapa?" tanya Nicholas setelah ia terhenti sejenak.
"Kak Eca?" jawab Bella sekaligus tanya Bella pada Nicholas.
"Ya." jawab Nicholas.
"Kak Eca.. mungkin sudah usia 28 tahun." ucap Bella.
"Oh." jawab Nicholas.
"Lalu? Apa kamu tidak menanyakan usia ku?" tanya Bella.
"Aku sudah tahu." jawab Nicholas.
"Kalau sudah tahu.." ucap Bella terhenti.
"Berapa usia ku?" tanya Bella.
"Usia kamu.. 23 tahun!" jawab Nicholas.
"Bagaimana? Apa kah benar?" tanya Nicholas.
πΈπΈπΈ
"Apakah akan mempunyai banyak musuh tentu nya?" tanya Maya.
"Tentu saja. Tapi kamu tidak perlu khawatir." jawab Nathan lalu berhenti sejenak.
"Tidak usah khawatir?" tanya Maya.
"Ya." jawab Nathan.
"Karena aku akan menempatkan di sisi kamu ada pengawal nantinya." ucap Nathan.
"Terima kasih, kak." ucap Maya terharu.
"Sama-sama." jawab Nathan.
Mereka pun melanjutkan pembicaraan. Terlihat tidak serius sama sekali. Dan itu di anggap seperti sedang menggoda. Para Tamu yg masih belum mempunyai pasangan atau pun pacar alias kekasih pun iri.
Padahal hanya berbincang loh?
Iri??
...~π©πππππππππ~...
Ini baru satu yaa kakak-kakak reader's semuanyaa..
Author usahakan satu lagi..
__ADS_1
Di tunggu yaa..
Terima kasih.