Anak Kembar - Genius Sang CEO

Anak Kembar - Genius Sang CEO
Bab 27


__ADS_3

...*οΌŠβœΏβ€~π‘―π’‚π’‘π’‘π’š π‘Ήπ’†π’‚π’…π’Šπ’π’ˆ~β€βœΏοΌŠ*...


"Maaf ya sekali lagi.." ucap Al.


"Hm.. iya iya.." ucap Joliana lalu menghabiskan air yg ada di gelas.


"Sudah minum nya?" tanya Al.


"Sudah, nih, aku mau istirahat dulu.." ucap Joliana lalu memberikan gelas tadi kepada Al.


Joliana pun memejamkan kedua mata nya. Tak terasa akhirnya setelah beberapa saat, Joliana pun tertidur.


"Joliana, hm.. seperti nya hidup mu sering menderita.. padahal kamu orang nya baik.. hanya saja kata kata mu yg terhadap pria terlalu tajam.. Mungkin kah kamu trauma gara gara hal 7 tahun yg lalu? Kalau iya.. tolong maaf kan diri ku.. aku akan menebus kesalahan ku di masa lalu!! Aku akan membuat diri mu jatuh cinta pada ku." ucap Al penuh tekad.


Al pun hanya duduk di ranjang samping Joliana. Al hanya menunggu malam hari untuk membangun kan Joliana.


"Aku harap teka teki yang ada di pikiran ku akan cepat selesai." gumam Al dalam hati.


🌸🌸🌸


Sementara di tempat Velly.. (adik tiri Joliana)


"Inna!! Bagaimana?? Apa kah berhasil??" tanya Velly.


"Tentu saja berhasil, oh yaa,, untung saja tadi aku sempat kabur dari kejaran polisi... seperti nya wanita itu telah melaporkan semua nya pada bos nya atau mungkin ke polisi.. untuk keselamatan nya aku kurang tahu." ucap Inna.


"Hebat,, bahkan kamu tidak di curigai bukan?? Tidak sia-sia kamu menggunakan identitas kembaran mu itu haha." ucap Velly sambil tertawa keras.


"Haha... tentu saja,, siapa dulu?? Inna!!" ucap Inna sambil ikut tertawa keras.


"Hahahaa... oh yaa kembaran mu masih di tempat nya bukan?" tanya Velly.


"Tentu saja,, bahkan aku sudah menyewa banyak orang untuk menjaga nya.. sudah pasti ia tak akan kabur lagi kali ini haha.. aku akan coba menelepon orang ku untuk bukti nya!" ucap Inna lalu menelepon orang suruhan nya.


Tutt tuttt...


"Halo bos!!?" ~orang suruhan Inna.


"Halo? Bagaimana apa wanita itu masih ada di sana?!!" ~Inna.


"Ten.. tentu saja masih ada bos!" ~orang suruhan Inna.


"Oh ya? Coba nanti tolong kirim kan video nya ya!" ~Inna.


"Baik bos!!" ~orang suruhan Inna.


Tutt tuttt...


Anda (Inna)


Β 


Apa kamu sudah mengirimkan video nya??


Β 


Dia (orang suruhan Inna)


Β 


Sudah bos.. lagi loading nih!!


Β 


Anda (Inna)


Β 

__ADS_1


Ok baiklah.. aku tunggu!!


Β 


Tak lama kemudian, video yg di kirim orang suruhan Inna pun sudah terkirim.


Video yg berisi Anna di ikat di kursi nya, kedua tangan nya di ikat ke belakang kursi dan kaki kanan nya di ikat ke kaki kursi kanan, sedangkan kaki kiri di ikat di kaki kursi kiri.


"Ini nih bukti nya Vel!" ucap Inna sambil menunjukkan video yg di kirim orang suruhan nya pada Velly.


"Ok!! Tolong jagain baik baik saudara kembar mu itu, jangan sampai ia lolos nanti nya!!" ucap Velly sambil melihat video yg di kirim orang suruhan nya Inna.


"Iya tentu saja!! Jangan lupa bayaran nya!!"


"Iya!! Ini sudah aku transfer 200 juta ke rekening kamu!!"


"Ok.. aku pergi dulu yaa!! Byee!"


"Ok lah.. bye."


Inna pun pamit untuk pergi dulu.


"Hahaha... kasihan sekali diri mu In, aku peralat diri mu hanya untuk 'JOLIANA' , hahaah...." ucap Velly setelah Inna pergi dari tempat nya.


"Bos, ini data yg di minta bos kemaren yg tentang si Joliana itu bos!" ucap anak buah Velly yg baru datang.


"Ok lah.. good, sudah aku transfer ya uang nya ke rekening kamu.. kamu boleh pergi sekarang!" ucap Velly.


"Baik bos.." ucap anak buah Velly lalu pergi.


Velly pun membuka data yg di kasih anak buah nya tadi.


Data tersebut berisi sebagai berikut...


Β 


Nama lengkap : Joliana Angel Pratama


Β 


"Eh? Bos!!" ucap anak buah Velly.


"Iya?"


"Ini loh bos!! Ternyata selama ini kita mau bunuh si Joliana itu ternyata beda orang bos!" ucap anak buah Velly.


"Loh? Kenapa bisa? Emang nya yang kalian mau bunuh itu Joliana yang mana?" ucap Velly panik.


"Joliana Callysta bos! Kami kira Joliana yang itu, ternyata yang bos mau bunuh Joliana Angel Pratama.. " ucap anak buah Velly.


"Whattt?!! Pantesan saja ia punya ilmu bela diri!! Ternyata beda oranggg!!! Ahhh..... kenapa kalian bisa salahhh!!!" pekik Velly marah.


"Maaf kan kami bos!" ucap anak buah Velly dengan kepala menunduk ke bawah tidak berani melihat Velly.


"Ahh.. baiklah terserah, oh ya... kita sekarang di kota B bukan?" tanya Velly.


"Iya bos.. dan si Joliana Callysta itu juga di sini bos.. sepertinya yang nama nya Joliana bukan cuma satu bos!" jawab anak buah Velly.


"Ok baiklah, kamu sekarang cari kan alamat nya Joliana Angel itu!! Karena data di sini masih di kota B, belum di ketahui alamat jelas nya di mana." ucap Velly.


"ok bos!" ucap anak buah Velly lalu pergi.


"Ah.. sial! Bisa bisa nya selama ini aku incar nya si Joliana Callysta itu!!" pekik Velly setelah anak buah Velly pergi.


Velly tidak tahu kalau sebenarnya Joliana Callysta itu adalah Joliana Angel Pratama.


Joliana sengaja bikin nama depan nya tetap Joliana. Dan untuk data nama lama nya ia sengaja bikin di tempat ia berada. Tetapi untuk alamat nya ia masih kunci karena takut akan keselamatan anak anak nya serta bibi juga. Walau bagaimana pun sekarang Joliana sudah menjadi ibu.

__ADS_1


🌸🌸🌸


Sementara di rumah sakit Alexander tempat Joliana di rawat..


Tak di sangka waktu berjalan cepat.. sekarang sudah sore dan hampir malam..


"Ahh.. tak terasa juga sudah mau malam, lebih baik aku pesan makanan dulu!! Oh ya,, kira kira Joliana itu suka makanan apa ya? Mau tanya tapi.. ego ku terlalu tinggi!! Ahh..." gumam Al pelan.


"Apa ku tanya sama anak anak nya saja ya? Tapi sayang nya anak anak nya sudah pulang!! Ah.. apa ku tanya saja ya pada nya?? Ah.. itu.. apa ku tanya saja ya para Eko?? Mungkin dia tahu makanan kesukaan nya Joliana? Ah mungkin lebih baik.. " ucap Al lalu menghubungi Eko.


Tutt.. tutttt...


"Halo Al? Ada apa?" ~Eko.


"Ini nih, aku mau tanya, makanan kesukaan nya Joliana apa ya?" ~Al.


"Ya hm.. aku sih kurang tahu.. emang nya mau buat apa?" ~Eko.


"Buat kasih dia makan lah! Masa kasih kamu makan sihh." ~Al.


"Hehee.. gak kok cuma bercanda saja.. jangan di masukkin ke dalam hati dong." ~Eko.


"Hm.. ya ya, kalau kamu kasih tahu." ~Al.


"Gini ya, Joliana itu kan chef di kantor.." ~Eko.


"Hmm..πŸ‘πŸ½" ~Al.


"Nah.. aku kan kalau jam makan siang selalu di kantin, gak kayak kamu di restoran.. tapi sih sekarang lumayan lah udah di kantin hehe.." ~Eko.


"Hm.. terus?" ~Al.


"Aku sih sering nya lihat dia kalau makan pasti lauk nya..." ~Eko.


"APA?" ~Al.


"Aishh, jangan di potong dulu dong Al, aku sering lihat nya dia kalau makan lauk nya itu...." ~Eko.


"APAA??" ~Al.


"Aishh... kalau begini terus ntar gak selesai selesai aku ngomong nya!!" ~Eko.


"Ya habis nya kamu ngomong nya lama banget sih, buruan ahh.." ~Al.


"Iya iya, tapi kamu nya jangan motong dulu dong, ok?" ~Eko.


"OK!!" ~Al.


"Lauk nya KENTANG GORENG dan PEMPEK GORENG!!!"


~Eko.


"Astaga, telinga aku bisa peka nih loh!!" ~Al.


"Hehe, biar dengar!" ~Eko.


"Tadi kentang goreng sama pempek goreng ya?" ~Al.


"Iyaa.." ~Eko.


"Ok deh.. makasih ya!" ~Al.


Tutt.. tutttt...


"Kentang goreng dan pempek goreng, hm.. ok deh langsung gass pesan!!" ucap Al lalu memesan makanan yg di sukai Joliana dan diri nya juga.


"Nah udah, tinggal kita tunggu datang sajaa.." ucap Al.

__ADS_1


...🌷~Bersambung~🌷...


...~See you:-🌷...


__ADS_2