
Hari ini, carla, ara dan rey pergi ketaman bermain berlibur bersama untuk pertama kalinya saat diindonesia.
Mereka tampak asyik menikmati setiap permainan. Tak lupa mereka menutupi wajah dengan masker atau topi dan kaca mata, karna saat ini ara dan rey lebih terkenal lagi setelah mereka bertemu boy band BTS saat dikorea.
Paparazi atau netizen lain semakin sulit untuk menjumpai ara dan rey, terlebih mereka jarang ngampus karna sudah disibukan dengan foto shoot untuk majalah baru mereka yang beberapa bulan ini mereka jalani.
"Reboy.!! Kita naik biang lala yuk.. Gue penasaran deh. "Seru ara menarik tangan rey dan kakak nya itu.
"Yakin lo gak takut?? Ntar lo jantungan. "Sahut rey.
"Gue udah biasa jantungan, terkadang gue juga hatian. "Timpal ara.
"Hah? Apaan tuh hatian? "Tanya carla bingung.
"Kan jantung itu berdekatan dengan hati. Kalau jantungan, pasti hatian juga.. Hehe Udah yuk kita kesana.!!
"Awas lo ya kalau nanti nyalahin gue karna takut, gue sentil ginjal lo.. "Ujar rey menjetikan jarinya dikening ara.
"Iya bawel.. Udah yuk naik..
"Ng!!! Gue gak ikutan ah.. Liat nya aja mata gue udah puyeng, gue tunggu kalian dibawah ya. "Carla menyerah duluan sebelum mencoba karna takut.
Perlahan biang lala itu mulai naik dan makin kencang. ara mulai ketakutan, karna memang pobia ketingggian, jiwa nya seakan mau lepas dari raganya.
"Ahhh!!! Ampun!! gue takut banget,!! Gue mau turun! Reboy udah yukk?! Jiwa gue hampir ilang nih, ntar dia gak mau balik lagi. Ahh gimana nih berentiin nya. "Ara berteriak dengan kencang sambil memeluk tangan rey dengan kuat.
"Kan!! Udah gue bilang tadi!! Makanya jangan sok berani padahal mental kerupuk! Kita tunggu aja, ntar berhenti sendiri.
Beberapa menit kemudian, ahirnya mereka turun dari tempat yang mencekam itu.
Tubuh ara gemetaran tak sanggup lagi berjalan. Rey memapah nya dan membantunya berjalan menuju bangku taman.
Ara masih memejamkan matanya karna masih ketakutan.
"Rey, dia gak apa apa?? Apa perlu kita bawa kedokter? "Ujar carla dengan cemas.
"Gak perlu kak! Ntar dia sadar sendiri. Udah biasa kejadian kayak gini, gak heran lagi gue. "Rey duduk disamping ara dengan santai.
"Ahh! Apa gue masih hidup?? Apa jiwa gue sudah kembali. "Ara menggerutu sendiri dengan mata terpejam. Kepala nya puyeng dikelilingi burung burung kecil yang menghitari kepalanya.
"Dasar mahluk aneh, sadar weii.. "Rey menarik hidung ara dengan kuat.
"Ahh.. Sakit pe'ak.!! Eh. Ternyata gue masih idup. Ah sukurlah. Tadi jantung gue hampir loncat keluar, kan susah nangkep nya kalau beneran copot. Gue haus nih reboy, beli minum yuk..
"Mending gue aja ya yang cari minum, kalian ngobrol saja dulu. "Carla beranjak hendak melanglah. Namun ara menghentikanya.
"Kak!! gue mau ikut, biar cenat cenut gue ilang. "Ara kembali beranjak dan menyusul carla.
"Heii alien, tunggu disini ya. Jangan keman mana, awas kalo ilang, gak bakal gue cari. "Ujar ara pada pacarnya itu.
"Emangnya gue bayi apa. Pergi aja sono! Banyak bacot tu ulat bulu.
Carla dan ara meninggalkan rey sendiri untuk mencari minuman dan makanan dikedai dekat taman bermain.
ara dan carla sibuk mencari makanan yang cocok dengan mereka, menghitari kedai seperti obat nyamuk bakar, ahirnya menemukan makanan yang enak, padahal tempatnya berada diawal pertama mereka datangi.
"Loh, ini kan tempat tadi, kenapa gak dari tadi liat kesini, ah bego deh kita. Eh pak. Kita pesan ini tiga ya.! "Ujar carla pada penjaga kedai itu.
__ADS_1
"Kayak nya kita harus nunggu agak lama deh kak. Bisa bisa si alien itu nungguin kita sampai jamuran.. "Tutur ara sembari menunggu makanan mereka.
Sedangkan rey sudah bosan menunggu, otaknya sudah kepanasan kena sinar matahari.
"Duo ulat bulu itu kok lama banget sih, bener bener ya kalau cewek udah jalan berdua, lelet nya minta ampun! Gue cari minum sendiri aja deh.
Rey memutuskan untuk pergi dari tempat duduk itu untuk mencari minum karna kerongkongan sudah kering melintir.
"Reynand!!! "Panggil seseorang dari belakang rey.
"Eh, siapa yang manggil gue, kok suaranya familiyar sekali. "Gerutu rey sembari menoleh kebelakangnya.
"Heii rey, apa kabar?? Udah lama gak ketemu, lo makin cakep saja, lo pasti gak ngenalin gue lagi kan? "Sapa cewek itu dengan ramah sembari mendekat pada rey.
Rey diam sambil berpikir menatap gadis itu.
"Pricil??? Ya ampun,, lo beneran pricila?? lo cantik banget sekarang, gue hampir gak ngenalin lo lagi, lo apa kabar? "Sahut rey dengan hangat.
"Gue baik baik aja, gue seneng bisa bertemu lo lagi. "Timpal pricil tersenyum menatap rey.
Disaat bersamaan, carla dan ara kembali dengan membawa makanan dan minuman yang banyak.
"Eh, dimana alien??? Apakah dia sudah dijemput sama ufo? "Ara heran rey sudah menghilang dari termpat duduk nya.
"Kita yang kelamaan ninggalin dia, mungkin dia gerah, mencari minuman dekat sini, ayo kita cari, abis ini kita pulang, gue udah capek.
Ara dan carla berkeliling mencari alien itu ditengah keramaian.
Praaakk.!!! "Ara menjatuhkan kantong belanjaanya saat melihat rey tengah berpelukan mesra dengan pricil.
"Rey.?? "Gerutu ara sembari menutup wajah nya dengan kedua tanganya.
"Kak, liat tuh didepan sana, itu rey sedang pelukan dengan siapa?? Beraninya wanita itu meluk pacar gue. Belum pernah kena siram air panas ya jantung nya.
"Dengan emosi meluap, ara menghampiri rey dan cewek itu.
Pricil masih dalam dekapan rey, sepertinya rey mencoba melepaskanya, namun pricil berpegangan cukup kuat.
"Rey,, gue kangen banget sama lo. Selama kita berpisah, tiap hari gue selalu mikirin lo. Bukanya gue munafik, tapi gue beneran masih cinta sama lo, maafin gue waktu itu ninggalin lo, karna gue terpakasa, lo tau sendiri kan gimana orang tua lo memperlakukan gue. Rey, apakah lo masih cinta sama gue? Kita balikan lagi ya? "Pricil menatap mata rey dengan air mata.
"Heii kenapa lo nangis, gue udah maafin lo kok. Tapi maaf, gue sekarang sudah punya pacar. Dan gue mencintai dia. Lupakanlah masa lalu, belajarlah menerima kenyataan, gue yakin diluar sana banyak yang mencintai gadis secantik lo. "Rey menatap wajah pricil sambil memegang kedua bahu nya.
Tiba tiba ara datang dan langsung mendorong pricil hingga jatoh.
"Heii kuntilanak. Siapa lo? Kenapa lo peluk peluk pacar gue hah?? "Teriak ara dengan emosi.
"Aw!! Sakit.!! Maaf! Gue gak tau kalau rey punya pacar. Maafin gue. "Pricil menangis sembari mengelus kakinya yang sedikit terluka.
"Ara!! Ngapain lo dorong dia. Kita bisa bicara baik baik. Gak perlu pake cara kasar.! "Sahut rey sambil menolong pricil berdiri.
"Reboy!! Lo belain dia?? Gue pacar lo? "Timpal ara makin kesal.
"Iya gue tau. Gue minta maaf! Gue gak belain dia. Tapi harusnya lo gak usah kasar, mendorong nya sampai luka seperti ini. "Rey memapah pricil dan membawanya duduk dibangku.
"Oke gue minta maaf karna sudah mendorong nya, ehh tunggu!! Bukanya lo gadis yang pernah gue lihat waktu wisuda kak carla dijerman kemarin?? Ya benar, itu elo kan? Gue liat lo duduk mesra sama cowok, tapi kenapa lo masih menggoda pacar orang?? "Tanya ara menatap pricil.
"Kapan? Maaf sekali, sepertinya lo salah liat. Gue sama sekali belum pernah pergi kejerman, selama ini gue tinggal diindonesia dikota F, gue gak mungkin ada dijerman. "Jawab pricil dengan sungguh sungguh.
__ADS_1
"Udah! Ngaku aja deh, gue inget banget sama wajah lo itu? Gue gak mungkin salah. Itu elo kan? "Ara menunjuk pada wajah pricil.
"Sayang, udah dong, jangan bikin keributan disini. Lagian terserah dia mau punya pacar atau nggak, bukan urusan kita. "Rey merangkul bahu ara mencoba menenangkanya.
"Maafin gue rey, gue udah bikin masalah pada hubungan kalian. Percaya sama gue! Gue sama sekali gak pernah kejerman. "Sahut pricil.
"Gak apa-apa. Gue percaya kok sama lo. "Timpal rey tersenyum.
"Jadi disini gue yang salah???. Oke fine!!! Gue pergi sekarang. Urus saja kuntilanak itu.!! "Ara langsung menarik tangan carla dan pergii meninggalkan rey dengan kesal.
"Aron!!! Tunggu!!. "Teriak rey menyusul Nya.
"Rey.!! Maaf, bisa tolong antar gue nyari taxi, gue mau pulang, tapi kaki gue sakit banget. "Pricil menahan tangan rey.
"Em. Gimana ya..? Ah maaf pricil. Gue harus ngejar ara. Lo bisa minta bantu dengan orang sekitar sini. Gue minta maaf banget ya. "Rey menolak membantu pricil, dia pun berlari mengejar ara yang tengah ngambek itu.
Saat rey pergi menjauh, pricil mengelap air matanya sambil menyeringai sinis.
"Hm.. Ternyata dia pacar nya rey? Lumayan cantik, tapi gak sebanding sama gue! Dia belum tau kekuatan gue yang selama bertahun tahun gue siapkan untuk hari ini. Kita lihat siapa yang akan menang nanti. Gue akan melenyapkan ara, carla, beserta orang tua rey satu per satu. Hingga yang tersisa hanya rey dan gue. "Pricil menggerutu dengan niat jahat yang dia sembunyikan dibalik wajahnya yang cantik.
Disaat bersamaan ara dan carla berjalan dengan cepat kepinggir jalan untuk mencari taxi. Tidak lama kemudian, taxi berhenti menghampiri mereka.
"Ara tunggu!! Kaka carla hentikan dia.!! "Teriak rey mengejar mereka dari belakang.
"Ahh!! Dua ulat bulu itu sama aja, lagian kak carla kenapa ikut ikutan sih.. "Rey memutar langkahnya untuk mengambil mobilnya diparkiran. Dia pun mengiringi taxi itu dari belakang.
Saat dalam taxi, wajah ara masih murung bibir nya seakan mau jatuh karna cemberut.
"Kak? gue yakin seyakin yakin nya. Gue memang liat cewek itu waktu dijerman kemarin, cewek itulah yang gue ceritain sama kakak kemarin. Emang nya dia siapa sih, kok keliatan akrab banget sama alien laknat penghianat itu?? "Ujar ara sambil menepuk jok mobil.
"Maaf nona. Tolong kondisi kan tangan anda, jangan sampai merusak kursi mobil ini. "Tutur supir taxi itu melihat ara dari kaca diatas.
"Iya maaf mang. "Sahut ara singkat.
Ara dan carla melanjutkan obrolan mereka.
"Dia itu pricila. Dialah mantan pacarnya rey waktu SMA, karna hubungan mereka tidak disetujui oleh mami papi, maka mereka putus dan menyebabkan rey harus pisah Rumah dari kita dan membenci mami papi, dulu gue sempat memihak rey, karna menurut gue mami papi terlalu keras dan ketat terhadap keputusan rey, tapi setelah gue tahu alasan mereka tidak menyetujui hubungan rey dan pricil, gue jadi tidak suka sama pricil. Gue percaya sama lo saat dijerman kemarin memang ada dia disana. Tapi gue rasa, dia sengaja tidak mengakuinya didepan rey.
"Kalau boleh gue tau? Apa alasan orang tua kakak tidak merestui mereka? "Tanya ara penasaran.
"Karna dia adalah anak orang yang... "Tiba tiba percakapan mereka terpotong karna taxi itu berhenti mendadak.!!
"Aww.. Sakit!! Kepala gue kejedot nih!! Eh pak!! Kenapa berhenti mendadak!! "Ujar ara pada si supir.
"Maaf non, mobil didepan tiba tiba berhenti, sepertinya didepan sana terjadi kecelakaan. "Sahut supir itu.
"Aron!! Buka pintunya. "Rey muncul dari kaca mobil dan mengetuknya dengan kuat. "Pak, tolong turunkan mereka disini aja. Biar mereka ikut gue, ini ongkos nya. "Ujar rey pada supir sembari memberikan uang.
"Non, silahkan turun, tuan ini sudah membayar ongkos nya. "Tutur pak supir.
"Ngapain sih dia ngejar kita, kenapa gak urus aja kuntilanak tadi. "Gerutu ara sambil membuka pintu mobil.
Dengan muka melas dan sangat terpaksa, ara pun ikut naik mobil rey bersama carla. Dalam sepanjang jalan, ara sama sekali tidak bicara pada rey ataupun menatap wajahnya. Rey sudah berusaha membujuk dan minta maaf padanya, namun ara seakan mengaggapnya patung bersejarah.
***
Bersambung...
__ADS_1
Jangan lupa like! 🙏