
Mami rey dan mama ara memberitahu siapa dalang dibalik perselisihanya dengan rey. Dan juga menceritakan semua kisah masalalu mereka yang terhapus sewaktu kecil itu.
Ara begitu kaget mendengar semua penjelasan itu.
"Hah??? Jadi, orang tua kutu kebo itu yang nabrak gue.?!! Dimana dia sekarang?! Bakal gue lepasin kepalanya!! "Ujara ara geram penuh emosi.
"Dia sudah meninggal dalam penjara. Mungkin karna itulah pricil ingin membalasnya dengan cara menghancurkan hubungan kalian, dan juga pricil masih menyukai rey. "Jelas mama ara.
"Gue gak tau, harus gimana. Tapi yang jelas, gue harus menemukan pecel!!!
"Aron! Kok reaksi lo biasa aja sih saat lo tau kita cuma salah faham? "Ujar rey sembari mendekati ara.
"Ya.... Karna gue,, juga gak yakin kalo lo ngelakuin itu,tapi gue beneran sakit hati melihat lo bersama cewek lain.!!! "Teriak ara dengan kesal.
"Maaf permisi, boleh ngomong gak? Ini rencananya kapan kita akan beraksi. "Tanya daylon mencela percakapan mereka.
"Beraksi apa?? Apa kita mencari pecel, kalau gitu gue ikut.!! Gue mau tabok mukanya sampai potel.!!! "Sahut ara yang tersutut emosi.
"Baiklah, sekarang kita pergi, baiknya kita berpencar saja, gue dan ara kekota F, kalian bertiga kekota D mencari penculik itu. "Ujar rey berjalan menuju mobilnya.
"Nggak!! Gue gak mau bareng sama lo. Mending kita pergi sama-sama, bawa satu mobil aja. "Sahut ara yang masih sedikit kesal dengan rey.
"Baiklah. "Jawab rey tertunduk.
Mereka berangkat menuju kota F dimana tempat pricil tinggal.
"Aron! Kenapa lo masih marah sama gue, kan kita udah tau gimana kebenaranya, kita udah kenal sejak kecil loh! Tapi gue ucapin terimakasih sama elo, karna lo mengorbankan nyawa lo demi menyelamatkan gue. "Rey tersenyum menatap ara.
"Iya.. "jawab ara cuek.
"Gitu amat jawabnya. Lo masih dendam sama gue?
"Nggak, gue kesel aja sama kutu kebo itu, dia udah buang² waktu gue, buang uang elo, buang waktu buat pemotretan, buang waktu ngampus! Dan.. Buang hp gue.
"Hah?? Lo, buang hp lo? Duit gue?? "Rey kebingungan dengan penjelasan ara.
"Iya, karna gue bawa kartu kredit lo. Hehe..
"Aron.!!!!! Pantesan gue cari gak ada.!! Tapi gak apa-apa, gue gak ikhlas, eh, iklas maksud nya.
"Lo tenang aja ra, ntar kalau sipecel itu udah ketemu, gue hajar dia duluan. "Sahut ricky sambil mengepalkan kedua tanganya. "Eh, kayaknya aku belum pernah kekota F deh?
"Emang kita belom pernah kesana bego!! "Timpal alvin.
"Guys.. Kita udah sampai nih dikota F, kita langsung menuju rumah pricil ya,
"Reboy, kayaknya kita salah deh, harusnya kita cari dulu Holk, kenponakanya hulk itu kan, abis itu kita baru cari pecel dan bawa dia kekantor polisi. "ucap ara.
"Bener tuh kutil, harusnya kita kesana dulu. "Sahut ricky.
"Baiklah,, kita putar arah sekarang. "Dengan cepat, rey membanting setir.
"Hadeh.. Dek, ngapa gak bilang dari tadi kalo mau nemuin kembaran hulk itu, jadi makin panjang nih tali pusar kelamaan dimobil. "Keluh daylon sembari berbaring dikursi.
"Iya nih, pantat gue udah panas kelamaan duduk, kayaknya celana gue bolong deh karna tadi gue kentut. Hehe. "Sahut ricky dengan wajah datar.
"Kalo celana lo gak bolong, terus lo make nya lewat mana bego!! "Timpal daylon sembari memukul bahu ricky.
__ADS_1
"Eh, iya ya! Kamu kadang berguna juga otak nya! Gue pengen baringan nih, tapi gak nyaman karna duduk bertiga.
"Eh kecoa!! Lo kalo mau nyaman, nohh gulingan di atap!! "Pungkas rey.
"Lo mau nyiksa gue!!
"Nggak, gue cuma mau liat lo tersiksa doang!
"Sama aja goblok!!
"Bisa diem gak sih.!!! Dari tadi gue mau merem susah amat! Berisik banget!! Diem!! Gue mau tidur, kalo masih berisik, silahkan turun. "Ucap alvin dengan kesal.
"Dihh, ni anak, udah kayak mobil dia aja. Nyadar woi.. "Teriak ricky dan daylon.
"Mulai kumat deh gila nya!! "Gerutu ara.
Sepanjang perjalanan menuju kota D, kelima orang itu terus berargumen meributkan hal yang gak penting, hingga sampailah dikota D.
Mereka memutuskan untuk mampir disebuah lesehan dipinggir jalan sebelum lanjut mencari keponakan hulk.
Setelah memesan makanan, mereka makan dengan santai sambil berceloteh gak karuan.
Selesai makan, mereka hendak melanjutkan perjalanan, saat keluar dari rumah makan itu, mereka bertemu dengan kedua penculik yang mereka cari.
Keponakan hulk itu menyapa mereka dengan ramah. "Eh, bukankah ini bos rey dan nona ara. Apa kabar, lama gak jumpa, kalian makin biasa saja. "Ujar penculik 1.
Ricky terbahak mendengar ucapan penculik 1 itu. "Haha.. Kamu bener banget kalo ngomong!! Kenalin nama gue rik...
"Namanya kecoa!! "Timpal alvin dengan cepat.
"Apaan sih lo cebong!! Nimbrung aja.!! Oh iya nama kalian siapa?
"Eh,, kita mau diculik kah.? "Tanya penculik 2.
"Jangan banyak omong! Ayo ikut kita sekarang! "Alvin langsung menarik tangan mereka.
"Eh, mau duduk dimana ya?? "Ricky kebingungan melihat mobil yang sempit itu. "Kalian duduk di kap mobil aja ya.
"Dasar gak punya otak!! Kalian berdua naik taxi sana, ini uang nya, iringi mobil kita, jangan sampai ilang jejak. "Rey memberikan uang pada keponakan hulk itu.
Mereka berdua naik taxi dan mengiringi mobil rey hingga tiba dikota F.
Saat tiba didepan rumah pricil, keponakan hulk itu langsung menendang pintu secara lembut dan langsung masuk.
Saat itu pricil tengah bersantai, ia kaget melihat orang suruhanya itu tiba-tiba berada dalam rumahnya.
"Kalian!! Mau apa lagi kesini, bukankah gue udah bayar kalian, dulu kalian berbohong mengatakan bahwa cewek udik itu udah mati! Nyatanya dia masih idup.! Tapi sekarang gue lega karna dia sudah berpisah dengan rey. "Pricil menyeringai tipis.
Ara tersurut emosi, ia pun langsung menghampiri pricil. "Oh gitu!! Jadi bener ini ulah elo?? Tapi sayangnya gak kena sasaran!! "Ujar ara dengan tatapan tajam.
Pricil kaget dengan kedatangan ara yang disusul oleh rey dan yang lainya.
"mereka! Mau apa kemari, jangan-jangan... Duh gimana nih, mana gue lagi sendirian dirumah. "Ujarnya dalam hati.
Pricil berdiri, perasaanya mulai cemas dan ketakutan.
Ara tetap berjalan maju mengiringi pricil yang berjalan mundur.
__ADS_1
"Kutu kebo!! Sekarang lo ikut kita kekantor polisi, karna elo udah merencanakan pembunuhan terhadap gue. Dan orang tua lo sudah nabrak gue waktu kecil sampai gue ilang ingatan, sekarang lo harus membalas semuanya!!! "Teriak ara penuh emosi.
"Hah?? Haha.. Ara.. ara.. Apa lagi yang harus dibalaskan sama gue! Kalian sudah membuat papaku membusuk dipenjara. Apa kalian belom puas.!
"Belom!! Karna gue mau elo mengalami apa yang papa lo alami. "Tatapan ara makin tajam..
Pricil makin takut dan makin tersudut, dibelakang ara sudah ada rey dan juga yang lainya yang mengamati perseteruan mereka.
"sial!! Gimana nih, gue gak bisa melarikan diri. "Pricil mencari cela dan kesempatan untuk kabur dari mereka. Ia sudah mentok pada meja dibelakangnya.
Tanganya menemukan sesuatu, ia pun tersenyum datar. "Heh, ara! Rasain lo. "Gumam pricil sambil menarik gunting yang ia temukan diatas meja.
Dengan mata yang jeli, rey melihat gerakan tangan pricil. "Mau apa dia? Sepertinya ada sesuatu ditanganya.
"Kuman! Kita tetap menjaga aron! Gue curiga dengan pecel itu. "Bisik rey didekat daylon.
Saat ara tengah berceloteh, pricil perlahan mengangkat tanganya dengan gunting yang siap ia tancapkan pada ara.
Rey begitu kaget melihat tangan pricil dengan sebuah gunting itu, rey langsung berlari mengambil langkah seribu, dengan cepat ia menarik tangan ara dan melemparkanya, sedangkan rey memutarkan tubuhnya pada pricil yang hendak menancapkan gunting itu.
Daylon menangkap ara yang akan terjatuh.
Gunting itu menancap dipunggung rey tepat dibekas tusukan lukanya yang lama.
Luka itu kembali terbuka, darah pun membasahi bajunya, rey tertunduk menahan sakit, perlahan dia jongkok dilantai, dengan menutup mata, rey mencabut gunting itu, darahnya pun makin banyak bercucuran.
Sementara itu, pricil kaget dan menutup mulutnya karna ia salah sasaran lagi. Dia pun menyempatkan diri untuk kabur.
Alvin dan ricky menangkap tangan pricil dan mencekalnya dengan kuat. "Mau kabur kemana lo hah? "Tatap alvin dengan tajam.
"Hei kalian! Keponakanya Hulk. Pegang nih kutu kebo, jangan sampai lepas. "Ujar ricky sambil menyerahakan pricil pada kedua penculik keponakanya hulk itu.
Ara langsung berlari melihat rey terkuka. "reboy!! Lo terluka lagi? Maafin gue! Ini pasti salah gue, iya kan?
"Udah tau, masih nanya. "Gerutu daylon.
Rey mulai terkulai lemas, ara membaringkan kepalanya diatas pahanya.
"Sayang, apakah lo maafin gue sekarang? "Tanya rey sambil memegang pipi ara.
"Iya.. Iya,, gue maafin kok. "Sahut ara dengan cemas.
"Kalau gitu, kita balikan lagi ya. "Rey tersenyum manis.
"Iya.. Mau nikah sekarang juga boleh, asal lo gak mati. "Timpal ara.
"Haha,, ada ada aja.. Lo imut banget kalau lagi cemas. "Ujar rey terkekeh.
"Udah ya, mending kita kerumah sakit sekarang, berhenti cengengesan, gue tabok ntar.
Bang, ayo kita kerumah sakit, lo yang nyetir. Alvin, ricky, gue serahin urusan kutu kebo itu sama kalian dan juga para keponakanya hulk itu, kalian naik taxi aja ya. Ongkosnya pakek duit kalian dulu, tahun depan gue balikin, kalau kalian masih idup. "Ujar ara sambil membantu rey berdiri.
"Kurang ajar! Lo nyumpahin kita mati!! "Sahut ricky.
"Udah jangan banyak omong, kita ikuti saja, dia sedang gak waras. Ayo kita pergi. "Alvin menarik ricky dan mengajak pricil naik taxi bersama kedua penculik itu.
***
__ADS_1
Bersambung.....
Jgn lupa like & komen😁🙏