
Ara dan rey masih menunggu daylon disalon miliknya.
"Mira, karen, yuni!! Kerja yang bener! Kalo lagi sepi, kalian beres-beres ya! "Ujar ara dengan duduk santai bersama rey sembari memantau pekerjaan karyawannya.
"Baik buk. "Sahut mereka bersamaan.
Tidak lama kemudian, daylon datang mengajak alvin dan juga ricky.
"Wahh, salon adek gue rame juga, ayo kita masuk!
Setibanya mereka bertiga didalam, daylon dan ricky terpesona melihat karyawan disana yang cantik-cantik.
"Wahh,, cantiknya, haii cewek! Siapa nama kamu? "Daylon mengajak kenalan salah satu dari mereka.
"Nama saya yona kak. "Sahut gadis itu dengan senyuman sembari menyambut tangan daylon.
"Nama aslinya yuni.! "Cela ara dengan cuek.
Daylon langsung melepaskan tangan yuni.
"Loh, kok dilepas kak?
"Gue gak suka sama cewek kayak lo, baru kenalan aja udah bohong!! "Ketus daylon sembari melaluinya.
"Siapa juga yang mau sama elo!! Gue udah punya pacar yang lebih ganteng dari lo!! "Timpal yuni dengan kesal.
"Sukurlah kalau gitu, gue doakan supaya kalian gak bahagia. "Sahut daylon.
"Kurang ajar lo ya!! Sini lo, gue rebonding ntar bibir lo!! "Yuni begitu geram dan melempar daylon dengan sandalnya.
"Ehem!! Ini salon! Kalau mau tawuran silahkan keluar! "Ketus ara dengan serius.
"Baik buk. "Jawab yuni tertunduk dan kembali bekerja.
Sementara itu, ricky turut mendekati cewek lainya.
"Haii manis, boleh tau gak namanya siapa? "Ricky tersenyum lembut menyapa gadis itu.
"Namaku mira kak. Nama kamu siapa? "Mira membalasnya dengan senyuman.
"Namaku ricky, senang berkenalan denganmu. Ngomong-ngomong, kamu disini kerja ya? "Ujar ricky kembali.
"Bukan kak, aku lagi konser. Ya jelas kerja lah!! Udah tau masih nanya!!
"Buseet!! Tadi manis amat, kok tiba-tiba berubah jadi boneka anabel? Dih serem! Gak jadi deh kenalanya, anggap aja tadi gak pernah terjadi. "Ricky langsung meninggalkan gadis itu.
Sementara alvin sangat cuek melihat cewek, karna dia tidak tertarik sama sekali.
Perlahan karen menghampirinya dengan senyuman.
"Haii kak bo.. Leh...
"Gak boleh!! Minggir sana!! "Ketus alvin cuek sembari melalui mereka.
"Belom juga ngomong! baru kali ini ada cowok yang berani cuekin gue. "Gerutu karen tertunduk gak sedih.
Daylon dan yang lainya menghampiri ara dan rey.
"Dek, ada keperluan apa nyuruh kita kesini, kayak ada yang gak penting aja!
"Emang bener, gue nyuruh kalian kesini karna gue mau kalian ajarin gue nyetir, hehe.
"Ye eleeh!! Kirain apaan, kenapa gak kursus aja sih, kalian kan banyak duit! "Sahut alvin.
"Bukan gak mau, tapi gak aman buat istri gue, apa lagi kalau orangnya gak kenal, mending kalian aja yang ngajarin dia tiap sore, ntar gue gaji deh, tapi kalian harus jamin keselamatanya. "Ujar rey panjang lebar.
"Gue mau bos! "Timpal ricky dengan cepat.
"Dih, kalo masalah duit aja cepat banget lo kecoa!! "Ketus daylon sembari memukul kepala ricky.
"Dari pada bacot sana bacot sini, mending kita pergi sekarang keburu sore. "Ara beranjak dari duduknya.
Rey turut berdiri dan mendekap istrinya itu.
"Sayang, kamu hati-hati ya bersama tiga mahluk dunia lain ini, maafin gue gak bisa nemenin karna kerjaan numpuk. "rey mengelus kepala ara dan menciuminya.
"Wahh..! Kalian romantis banget, mata gue jadi meleleh. "Ujar ricky sembari menarik pipinya kebawah.
"Romantis apanya! yang ada malah pengen gue tendang nih kutil. "Timpal alvin geram.
__ADS_1
Daylon juga turut geram. "Kalian berdua! Kalau mau sok romantis jangan disini! Noh ke liang lahat!! Biar gue gak liat, udah tau orang jomblo! "Sahut daylon sembari memisahkan rey dan ara.
"Apaan sih bang! Nganan aja!
"Ngiri woii, bukan nganan,, kapan nih kita berangkat! Gue pergi sendiri nih. "Ujar ricky mencela obrolan mereka.
Ara berpamitan pada rey. "Ayo kita pergi sekarang,.
Suami gue yang ganteng tingkat biasa aja, gue pergi dulu ya, hati-hati dijalan.
"Harusnya elo yang hati-hati dijalan bego! Pergilah, gue juga mau balik kekantor. Muaachh!!
Akhirnya mereka berpisah menuju tempat masing-masing.
Ara ikut mobil daylon. Sementara alvin bersama ricky.
"Bang, mau belajar dimana nih kita, cari tempat yang agak luasan, kayak dihalaman bandara gitu! "Ujar ara.
"Itu mah kekecilan dek, kita akan menuju lapangan bola voli.
"Yaelah!! Gue emang salah udah nanya sama orang gila, serah lu mau kemana, jangan aja kelaut!
Sementara itu, alvin dan ricky kebingungan mengikuti mereka dari belakang.
"Tu mahluk dua mau kemana sih? "Tanya alvin heran.
"Kayaknya mereka menuju perbatasan. "Timpal ricky serius.
"Perbatasan? Perbatasan kekota mana?
"Perbatasan kedunia lain, hehe. "Ricky cengengesan tersenyum paksa melihat wajah suram alvin.
Alvin menghentikan mobilnya. "Turun lo!!
"Loh, kok turun?
"Masih nanya? Lo udah bikin gue kesel kecoa!!
"Ampun bos,, gue minta maaf!! Gue akui gue gak salah, jangan turunin gue ya. Mending sekarang lo nyetir agak ngebutan, terus kita dahului mobil mereka, lalu kita cari tempat yang bagus, supaya mereka ngikutin kita. Hehe.
"Bener juga lo! Tumben otak lo lancar, abis minum apa? "Tanya alvin heran.
"Oh, pantesan!
Alvin melajukan mobil dengan kencang mendahului mobil daylon, ia pun mengajak mereka menuju ketempat yang luas yang cocok untuk belajar mengemudi.
Setibanya disana, kawanan yang pada gak waras itu keluar dari mobil.
"Wahh ini tempat nya bagus banget, temu dari mana lo bong?? "Tanya ara pada alvin.
"Temu dari mimpi. udah sekarang belajar sana, jangan buang waktu, kuman aja yang ngajarin lo. "Ujar alvin cuek.
"Gak ah, gue gak mau ntar mobil gue pada penyok! Lo aja yang ngajarin bong!
"Kalo kalian pada gak mau, biar gue yang ajarin, gue ahlinya dalam mengendarai mobil. "Sahut ricky tersenyum palsu.
"Lo udah gila?? Nyetir aja lo gak bisa!!
"Kalo gak ada yang mau, biar gue belajar sendiri. "Ara bergegas naik mobil alvin.
"Jangan mobil gue woi!! Waduhh, calon ringsek nih mobil kesayangan gue. "Alvin melangkah cepat menyusul ara.
"Udah siap? Biar gue kasih tau dulu, yang sebelah kiri ini kopling, yang tengah rem, dan yang kanan itu gas! Awas lo salah injek. "Jelas alvin dengan rinci.
"Kok ada gas disini? Ntar meledak gimana?
"Ohmaigadd!! Ini pedal gas goblok!! Bukan tabung gas!! ayo masukin giginya, dan tekan gas nya perlahan.
Tanpa banyak tanya, ara langsung mencobanya.
"Oke, tekan kopling, masukan gigi, injek gas perlahan.. Yeahhh.. Ini mah gampang!
Ara dengan gembiranya bisa melajukan mobil untuk pertama kalianya.
Sementara alvin begitu cemas.
"Hati-hati awas na.... brak.
Bruuaakkkk!!! Mobil itu nabrak pohon hingga penyok.
__ADS_1
"Fix deh hancur nih mobil, belom selesai gue ngomong udah nabrak aja."alvin hanya pasrah berserah diri pada yang kuasa.
Daylon dan ricky tercengang kaget.
"Ulat bulu.!! Hati-hati, Awas nabrak!! "Teriak ricky dengan tidak cemas.
"Telat!! Emang udah nabrak goblok!! "Daylon menepis pipi ricky.
"Benarkah? Kalo gitu ayo kita kesana, kita liat mereka, apakah kecebong itu masih idup!!?
"Ayo kita liat, siapa tau dia sudah tewas. "Timpal daylon sembari berlari kecil menuju mobil alvin.
Alvin dan ara keluar dari mobil dengan santainya seakan tidak terjadi apa-apa.
"Wahh,, mobil lo penyok bong?!! Maaf yaak hehe. "Ara mengelus mobil alvin sembari cengengesan.
"Iya. "Jawab alvin cuek, padahal dalam hatinya sudah mengucur air mata.
"Dek, Lo gak apa-apa? Ada yang gores gak? Kalo ada yang luka sih gak apa-apa, asal jangan gores. "Daylon mengecek seluruh tubuh ara dengan wajah biasa aja.
"Gak usah sok peduli, gue ceburin dikali itu ntar!! Mana konci mobil lo, gue mau belajar pake mobil lo. "Ara menadahkan tangan pada daylon meminta kunci mobilnya.
"Jangan!! Gue gak mau mobil gue mengalami nasib yang sama kayak mobil cebong!
"Oh gitu!! Mau gue tabrak pake mobil cebong, atau gue pukulin mobil lo pake batu! Pilih mana?!!
"Gak dua-duanya.!!
"Pilihan yang bagus, gue gak yangka abang pilih dua-duanya.
"Enggak dua-duanya pe'ak!! Goblok!! O'on.!! Emosi gue!! Nih konci mobilnya.. Serah lo mau apain tuh mobil, belajar aja sendiri, gue gak mau mati bareng lo!! "Dengan kesal, daylon melempar konci mobil itu dengan ara.
Sedangkan ricky tengah sibuk bertanya pada alvin.
"Lo gak apa-apa bong? Kalo jantung lo udah mau copot, ntar gue yang tangkep. Tadi kenapa lo gak tewas aja . "Tanya ricky dengan wajah datar.
Plaakk!!! Alvin memukul wajah ricky.
"Ayo kita kedanau itu.
"Mau ngapain?
"Mau ngasih makan buaya. "Ketus alvin.
"Ma.. Maksud lo, gue yang jadi makanan buaya. Tidak mungkin!! Oh tuhan, jauhkan hamba dari mara bahaya.
"Jangan lebai!! Mau gue tonjok lagi.?!
"Nggak... Nggak... Gue gak takut, kalo gitu gue cabut dulu, gue seneng kok tadi lo selamat, iya.. Serius gue.
Ricky berlari masuk mobil daylon.
"Eh! Ngapain lo disini? "Ricky kaget ada ara didalam mobil yang sudah menyalakan mobilnya.
"Gue mau belajar nyetir!!
"Hah? Tunggu!! Gue mau keluar aja!! "Ricky hendak membuka pintu, tapi sudah terkunci.
"Mau keluar? Jangan harap! Gue gak mau mati sendirian, haha. "Ara kembali tancap gas dan melaju cukup kencang.
"Ahhh tidak!! Turunin gue!! Gue belom mau mati woii.. Cebong!! Kuman!! Tolongin gue!! "Ricky berteriak dengan kencang sambil menggedor pintu mobil.
Sementara alvin dan daylon tertawa terbahak melihat ricky yang sangat ketakutan itu.
"Rasain lo!! Tadi lo nyumpahin gue tewas! "Teriak alvin yang bahagia diatas penderitaan orang.
"Bong, gimana nasib mobil gue ntar? "Ujar daylon pada alvin .
"Gak tau man! Kalo gue sih pasrah aja, ntar kita minta ganti rugi sama kutil. "Sahut alvin.
"Ahh iya!! Lo bener juga bong!! Kalo gitu serah deh mobil gue mau diapain, tabrakin aja sampai mereka berdua tewas, gue bakal minta mobil baru sama kutil. Hehe. Berlian.!!
•••
BERSAMBUNG.
'HAPPY NEW YEAR ALL'
2020
__ADS_1