
...~π―ππππ πΉπππ πππ~...
"Sayang.. kamu lagi memikirkan apaan?" tanya Al pada Ayu.
"Aku.. aku cuma mengingat saat aku melahirkan dulu." jawab Ayu.
"Maafkan aku sayang.. aku dulu tidak menemani mu untuk melahirkan.. tapi aku janji nanti kamu melahirkan lagi.. aku akan menemani mu." ucap Al tersenyum.
Ayu yg mendengar itu pun senang.
πΈπΈπΈ
Tidak terasa kandungan Ayu sudah 8 bulan.
Setiap apa pun yg di inginkan Ayu, pasti di kabulkan oleh Al.
Ayu terkadang tengah malam mengidamkan bakso pedas, rujak, nasi goreng buatan Al sendiri, dll.
Yg pastinya makanan nya sangat langka di kota ini.
Ketika Al membuat nasi goreng untuk Ayu.
"Honey.. aku ingin nasi goreng buatan kamu dong." ucap Ayu.
"Buatan aku? Tapi.. tapi aku tidak bisa masak." tolak Al.
"Tapi anak kita mau nya masakan buatan kamu honey!" ucap Ayu manja.
"Hm, oke." ucap Al.
Al pun membuat nasi goreng dengan resep dan juga bantuan dari pelayan. Tapi hanya bumbu yg di bantu pelayan. Untuk yg masak adalah Al itu pun atas permintaan Ayu.
Setelah beberapa menit, Al pun selesai masak.
"Sayang.. ini sudah siap." ucap Al.
"Wahh makasih ya honey!" ucap Ayu lalu memakan nasi goreng nya.
"Enak." ucap Ayu.
Al yg penasaran dengan rasa nya pun mencicipi sedikit. Tapi baru saja ia makan, ia pun segera meminum air karena rasa nya asin sekali.
"Sayang.. kamu gak usah makan ini ya. Asin banget loh!" ucap Al.
"Enggak, aku mau makan!" ucap Ayu lalu menghabiskan nasi goreng buatan Al.
"Sayang, apa ini faktor dari kehamilan mu?" gumam Al.
Setelah Ayu selesai makan, piring pun di cuci pelayan.
πΈπΈπΈ
Tidak terasa sekarang kandungan Ayu sudah 9 bulan.
"Sayang.. mulai hari ini aku enggak usah ke kantor ya! Aku kerja nya dari rumah saja, kecuali kalau ada hal penting." ucap Al.
"Loh kenapa?" tanya Ayu.
"Kan kandungan kamu sudah 9 bulan sayang.. kalau aku ke kantor terus kamu mau melahirkan gimana?" jawab Al.
"Gak usah.. aku pernah mimpi ada nenek yang bilang kalau aku bakal melahirkan pas kandungan aku sudah 10 bulan." ucap Ayu.
"Tapi kan itu belum tentu sayang." ucap Al.
"Gak, kamu masuk kerja saja." ucap Ayu.
"Hm, iya-iya. Tapi kamu gak usah antarkan bekal ke kantor ya." ucap Al.
"Oke, tapi dari rumah kamu bawa bekal dulu." ucap Ayu.
__ADS_1
"Hm.. oke deh." ucap Al.
Ayu pun menyiapkan bekal untuk Al. Setelah itu, ia pun memberikan kotak bekal pada Al.
"Hati-hati ya honey!" ucap Ayu.
"Iya sayang." ucap Al.
Al pun pamit pergi ke kantor.
πΈπΈπΈ
Di rumah..
"Apa? Kok bisa ada yang menyamar jadi saya??" tanya Ayu di ujung telpon.
"....... ......... ." ucap seseorang.
"Coba kamu kirimkan foto orang tersebut pada saya. Karena saya juga ada kembaran. Siapa tahu itu kembaran saya." pinta Ayu.
"..... ...... ." ucap seseorang.
"Baiklah. Terima kasih." ucap Ayu.
Tut..
Orang itu pun mengirimkan foto yg ia dapat ke Ayu.
"Ini bukan Novi." gumam Ayu.
Β
Seseorang
(send picture)
^^^Anda^^^
Seseorang
Saya menfotonya sendiri.
^^^Anda^^^
^^^Oh, itu Anda menfotonya di mana? Apa ada yg mencurigakan?^^^
Seseorang
Ini ada di mall Y. Mall terbesar di kota ini. Hal yg mencurigakan adalah perut nya tidak sebesar nona. Dan aneh nya juga wajah nya tak sehitam tangan nya. Dan gaya fashion nya juga terlalu aneh. Terlalu seksi.
^^^Anda^^^
^^^Baiklah. Tolong kamu terus awasi ia kemana ia pergi. Jangan sampai membuat ia curiga.^^^
Seseorang
Baik nona.
Β
"Aneh. Novi tidak pernah menggunakan baju seksi. Ini hal yang mencurigakan." gumam Ayu.
"Nona, apa ada yang ingin Anda inginkan?" tanya bi Vania.
"Eh bi, saya ingin lemon tea bi. Terima kasih." jawab Ayu.
"Baik nona." ucap bi Vania.
Tak lama kemudian, bi Vania pun membawa lemon tea dan memberikan pada Ayu. Setelah itu ia pun pamit.
__ADS_1
Ayu pun mengecek hp nya lagi.
Β
^^^Anda^^^
^^^Dari hasil yg saya cari, orang tersebut adalah Silvi. Apa kita pernah membuat salah pada Silvi?^^^
Seseorang
Anda tidak pernah membuat salah pada Silvi nona. Sepertinya ia tidak rela jika anda menjadi istri dari Tuan Al.
^^^Anda^^^
^^^Pasti ia bukan orang sembarangan bukan?^^^
Seseorang
Iya nona. Ia adalah anak dari Jonathan dan Bella. Mungkin Silvi pernah mencoba untuk mengoda Tuan Al. Dan sepertinya ia memperalat Velly untuk memcampur obat perangsang di minuman Tuan Al 7 tahun yg lalu. Tapi itu semua gagal, karena Tuan Al bukan tidur bersama nya. Justru Tuan Al tidur bersama Anda, dan Silvi tidur bersama ayah kandung nya sendiri Jonathan.
^^^Anda^^^
^^^Baiklah, saya akan segera ke sana untuk melihatnya.^^^
Seseorang
Jangan nona. Anda sekarang sedang hamil. Dan kandungan Anda sudah 9 bulan nona. Saya tidak ingin jika bayi yg ada di kandungan Anda terjadi sesuatu.
^^^Anda^^^
^^^Kamu meragukan ku? Kamu tenang saja dulu saja saat saya hamil si kembar saja lebih dari ini.^^^
Seseorang
Hm, itu kan saat itu ada 5 janin di dalam kandungan Anda nona. Tapi sekarang 6 nona.
^^^Anda^^^
^^^Baiklah, saya akan membawa Novia. Jadi jika terjadi sesuatu pada saya, Novia akan membantu saya. Bagaimana?^^^
Seseorang
Terserah nona saja. Jika saya berdebat dengan nona, saya tidak pernah menang.π¨
Β -------------------------------------------------------------------
"Bi, nanti kalau suami saya tanya saya dimana, katakan saja saya bersama asisten saya ya bi." ucap Ayu.
"Iya non." jawab Bi Vania.
Ayu pun pamit pergi. Ia sedang menunggu asisten nya.
"Maaf saya telat nona." ucap Via.
"Tidak apa-apa Via. Ayo ke Mall Y." ucap Ayu.
"Mall Y? Apa nona sedang menyelidiki sesuatu?" tanya Via.
"Iya Via. Ada yang menyamar jadi diri ku." jawab Ayu.
"Hm, tapi apa nona tidak apa-apa? Apalagi nona sedang hamil loh sekarang. Biarkan saya saja yang pergi." tawar Via.
"Tidak apa-apa Via. Aku hanya ingin melihatnya langsung." tolak Ayu.
"Baiklah nona." ucap Via.
"Nona, saya saja ya yang menyetir. Nona duduk di sebelah saya atau di belakang saya saja." pinta Via.
"Baiklah Via. aku duduk di sebelah kamu saja." ucap Ayu.
__ADS_1
Mereka pun menuju ke mall Y.
...~π©πππππππππ~...