Anak Kembar - Genius Sang CEO

Anak Kembar - Genius Sang CEO
BAB 41 : KEBAKARAN {~S3~}


__ADS_3

...~𝙷𝙰𝙿𝙿𝚈 𝚁𝙴𝙰𝙳𝙸𝙽𝙶~...


Dua hari kemudian.


Dua hari pun berlalu, saatnya rencana akan disiapkan oleh Raya, Dino, dan juga Vernando.


Vernando pun melakukan aksinya di ruangan Adrian.


“Bos!” panggil Vernando kepada bosnya yaitu Adrian.


“Vernando?” sahut Adrian.


“Apa kamu sudah dapat di negeri mana Raya dan juga Dino?” tanya Adrian kepada Vernando.


“Sudah, bos!” jawab Vernando.


“Jika saja aku tidak sedang bermain peran ku didepanmu, aku tidak akan sudi untuk memanggil mu dengan sebutan bos. Kamu sangat tidak layak dengan panggilan seperti itu!” batin Vernando.


“Di mana mereka berada?” tanya Adrian kepada Vernando.


“Mereka ada di Negara Y. Negara terbesar di dunia.” jawab Vernando berbohong.


“Tidak mungkin aku biarkan kau mengetahui keberadaan kakakku dan adikku.” batin Vernando sinis.


Ya, benar sekali! Vernando, Raya, dan juga Dino memang adalah kakak adik, namun, mereka adalah kembaran tanpa disadari.


Dino adalah kakak kembaran pertama, Vernando yg ke dua, dan si Raya yg terakhir. Namun, mereka memanggil nama mereka dengan satu sama lain agar rencana mereka yg sudah lama disepakati tidak gagal begitu saja.


“Negara Y?” ucap Adrian bingung.


“Iya, bos!” jawab Vernando.


“Baiklah! Kita segera langsung ke sana!” perintah Adrian kepada Vernando.


“Baik, bos! Saya pergi beli tiket terlebih dahulu!” ucap Vernando lalu berniat keluar dari ruangan, namun tiba - tiba ada kebakaran di ruangan Adrian.


“Stop, Vernando! Apa kau mau cari mati jika kau keluar dari sini?!” perintah Adrian.


“Tapi, bos! Jika kita tidak keluar, maka kita berdua akan mati di sini! Aku akan keluar untuk mencari bantuan segera!” bantah Vernando.


“Baiklah!” ucap Adrian lalu membiarkan Vernando pergi mencari bantuan.


“Astaga! Bagaimanan bisa ruangan aku kebakaran? Dan yang paling s * i * a * l nya adalah sinyal di sini hilang!” kesal Adrian.


“Jika aku berdiam lama - lama di sini, aku pun bisa mati konyol! Aku tidak mau mati dengan konyol! Terlebih lagi, kemarin baru saja aku menjual organ manusia! Aku bahkan belum mendapatkan hasilnya!” gerutu Adrian lalu mencari cara untuk keluar dari ruangan miliknya.


Adrian pun melihat v sekeliling nya untuk melihat apa ada cara lain untuk keluar dari ruangan tersebut. Namun, sayang sekali pintu yg ada satu - satunya di sana justru sudah kebakar! Dan tidak ada satupun jendela. Adrian pun mengutuk dirinya sendiri, karena tidak pernah membuat jendela di ruangannya dengan alasan tidak mau rencana apapun yg ia buat gagal karena diketahui seseorang.


Adrian pun tidak menyerah, Adrian mencoba membuka ponselnya. Dan beruntung ada sinyal meskipun lemah, tapi Adrian tetap menggunakan kesempatan tersebut dengan sebaik - baiknya.


Adrian pun mencari seseorang yg bisa ia hubungi. Adrian pun menghubungi Roy, sahabatnya yg selama ini membantunya.


Roy adalah tunangan Tiara, orang yg mengkhianati Alice dulu.


“Halo!” ucap Roy.


“Roy! Bisakah kau membantuku?” tanya Adrian kepada Roy.


“Bantu apa? Aku sedang bermain sekarang! Tidak bisakah nanti saja?” kesal Roy.

__ADS_1


“Tidak! Jika nanti, aku bisa mati konyol!” Adrian kesal pada sahabatnya yg masih asik dengan permainannya.


“Maksudmu?” ucap Roy tak paham.


“Aku terjebak di dalam ruangan ku, sekarang sedang ada kebakaran di ruangan ku!” sahut Adrian.


“Apa? Apa kau tidak bisa lari lewat jendela?” tanya Roy lalu menghentikan permainan yg ia lakukan bersama pasangannya di ranjang, ia tak peduli jika wanitanya marah dengannya, yg penting ia tidak mau kehilangan sahabatnya.


“Tidak! Apa kau lupa jika aku sama sekali tidak mempunyai jendela di ruangan ku!” kesal Adrian.


“Ah,. ya kau benar! Aku melupakan hal tersebut! Apa kau bisa lari melewati atap?” tanya Roy serius.


“Atap?”


“Ya! Di ruangan mu bukankah ada atap yang bisa langsung ke atas markas mu?” sahut Roy.


“Ahh.. ya kau benar! Sebentar, aku akan mencobanya!” Dengan semangat, Adrian mencoba lari melalui atap nya.


“Ya! Semoga berhasil!” ucap Roy memberikan semangat kepada sahabatnya.


Namun, bukannya Adrian berhasil, justru Adrian yg memanjat dinding yg hampir ke atas atap malah jatuh ke lantai yg sudah terbakar.


“Aaaaaa!!!” teriak Adrian lalu ponselnya pun ikut kebakar dikarenakan tangannya terbakar.


“Adrian! Apa yang terjadi?” ucap Roy, namun telpon langsung mati karena ponsel Adrian sudah terbakar.


Roy pun segera memakai pakaian nya lalu Roy pergi ke markas sahabatnya itu. Roy sama sekali tidak mempedulikan wanitanya yg bernama Tiara.


“Apa begini rasanya ketika dicampakkan? Baiklah, maafkan aku Alice karena telah merebut pasanganmu, padahal aku sendiri tahu jika Roy adalah milikmu. Aku bahkan sudah mendengar jika kau akan menikah dengan pria lain, semoga kau berbahagia dengannya Alice! Maafkan kesalahan aku selama ini! Aku akan pergi dari sini dan bertemu denganmu saat di pernikahanmu nanti untuk terakhir kalinya! Aku tidak mau lagi menjadi wanita malam! Maafkan aku ibu, aku telah mengecewakan mu!” batin Tiara lalu memakai pakaian nya yg berserakan.


“Maaf.... maafkan aku, Alice.” ucap Tiara pelan sambil menatap dirinya di depan cermin.


Tiara pun pergi dari hotel tersebut. Ia tidak tahu tujuannya pergi ke mana.


⚘⚘⚘


Sementara di Raya, Dino, dan juga Vernando.


Vernando justru pergi ke negara X untuk menemui kakaknya dan adiknya.


“Bagaimana, Nando?” tanya Dino kepada adiknya Vernando.


“Rencana berhasil!” jawab Vernando.


Vernando hanya butuh 1 jam perjalanan untuk menuju ke negara ini.


“Akhirnya hidup kita bahagia juga setelah ini.” celetuk Raya.


“Tidak! Kita bahkan belum menemukan orang yang selama ini mendukung nya!” ucap Dino.


“Ah,. benar juga. Pasti orang tersebut adalah sahabat dia.” tebak Vernando.


“Sahabatnya?” ucap Raya dan Dino bingung dengan ucapan Vernando.


“Kak Dino, apa kau lupa? Selama kita bekerja dengan dia, bukankah dia pernah mengatakan sesuatu kepada kita?” celetuk Vernando.


“Yang mana?” bingung Dino.


Sedangkan Raya hanya menyimak percakapan Dino dan juga Vernando. Ia bingung dengan maksud dari ucapan Vernando.

__ADS_1


“Baiklah.. akan aku jelaskan.” ucap Vernando.


Vernando pun mulai menjelaskan kejadian saat itu kepada kakaknya dan juga adiknya serta para readers yg masih penasaran.


Flashback on. ⚘


Pada saat itu, Vernando, Dino, dan juga Adrian sedang berjalan menuju ke markas persenjataan milik Adrian.


“Nando, Dino.” panggil Adrian kepada dua bawahannya.


“Iya, bos.” sahut Dino dan juga Vernando.


“Kita hari ini akan bertemu dengan sahabatku.” terang Adrian.


“Hah? Kok mendadak sekali, bos?” ucap Vernando.


“Iya. Dia juga datang nya secara mendadak. Dan saya tahu kalau kalian berdua belum pernah sama sekali menemui dirinya, bukan?” tanya Adrian.


“Iya, bos.” jawab Vernando.


“Baiklah. Kali ini kalian akan bertemu dengan sahabatku, saya harap kalian berdua jangan pernah khianati diriku. Karena jika kalian berdua mengkhianati ku, maka yang akan membalasnya adalah dia.” ucap Adrian sambil menunjuk sahabatnya Roy.


Dino dan juga Vernando pun mengangguk paham. Mereka berdua pun melihat wajah sahabat atasan mereka yg bernama Roy.


Mereka pun bersalaman. Dan mereka pun berbincang.


Flashback off. ⚘


“Astaga! Aku jadi keinget sama yang dikatakan dia saat itu.” ucap Dino.


“Ya, kak. Sahabatnya itu bernama Roy.” ucap Vernando.


“Seandainya jika dia tidak berbuat seperti itu, mungkin kita berdua akan tetap setia dengannya.” ucap Dino.


“Ya, kau benar! Tapi itu hanya seandainya, waktu sudah lewat.” ucap Raya.


“Lalu, bagaimana cara kita menemukan sahabatnya itu?” tanya Dino bingung.


“Aku juga tidak tahu.” ucap Vernando. Entah mengapa tiba-tiba Vernando merasa menjadi bodoh.


“Bagaimana dengan rencana ku ini?” tanya Raya lalu menjelaskan rencananya kepada Dino dan juga Vernando.


“Ide bagus!” ucap Dino dan juga Vernando.


Mereka pun membagi tugas mereka seperti rencana awal.


Setelah selesai, mereka pun pergi.


...𝚃𝙾 𝙱𝙴 𝙲𝙾𝙽𝚃𝙸𝙽𝚄𝙴𝙳... ...


beberapa bab lagi, novel ini akan tamat.


Maaf klau menurut kalian jka konflik kali ini terasa berat.


Author sendiri pun tidak tahu mengapa bisa menjadi berat gitu, padahal niat Author maunya yg ringan saja konfliknya.


Tapi karena sudah terlanjur, ya sudahlah..


Jangan lupa dukungannya ya buat Author.

__ADS_1


Thank's All, 🙏🏻💞


__ADS_2