Anak Kembar - Genius Sang CEO

Anak Kembar - Genius Sang CEO
Bab 67 : Pasrah, {S2} [ALENA II]


__ADS_3

Hai, selamat sore.


Kali ini author up nya sore ya, setelah beberapa hari up nya malam terus karena kesibukan author.πŸ’ž


Sehat selalu yaa buat kalian semua..


Salam sehat,


...~π‘―π’‚π’‘π’‘π’š π‘Ήπ’†π’‚π’…π’Šπ’π’ˆ~...


Alvaro masih bersyukur dalam hatinya karena sang anak yg lebih tepatnya masih calon anak, tidak meminta dia untuk membuatkan telur gulung untuk nya.


Setelah beberapa menit perjalanan, akhirnya mereka berdua pun sampai di rumah.


"Honey.." panggil Alena ke Alvaro.


"Ya, sayang." sahut Alvaro.


"Tolong buatkan telur gulung ya." pinta Alena.


"Apa??" seru Alvaro kaget, baru saja ia tadi bersyukur, dan ini?


Anak nya yg lebih tepatnya masih calon anak, sudah berhasil mengerjai nya? Baru saja di minta untuk dibelikan telur gulung, eh sekarang malah di suruh buat!!


Bagaimana bisa Alvaro membuat telur gulung?? Sedangkan nenggoreng telur saja, Alvaro tidak pernah. Anak nya benar-benar membuat nya harus pasrah. Alvaro tidak mau nanti jika anak nya cakep tapi ileran, mengingat soal perkataan tetangga sekitar nya. Alvaro yg mendengar mereka berbicara dengan serius membuat Alvaro percaya begitu saja.


Mungkinkah ia harus pasrah saja??


"Baiklah." jawab Alvaro pasrah.

__ADS_1


"Benarkah, honey??" tanya Alena pada Alvaro dengan serius dan juga wajah yg berseri-seri.


"Tentu. Aku mau ke dapur dulu, yaa!" jawab Alvaro.


"Ya sudah, Alena ikut ya." pinta Alena.


"Apaa??" tanya Alvaro tidak percaya.


Baru saja tadi ia ingin meminta Bi Sintia untuk membuatkan nya, tapi ini apa?? Seperti calon anak nya mengetahui apa rencana nya. Tentu saja, bagaimana tidak? Alvaro saja adalah ayah dari sang calon anak. Jadi tidak mungkin kan, sang calon anak terhormat tidak mengetahuinya?


"Alena mau nemenin." jawab Alena sekali lagi.


"Em.. baiklah, sayang. Aku mau tanya dulu sama Bi Sintia, apa telur nya masih ada." ujar Alvaro.


"Ada kok, honey. Tadi Alena lihat tadi pagi Bi Sintia ada pergi ke pasar, biasanya kan kalau Bi Sintia pergi ke pasar pasti ada beli telur." jawab Alena.


"Iya." jawab Alena.


"Baiklah, ayo!!" ajak Alvaro sambil menggandeng tangan Alena untuk menuju ke dapur.


Mereka berdua pun menuju ke dapur sambil bergandengan tangan. Bi Sintia terlihat bingung ketika melihat pemandangan tersebut.


Masalahnya Alvaro tidak pernah sama sekali ke dapur. Bahkan air putih saja ia minta pada Bi Sintia. Bi Sintia seperti merasa ia sedang berhalusinasi saja. Tapi tidak! Ini bukan halusinasi, tapi ini benar-benar nyata!!!


"Maaf, Tuan. Apa Tuan memerlukan sesuatu hingga pergi ke dapur?" tanya Bi Sintia memberanikan diri untuk bertanya pada Alvaro.


"Saya hanya ingin membuat telur gulung. Tolong siapkan telur nya ya, Bi." jawab Alvaro.


"Apa Tuan yakin untuk membuatnya sendiri? Mungkin lebih baik saya saja yang buat, Tuan." tawar Bi Sintia.

__ADS_1


"Tidak perlu, Bi. Saya saja yang buat. Tapi telurnya ada kan, Bi?" tanya Alvaro pada Bi Sintia.


"Ada kok, Tuan. Tadi pagi baru saja saya beli." jawab Bi Sintia lalu berjalan untuk menuju ke tempat keranjang yg berisi beberapa biji telur. Tidak bisa terlihat berapa banyak, mungkin jika diperkirakan ada sekitar 20 biji telur.


"Oh ya, Tuan. Apa perlu Bibi membantu??" tanya Bi Sintia sambil memberikan keranjang yg berisi sekitar 20 biji telur kepada Alvaro.


"Tidak perlu, Bi. Bibi hanya perlu untuk memberikan instruksi kepada saya mengenai membuatnya." jawab Alvaro.


"Baik, Tuan." ujar Bi Sintia.


Alvaro pun mulai melakukan dengan sesuai instruksi dari Bi Sintia.


Meskipun kadang telur nya tidak dipecahkan oleh Alvaro, tapi terlihat jika Alvaro sangat berusaha untuk membuatnya.


Dan walau kadang telur nya tumpah ke mana-mana, bahkan minyak yg di tuang saja tumpah hingga jatuh ke lantai.


Haduh.. dapur yg awalnya rapi dan bersih, kini menjadi berantakan dan juga kotor.


...~π‘©π’†π’“π’”π’‚π’Žπ’ƒπ’–π’π’ˆ~...


Hai, penasaran dengan kelanjutan soal telur gulungnya?? Tunggu sampai besok ya!


Di tempat author, author nulis nya pas sore. Tapi mungkin kalau di update baru selesai sampai magrib atau malam.


Jangan lupa like nya yaa..


Terima kasih.


πŸ™πŸ»πŸ’ž

__ADS_1


__ADS_2