Cinta Playboy TamVan

Cinta Playboy TamVan
Episode Spesial (Romantis)


__ADS_3

Keluarga gaje!


(Rey dan ara tengah nonton sembari saling rangkul, sedangkan reza sibuk main hp)


Rey : Sayang, kamu tau malming gak?


Ara: malming? Bukankah itu malam minggu?


Rey : benar! Maljum tau gak?


Ara: Kayaknya dia gak tau deh!


Rey: maksudku MALJUM bukan maljum nama orang!


Ara : maljum? Gak tau ah!


Rey :Maljum itu, malam jum'at sayang! Waktunya kita berdua!


Ara: kita kan bertiga sama reza!


Rey: huuhh!! Bodo' amat lah!!


Ara: kyaaa kenapa tuh bibir, pengen gue kepang?


Rey : bodo'


Ara : (hmm kayaknya dia merindukan keluarga eliennya)


Rey : ngapain liatin gue kayak gitu!?


Ara: hei, sejak kapan kita nikah dan punya anak?


Rey : hah?? Lo kumat sayang? Atau sedang stres? (Sambil meraba kening ara)


Ara : gue cuma tanya doang! Soalnya gak yangka aja gitu dapat suami kayak kamu. Udah ganteng, baik, ramah, kaya, bertanggung jawab, rajin nabung, hapal undang², sayang anak istri, sering nyadarin gue saat gue dalam mode gak waras, sering lempar hp kalo kalah maen game!


Rey: terus?


Ara: gue seneng aja gitu! Bahagia bisa idup ama orang kayak lo yang kadang ikutan gak waras, hehe.


Rey : terus?


Ara: nih orang! Teras terus!! Lo kira angkot!


Gue cuma mau bilang, kalo gue sayang ama lo.


Rey : tumben! Kita ngobrol dikamar aja yuk!


Ara : kenapa harus kekamar?


Rey : biar romantis, siapa tau ntar reza bakal punya adek. hehe


Ara : dih otak nya!!


Reza : Ma, pa.! Mau kemana?


Rey : mau kekamar sayang, kamu tidur lah, besok harus sekolah! Letakan hp nya!

__ADS_1


Reza : baik pa! (Langsung pergi)


Dikamar.


Rey : sayang, lo inget gak waktu malam pertama kita dimana?


Ara : gak tuh! Emang dimana?


Rey : dikasur lah o'on!


Ara : gue juga tau bego! Maksud nya dikota mana?


Rey: eh iya! Dikota paris!


Ara : kok gue gak inget ya?


Rey : iyalah, waktu itu otak lo sedang dipinjem ama udang.


Ara : wah!! Ngajak tawuran tuh udang!


Rey : gak! Gue serius, waktu itu kita 'anu' dihotel paris, tapi lo dalam keadaan setengah sadar.


Ara : kok bisa?!!


Rey : karna lo nya ngantuk, jadinya agak ngawur gitu!


Ara : ah, masa'? Jangan.. Jangan....


Rey : udahlah! Jangan dibahas!


Ara: ngapain?


(Mode romantis)


Rey: aku akui kalau aku punya istri bodoh, bego dan o'on!


Tapi, berkat hadirnya kamu dihidupku, banyak sekali membawa perubahan pada diriku, dimulai dari saat kamu mempersatukan hubunganku dengan mami papi yang sudah lama tidak baik.


"Terus, membuat sifatku berubah, dari yang boros, sering menghamburkan uang, playboy, minuman keras, bergaul gak jelas menjadi lebih baik setelah kamu masuk kerumah ini.


"Dan, dari aku yang dulu sangat menutup hati untuk benar² mencintai wanita, berubah menjadi sangat mencintai orang yang bodoh ini.


"Bisa dibilang, kamu telah menyelamatkan hidupku, jujur, dulu aku tidak tau tujuan hidupku akan seperti apa, dan aku tidak punya cita-cita, walaupun aku sudah punya beberapa usaha kecil, tapi aku tetap merasa berada dalam kegelapan.


"Dan akhirnya cahaya kecil masuk dan menyelinap dalam hatiku, dan cahaya itu membuatku membuka pintu untuk cahaya yang lebih besar, dan cahaya itu adalah kamu. (Men-Toel idung ara)


"Terlebih saat aku mengetahui bahwa kita sudah dijodohkan sejak bayi, dan kamu juga yang menyelamatkan aku dari kecelakaan waktu kita kecil, itu sangat membuatku makin mencintaimu, dan aku berjanji pada diriku sendiri, bahwa aku tidak akan pernah menyakitimu, dan aku akan tetap setia sama kamu sampai maut memisahkan kita.


"Sayang, apapun yang terjadi dimasa depan, walaupun misalnya kita bangkrut dan hidup susah, aku mohon, tetaplah bersamaku, tetaplah berada disampingku, aku janji, dalam keadaan apapun kita nanti, aku akan tetap melindungi keluarga kecil kita ini, aku akan terus menyayangi kalian.


Ara : reboy, apa kau akan terus disampingku jika aku sudah jelek dan tua? 😢


Rey : sayang, wajah itu pasti berubah, bukankah dulu kamu tidak secantik ini? Tapi aku bisa jatuh hati padamu kan? Aku akan terus bersamamu sampai kita tua dan mati bersama, kalau bisa, tanggal mati kita juga sama, karna tanggal lahir kita itu sama.


Ara : tapi bagaimana dengan reza, anak kita?


Rey: jika dia sudah besar, dia tau apa yang harus ia lakukan, kamu, aku, kita semua pernah berada dititik yang sulit, terlebih kamu, dari kecil sudah menderita. Aku yakin, reza bisa mengatasi masalah yang rumit, karna mamanya wanita yang hebat!

__ADS_1


"Kau tau? Saat aku jatuh cinta padamu, aku seolah memakai kaca mata kuda, tidak suka melihat wanita manapun lagi selain kamu. Hatiku sudah tertutup rapat dan terkunci untuk satu wanita saja.


"Menikah, dan memilikimu sepenuhnya adalah keingin dari hati, sehari saja kamu gak ada dirumah, aku merasa begitu kesepian, terimakasih telah memberikan anak secerdas dan setampan reza, terimakasih telah hadir dalam hidupku, jika aku tidak bertemu denganmu, mungkin aku tidak akan menjadi seperti sekarang.


Terimakasih sayang. (Mengecup kening ara)


Ara : huaa!! 😭


Reboy! Apa yang kau katakan? Kenapa aku begitu terharu mendengarnya?


Aku gak tau harus bilang apa? Tapi aku juga ingin mengatakan yang telah kau katakan.


"Aku sangat menyayangimu, aku juga bersukur bisa dipertemukan denganmu, kalau gak, aku juga belum tentu bisa seperti saat ini kan? Aku mencintaimu suami alien ku! 😭terimakasih untuk semuanya, sudah berulang kali kau menyelamatkanku dari bahaya! Aku... Aku...


Aku gak tau lagi....


(Rey memeluk ara dengan hangat, menciumi kepalanya dan membelai rambutnya)


Rey : Kuharap kita bahagia seperti ini selamanya!! 😘


Ara : 😭


Cekreekkk.. (Suara pintu)


Reza : pa, ma! Ngapain?


Rey/ara : hah?? Reza? (Langsung melepaskan diri)


Reza: kalian ngapain?


Rey : kita lagi syuting sayang. (Nih anak ganggu aja!)


Reza : kok gak ada kameranya?


Ara : reza, kita cuma belajar acting doang! Sana gih balik kekamarmu!


Rey : reza mau adek gak?


Reza : adek! Mau pa, kapan aku punya adek?


Rey : lagi dalam proses!


Ara : apaan sih, udah sana balik kekamarmu!


Reza : aneh! (Langsung keluar kamar)


Rey : huff! Dasar anak gak tau orang tua, orang lagi nyaman, malah dia nongol entah dari mana! (Sambil ngonci pintu, takutnya ketauan reza sedang 'anu')


Rey: sayang, lanjutin yok!!


Ara : mulai deh!! 🙄


(Bersatu)


•••


BERSAMBUNG.

__ADS_1


__ADS_2