Cinta Playboy TamVan

Cinta Playboy TamVan
Welcome baby boy


__ADS_3

Keesokan paginya ara sudah diperbolehkan pulang oleh pihak rumah sakit.


Dirumahnya sudah ramai sekali yang menantikan kedatangan mereka untuk menyambut bayi imut itu.


Bayi itu digendong oleh bik yam, sementara ara ditopang oleh rey berjalan masuk rumah.


"Wah kalian udah pulang? Ahh ara!! Masih idup lo?" Sapa adelia dengan ramah.


"Mau gue pecat lo??" Timpal ara geram.


"Nggak bos, maaf! Oh iya, ini karyawan salon yang lainya juga ikut kemari si yuni, desi dan karen."


(Kalo sudah ngumpul, biasanya kayak pasar ikan tuh rame nya.)


Melihat bayi dalam gendongan bik yam, trio 'K' itu langsung menghampirinya.


"Wahh!! Keponakan gue udah lahir aja, cewek apa cowok nih?" Tanya daylon pada bik yam.


"Cowok den." Sahut bik yam tersenyum.


Trio K itu langsung heboh.


"Weiii cowok!! Bisa kita ajak mancing nih gede ntar!" Ujar ricky sambil mencubit pipi bayi itu.


"Mancing apaan?" tanya alvin.


"Mancing cewek bong! Haha..bdw, gue udah siapin nama loh, ini pasti keren!" Ricky begitu semangat.


"Gak usah! Nama yang lo bikin pasti diluar nalar!" Timpal alvin.


"Gue gak terima anak gue kalian yang kasih nama, gue udah ada nama buat dia!" Timpal rey mencela kericuhan mereka.


"Reboy!! Ayo bantu gue kekamar, berhenti berceloteh disana!"


"Oke, oh iya sayang untuk sementara ini kamar kita pindah kebawah aja ya, biar gak susah naik turun."


"Ara. Mama sudah siapin semua baju-baju bayi, dan pakaian kamu dan rey sudah mama pindahkan kebawah semua." Ujar mama ara menyauti percakapan mereka.


"Hah? Baju bayi? Oh iya, kita belum beli apapun, makasih ya ma.


Bik yam, ayo bawa dedek kemari."


Perlahan bik yam meletakan bayi itu ditempat tidur dekat ara.


"Ehh,, bauk apa ini? Kayak bauk cuka."


"Jangan-jangan dedeknya pup!" Timpal rey.


"Ah bener, duh nak, kalo mau e'ek ngomong dulu kek. Bik yam tolong bersihin dulu ya, aku masih belom berani megangnya, masih merah banget." Ujar ara pada bik yam.

__ADS_1


"Bener bik, ntar dia gemes. Kalo udah gemes bisa patah semua tulang bayi ini." Timpal rey terkekeh.


"Bacod aja lo marjuki!!


Kapan dedek ini gede, biar gue gak susah ngurusnya saat bayi." Ujar ara dengan wajah datar sambil ngeliat bik yam yang lagi bersihin pup dedek bayi.


"Baru juga brojol maimunah!! Kalo mau langsung gede, ngadopsi sono!. " Sahut rey.


"Lo bener, tapi gak deh, kan anak orang.


Oh iya, apa nama nih bayik.?"


"Ntar malem aja gue kasih tau pas acara sukuran."


"Iya deh, gue yakin pasti namanya keren.


Disisi lain, para anak muda yang pada jomblo itu tengah berbincang heboh diruang tamu.


"Eh, yona, nama samaran yuni, gimana tuh hubungan lo sama pacar lo kemaren?" Tanya daylon pada yuni terkekeh.


"Kita.. Kita udah putuuuss!!! Huwaa!!!" Yuni teriak histeris.


"Hah putus? Hahaha.. Terkabul sumpah gue!


"Heh, ini semua karna elo ya! Jahat amat mulut elo!!" Timpal yuni geram.


"Hai karen! Udah lama gak ketemu, gimana konser lo disalon, sukses gak?


"Eh bang ricky ya? Gue inget sama lo, tapi burem-burem gitu. maklum lah wajah lo itu pas-pas banget." Sahut karen terkekeh mengejek.


"Wah,, gue dipanggil abang? Walau tampang gue kayak gini, tapi banyak yang antri tau gak! Salah satunya elo."


"Enak aja! Jangan asal bacod! Siapa yang suka sama elo."


"Serius? Liat aja ntar!" Pungkas ricky penuh keyakinan.


"Bisa diem gak sih kalian? Otak gue hampir meletus nih dengerin ocehan kalian gak guna itu." Ketus alvin sinis.


"Duhh kak alvin, makin ganteng ya kalo lagi senyum semeringah kayak gitu." Ujar desi sembari mengedipkan mata.


"Senyum semeringah? Gue lagi emosi!! Mata lo rabun? Jadi cewek kok ganjen amat! Ngapain ngedipin mata kayak gitu, gue gak tertarik!" Timpal alvin memalingkan wajahnya.


"Hei desi, orang itu jangan diganggu, karna dia lebih suka sama pohon dari pada sama cewek, sejak lahir udah ditakdirkan jomblo." Pungkas daylon menyeringai.


"Apan sih lo kuman! Gue bukanya gak mau sama cewek, tapi gue belom ketemu sama cewek yang bener-bener waras!" Ketus alvin.


"Ihh kak alvin, gue jadi makin tertarik deh sama orang kayak lo yang penuh dengan misteri. Bikin penasaran jantung gue." Timpal desi cengengesan.


"Misteri? Haha lo kira goa hantu? Dia itu luar dalem nya sama, pada gak peka sama cewek! Kalo deket cewek itu suka malu, padahal dia mah sering malu-maluin." Pungkas ricky.

__ADS_1


Obrolan mereka berlanjut hingga malam hari.


Kumpulan anak muda itu diusir tuan rumah karna harus menyiapkan acara sukuran.


Malam itu rumah megah rey dipenuhi dengan undangan tetangga dan juga karyawan kantornya.


Acara sukuran dan pemberian nama pun digelar, sebelum acar dimulai, para mahluk aneh itu disuruh berkumpul dibelakang karna takutnya akan merusak acara sakral.


Saat acara dimulai, rey memberikan sedikit pidato untuk mengucapkan terimakasihnya pada semua yang hadir dan semua keluarga yang telah menyiapkan semua sajian.


Bukan hanya kerabat dan sahabat, ada juga beberapa awak media yang datang menyaksikan acara pemberian nama itu.


Tanpa banyak bicara, rey langsung mengumumkan nama anaknya.


Rey menamai bayinya dengan gabungan antara namanya dan nama ara, yaitu,


"REZA ALBERT"


(Re) adalah nama depan reynand


(Za) adalah nama depan zahra/ara


Albert sendiri nama belakang rey, atau nama marga keluarga besarnya.


Nama itu disambut dengan meriah dan langsung melekat dengan panggilan reza.


Anak yang manis, putih, berhidung mancung seperti papanya. Semoga kelak otaknya juga seperti papanya.


Selamat datang 'Reza' selamat menghirup udara dibumi ini, jangan terpengaruh dengan kebodohan mama kamu nantinya.


'Reza' setelah namanya disebut, bayi itu tersenyum seakan merespon dengan baik, membuat orang tak henti memandanginya.


Awak media juga tidak melepaskan tangkapan kameranya pada bayi yang imut dengan berat 3,5kg dengan panjang 51cm itu.


Rambutnya yang hitam dan lebat menambah ketampananya, kelak bakal jadi rebutan wanita seperti papanya.


Akhir acara itu, rey dan ara mengecup buah hati mereka dengan senyum merekah didepan kamera yang sedang merekam mereka.


Sedangkan para jomblo yang ngintip dari belakang itu hanya bisa gigit jempol kaki melihat kebahagiaan mereka yang romantis itu.



•••


BERSAMBUNG.


BACA JUGA👇


• Suamiku Mr. Cuek

__ADS_1


• I'm a Idol


__ADS_2