Cinta Playboy TamVan

Cinta Playboy TamVan
Rey sakit??


__ADS_3

Keesokan harinya, alvin dan ricky pergi kekampus bersama dipagi hari, sementara adelia dan aznie ada kelas siang.


"Eh, ki... Gue mau nanya sama lo,, tapi lo harus jawab dengan jujur ya, kita ini sudah temenan sejak SMA loh, gue harap gak ada yang lo tutupin dari gue. "Tanya alvin dengan serius sambil mengemudikan mobil nya.


"Ada apaan vin? Serius amat!! "Sahut ricky penasaran.


"Ki. Menurut gue nih ya, dari tatapan dan perlakuan lo sama ara tuh, kayak ada yang special gitu, apa kau menyukai ara.? "Tanya alvin.


Ricky kaget. "Eh!! Masa' sih,. Biasa aja ahh. "Jawab ricky cuek.


"Udah, lo gak usah ngelak, jawab aja dengan jujur, gue bisa maklum kok. "Timpal alvin.


Awasss!!!! Teriak ricky sambil menepuk pundak alvin. Alvin kaget dan langsung ngerem mobil nya. "Ada apaan ki? Apa kita nabrak? "Tanya alvin dengan gugup.


"Nggak sih, hanya saja didepan ada tikungan tajam. "Jawab ricky santai.


Alvin langsung kesal, mata nya sudah dibayangi api-api. "Lo tuh ya, ngira-ngira dong kalau mau ngagetin orang, gue juga udah tau kalau didepan ada tikungan, kirain tadi nabrak orang, jantung gue hampir loncat tau gak, dasar laknat.!! "Teriak alvin sambil memukul kepala ricky.


"Hehe.. Iya deh, maaf,, tadi gue juga kaget kalau didepan jalan nya kayak gitu, gue kira jalan nya buntu, ternyata menikung. Hehe. "Sahut ricky tertawa kecil.


"Idiot.!! Hehh.. Lo belum jawab pertanyaan gue tadi, jangan-jangan lo mau mengalihkan topik ya. "Ucap alvin sinis.


"Iya. Iya gue jawab,,, gue memang suka sama ara, tapi gue juga gak tau sejak kapan gue cinta sama dia, tapi itu dulu, karna sekarang gue udah gak mikirin itu lagi, gue hanya mendukung ara dengan siapapun. "Jawab ricky pasrah.


"Bagus deh kalau gitu, saingan gue berkurang satu. Tapi lo harus dukung gue. Hehe. "Sahut alvin tersenyum, lalu melanjutkan perjalanan nya.


•••


Pagi ini ara bangun agak siang, karna tidak ada kelas pagi, walau mata udah melek, tapi males banget untuk bangun, sampai pagi ini masih terbayang dan baper karna film sarang hiu yang dia tonton semalam.


"Hooaamm... (Nguap)."duuh.. Males banget sih bangun, kaki gue lagi gak mau diperintah, mau nya tiduran aja. Eh. Muka terong rebus udah bangun belom ya, tumben gak berisik, bukanya dia ada kelas pagi ini. "Gerutu ara sambil guling-guling dikasur.


Kemudian ara bangun untuk mengintip kamar rey. terlihat pintu kamar nya tersingit sedikit, ara pun membukanya pelan-pelan.


" eh, dia masih tidur?? Tapi kok pintu nya terbuka ya. reboy..!! Reboy.!! Bangun woy.. "Teriak ara ditelinga rey dan menarik selimut nya.


"Aron!!! Ngapain sih tereak-tereak gitu, gak ada kerjaan lo ya?? "bentak rey sambil menarik kembali selimut nya.


"Woii reboy, lo tuh ada jadwal kuliah pagi ini, malah asik tiduran, cepat bangun sana!! Ntar telat.!! " Timpal ara berseteru.


"Gak!! Gue udah pinter, lagian gue bisa naik tanpa harus ikut belajar. "Sahut rey dengan suara lemas.


Ara pun membuka kembali selimut nya dan menarik tangan rey. "Ayoo bangun bos babi.. Eh!! Tangan lo panas!! "Ara mulai panik.


"Reboy,, lo sakit?? "Ara meraba kening rey, terasa seperti daging yang di asap.


"Aw... Panas!! Lo beneran sakit?? Kenapa gak bilang dari kemaren. "Teriak ara kepanasan.


"Gue aja baru sakit nya hari ini.!! Gimana mau bilang dari kemaren, tolong jangan tunjukin sikap bodoh lo didepan gue selama gue sakit, karna gue gak mau usus gue melintir. "Ucap rey dengan nada lesu.


"Duhh.. Gue harus gimana ya,, ini nih akibat nya kalau terlalu sering jahilin orang, kena imbas nya kan?? "Gerutu ara tanpa dosa.


"Kalau mau ceramah,, jangan disini, sono kemasjid. Lagian siapa juga yang sering jahilin lo. Mending sekarang lo panggilin dokter pribadi gue,, nomor telpon nya cari di Hp gue. "Ucap rey sambil memberikan hp nya pada ara.


"Gimana caranya, gue kagak ngerti sama nih hengpon. "Ucap ara sambil membolak-balik hp rey.


"Sini.. Bodoh banget sih lo aron!! "Rey menelpon si dokter lalu menyuruh ara untuk bicara pada nya.

__ADS_1


*halo,, apakah ini dokter? "Tanya ara.


(Haiiss.. Jelas-jelas dokter, masih ditanya?) "bisik rey kesal.


*iya, ada apa ya? Bukankah ini nomor tuan rey, siapa anda?


*eh, ini dok,, saya asisten nya bos rey, dia sekarang sedang sakit, bisa tolong anda segera kemari, suhu tubuh nya panas.


*oh gitu!! Baiklah, saya kesana sekarang.. "Dokter pun langsung menutup telpon nya.


"Dih,, langsung ditutup. Gak ada sopan-sopan nya sama anak muda. "Gerutu ara sambil menaruh hp rey.


ara kaget melihat tubuh rey gemetaran, sambil meringkuk.


"Reboy, lo kenapa? Apa kena setrum?? "Tanya ara bingung.


"Gue kedinginan bodoh!! Tolong tutupin tubuh gue sama bantal ya. "Jawab rey sambil gemetar.


"Oh gitu.. Oke.. Oke. "Ara langsung sigap menutupi tubuh rey dengan selimut dan beberapa bantal, tak hanya itu ara pun turut tiduran diatas bantal ditubuh rey membuat nya tidak bisa bergerak.


"Woii anak babi, kenapa lo juga ikut tiduran diatas tubuh gue, badan lo berat banget, cepat minggir.!! "Teriak rey berusaha menjatuhkan tubuh ara.


"Gak tau terimakasih banget sih, gue tiduran disini biar tubuh lo gak getar-getar lagi. "Sahut ara sambil turun dari tubuh rey.


"O'on.. Gak kayak gitu juga caranya, cukup pake bantal aja, mending lo diem aja deh sambil tunggu dokter nya datang, bisa cepat mati gue kalau lo yang urus. "Timpal rey kesal.


"Oke bos babi. "Jawab ara tertunduk.


Beberapa menit kemudian, dokter pun tiba, dan langsung diantar oleh bik yam menuju kamar rey.


"Nah, ini dokter nya, ahir nya datang juga, sudah dua tahun kita tungguin, dok cepat obati bos reboy, badan nya kayak bara tuh, kalau ditaruh telor, mungkin bisa mateng. "Ucap ara panjang lebar sambil menarik tangan dokter itu mendekati rey yang sedang terbungkus selimut dan bantal.


"Em.. Nona, mohon maaf, bisa tolong dibuka selimut dan singkirin bantal-bantal ini, saya akan memeriksa tuan rey. "Ucap dokter.


"Baiklah, jangan lama-lama ya dok, nanti dia kedinginan lagi. "Jawab ara sambil menyingkirkan selimut pada tubuh rey.


Dokter itu lalu memeriksa rey cukup lama, gak tau apa aja yang dia dengar dari tubuh rey, membuat ara bingung, karna hanya menekan-nekan tubuh rey pakai tetoskop.


"Em,, dok, udah selesai.? Sakit apa dia? "Tanya ara.


"Dia hanya demam biasa, tidak ada penyakit yang serius, ini diakibatkan karna dia sering terkena angin malam, makan dan tidur yang tidak teratur. "Jelas dokter sambil mengeluarkan beberapa obat dari dalam tas nya.


"Tuh reboy, dengerin! Makanya jangan begadang terus, tiap hari tidur malam karna sibuk mainin game. "Gerutu ara sembari menutupi tubuh rey dengan selimut.


"Bacot amat sih.. Lo aja nonton film sarang hiu sampai larut. "Jawab rey pelan.


"Tapi kan gue gak tiap malam juga, eh dok.berapa obat nya? "Tanya ara pada dokter.


"Eh. Ini sudah dibayar non, gak perlu bayar lagi. Silahkan diminum obat nya, jangan sampai telat makan. Tidur yang teratur. Kalau gitu saya pulang dulu,, tuan rey cepat sembuh ya, saya permisi.


"Baiklah, terimakasih dok. Biarkan ara yang mengantarmu kedepan. "Ucap rey.


"Gue?? Baiklah, mari dok saya anter.


Sambil berjalan mengantar dokter, ara pun bertanya beberapa kalimat.


"Dok, gimana sih jadi dokter itu, enak gak? "Tanya ara dengan pertanyaan yang tidak berbobot.

__ADS_1


"Bukan masalah enak tidak enak nya, karna ini bukan makanan, tujuan dokter adalah membantu dan mengobati pasien, apa kamu tidak tertarik dengan ilmu kedokteran? "Sahut si dokter.


"Tertarik sih, aku tuh pengen banget mengetahui seluruh isi tubuh manusia, karna aku pengen meneliti bagaimana manusia itu bisa hidup. "Ucap ara belepotan.


"Haiss.. Manusia tuh hidup karna tuhan! Kalau kamu tertarik dengan kedokteran, kenapa kamu gak mengambil jurusan ini.? "Timpal dokter yang wajah nya segi empat itu.(spongbob dong!!).


"Bukan aku gak mau dok, tapi aku takut, takut otak ku gak sampe buat mikir kesana, karna aku gak punya otak. banyak yang bilang, jurusan dokter banyak menggunakan otak dan uang. "Ucap ara.


"Aku heran deh sama kamu, kok kamu bisa hidup ya. "Tanya si dokter menatap ara.


"Maksud nya??. "Sahut ara bingung.


"Tadi kan kamu bilang, kalau kamu gak punya otak, terus, kepala kamu itu apa isi nya? Kosong kah?? "Timpal dokter.


"Dok, kayak nya kita sama ya.? "Tatap ara pada dokter dengan serius.


"Apanya yang sama?? "Jawab dokter bengong.


"Sama-sama gak punya otak.. Hahahah... "Ara tertawa terpingkal-pingkal..


Sidokter pun bingung sambil berpikir, kemudian dia sadar! Lalu ikut tertawa bersama ara..


"Lah.. Dia nya malah ikut ketawa, bukanya mikir.. Dasar, dokter gak waras! Pulang aja sono.!! "Ara mendorong dokter itu setelah tiba didepan pintu.


"Memang aku mau pulang,, gara-gara ngobrol sama kamu, harga diriku sebagai dokter turun harga. Aku jadi ikutan goblok.. "Sahut dokter itu sambil berjalan menuju mobil nya.


"Haha.. Turun harga!! Lo kira cabe kriting.. Dasar dokter muka petak.!! "Gerutu ara sambil berjalan masuk. Ara langsung menuju kamar rey.


"Reboy! Lo makan dulu ya, abis itu minum obat. Biar gue yang suapin, tenang aja, gue akan berusaha tidak ngomong yang aneh-aneh selama gue sadar, tapi kalau keceplosan gak apa-apa kan. "Ucap ara sambil membantu rey duduk.


ara mengambil sepiring nasi yang diantar oleh bik yam kekamar rey.


"Nah sekarang makan dulu ya bos babi, biar besok bisa jahilin gue lagi. "Ucap ara sambil mengaduk nasi.


"Gak mau ahh. Gue gak mau pake sendok. "Ucap rey membungkam mulut nya saat ara hendak menyuapinya.


"Gak mau pake sendok??. Lo mau pake sekop?? "Tanya ara heran.


"Bukan itu.!! Gue mau lo suap pakek tangan lo yang mungil itu. "Sahut rey menggoda ara.


"Jangan!! Mulut lo banyak kuman, ntar tangan gue terkena rabies. "Timpal ara menyimpan tangan nya.


"Emang nya gue anjing.. Udah! Jangan banyak bacot! Cepat cuci tangan sana, gue gak mau makan kalau gak disuap pakek tangan. "Perintah rey memaksa.


Cpt 01


"Iya..iya.. Memang hanya lo yang maha penyuruh. apapun harus dituruti. Gue tendang keluar angkasa baru tau rasa lo. Dasar alien!! "Gerutu ara sambil berjalan kekamar mandi untuk cuci tangan.


"Ngomong apa woiii.. "Teriak rey.


"Nggak ada.!! Tadi ada kecoa berenang. "Sahut ara dari kamar mandi dalam kamar rey itu.


Huuhhh.. Dasar, anak babi sama bos babi.. Bertengkar sepanjangan. Yang satu o'on. Yang satu jahil laknat.


***


Bersambung...

__ADS_1


Guys... Kata² yg tidak pantas diatas, jangan ditiru untuk pacar kalian ya, ntar kalian ditendang ke planet mars😂


__ADS_2