Anak Kembar - Genius Sang CEO

Anak Kembar - Genius Sang CEO
Bab 40 : Honeymoon Berakhir!! {S2}


__ADS_3

...~π‘―π’‚π’‘π’‘π’š π‘Ήπ’†π’‚π’…π’Šπ’π’ˆ~...


🌸🌸🌸


Beberapa minggu pun berlalu..


Tak di sangka, honeymoon antara Maya & Nathan dan juga Bella & Nicholas sudah berjalan sekitar 1 bulan setengah. Yg artinya pernikahan dua pasangan ini sudah berjalan 1 bulan setengah.


1 bulan setengah artinya 6 minggu. Artinya dua pasangan ini sudah honeymoon selama 6 minggu.


Mungkin terasa cukup lama. Tapi seiring waktu, tak terasa sudah sampai.


Awalnya sih dua pasangan ini mau nya honeymoon nya itu sekitar 1 bulan saja. Tapi karena saat sampai 1 bulan pas tidak cukup, jadi begitu.


Honeymoon dua pasangan ini berlanjut hingga satu bulan setengah.


🌸🌸🌸


Di Maya dan juga Nathan.


"Maya." panggil Nathan.


"Iya, kak." jawab Maya lalu menghentikan aktivitas nya dan menghampiri Nathan.


"Ada apa, kak?" tanya Maya pada Nathan ketika ia sudah bersama Nathan.


"Kamu sudah siap beres-beres nya??" jawab Nathan sekaligus tanya Nathan pada Maya.


"Dikit lagi sih, kak." jawab Maya.


"Ya sudah.. kalau begitu, kakak bantu saja.. gimana?" tanya Nathan pada Maya.


"Boleh juga, kak." jawab Maya.


"Ya sudah, ayo!!' ajak Nathan.


"Ehh.. bentar dulu, kak." ucap Maya tiba-tiba.


"Kenapa?" tanya Nathan.


"Hem.." jawab Maya terhenti.


"Kakak sudah siap beresin nya?" tanya Maya pada Nathan.


"Sudah. Jadi sekarang kakak mau bantuin kamu beres-beres biar enggak ketinggalan satu pun." jawab Nathan.


Maya pun hanya mengangguk.


Mereka berdua pun membereskan barang-barang yg perlu di bawa. Agar tidak ada yg tak tertinggal, mereka mengecek satu per satu.


Setelah selesai membereskan barang-barang, mereka pun menuju ke bandara.


Di dalam mobil..


"Monsieur, oΓΉ allons-nous?" tanya sopir mobil dalam bahasa Perancis karena sekarang di kota Paris berada di negara Perancis.


(Tuan, kita mau ke mana?)


Dan sebagian orang memang kebanyakan menggunakan bahasa Perancis.


"Γ€ l'aΓ©roport, monsieur. " jawab Nathan dengan bahasa Perancis.


(Ke bandara, pak)


"Oui Monsieur." ucap sopir mobil.


(Baik, Tuan)

__ADS_1


Beberapa menit pun berlalu..


"Kak." panggil Maya.


"Hem?" jawab Nathan.


"Gak di sangka ya, kak. Perasaan Maya kemarin baru honeymoon, sekarang sudah mau balik saja." ucap Maya.


"Iya, ya. Cepat banget waktu nya berjalan." timpal Nathan.


Tidak lama kemudian, mereka pun sampai di bandara.


Nathan pun membayar uang pada sopir tersebut. Mungkin sekitar belasan uang merah.


Setelah itu, mereka berdua pun masuk ke dalam bandara.


Mereka pun langsung masuk ke dalam pesawat pribadi. Tak perlu tiket. Karena ini adalah pesawat nya sendiri. Jadi tak mungkin harus bayar tiket, tiket dari mana coba?


Yg ada tiket pesawat lain nya. Itu mah nama nya bukan lagi naik pesawat pribadi.


"Kak." panggil Maya ketika sudah sampai di pesawat pribadi nya Nathan.


"Hem?" jawab Nathan.


"Kakak ada permen yang manis-manis gitu, gak?" tanya Maya pada Nathan.


"Manis-manis?" jawab Nathan sekaligus tanya Nathan pada Maya.


"Iya." jawab Maya.


"Sebentar." ucap Nathan.


"Ya, kak." jawab Maya.


Nathan pun bangkit dari kursi nya lalu menghampiri pramugari dan meminta pramugari tersebut untuk menyiapkan permen manis-manis.


"Tumben kamu mau makan manis-manis, May? Biasanya takut diabetes?" tanya Nathan pada Maya.


"Gak tahu, kak. Soalnya mulut Maya kayak asem-asem gitu, terus Maya jadi ke pengen manis-manis gitu sih. Ya biar mulut Maya enggak asem." jawab Maya.


Nathan pun hanya mengangguk.


Tidak lama kemudian, Pramugari pun membawa nampan yg terlihat ada mangkok. Mangkok tersebut berisi beberapa permen yg manis-manis. Pramugari tersebut pun memberikan mangkok permen manis itu pada Maya.


"Selamat menikmati, Nyonya." ucap Pramugari sambil memberikan mangkok yg berisi sejumlah permen manis pada Maya.


"Terima kasih." jawab Maya sambil menerima mangkok yg berisi sejumlah permen manis dari Pramugari tersebut.


"Sama-sama." balas Pramugari tersebut lalu membungkuk hormat pada Nathan dan juga Maya. Setelah itu, Pramugari tersebut pun pergi dari posisi nya.


Maya pun memakan permen manis tersebut.


Nathan yg melihat seperti nya lezat sekali pun meminta nya pada Maya.


Maya pun memberikan sejumlah permen manis pada Nathan.


Mereka berdua pun sama-sama menikmati permen manis di awal perjalanan.


🌸🌸🌸


Sementara di Nicholas dan juga Bella.


Di kamar mandi


Hoekk.. Hoekkk...


Bella pun mengeluarkan cairan dari perut nya.

__ADS_1


"Bella!" panggil Nicholas dengan sedikit panik.


"Apa kamu tidak enak badan?" tanya Nicholas.


Bella pun hanya menggeleng.


"Sepertinya kamu sedang tidak sehat hari ini, sayang. Lebih baik kita tunda saja dulu pulang nya." ucap Nicholas.


"Aku tidak apa-apa. Kita tetap pulang hari ini." jawab Bella lalu keluar dengan di bantu Nicholas.


"Tapi kamu sekarang sedang tidak sehat, sayang. Aku tak mau tahu, kita tunggu kamu sehat baru pulang." ucap Nicholas setela membantu Bella duduk di sofa.


"Hemm... baiklah." jawab Bella pasrah.


"Aku akan memberitahu pada Mama bahwa kita hari ini tak jadi pulang. Aku juga akan memberitahu Papa, Mama kamu, dan juga kak Eca." ucap Nicholas.


"Tapi apa mereka nanti tak khawatir? Jika kita mengatakan perjalanan pulang di tunda karena aku sakit?" tanya Bella.


"Aku akan memanggil dokter untuk memeriksa mu. Aku akan mengatakan pada mereka kalau Bella akan baik-baik saja jika bersama ku!" jawab Nicholas dengan percaya diri.


"Baiklah, Terserah kamu saja. Aku merasa ngantuk." ucap Bella pasrah lalu tidur di bahu Nicholas.


Baru beberapa detik, Bella langsung tertidur lelap.


"Astaga.. sepertinya kamu benar-benar ngantuk." ucap Nicholas lalu pelan-pelan memindahkan Bella ke kasur.


Nicholas pun mencium kening Bella sekilas.


Nicholas pun mengambil ponsel nya untuk menghubungi Mama nya untuk memberitahu soal kepulangan diri nya dan juga Bella surya kondisi Bella. Ia juga meminta Mama nya untuk memberitahu pada lainnya kalau diri nya dan juga Bella tidak jadi pulang serta untuk kondisi Bella.


Terlihat wajah Mama nya tak khawatir melainkan bahagia. Itu aneh sekali, bukan?


Nicholas pun tak menghiraukan soal itu. Ia berpikir positif, mungkin saja Mama nya habis bercanda dengan teman nya atau lainnya. Jadi hati nya terlihat bahagia.


Nicholas juga tak mau ambil pusing. Oleh sebab itu lah, ia memilih untuk berpikir positif dari pada berpikir yg negatif dan sebagai nya.


Setelah selesai menghubungi Mama nya, ia pu menyimpan kembali ponsel nya di tempat biasa ia menyimpan ponsel nya.


Ia pun ikut berbaring dengan istri nya yg tak lain adalah Bella.


Tak lama, Nicholas pun ikut tertidur lelap dengan Bella.


🌸🌸🌸


...~π‘©π’†π’“π’”π’‚π’Žπ’ƒπ’–π’π’ˆ~...


Akhirnya, setelah beberapa menit menulis, ini selesai juga.


Jangan lupa dukungan nya yaa buat author makin semangat untuk nulis nya πŸ’ž..


Dengan cara :


πŸ’žLIKE


Author hanya butuh like saja. Karena like sangat gratis, bukan?


Bukan sangat gratis, tapi emang benar-benar gratis.


Terima kasih buat yg sudah meluangkan waktu untuk membaca novel saya. Meskipun saya masih penulis pemula. Karena ini novel pertama saya, jadi tolong maklumi bila ada yg tak bisa di pahami.


Jangan sungkan untuk mengatakan jika ada typo dan sebagai nya yaa.. πŸ’ž


Semoga yg membaca selalu di beri kesehatan dan di berkahi oleh Tuhan Yang Maha Esa.


Terima kasih.


πŸ™πŸ»πŸ’ž

__ADS_1


__ADS_2