Cinta Playboy TamVan

Cinta Playboy TamVan
Kakak tiri Ardian?


__ADS_3

Beberapa saat ara memandangi orang tersebut, tapi tetap saja ia tidak mengenalinya.


"Maaf tuan, sebenarnya siapa anda? Apakah anda berasal dari sini? Atau dari indonesia?. "Tanya ara kebingungan menatap wajah orang itu.


Cowok itu tersenyum menghela nafas. "Sudah, gak usah ngomong pakek bahasa inggris. Aku adalah kakak kamu. "Ujarnya sambil menepuk pundak ara.


Ara kaget dengan mata terbelalak, ia berpikir bagaimana bisa tiba-tiba ia mempunyai kakak yang begitu tampan ini.


"Tuan jangan bercanda? Aku mana ada kakak, aku anak tunggal. Yang benar saja!. "Sahut ara terkekeh tertawa kecil.


Cowok itu menggeleng dengan senyuman manisnya. "Kamu ini, memang dari kecil udah o'on ya. Kamu itu adik tiriku. Aku adalah Ardian, kakak nya Kinza. "Jelasnya singkat.


Ara makin kaget, tidak percaya dengan orang yang didepanya, kakak tirinya yang dulu masih remaja, dan kini sudah begitu dewasa.


#Ardian dan kinza adalah anak dari suami papa tiri ara yang tinggal dikota A, yang dulunya sangat baik sama ara ketika ara kecil#


"Kak Ardian? Ini beneran kamu? Tapi bagaimana bisa kamu mengenaliku? Bahkan kita tidak pernah bertemu sejak aku keluar dari rumah kalian.


"Dek, apakah kamu ingat saat kamu bertemu kinza? Saat itulah kinza menceritakanya padaku, ia juga memberitahuku akun instagram kamu. Aku selalu memantau kamu dari medsos, makanya aku mengenali wajahmu, aku juga tau dengan hubungan kamu dan rey. Bahkan aku tau tujuan kamu pergi kesini. "Jelas ardian panjang kali lebar.


"Serius? Bagaimana bisa kakak mengetahui semua itu? Lalu kakak sendiri kenapa ada disini?


"Dek, apa kamu tidak lihat berita hari ini? Medsos sedang dihebohkan dengan berita menghilangnya kamu. Makanya kakak mencari kamu, dan tadi tidak sengaja melihat kamu disini. Aku disini bekerja sebagai tentara kota.


Apakah kamu kesini hanya untuk melupakan rey? Kakak yakin, cuma ada kesalah fahaman diantara kalian, kakak mengenal sifat rey.


Ara kembali dikejutkan dengan fakta yang diungkapkan ardian. "Bagaimana kakak bisa mengetahui semua itu? Apakah kakak begitu kenal dengan rey? Bukankah kakak hanya mengetahuinya melalui foto nya saja?


"Kamu salah dek! Aku, kamu, dan kinza sudah mengenal rey sejak kita masih kecil. Tapi sayangnya, kamu kehilangan ingatan masa kecil kamu, hingga kalian saling melupakan.

__ADS_1


"Apa?? Yang benar saja? Jangan becanda? Bagaimana mungkin kita saling kenal, sedangkan aku dan rey baru jumpa saat pertama ngampus, jangan drama deh kak!. "Ara tidak mempercayai yang dikatakan ardian, ia hanya menganggapnya itu cerita halu.


"Baiklah kalau kamu gak percaya, suatu saat kamu akan mengetahuinya sendiri. Kalau begitu kita makan dulu ya, kakak tau kamu lapar.


Ardian mangajak ara pergi kerestoran dekat danau tersebut. Mereka kembali berbincang saling menyapa dan menanyakan kabar.


Setelah itu, ardian mengantar ara pulang keapartemenya.


_


Sementara itu dikota B.


Drrttt.. Ddrttt.. Getaran ponsel rey dari dalam saku celananya. Tersirat nama 'fotographer joni' dilayar ponselnya.


*halo tuan rey, apakah kalian bisa foto shoot hari ini, kita akan menambahkan part2 pada majalah RATU. "Ujar joni.


"Lo dimana sih aron! Kumohon, kembalilah. Ini hanya salah faham, gue beneran gak sanggup menahan sakit. Gue juga gak bisa menahan rindu. Udah dua hari lo gak pulang, lo tinggal dimana? "Gerutu rey dengan wajah sedih. Ia tetap mencari ara dengan bantuan teman-teman bisnisnya yang mengecek tiap hotel atau tiap stasiun ataupun bandara.


Namun rey tak juga menjumpainya.


Setelah lelah berkeliling, ia kembali kerumah orang tuanya.


Dihalaman rumah orang tuanya, rey melihat beberapa mobil terparkir, ia masuk kerumah dengan heran.


Didalam rumah itu sudah ada orang tua ara dan daylon, beserta alvin dan ricky, temanya ara.


Rey disambut oleh daylon, lalu mengajaknya duduk.


Dengan perasaan yang bingung, ia melangkahkan kakinya perlahan. "Ada apa ini? Apa yang sedang kalian bahas, kenapa semuanya ngumpul dirumah mami?

__ADS_1


"Kutil, ada sesuatu yang ingin orang tua lo sampaikan tentang masa lalu lo. "Ujar daylon.


"Apa? Masa lalu apa mi, pi? Gue gak ada waktu buat membahas masa lalu yang gak penting, sekarang gue mau fokus mencari ara. "Rey beranjak hendak pergi, dia tidak ingin mendengarkan apa yang akan mereka sampaikan.


Mami rey menarik tanganya, menahan rey untuk tetap duduk. "Rey! Ini masa lalu kamu yang berkaitan dengan ara, kebetulan disini ada orang tuanya.


Mendengar kaitan nama ara, rey pun kembali duduk.


"Mi, ada apa sebenarnya? Apa hubunganku dengan ara? Aku sama sekali tidak ada masa lalu denganya kecuali masa depan. "Sahut rey membantah.


"Hei kutil, dengerin dudu ngapa?? Bacot aja lo! Lo bakal kaget kalo lo tau kebenaranya!! Emang dasar ya, gak guna! "Ujar daylon menatap tajam mata rey.


"Eh kuman!! Jangan sembarang omong lo ya, gue remukin ntar tulang rusuk lo. Asal lo tau, gue gak mau punya masa lalu sama ara, karna gue cuma mau masa depan bersamanya, ngerti gak lo.!! "Bantah rey membalas menatap dingin mata daylon.


"Kalian ini berisik banget, bisa diem gak sih! gue juga penasaran tau! Emangnya apa sih yang terjadi sama mereka. "Sahut alvin dengan kesal.


"Mi, pi. Ayo ceritakan apa yang ingin kalian sampaikan?


Mami rey menarik nafas dengan dalam. "Rey, apakah kamu bisa mengingat masa kecilmu dibawah umur 8 tahun? Coba kamu ingat kembali, kejadian apa saja yang masih kau rekam.?


Pertanyaan mami rey itu membuat rey makin bingung, ia pun mencoba mengingat masa kecilnya. Namun sama sekali tidak ada rekaman dalam memori ingatanya tentang hal itu.


"Ahh.. Kepalaku sakit!! Mi, tolong jangan memberi pertanyaan yang tidak bisa kujawab. Katakan saja ada apa?! "Ujar rey sambil menjambak rambutnya karna menahan sakit.


***


Bersambung....


Jgn lupa like & coment🙏

__ADS_1


__ADS_2