
Pagi hari, rey bangun lebih dulu dari ara dan langsung olah raga.
"Huh.. Capek.!! Ulat bulu itu udah bangun belom ya. "Rey berjalan masuk dapur untuk mengambil minum.
"Tante,, aron belom bangun ya? "Tanya rey pada mama ara.
"Kayaknya belom tuh, belom terdengar suara garingnya. "Jawab mama ara tersenyum.
"Ya udah aku bangunin dulu deh.. "Rey bergegas keatas menuju kamar ara.
"Aron!!! Bangun weii.. "Rey mengetuk pintu itu dengan kuat.
"Ahh.. Siapa sih pagi pagi sudah berisik. "Ara terbangun sembari mengucek matanya.
"Aron!!! Bangun ada gempa!! Cepat keluar!! "Teriak rey dari luar kamar ara.
"Hah?? Gempa?? "Dengan cepat ara beranjak dan berlari keluar hingga menabrak rey yang berdiri didepan pintu kamarnya itu.
"Aw.!!! Ini orang apa tembok! Keras amat badan lo, tulang semua ya. Kepala gue ampe sakit. "Ara mengelus kepalanya yang menabrak dagu rey hingga mereka jatuh.
"Lo jalan gak liat liat ya!! Dagu gue sakit nih. Cepat bangun!! Ngapain merem melek kayak gitu. Dasar idiot!!. "Rey berdiri sembari mengelus dagunya yang memar.
"Lo bilang ada gempa, makanya gue lari, lo bohong ya??!! Tarik gue woii, susah bangun nih, urat gue masih pada ngantuk.
Rey membantu ara berdiri.
"Aron! Hari ini si fotograper itu meminta kita untuk melakukan foto shoot untuk sampul majalah remaja mereka kayak waktu itu. Kita kebawah dulu yuk.
"Foto shoot. Ahh gue paling suka berlenggak lenggok didepan kamera.. Ahh jidat gue masih sakit nih.. "Ara dan rey menuruni tangga dengan santai sambil ngobrol.
"Dagu gue juga sakit banget nih.. Gara gara kepala lo itu keras banget kejedot nya.
"Ahh. Reboy.. Gue gak jadi deh kebawah. Wc sudah miskol. Gue kekamar mandi dulu ya. Udah gak tahan. "Ara berbalik naik tangga dan kekamarnya kembali.
"Langsung mandi aja sono!! Jangan lama lama!!
Sepertinya gue juga harus mandi nih, badan gue udah bauk cuka. "Ngatain diri sendiri. Sembari mencium kelek.
Beberapa saat setelah mandi, rey turun dari kamarnya dan duduk santai depan Tv sambil main game di Hp nya.
"Gadis itu kalu mandi pasti lama. Aron!! Cepetan woii.. "Teriak rey dengan kuat.
Ara langsung turun dari kamarnya.
Gubrak.. Gubrak!! Gedebakk..!! Gedebuk.!!!
"Suara apaan tuh??? "Gerutu rey sambil berdiri. Perlahan rey mencari sumber suara.
"Heii ulat nangka!! Lo lagi praktek cara jalan kayak ulat ya. Hahhaha.. "Rey tertawa terbahak bahak melihat ara nengkurep dilantai.
"Gue jatoh dari tangga bego!!! Cepat bantu gue berdiri, tulang gue pada melintir nih. "Ara hanya mengangkat kepalanya.
"Oh, jadi lo jatoh, kirain merayap kayak ulat bulu. Makanya kalau jalan liat kebawah, jangan keatas. "Rey menggendong ara sembari menahan tawanya.
"Sini deh gue obatin. Gue urut dikit ya. "Rey membaringkan ara disofa sembari memijat kakinya.
"Ah.. Pijatan lo enak sekali alien. "Dengan santai, ara menikmati pijatan lembut dikakinya sembari memejamkan mata.
"Wah.. Lo malah keenakan ya!! "Rey memukul kaki ara yang tengah dia pijat itu.
"Aw.. Sakit pe'ak.!!. Minggir sono,! Gak iklas banget!
"Udah! Jangan drama! Mending lo pergi kemini market didepan, terus beli cemilan yang banyak, abis itu kita pergi kestudio pemotretan oke.! Nih uang nya. Kalau kurang jangan minta, pakek duit lo sendiri. "Rey mengeluarkan beberapa lembar uang kertas ratusan ribu pada ara.
__ADS_1
"Bisa tambahin lagi gak uang nya. Hehe.. Siapa tau lebih. "Ara menadahkan tanganya sambil cengengesan.
"Belom juga jadi bini, udah diporotin aja. Gimana kalau udah jadi bini, bisa kena kanker gue. Udah pergi aja sono, itu udah cukup.!! "Rey mendorong ara keluar rumahnya.
"Ahh dasar alien kriting.!!! "Ara pergi kemini market sebrang jalan sembari menghentakan kakinya.
Saat ara masuk mini market, kasir itu langsung kabur melihat ara.
"Eh, Lo aja yang ngasirin artis selebgram itu. "Ujar satu kasir pada kasir lainya.
"Loh, kenapa?
"Gue sering pusing ngadepinya. Tingkahnya anah banget. Lo aja sana yang ngelayani dia.
"Hais.. Baiklah.
Dengan keranjang ditangan, ara berkeliling mencari yang tidak ada. Setelah mengelilingi mini market sampai 11 kali, barulah dia selesai belanja dengan keranjang yang penuh makanan ringan.
Setelah membayar semuanya, ara langsung pulang dengan dua kantong belanjaanya.
Ara berdiri ditepi jalan untuk menyebrang, sebuah mobil hitam berhenti tepat didepanya.
Dua orang pria keluar dari mobil itu dan langsung menarik ara masuk kemobilnya.
"Heii.. Apa apaan ini, main tarik aja! Siapa kalian? "Teriak ara sambil berontak.
Dua orang itu menutup mata ara dan mengikat tanganya kebelakang.
"Woii.. Belanjaan gue mana?? Bisa ambilin gak, kan lumayan buat cemilan dalam mobil. "Ujar ara tanpa dosa, padahal sedang diculik.
"Ini orang apa bukan ya? Sudah diculik masih mikirin makanan. "Ujar penculik 1.
"Sudah, ambil saja belanjaanya, lumayan juga tuh dua kantong. "Timpal penculik 2
Kemudian mereka melajukan mobil nya dengan kencang.
Dua penculik itu menghimpit ara dari kanan dan kirinya, sedangkan supir nya mengemudi dengan santai.
"Heii kalian bertiga.! Tolong bukain penutup mata gue dong. Kalian tenang saja, gue gak kenal sama kota B, karna gue berasal dari kota Z. "Ara mencoba mengelabuhi mereka.
"Baiklah.. "Si penculik 1 membuka ikatan penutup mata ara.
"Huhh.. Ahirnya gue bisa melihat dunia lagi. Ahh!! Kenapa kalian seperti Hulk.?? Tapi kok warna kalian item ya?? "Dengan kaget ara melihat dua pria yang kekar tengah menghimpit nya.
"Kita keponakanya Hulk, yaitu Holk. "Jawab si penculik 1.
"Ohh, pantesan mirip. Heii bukain ikatan tangan gue dong, kita kan lagi dalam mobil nih, ada kalian juga yang jagain gue, pasti gue gak bisa kabur kan? Ayo bukain ikatanya.
"Dia benar juga, lagian dia tidak akan sanggup melawan kita. Ayo bukain aja. "Sahut sipenculik 2.penculik satu pun menurutinya dengan mudah. Lalu dia membuka ikatan pada tangan ara.
"Nah, gini kan enak.!! Oh iya, mana kantong belanjaan gue. Sini.. "Ara membongkar kantong belanjaanya mengeluarkan beberapa cemilan.
"Dari pada bengong kayak orang bego!! Mending kita makan jajanan aja.. Kalian mau? Ambil sendiri nih. Ada banyak tuh.
Dengan santainya ara merogoh makanan dalam plastik itu tanpa rasa takut sedikitpun dengan para penculik itu.
"Baru kali ini gue liat orang diculik sesantai ini. Dia punya perasaan gak sih? "Ujar penculik 1 dengan heran..
"Sudah jangan kebanyakan bacot.! Gue gak takut sama kalian, toh kalian juga manusia. Ngomong-ngomong kita mau jalan -jalan kemana nih. "Ara mengangkat kedua kakinya dan bersandar dijok mobil sambil ngemil layaknya bos.
"Jalan jalan apa nya o'on.!!! Kita lagi nyulik elo.!! Lo ini anak orang bukan sih. Heran gue.. "Ucap pencilik 1.
"Gue anak orang lah goblok!! . Emang nya kalian, anak kuda nil. Gue serius nanya. Kita mau kemana?!! Mau kekota apa?!! "Timpal ara bernada tinggi.
__ADS_1
"Santai aja woii ngomong nya, gak usah ngegas.!! "Timpal penculik 2.
"Maaf! Yang belakang bisa diem dikit gak?? Mata gue hampir rabun dengar kalian ribut, gue jadi gak fokus nyetir. "Sahut si supir dari depan.
"Lo yang diam!!!!! "Teriak ara dan dua penculik itu bersamaan.
Mmppiiiiiittttt.. (Suara rem mobil).
"Aduhh.. Kepala gue kejedot kedua holk ini.. Woii supir, bisa ngemudi gak sih, belom pernah nelan setir lo ya.?!!! "Teriak ara sembari mengelus kepalanya yang benjol akibat berbenturan dengan kepala kedua penculik disampingnya.
"Woii pe'ak.!!! kenapa lo berhenti mendadak!! Lo sengaja mau balas dendam ya. "Teriak si penculik 2.
"Gimana? enak gak rasanya.! "Sahut si supir dengan cuek, lalu dia melanjutkan menginjak gas kembali.
"Heii lo Holk, keponakanya Hulk. Mending lo duduk disamping supir itu aja deh, kalau dia ngerem mendadak lagi, bisa lo jitak tuh kepalanya. Lagian disini sempit banget. "Ujar ara mendorong si penculik 1.
"Ahh lo benar! Ternyata lo punya otak. Baiklah, gue pindah kedepan.
"Nah, gini kan enak.! Gue bisa tiduran dulu bentar. "Ara meluruskan kursi mobil itu untuk berbaring.
Setelah lama dalam perjalanan, ahirnya mereka tiba ditempat yang sepi, jauh dari keramaian kota.
Ketiga orang itu membangunkan ara yang tengah tidur pulas.
"Woii mahluk aneh, cepat bangun, kita sudah sampai, ayo ikut kita.. "Penculik 2 membukakan pintu dan menarik ara keluar.
"Santai woii.. Gue masih ngantuk nih, ayo kita kemana, dimana ini?? "Ara berjalan perlahan dengan tangan yang dipegangi kedua penculik itu.
Mereka membawa ara kedalam gudang besar yang kotor dan gelap.
"Woii tempat apaan ini.? Kok kayak gudang. "Ara celingak celinguk melihat tempat itu.
"Memang gudang goblok!. Sudah diem aja disini.! "Penculik itu meninggalkan ara dan mengurungnya digudang gelap itu.
"Woii dasar mahluk sialan!! Ngapain kalian ngurung gue disini, apa tujuan kalian?? "Teriak ara dari dalam, namun mereka tidak menjawabnya.
"Ahh!! Pasti ini ulah nya kutu kebo si pecel itu.! Hp gue mana ya.. "Ara mencari Hp nya dalam saku celana.
"Nah, ini dia. Untung tadi gue sempat bawa Hp. Kirim pesan dulu sama alien, biar dia datang kesini.
•••
Disisi lain, rey yang sudah menunggu ara sangat lama, dia berjalan bolak balik naik turun tangga.
"Ulat nangka itu kemana sih? Sudah dua jam gak balik balik.
Klentung. (Notif Hp rey)
"Ah, ada pesan dari dewa ulat. "Rey langsung membuka pesan itu.
*reboy. Gue diculik, kayaknya mereka telor nya si kutu kebo. Cepat kesini, atau lo gak akan bisa liat gue lagi. Ini lokasinya.
"Hah? Telor kutu kebo?? Siapa? "Rey berpikir kesar mengingat si kutu kebo itu.
"Ah, bodo amat lah. Yang penting kesana dulu, tapi ini kan kota D, jauh amat. Gue harus selamatin dia dulu. Lagian siapa sih mereka, kenapa juga mau nyulik bocah petakilan gak waras itu, apa untung nya coba!. "Rey menggerutu sambil menjalanakan mobil nya menuju lokasi yang dikirim ara.
***
Bersambung...
Jangan lupa kike🙏
Baca juga "BTS GC"
__ADS_1
Thanks.