
Pagi hari, ara terbangun lebih dulu, ia heran melihat rey tidur disampingnya dan memeluk tubuhnya.
"Ni orang, pasti ambil kesempitan dalam kesempatan.
Ara mengalihkan tangan rey dari atas tubuhnya, perlahan ia duduk. "Eh! Kok badan gue rasanya aneh ya? Pegel-pegel, nyeri gitu. Perasaan baru minggu lalu gue datang bulan.
Ditengah gerutu ara, rey juga turut terbangun dari mimpi indahnya. Ia langsung menarik ara dan mendekapnya dengan paksa.
"Selamat pagi sayangku, uhh pagi ini jadi pagi yang luar binasa,, makasih ya. "Rey mengecup kepala ara.
"Apaan!! Kok aneh? Ada apa marjuki??
"Kamu lupa ya? Semalam kita udah 'anu' loh. "Rey tersenyum dengan mengedipkan mata.
"Anu,, anu,, anu apaan?!! Jangan ngomong pake bahasa alien!!
Rey kembali menarik ara dan membisiki telinganya.
"Gini, semalam kita,, blaa.. Blaaa..
"What??!! Serius?? Really?? Lo pasti halu kan?? "Saking kaget nya, ara tidak sadar nabok pipi suaminya itu dengan kuat.
"Aduoohh..!! Sakit maimunah!! Saraf lo ya.
"Ya maaf,, tadi gue sengaja. Tapi emang bener udah kayak gitu?
"Ya bener lah!! Kan lo sendiri yang minta sambil ngigo. Gini nih yang lo bilang semalam. *reboy sayang, ayo dong kita lakuin yang kayak dibilang orang itu, apalah itu namanya, gue udah siap kok*
"Lo bilang kayak gitu semalam, ya jadinya gue terpaksa ngelakuinya.
"Terpaksa mata lo!! Jangan-jangan malah gue yang dipaksa!! Iya kan? "Ara masih tidak percaya dengan ucapan rey.
"Enak aja! Jangan sembarang nuduh! Kalo gak percaya tanya aja sama nih kasur, emang bener lo yang minta kok, masa udah lupa, nyesel gue gak direkam, coba direkam aja pasti seru tuh, haha.
Plaakk!! Ara kembali nabok pipi rey.
"Kok ditabok lagi sih!! Sakit woii.
"Gue gak sengaja! Lagian masa kayak gitu mau direkam bego!! Tapi apa bener ya gue yang minta, gue juga ngerasain sih ngelakuin itu tadi malam, gue kira sedang mimpi, makanya gue biasa aja. Tapi.. Ya udahlah,,
Ara pasrah dengan yang sudah terjadi, ia pun termakan bualan rey yang selalu membohonginya.
"Sayang, kita lakuin lagi yuk. "Rey kembali menarik ara.
"Ogah!! Lakuin aja sendiri nohhh sama guling, gue mau masak!!
"Jahat amat lo maysaroh!!
"Bodo amat!!.
Saat ara hendak beranjak dari tempat tidurnya, tiba-tiba ia merasa keram diperutnya, dan susah untuk berjalan.
Ara menggerutkan wajahnya menahan sakit dengan merundukan tubuhnya dan menekan perutnya dengan kedua tangan.
"Sayang, lo kenapa? "Melihat ara yang kesakitan, rey begitu cemas.
"Gue gak tau reboy, tiba-tiba sakit, perut gue keram. Uhhh!! Kok gini ya, ada apa dengan gue,, sakiit!!
Rey kebingungan dan panik melihat ara menahan sakit, ia pun mendekapnya. "Sayang maafin gue ya, mungkin itu karna afek dari belah duren.
"Hah? Kapan kita belah duren? Kok gue gak tau? Emangnya diparis ada duren? "Tanya ara bingung sambil memicingkan mata menahan sakit.
"Semalam, tapi lo udah tidur, sudah jangan dibahas, sekarang lo baringan aja, biar gue buatin teh anget ya. "Rey membantu ara berbaring kembali dan menyelimuti tubuhnya.
__ADS_1
Rey bergegas kedapur, beberapa saat kemudian ia kembali lagi dengan segelas teh hangat ditanganya.
"Sayang, ayo minum teh dulu, ini masih pagi, tidur saja dulu. "Rey membantu ara duduk dan membantunya minum teh.
"Makasih ya reboy, emm,, gue sakit apa ya? Apa kita kedokter aja?
"Jangan! Lo gak sakit kok sayang, istirahat yang cukup aja, hari ini kita jangan kemana-mana dulu, saling pandang aja dirumah. Hehe.
"Ngapain? Gue bosan liat muka terong rebus lo itu.
"Udah jangan banyak tanya, tidur aja ya sayang. "Rey mengecup kening ara, kemudian pergi kedapur.
"Reboy!! Lo mau ngapain kedapur!!! "Teriak ara dari kamar.
"Mau masak!! Lo tidur aja!!
Ini, gimana ya cara masaknya. Liat youtube aja deh.
Rey bingung dengan sayuran segar dalam plastik yang mereka beli dari mall itu.
"Pesen makanan siap saji aja apa ya? Ah, tapi tidak berkesan, masak aja sendiri deh, kali aja enak.
Karna kurang pengetahuan soal masak, rey pun sembarang memotong sayur hingga luluh lantah, bahkan bawang dan cabe dia geprek doang.
Lihat vidio diyoutube, tapi gak ada menu sesuai sayur yang ada. Ahirnya ia pun masak sembarangan.
"Hmm,, ini ada daging, biar lebih cepat matang, mungkin direbus pake air sebaskom kali ya, atau segentong?
(O'on nya! Padahal dagingnya cuma satu ons.)
"Sayurnya diapain ya? Apa mungkin di asapin, biar layu? Oke deh, kayaknya itu bener.
Dengan pemikiran sendiri, rey pun masak sesuka hati. Ia memanggang bawang dan cabe, menumbuk jamur, masak nasi pake oven, merebus daging pake air satu bak mandi.
Kemudian ia memeluk rey dari belakang.
"Eh! Sayang, apa kamu sudah sehat? Kalo belum, tidur lagi aja! "Rey mengelus tangan ara yang melingkar diperutnya itu.
"Udah lumayan kok. Makasih ya sayang. Mau aku bantu masak? sepertinya kamu membuang-buang sayur aja.
"Tunggu!! Sikap lo agak aneh ya? Ada apa? Apakah sudah sadar? "Tanya rey heran.
"Iya, gue sadar kalau kita sudah suami istri, gue sadar kalo kita memang harus melakukan itu, dan tadi, gue berpikir susah payah untuk mencerna itu. "Sahut ara yang masih dalam dekapan rey.
"Mencerna? Maksudnya?
"Tadi...
Gue nonton vidio gituan. Hehe.. Maaf yaak!!
Rey kaget, ia pun membalikan badanya menghadap ara dan memegang kedua pipinya dengan wajah penuh emosi.
"Aronnn!!! Lo nonton gituan!! Astaga!!
Itu sangat bagus!! Lanjutkan!! Biar ada kemajuan. Hehe.
Plakkk!! "Dasar marjuki!! Gue udah jantungan!! Pengen banget kayaknya kena tabok!!
"Hari ini, gue udah kena tabok tiga kali!! Untung aja gue sabar, kalo gak, udah gue rebus lo kayak daging itu.
Ara langsung melihat daging yang direbus rey diatas kompor itu.
"Astaga reboy!! Aer nya kok penuh banget! O'on.!! Kapan mateng nya?? Daging nya cuma berapa potong doang.
__ADS_1
Dengan sigap, ara menumpahkan air itu dan merebusnya ulang.
Mereka pun masak bersama sembari bercumbu, tak lupa, kejahilan keduanya susah untuk dilenyapkan.
Sesekali rey menggendong ara dan akan menceburkanya diatas panci yang teletak diatas kompor membuat ara menjerit ketakutan.
Saat rey tengah terbahak, ara melemparkan garam pada mulutnya hingga rey tersedak.
Beberapa jam bersemayam didapur, akhirnya masakan amburadul pun siap disantap.
Mereka makan dengan memicingkan mata, karna rasanya sungguh luar dugaan kayak permen nano-nano, itu karna campur tangan rey yang sembarang menghamburkan bumbu.
Namun mereka tetap memakan hasil karya anak *** itu.
Tak lupa, rey menyuapi istrinya itu dengan manja.
Setelah makan yang gak enak sama sekali itu, akhirnya mereka mandi bersama setelah dua jam rey membujuk ara untuk mandi bersama denganya.
Akhirnya ara pun menuruti, karna dia baru sadar bahwa rey adalah suami sah nya, dan sudah melihat tubuhnya.
Ara membuang jauh-jauh rasa malunya walau kadang suka gak punya malu, ia terpaksa ngikut mandi.
Dengan senang hati, rey menggosokan spons mandi ketubuh ara yang terendam dalam bathup itu.
Ara terdiam tanpa kata, dan masih mencoba merelakan dirinya.
Selesai mandi, rey kembali menggendong ara menuju kamarnya.
Merekapun mengenakan outfit yang keren dan terlihat cantik juga tamvan.
"Duhh, istri bodohku, cantik banget sih, gemes deh, jadi pengen nyubit pake mesin jahit.
"Apa hubunganya goblok!!
"Sini, sini.. Peluk dulu..em.. Makasih ya sayang, hari ini gue bahagia banget, bisa masak bareng, mandi bareng, gue pengen kayak gini terus selama kita diparis, karna kalau kita sudah pulang nanti udah gak bisa lagi, karna kita sudah sibuk bekerja. "Rey memeluk dan menciumi kepala dan kening ara.
"Iya sama-sama, gue juga bahagia kok. Makasih ya, lo suami yang pengertian banget, walau kadang suka nyebelin dan bikin gue pengen nabok.
"Sama, lo juga kadang bikin gue stres!
Kita duduk didepan yuk. "Rey menarik tangan ara keruang depan.
Setibanya didepan, rey berlutut dan memberikan setangkai mawar merah dihadapan ara.
"Sayang, ini untukmu, makasih sudah menjadi istriku, i love you.
"Tunggu! Dapat dari mana lo mawar ini?
"Ini.. Bunga mawar yang kemaren. Hehe.
"Dih, gak modal.!!
"Kita model kok sayang, bukan modal.
"Serah elu marjuki!! Suka-suka elu aja!!
"Bikin gemes deh cemberut gitu. "Rey kembali memeluk ara dan memutarkan tubuhnya membuat ara sesak nafas.
Hari itu mereka habiskan dengan hal yang romantis dalam kamar hotel tersebut.
•••
BERSAMBUNG.
__ADS_1