Cinta Playboy TamVan

Cinta Playboy TamVan
Misi 2


__ADS_3

Keesokan harinya, giliran adelia dan aznie yang bertugas untuk mendekati pricil.


Sore hari ini mereka diantar oleh alvin ke mall untuk menemui pricil.


"Vin, muka si pecel itu yang kayak gimana? "Tanya adelia.


"Pokok nya beda dari yang lain. Mukanya kayak kantong plastik bekas. Nah.. Itu tuhh... Yang sedang melipat pakaian. "Alvin menunjuk pada pricil yang berdiri didekat pintu.


"Ohh itu, baiklah kita akan menemuinya sekarang.


Adelia dan aznie segera turun dari mobil alvin dan menghampiri pricil.


"Maaf mba, boleh tanya, disini ada jualan pecel gak?? "Tanya aznie tanpa dosa.


"Maaf! Situ waras?? Ini mall, bukan warteg.! "Jawab pricil cuek.


"Ah maaf mba, teman saya ini sedang mabok. Kita mau cari seuatu yang gak ada. Oh iya. Mba nya kapan ada jadwal libur? "Tanya adelia sambil membongkar pakaian yang dilipat pricil.


"Kenapa nanya saya libur? Gue besok of, dan gue akan kembali ke kota gue.!. "Sahut pricil.


"Ah.. Gak apa apa. Kalau mba nya libur, baru kita mau belanja dimari. Ya udah kalau gitu, besok aja kita belanjanya. "Adelia menarik tangan aznie dan pergi dari mall.


"Kayaknya mereka orang gila deh. "Gerutu pricil sambil melihat adelia dan aznie berjalan dengan cepat.


Saat mereka masuk mobil, alvin heran karna mereka begitu cepat sudah balik lagi.


"Loh?? Kok balik lagi, belom sampai 10 menit!!! "Ujar alvin.


"Sudah, jalankan saja mobilnya, kita sudah dapat informasi, kalau besok dia libur. "Sahut aznie.


"Terus apa hubungan nya dengan misi kita?? Apa gunaya kalau cuma tau dia libur doang, dasar bego!! "Timpal alvin sembari melajukan mobilnya.


"Gak tau tuh si aznie. Malah nanya ada jualan pecel apa gak. "Sambung adelie.


"Sama aja!! Lo juga bilang nyari yang gak ada. Udah ahh ayo kita pulang aja. Begah perut gue ngeliat si pecel itu.


•••


Sore harinya, ara dan temanya berkumpul di kafe pinggir jalan yang tidak jauh dari rumah rey.


"Apa hasil yang kalian dapat?? "Tanya ara.


"Kita dapat nomor Hp nya, terus informasinya adalah besok dia libur dan balik kekota F. "Jelas ricky.


"Hah?? Itu doang?? Apa gunanya informasi kayak gitu! Dasar payah.. Gue tuh pengen kalian selidiki latar belakangnya. Udah ahh.. Gue pulang aja. Payah punya teman gak bisa diajak kerja sama.

__ADS_1


"Gue udah usaha ra. Ini nih si cebong yang males. "Rikjy menunjuk wajah alvin.


"Mana ada.! Jelas - jelas disini gue yang palig banyak bekerja. "Bantah alvin sambil melotot.


"Ya udah deh! Kalian lanjutin besok, gue mau balik. "Ara langsung berdiri dan meninggalkan mereka.


"Woii ulat bulu.. Traktir kita dulu.!! "Teriak ricky.


"Gak mau!! Informasinya aja belom dapat gitu!! Bayar sendiri!!. "Sahut ara sambil berjalan keluar.


Saat masuk kerumah. Ara melewati rey yang duduk santai dengan raut wajah yang kesal.


"Dari mana? "Sapa rey dengan senyuman.


Ara tidak menjawab, dia terus berjalan dengan kencang.


"Kerasukan apa ulat bulu itu.? "Gerutu rey heran sambil mengejar ara.


"Aron!! Kenapa lo, muka udah kayak pantat bebek gitu.!! "Rey menarik ara dan memeluknya dari belakang.


"Mama.!!! Ada mahluk asing disini.!! "Teriak ara dengan kuat.


Seketika mama nya datang buru buru.


"Dimana mahluk asing nya. "Tanya mama ara dengan panik.


"Eh, maaf tante.. Anak tante itu memang suka konslet otak nya. "Ujar rey pada mama ara.


"Iya. Tante paham dengan sifat nya, gak masalah kok. "Timpal mama ara sembari tersenyum.


"Aku keatas dulu ya. "Rey kembali melanjutkan mengejar ara.


Ara yang masih kesal itu langsung menghempaskan diri dikasur.


Dengan langkah cepat rey menyusulnya kekamar.


"Sayang, apa yang membuat lo kesal? Apa gue ada salah? Tolong bicaralah baik baik. "Rey duduk disamping ara dan mengajaknya bicara.


"Gak,, lo gak salah. Gue cuma kesel aja sama si pecel itu. "Sahut ara menutupi wajah nya dengan bantal.


"Hah? Kenapa?? Apakah dia nyakitin lo.? "Timpal rey cemas


"Nggak! Hanya saja gue gak suka dia nyempil ditengah kita. Pengen gue tendang aja dia, atau kasih makan singa. "Tambah ara makin kesal.


"Dia kan gak ganggu kita sayang, dia disini kan cuma kerja. Lagian kasian juga lah sama dia yang jauh dari orang tuanya, lo gak liat apa kemarin, kontrakanya aja kecil gitu. "Sahut rey, jawabanya makin menambah emosi ara.

__ADS_1


Dengan cepat ara duduk dan menghadap rey.


"Lo tuh ya.. Selalu aja belain dia.!! Apa lo masih cinta sma kutu kebo itu hah?? "Teriak ara dengan ludah yang mengocor deras didepan muka rey.


"Aron!! Gue hanya cinta sama lo.! Kok gak percaya banget sih.! Gue harus gimana?? "Jawab rey yang juga ikutan teriak.


"Terus!! Kenapa lo masih peduli sama pecel itu hah? Pakek acara masukin dia kerja di mall segala. Gue gak suka tau gak!!


"Gue cuma kasihan sama dia. Dia bekerja di club malam, tempat itu bahaya untuk cewek. Gue cuma bantu dia doang. Udah itu aja, gak lebih. "Timpal rey menjelaskan.


"Serah ya.. Terseraaahhh!!!. Mata gue pusing liat lo,. Mending lo keluar, atau gue cemplungin dalam bak mandi kucing. "Ara mendorong rey keluar dari kamar nya. Dan langsung membanting pintu.


"Aron!! Gue selalu salah dimata Lo..!! Besok gue pindah ke alis lo aja.!! "Teriak rey dari luar kamar.


"Bodo amat!!!! "Sahut ara dengan kuat sambil melempar benda pada pintu itu membuat rey kaget.


"Apa dia melempar kepalanya sendiri?? "Gerutu rey sembari berjalan kekamar nya.


"Apa gue beneran sudah salah ya membiarkan pricil kerja di mall.. Itu membuat aron tidak suka dan cemburu tiap hari. Ah.. Itu tanda nya dia cinta sama gue ya kan!! Ya iyalah,, kalau dia gak cinta, masa dia mau jadi pacar gue?? Iya juga ya..! Ahh kok gue mendadak bego gini sih. "Rey bergumam sendiri sambil berbaring diranjangnya.


Sementara itu ara masih larut dengan rasa kesal nya terhadap pecel.


"Gue yakin nih,, gue bener bener yakin. Kalau si kutu kebo itu bukan orang miskin. Buktinya dia bisa kejerman! dan pakaian yang kenakan juga bukan pakaian yang biasa dan murah. Dia pasti sengaja pura pura miskin supaya rey membantunya dan mempedulikanya lagi. Dasar kutu kebo item!! Liat aja lo. Gue bakal cari tau dan bongkar semua yang lo sembunyiin. "Gerutu ara sambil memukul bantal dengan kesal.


Malam harinya, rey selalu mengajaknya bicara, namun ara tetap cuek seakan tidak ada orang.


Namun rey tetap sabar, karna dia merasa bersalah pada pacar nya itu.


"Kok gue takut ya liat piranha ini marah, apakah dia sudah ada ilmu sihir pemberian mak lampir? "Batin rey dalam hati sambil melirik ara yang sedang monyong itu.


"Biarin ajalah.. Besok juga dia negur sendiri. Bagus juga kalau diem kayak gini, setidaknya rumah ini gak gempar. "Gerutu rey dengan suar kecil.


"Ngomong apa lo?? "Tanya ara dengan kuat.


"Gak ada.. Tadi ada semut sedang gotong royong. "Sahut rey dengan santai.


Ara kembali melanjutkan nyemil sambil nonton tv bersama rey.


Keduanya hanya diam, terkadang mereka saling kaget karna tanpa sengaja saling tatap.


****


Bersambung...


Jangan lupa like🙏

__ADS_1


Baca juga Chat Story👉 " BTS GC" (bagi yg kenal mereka)


__ADS_2