
Setelah beberapa hari liburan diparis, hari ini adalah hari terakhir mereka bulan madu.
Saat rey terbangun dari tidurnya, ia tidak mendapati ara disampingnya.
Perlahan ia beranjak dari tidurnya dan keluar kamar untuk mencari ara, rey tidak bisa berpikir jernih dengan tingkah bodoh istrinya itu, siapa tau dia sudah berendam diri dalam baskom.
Rey mengelus dada, merasa lega. Melihat ara tengah masak didapur, ia pun berjalan mengendap-endap untuk mengagetkan ara.
"Hayoo ayam mati.. "Rey menepuk pundak ara membuat ara kaget sampai jantungnya mau loncat bunuh diri.
"Ehh ayam mati, kodok mati, nyamuk mati, itik mati, elu mati.!!! Marjuki!!!! Elo pengen ditabok pake besi panas atau pake pisau dapur!! Pagi-pagi udah bikin jantung gue kena setrum!!
Ara teriak begitu kencang dengan wajah sangat kesal sembari memukuli rey.
"Haha.. Maaf.. Maaf.. Tadi gue sengaja, beneran! "Rey memeluk paksa istrinya itu, dan menciumi kepalanya membuat emosi ara turun drastis.
"Gimana? Udah gak marah lagi kan?
Lo masak apa sayang? Mau dibantu gak?
"Gak usah!! Tangan lo yang jahat itu akan membuat masakan jadi gak enak sama sekali. Mending lo mandi sana, kita mau balik keindonesia.
"Iya ya,, cepat amat! Gak kerasa udah mau pulang aja, oh iya, kita mau bawa oleh-oleh apa nih sayang. "Rey masih memeluk ara dari belakang sembari berbincang denganya.
"Kita cabut aja menara eifle nya, kita bawa pulang, buat pajangan dalam kamar mandi. "Sahut ara bernada datar.
"Gak usah sayang, menara itu terlalu kecil, ntar kita bikin sendiri diindonesia dengan ukuran dua centi.
"Itu kegedan marjuki, buat ukuran setengah mili aja.
"Oh gitu! Baiklah, kita akan bikin segede kuman.oh iya sayang, gue udah siapin kejutan loh dirumah. "Ujar rey sembari menggosokan dagunya dibahu ara.
"Minggir dulu napa marjuki!! Gue jadi susah gerak nih. Kejutan apa lo bilang tadi.
"Ada deh. Ayo kita makan, gue suapin, abis itu kita mandi bareng lagi ya.
Pasutri itu makan bersama setelah ara memasak dengan cinta, tak lupa rey selalu memanjakan istrinya itu dengan menyuapinya.
Setelah makan, mereka lanjut mandi, kemudian bersiap untuk pergi menuju airport.
Setelah sekian detik menunggu, akhirnya mereka terbang menuju tanah air.
Seperti biasa, jika didalam pesawat mereka berdua selalu namplok, karna rey selalu merangkul ara, terlebih saat ia tertidur.
Setelah belasan jam dalam pesawat sampai pantat pun sudah bisulan karna terlalu lama duduk, akhirnya mereka tiba diindonesia.
Saat di airport, rey menelpon orang tuanya untuk memberitahu mereka.
Tidak lama kemudian, supir pribadi rey tiba menjemput mereka.
"Pak, ada siapa aja dirumah? "Tanya rey pada supirnya.
"Rame banget tuan! Pada ngumpul nungguin kalian pulang. "Jawab supir itu sembari mengemudi.
Setibanya dirumah, seperti biasa,. Mereka selalu disambut dengan ramai dan penuh keceriaan.
"Ara.!! Selamat datang lagi sayang, kami sangat merindukan kalian, gimana liburanya, seru gak? "Mami rey begitu semangat menyambut dan merangkul ara.
__ADS_1
"Seru banget kok mi, saking serunya, kita lupa bawain oleh-oleh, hehe.
"Gak apa-apa. Ayo masuk dulu. Mami dan mama kamu sudah masak banyak, kita akan makan bersama siang ini.
"Makasih mami, mama. "Orang tua dan mertuanya itu menggiring mereka masuk dan membawakan koper mereka.
Didalam rumah sudah ada pasukan kawanan ara dan rey yang juga sudah menunggu yang dipimpin oleh gerandong dan papa ara.
"Haii semuanya, kalian apa kabur?? Makin hari kok kalian makin jelek, gue jadi bosan liat wajah kalian. "Sapa ara dengan ramah sambil nyengir gak karuan.
"Heii ulat bulu, pasti lo seru banget kan liburan diparis, makanya otak lo tambah gak waras. "Sahut ricky dengan santai.
"Dia gak waras, tapi elo lebih gila dari dia. "Timpal alvin cuek.
Tak lupa, daylon juga menghampiri adiknya itu sembari merangkulnya dengan haru.
"Huwaa!! Adek gue, sumpah, gue kangen dikit sama lo, sejak tinggal diparis, lo makin biasa aja. Tapi jujur, tiap hari gue gak pernah mikirin lo. Makanya itu gue kesini karna dipaksa papa.
"Kalo terpaksa, ngapain kesini!! pulang sono sebelum gue tabok!! Gue juga gak kangen sama sekali sama lo, bahkan inget nama elo aja kagak!! "Ara mendorong daylon dari dekapanya.
Alvin turut menghampiri rey, dan mengajaknya kepojokan ruangan.
"Woii cebong! Ngapain lo ngajak gue kesini? Gak bisa ngobrol disana aja apa? Ngapain ngadep ni tembok!! "
"Stt.. Bisa gak kalo ngomong gak usah pake urat! Eh kutil, gue mau tanya, elo udah pecah telor belom? "Tanya alvin berbisik pada rey.
"Pecah telor? Telor apaan? Telor kuda? "Tanya rey bingung.
"Kuda gak bertelor goblok!! Gue serius nanya nih, gue colok ntar mata lo.!
"Gue juga serius bego!! Lo nanya nya gak berbibit banget, mana gue ngerti. "Timpal rey.
"Oh itu, ngomong dari kemaren! Udah kok, napa nanya? Pengen? Pasti lo penasaran kan? Gue doain deh, supaya lo cepet tua dan gak pernah nikah, haha.. "Rey terbahak setelah mengejek alvin.
"Anjiirr!! Gue pukul nih tembok!!
"Pukul aja, toh bukan tangan gue! Serah lo mau ngapain.
Aron sayang! Ayo kita kekamar, ada yang mau gue tunjukin.
"Baiklah.
Rey menarik tangan ara dan membawanya naik tangga dengan santai, dan menunjukan kemesraan didepan teman laknatnya yang pada jomblo itu, membuat mereka iri sekaligus kesal pengen nendang si kutil itu.
Saat pasutri itu tiba diatas, ara kaget melihat pintu kamarnya hilang yang berubah menjadi dinding.
"Reboy, ini rumah kita apa bukan? Kok berubah gini? "Tanya ara bingung.
Rey menggiring ara yang tengah bingung itu. "Sini.. Sini, biar gue tunjukin, sekarang kamar ini sudah jadi satu, jadi pintunya juga satu.
Rey mengajak ara masuk melalui pintu kamarnya. Dikamarnya sudah ada carla yang tengah merapikan pakaian.
"Wah.. Kalian sudah pulang!! Ara, sini, gimana nih kamar kalian, gue yang menata letaknya loh, bagus kan?
"Kak carla? Jadi kamar gue sama rey dijadiin satu? Kenapa? Tapi ini bagus sih, jadi luas.
"Sayang, gue ubah kamar ini, supaya lo gak bisa kabur lagi dari kamar gue, gimana? Lo suka gak? "Rey merangkul ara dan mengecup kepalanya.
__ADS_1
"Mulai deh! Jangan sok keromantisan didepan gue! Silahkan lanjutkan drama kalian, gue mau keluar! "Carla beranjak dari kamar rey.
Setelah carla keluar, rey langsung menutup pintu dan menarik ara.
"Dih, marjuki!! Apaan sih, kita kekamar mau ganti baju, kita sudah ditunggu masyarakat untuk makan siang.
"Iya iya maimunah!! Awas ntar malam! Gue abisin lo.
Setelah mengganti baju, mereka berdua turun dan berkumpul bersama keluarga.
Mama ara beserta mami rey dan mamanya daylon tengah menyiapkan dua hidangan yang terpisah.
Orang tua dan anak muda itu makan dengan hidangan yang terpisah.
"Ahh, gue males banget kalo makan barengan sama kalian, gue hampir gak kebagian makanan karna diambil semua oleh kecoa ini. "Ujar rey mencibir ricky.
"Jangan sembarang ngomong lo kutil, tapi emang iya sih, hehe.. Bodo amat lah!! Yang penting gue kenyang!
"Dasar rakus. "Timpal alvin cuek.
"Itu bukanya hewan berbulu.?
"Itu tikus goblok!! "Sahut daylon.
"Bukankah itu pertunjukan sulap?
"Itu sirkus woii!! Makan aja berisik banget, ayo makan yang banyak, terutama untuk ara, supaya cepat dapat buntut. "Ujar alvin.
"Buntut apa ya? Buntut sapi kah? "Tanya ara bingung.
"Serah elo maysaroh! Susah kalo ngomong sama orang yang otaknya tipis.
"Sudah lah jangan banyak bacot! Ayo makan piring, eh, maksudnya makan nasi. Jangan lupa habisin semuanya tanpa sisa, jangan biarkan kutil itu makan dengan kenyang.
"Ini rumah gue weii, harusnya elo makan piringnya doang, sini, biar gue kasih nasi dua butir, supaya lo kenyang.
Ditengah kesibukan mereka berceloteh, ara diam-diam menumpahkan semua sayur kedalam tiga piring miliknya.
Saat rey dan yang lainya hendak mengambil sayur, mereka heran mangkok pada kosong, "apakah mangkoknya bocor?. Ternyata sudah berpindah tempat tuh sayur.
Mereka melihat sayur itu sudah memenuhi tiga piring ara sampai meluber gak muat!
"Maisaroh.!!!!!
Teriak mereka bersamaan. Orang tua mereka sampai tersedak mendengar kericuhan mereka yang gak karuan itu.
"Ada apa? "Tanya ara seakan gak bersalah.
"Sayurnya mana!!!!
"Hah?.. Hehe, maaf! Kalian makan aja noh rumput dipinggir kali, banyak.
"Hadeh.!!! Dasar maimunah!! Gak waras!!
Mereka kembali merebut hak milik mereka dari piring ara, terjadilah saling serang gak karuan membuat seisi rumah itu bergema dengan suara yang mirip suara angsa itu.
•••
__ADS_1
BERSAMBUNG.