Cinta Playboy TamVan

Cinta Playboy TamVan
Season2. Eps:10 Come back


__ADS_3

Empat tahun kemudian



Setelah lama meninggalkan indonesia untuk belajar pendidikan dinegeri orang, kini reza kembali lagi, dengan penampilan yang berbeda.


Kini umur reza sudah 22 tahun, tubuhnya tinggi dan ramping dengan gaya rambut yang kekinian dan pasti lebih tampan dari semasa SMA nya dulu.


Ia turun dari pesawat, bernafas lega sembari menghirup udara.


"Empat tahun yang lalu, aku pergi diantar oleh keluarga dan teman-teman. Tapi saat aku kembali, hanya keluargaku yang menjemput". Gumam reza sembari menunggu keluarganya datang.


Tidak lama kemudian, nampak mobil rey tiba, mereka turun bersama.


Ratu yang begitu antusias menjemput kedatangan kakaknya itu, ia berlari dan langsung memeluk reza.


"Akhirnya kakak pulang, aku sangat rindu, terakhir bertemu dua tahun yang lalu, sekarang kakak makin tampan". Ratu menangis dalam pelukan reza.


Reza merunduk mendekap adiknya itu. "Kok nangis sih dek? Kak juga kangen banget sama kamu. Kamu makin gede sekarang, makin cantik". Ujar nya sembari menciumi ratu.


"Reza, gimana kabarmu?". Ujar rey pada anak sulungnya itu.


"Seperti yang papa lihat, papa dan mama gimana kabarnya aku merindukan kalian". Reza mendekap orang tuanya bergantian.


Setelah melepas kerinduan, reza beserta keluarganya pergi ke mall milik mereka sebelum pulang kerumah.


Saat tengah berjalan santai, tanpa sengaja reza menabrak sesorang karna dia tengah fokus pada layar ponselnya.


Tas belanjaan orang tersebut berceceran, orang itu nampak kesal pada reza.


"Eh mas! Kalo jalan hati-hati dong, jangan maen hp mulu! Liat nih susu formula buat anak gue sampe berserakan! ". Bentak pria tersebut.


Reza langsung memunguti belanjaan pria tersebut dan memberikanya kembali". Maaf, gue gak sengaja, sekali lagi maaf". Reza menyatukan tangan diiringi senyuman.


Orang itu pergi dengan wajah muram.


Bukankah dia neo? Apakah dia sudah tidak mengenaliku lagi?. Ternyata dia sudah menikah? Dan sudah punya anak?" Batin reza.


Ara dan ratu menghampiri reza setelah melihat kejadian itu. "Reza, ada apa nak?.


"Gak apa-apa ma. Ayo kita belanja, abis itu kita pulang ya, reza masih ada urusan". Sahutnya tersenyum.

__ADS_1


Selama menemani orang tuanya belanja kebutuhan dapur dan makanan, reza tak hentinya memikirkan teman-temanya yang sudah menghilang tanpa kabar.


Setelah satu jam di mall, akhirnya mereka pulang kerumah.


Mereka makan siang berasama sambil berbincang mengenai pengalaman reza selama dilondon.


Sore harinya, reza mengemudikan mobilnya untuk menemui sahabatnya yaitu boby dan danu.


Rumah pertama ia kunjungi adalah rumah danu.


Saat danu melihat reza, ia kaget bukan kepalang melihat perubahan reza selama empat tahun itu, ia bahkan sempat bingung seakan tidak mengenali reza.


Danu memeluk reza dengan erat. "Kamana aja lo bos! Selama empat tahun ini, gue selalu nyari kabar tentang lo. Nomor hp lo gak aktif, media sosial lo juga gak pernah aktif.


"Danu, maafin gue. Waktu dilondon, hp gue sempat ilang ditahun pertama gue disana. Jadi gue beli hp baru, dan gue juga buat akun baru karna gue lupa dengan email gue. Gue buat akun dengan nama "Albert" karna nama itu yang mereka kenali disana". Jelas reza.


"Pantesan gue cari gak ketemu, tapi lo makin ganteng bos".


"Oh iya, lo tau kabar yuki gak? Sejak satu tahun gue dilondon kita lancar-lancar aja komunikasinya, tapi ditahun berikutnya dia ngilang, dan selama seminggu dia gak ada kabar, waktu itu pas banget hp gue juga ilang. Jadi sudah 3 tahun aku gak mendengar apapun tentangnya".


Danu kaget. Dia pikir hubungan mereka masih langgeng.


Reza dan danu bergegas kerumah boby, saat itu boby sedang bermain dihalaman belakang rumhanya.


"Boby, ada teman kamu tuh!". Teriak mamanya.


Boby langsung pergi menemui mereka yang ia pikir teman kampusnya.


Namun ia kaget saat melihat reza dan danu.


"Danu! Siapa nih? Lo punya temen baru? Dapat dari mana temen seganteng ini?". Ujar boby sembari memandangi reza dari atas sampai bawah.


"Apaan sih o'on! Ini reza! Bos kita. Udah lupa lo!?". Danu menjentikan jari dikening boby.


"Bos... Bos reza?!! Benarkah?? Kenapa dia kayak artis gini, ohmaigaad!! Gue gak nyangka banget, gue kangen sama lo bos.!!". Boby memeluk reza dengan erat.


"Lebai amat sih! Gue boleh masuk gak nih?!


"Boleh.. Boleh.. Silahkan bos gue yang tamvan. Eeet dah, andai aja gue cewek, udah gue gigit lo.". Gumam boby.


"Bob, gimana hubungan lo sama lesty? Masih lanjut?". Ujar reza menyeringai.

__ADS_1


Boby tertunduk. "Kita udah putus bos, dia ninggalin gue, dia... Dia selingkuh bos, gue sadar kalo gue jelek, bego, miskin lagi, untung masih idup. Tapi gue gak bisa diginiin, sakitnya tuh disini".


"Lebai amat lo sukiman!! Wajarlah lesty selingkuh, lagian elo nya kayak gak peduli gitu sama dia". Timpal danu.


"Tapi kan gak usah diselingkuhin juga kali, gue sakit banget tau gak! Rasanya pengen gue potelin kepala selingkuhanya lesty itu, terus gue bakar buat cemilan buaya.!!". Boby sangat geram penuh emosi jika mengingat kejadian pahit itu.


"Gue takut, apa yang lo alami akan terjadi sama gue juga". Pungkas reza tertunduk.


"Maksudnya apa bos? ". Ujar boby.


"Gue takut kalau yuki juga selingkuh karna gue terlalu sibuk dan jarang hubungi dia. Gimana cara gue jelasin ke dia, gue takut dia akan kecewa dan marah sama gue, tapi gue sangat merindukanya". Jelas reza.


"Bos, maafin kita, gue dan danu berhenti menjaga yuki setelah kita masuk kuliah, gue juga gak pernah dapat kabar dari mereka setelah gue putus sama lesty, kayaknya mereka semua hilang gitu aja, sampai saat ini pun kita gak tau mereka dimana, tapi mungkin mereka ada dirumahnya masing-masing". Timpal boby.


"Itu bukan salah kalian, lagian mereka udah gede, gak perlu dijaga kemana-mana. Tapi terimakasih kalian sudah menjaganya walau sebentar". Reza menepuk pundak danu dan boby.


"Bos, kita pergi saja kerumah yuki, gimana". Ujar danu memberikan usul.


"Mungkin besok, karna hari ini sudah sore.


Aku bisa kesana sendirian".


"Baiklah kalau gitu, oh iya bos, gimana tuh dilondon, pasti seru banget kan? Dulu sih gue mau ikut kuliah dilondon, tapi gue gak tau jalan, makanya gak jadi, hehe". Boby terkekeh bergurau.


"Eleh.. Ngomong aja lo gak punya duit bob! Songong amat!". Timpal danu.


"Hahaha.. Ini nih yang gue kangen dari kalian, yaitu candaan kalian yang gak guna itu!". Reza terbahak sampai tersedak.


"Gue juga kangen sama bos terkaya kita, oh iya bos, tadi gue lagi main kelereng dibelakang mau ikutan gak".


"Apaan sih, lo kira bocah. Kenapa gak main petak umpet aja! ". Timpal danu.


"Tadi gue udah main petak umpet, tapi sama katak, gue suruh katak nya yang sembunyi, tapi gue gak nemuin dia lagi.


Yang muncul malah kodok. Langsung gue injek aja dia, tapi dia nya malah pergi".


"Dasar pe'ak.!!.


•••


BERSAMBUNG.

__ADS_1


__ADS_2