
...~π―ππππ πΉπππ πππ~...
Hingga akhirnya orang yg di tunggu-tunggu juga datang.
Siapa lagi jika bukan Alvaro? Sang suami Alena.
"Sayang." panggil Alvaro ke Alena.
"Kenapa, honey?" tanya Alena pada Alvaro.
"Ini acara apaan?" jawab Alvaro sekaligus tanya Alvaro pada Alena.
"Selamat ulang tahun ya, honey." jawab Alena sambil memberikan kotak kado pada Alvaro.
"Terima kasih, sayang. Ini kado untuk aku ya?" tanya Alvaro pada Alena.
"Iya." jawab Alena.
"Terima kasih ya, sayang. Jadi gak sabar buka." ucap Alvaro.
Lelah habis pekerjaan nya tadi pun tiba-tiba saja hilang ketika sang istri memberika sebuah kado dan kejutan meriah seperti ini.
"Honey, kalau mau buka jangan di sini." pinta Alena pada Alvaro.
"Terus, di mana??" tanya Alvaro tidak sabar pada Alena...
"Di panggung sana, sayang." jawab Alena sambil menunjuk panggung yg ada mic nya juga.
"Di sana?" tanya Alvaro menunjuk panggung yg lain.
"Bukan. Yang di sana." jawab Alena sambil menunjuk ke arah panggung yg lumayan besar.
Bukan lumayan lagi, Tapi benar-benar besar.
Semua tamu pun bisa naik ke atas panggung tersebut.
"Di sana?" tanya Alvaro pada Alena sambil menunjuk panggung yg besar.
"Iya, honey. Buruan yaa." jawab Alena.
__ADS_1
"Iya." jawab Alvaro lalu menuju ke panggung besar.
Semua tamu pun menunggu apa hadiah yg di berikan Sang istri untuk sang suami?
Setelah puluhan langkah, Alvaro pun sampai di panggung besar.
"Apa kalian penasaran dengan kado ini?" tanya Alvaro pada semua tamu sambil memperlihatkan kado yg di pegang nya.
"Penasaran bangett!!" sahut para tamu dengan tidak sabar.
Sedangkan Alena duduk di paling pertama dengan di tengah antara kedua mertua nya dan juga kedua orang tua nya. Sedangkan Kak Alana, Kak Raja, dan kak Alina berasa di belakang Alena.
"Sama, saya juga." jawab Alvaro yg membuat para tamu tertawa.
"Baiklah. Kita tak perlu berlama-lama. Saya hitung ya. 1.. 2... 3....!!" ucap Alvaro lalu membuka kado nya di hitungan yg ke tiga.
"Sayang, apa ini benar?? Kamu hamil???" tanya Alvaro ketika melihat testpack yg bergaris dua.
Alena pun hanya mengangguk lalu naik ke panggung.
Sontak Alvaro langsung memeluk Alena tanpa aba-aba.
Alvaro mencium wajah Alena.
Hal itu pun di manfaatkan para tamu untuk berfoto.
"Aaa... so sweetttt!!" ucap para tamu.
Mereka berdua pun turun dari panggung besar tersebut.
Banyak para tamu yg memposting foto tadi.
Β
(Gambar di mana Alvaro mencium Alena di panggung).
Aaaa.. so sweet banget kedua idola ku. Jiwa jomblo ku meronta-ronta. Ada yang ingin berpacaran dengan ku agar jiwa jomblo ku tak meronta-ronta lagi??
1999 suka.
__ADS_1
5 komentar.
'Wahh.. saya mau dong jadi pacar kamu.' β₯οΈ2
'Saya mau dong.' β₯οΈ1
'Saya mau dong. Baru putus tadi. Ayo kita pacaran!' β₯οΈ3
'Ayoo!!' β₯οΈ0
'Males ahh.. sudah punya pacar. Pacar ku sangat tidak memperbolehkan ku untuk bertemu dengan seorang pria. Kecuali kakak laki-laki dan Ayah ku.' β₯οΈ1
Balasan :
'Kasihan banget ya.'
Β
Itu lah komentar-komentar nya.
Dan ini postingan yg paling hot.
"Terima kasih banyak, sayang." ucap Alvaro pada Alena.
"Sama-sama. Honey.. kamu jangan katakan seperti itu, aku sangat bosen." jawab Alena.
"Baiklah." ucap Alvaro lalu mulai ******* bibir Alena.
Lama-lama Alena pun terbuai dengan permainan yg di mulai Alvaro.
...~π©πππππππππ~...
Sekian, sudah ya author up double.
Makasih yg sudah like.
Jangan lupa like lagi ya..
Terima kasih.
__ADS_1
ππ»π