Anak Kembar - Genius Sang CEO

Anak Kembar - Genius Sang CEO
Bab 49 : Hamil Secara Bersamaan {S2}


__ADS_3

Okey.. untuk di bab ini tidak lagi dengan Maya.


Author bakal campur antara Maya & Nathan dan juga Bella & Nicholas ya..


Maaf kalau tidak rata, karena author sendiri cukup bingung untuk rata-in nya.


Jadi.. maaf yaa..


Semangat membaca nya yaa..


...~π‘―π’‚π’‘π’‘π’š π‘Ήπ’†π’‚π’…π’Šπ’π’ˆ~...


Masih dengan Maya dan juga Nathan..


Di perjalanan, Maya tak henti nya melihat dan tersenyum melihat foto USG anak nya sehingga membuat Maya sedikit mencuekin Nathan.


Apalagi tadi Dokter Yana memprint nya beberapa lembar.


Jadi Maya bisa menyimpan beberapa lembar foto USG yg tersisa atau memberikan pada kakak ipar nya atau adik ipar nya yg menginginkan nya.


Nathan yg di cuekin pun hanya bisa sabar.


Setelah beberapa menit perjalanan, Nathan dan juga Maya pun sampai di rumah.


🌸🌸🌸


Sementara di Nicholas dan juga Bella..

__ADS_1


Mereka berdua kini sekarang ada di rumah sakit.


Siapa yg sakit? Tentu saja, Bella.


Karena saat di New York, Nicholas tidak sempat untuk membawa Bella ke rumah sakit.


Jadi karena kondisi Bella yg sudah membaik. Nicholas pun membawa Bella pulang kembali ke Indonesia.


Barulah besok nya Nicholas membawa Bella ke Rumah sakit untuk memeriksa.


Mereka kini sedang mengantri untuk di periksa dokter Tina.


Kenapa dokter nya beda? Karena Tidak mungkin kan harus sama? Dokter apa saja boleh.


Nicholas milih nya juga bukan main tentunya. Meskipun Dokter Yana lebih ke senior di dalam kedokteran, namun jika ingin dengan dokter Yana maka harus menunggu jadwal dokter Yana kosong.


Terlebih lagi Nicholas sangat melupakan satu hal penting kemarin. Yaitu mendaftarkan Bella ke jadwal dokter Yana.


Jadi nya Nicholas berencana mungkin lebih baik lain kali saja.


Mereka kini menunggu antrian. Antrian Dokter Tina dengan dokter Yana sangat berbeda. Karena jika menunggu antrian dokter Tina mungkin hanya sekitar 5 menit saja. Maka berbeda dengan dokter Yana.


Antrian dokter Yana sangat lah panjang. Tapi seiring waktu, mungkin bisa sekitar 20 menit atau yg artinya sepertiga jam.


Sedangkan antrian Dokter Tina bisa di sebut seper-dua-belas jam.


Makanya agar tidak menunggu lama, apalagi Nicholas yg tak sabar. Jadi Nicholas pun memilih dokter Tina saja.

__ADS_1


Tidak lama kemudian, antrian Bella pun di panggil dan di persilahkan masuk.


"Apa keluhan nya, Tuan?" tanya Dokter Tina pada Nathan.


"Keluhan nya saat di New York, istri saya muntah-muntah, tapi sekarang agak membaik." jawab Nicholas.


Dokter Tina pun memeriksa kondisi Bella. Ia seperti menemukan hal ganjal yg susah untuk di sebutkan nya. Berbeda dengan dokter Yana yg lebih mudah.


Dokter Tina pun memutuskan untuk mencoba melihat langsung dari monitor USG.


...~π‘©π’†π’“π’”π’‚π’Žπ’ƒπ’–π’π’ˆ~...


maaf yaa up nya cuma satu.


Padahal author kemarin janji nya double atau triple gitu.


Tapi author enggak bisa tepatin janji😰..


Maaf yaa..


Besok weekend, author bakal up double gitu yaa..


Jangan lupa like nya.


Terima kasih.


πŸ™πŸ»πŸ’ž

__ADS_1


__ADS_2