Cinta Playboy TamVan

Cinta Playboy TamVan
Selalu happy


__ADS_3

Setelah satu minggu ara dan rey berkeliaran dikorea. Ahirnya mereka pulang kealam aslinya. Momen saat dikorea itu tidak akan pernah terlupakan oleh keduanya, karna disanalah mereka menyatukan cintanya. Dan juga bertemu idola yang sangat disukai ara.


Setibanya mereka ditanah air. Ara sudah tidak sabar ingin bertemu mamanya dan menceritakan semua keseruan mereka selama dikorea.


Setibanya dirumah rey, ternyata orang tua rey dan juga papa ara beserta keluarganya sudah menunggu kedatangan mereka.


Saat ara masuk rumah, dia sangat senang melihat mereka berkumpul.


"Kalian?? Apa kalian menunggu kedatangan kita? "Tanya ara sembari berjalan masuk.


"Iya nak, mereka semua sudah merindukan kalian? Mari duduk sini. Eh, dimana nak rey? "Sahut mama ara.


Tiba-tiba rey masuk dengan tumpukan barang-barang yang memenuhi tanganya.


"Wooi ulat bulu!! Bawain nih barang-barang lo!! Main masuk aja. "Teriak rey dengan kesal tanpa menyadari kalau dirumahnya sedang rame.


"Ara, kamu kok nyuruh rey bawain barang, cepat bantu dia. "Mama ara mendorong nya untuk membantu rey.


"Eh,, ternyata rumah ini rame,, maaf kalau tadi gue teriak, soal nya bocah ini bikin kesal. "Rey menjatuhkan semua barang itu.


"Heii jangan dijatohin, banyak barang berharga disini tau. Oh iya ma, aku dapat tanda tangan member bts loh,, idola aku.. Ahh mereka sangat lucu saat bertemu langsung, "ara mulai halu membayangkan kejadian kemarin saat bersama idolanya.


"Dih, pasti nge-halu lagi tuh,, udah gak usah diceritain lagi, kita semua udah menyaksikanya lewat ig lo. "Sahut daylon cuek menyengir sinis pada adiknya itu.


"Em.. Pasti lo iri kan sama gue, gue sama rey seneng banget disana, menikmati salju, dan melalui tahun baru bersama. Eh, elo kemana bang? Apakah elo kencan? Atau ngumpul sama teman kecoa lo? "Tanya ara cengengesan sembari memunguti barang nya dilantai.


"Gue gak kemana-mana,, ngumpul sama bantal dan guling dikamar, mereka lebih setia sama gue. "Jawab daylon cuek.


"Semuanya, aku kekamar dulu ya, mau nyusun barang ini dulu, sekalian mandi. Kalian ngobrol saja dulu sama alien. "Ara bergegeas membawa tumpukan barangnya itu.


"Dia terlihat gembira setelah pulang dari korea. "Ujar mama anna sambil tersenyum melihat ara yang pergi dari hadapan mereka.


"Eh kutil, lo gak ngapa -ngapain adek gue kan? Tidak ada terjadi sesuatu kan sama kalian? "Daylon berdiri bertanya pada rey dengan melotot tajam.


"Benar, telah terjadi sesuatu pada kita saat menginap dihotel. Dan itu sangat menyenangkan. "Jawab rey sembari memancing kemarahan sicebong.


"Apa?? Lo apain adek gue hah?? Mau gue cangkok jantung lo?? Dasar keparat!! "Daylon marah besar sembari menarik baju rey.


"Apakah keparat kepolisian? "Sahut rey santai.


"Itu aparat bego!!! Gue serius nih,, lo apain adek gue?? "Daylon melotot menatap mata rey.


"Santai kali bang!! "Rey menepis tangan daylon yang membuat bajunya kusut mengusut.


"Siapa abang lo?? Kita beda asal.


"Memang beda, lo kan berasal dari alam baka. "Timpal rey dengan gaya petantang petenteng.


"Dasar alien gila.!! Lo belom jawab gue pe'ak.!! Apa yang terjadi sama kalian selama dikorea, bikin kesel aja nih kutil.!!


"Ng... Yang pastinya sangat seru untuk dibayangkan,, karna... Gue dan aron pacaran beneran!!

__ADS_1


Mendengar ucapan rey itu. Daylon ambruk seketika.


"Apa?? Adek gue pacaran sama seorang kutu kupret. Ahh gue sesak napas,, heii kutil!! Gue gak akan restuin kalian, inget itu.!! "Ucap daylon menunjuk pada wajah rey sambil memegang matanya karna sesak napas.


"Bodo amat!! Emang nya lo siapa?? Gue gak butuh restu dari kecebong!!.. Maaf semuanya, gue kekamar dulu. Gue udah gerah, mata gue pusing liat kecoa ini. Kalian ngobrol saja dulu. "Rey pergi meninggalkan keramaian itu menuju kamarnya.


"Haha.. Dasar anak zaman now.! Kelakuanya bikin angkat kaki. "Tutur papi rey sambil tertawa kecil.


"Angkat tangan kali om!! Bapak sama anak kelakuanya sama. "Gerutu daylon diam diam.


•••


Saat rey hendak menuju kamarnya, dia melihat ara yang sedang menyusun barang-barang yang dia beli dari korea.


Rey pun jadi kepo dan perlahan melangkah masuk, namun dia kaget melihat pintu kamar ara yang masih rusak.


"Ahh, gue lupa benerin ni pintu. Si piranha itu pasti belom sadar, biarin aja deh, ntar dia ribut sendiri. "Gerutu rey sembari berjalan masuk mengintai ara.


"Heii beb.. Lagi sibuk kah? Perlu gue bantu gak? "Rey menawarkan diri sambil duduk disofa dengan gaya yang keren menurutnya.


"Gak usah!! Ntar makin berantakan! Oh iya reboy. Besok tolong cetak foto kita waktu bersama BTS ya, dan juga vidio kemaren dibikin kaset dvd. Jangan lupa cetak foto nya yang super gede, kalau bisa sampai penuh dinding kamar ini. Terus beliin gue satu rak kecil buat narok barang yang khusus bts. "Ara ngoceh sendiri tanpa melihat pada rey.


Ternyata rey tertidur tidak sengaja karna kelamaan mendengar ara ngoceh.


Ara bingung karna rey tidak menjawab ucapanya. Saat dia melihat rey, ternyata dia sudah tidur sambil mangap.


"Woii alien!!!!!!... Gue udah ngomong panjang kali lebar kali tinggi, ternyata lo gak dengerin gue. udah tidur aja, mangap kayak ikan mujaer gitu, bangun woii. "Ara menarik jempol kaki rey untuk membangunkanya.


Tiba-tiba mami rey muncul didepan pintu kamar ara, sepertinya dia teleportasi. Dia heran melihat dua tikus curut yang sedang ribut itu.


"Rey, ara.! Apa yang sedang kalian ributkan,? "mami rey masuk perlahan, matanya tak henti melihat barang-barang yang masih bertumpuk berantakan itu.


"Ah, mami.. Ngapain mami kesini, gak ketuk pintu dulu, kita gak tibut kok, cuma berantem doang. "Rey berdiri dan merapikan bajunya, menyingkirkan piranha dari hadapanya.


"Gimana mami mau ngetuk pintu, pintu nya aja tiduran dilantai gitu. Ini kamar atau sangkar kambing, berantakan banget, awas! Mami mau duduk bentar.


"Maaf tante,, ara belom selesai merapikanya. harap jangan maklum. Oh iya, kenapa tiba tiba muncul disini kayak tuyul. "Ara duduk diranjangnya dengan santai.


"Tante kesini mau bilang, kalau minggu depan kita mau pergi ke jerman. untuk menghadiri wisuda kakak nya rey.


"Ahh.. Ke jerman?? Jerman?? Apakah itu diplanet bumi? ara ikut ya. Pengen liat mahluk disana kayak mana. "Ara langsung berlari duduk disamping mak lampir dengan kegirangan.


"Kalo gue ikut, elo harus ikut lah. "Sahut rey cuek.


"Boleh saja ikut, tapi jaga kelakuan. Ya sudah tante turun dulu, itu saja yang ingin tante sampaikan. "Mami rey beranjak dari duduknya dan melangkah keluar.


"Eh tante, kok jalan kaki? bukanya tadi tante teleportasi ya. "Tanya ara sambil melongo kayak ikan mas ngantri makanan.


"Teleportasi biji mata kamu,, emangnya aku mak lampir. "Sahut mami rey sambli berjalan melewati tumpukan barang seperti sampah itu.


"Loh, bukanya anda memang mak lampir. "Gerutu ara dengan suara kecil.

__ADS_1


Mak lampir itu berhenti sebentar dan melemparkan sinar tatapan tajam dari matanya. Lalu melanjutkan kembali perjalanan nya, menghindar dari dua mahluk aneh itu.


•••


Keesokan harinya, kedua mahluk itu sama sama males buat ngampus karna terlalu lama vakum. Lalu keduanya memutuskan untuk jalan jalan kepantai anjol, melepaskan penat dan penut.


Keduanya berjalan perlahan menyisiri tepi pantai. (Pantai kok disisir ya?). Sambil menikmati sinar matahari pagi dan hembusan angin yang sejuk, keduanya berjalan bergandengan tangan layaknya adegan romeong dan julieng.


"Ahh.. Pagi ini beneran segar banget, mumpung masih sepi, kita bebas main pasir nyari umang-umang. "ara celingak celinguk mencari yang tidak ada.


Tiba tiba seorang cewek dan cowok datang menghampiri mereka.


"Heii maaf.. Ganggu sebentar,, kalian ara dan rey kan? Pasangan muda yang tengah naik daun itu? "Ujar pria itu dengan senyuman ramah nya.


"Gimana ceritanya naik daun? Naik kayu aja susah. "Jawab ara dengan tatapan bodoh nya.


"Ya benar itu kita. kalian jangan dengarkan wanita stres ini. Oh iya, kalian siapa? Dan ada keperluan apa kemari. "Sahut rey membalas pertanyaan mereka dengan santai.


"Ng! Kenalin dulu, nama saya roy, dan ini asisten gue namanya susi. Gini. Kita berdua dari agensi majalah Queen. Sudah lama kita mencari kalian tapi susah sekali menemukanya. Kebetulan sekali bertemu disini, apakah kalian mau jadi model majalah kami.? Yaa kita tau kalau tuan rey orang yang kaya dan tidak membutuhkan bayaran kecil dari kami, tapi kami membutuhkan bantuan kalian untuk meningkatkan popularitas majalah indonesia, dan juga mengembangkan nama kalian lebih terkenal lagi. "Ujar pria itu menjelaskan pada rey dan ara.


"Ya.. Ya.. Kita mau kok.!! "Ara langsung menjawab mengangguk dengan semangat.


"Apaan sih, iya iya aja. "Rey menatap ara.


"Ahh reboy, mau ya.. Gue kan paling seneng foto foto gitu. Ya.. Ya.. Mau ya, mau lah, mau kan? Mau dong? Ya pasti mau lah.. Okelah.. Kita mau mas, mba. "Ara memutuskan sendiri sedangkan rey belom sempat menjawab.


"Haiiss.. Dasar mulut beo. Serah lo deh. "Rey pasrah dengan kelakuan pacar nya itu.


"Baiklah kalau gitu, gimana kalau kita pemotretan sekarang saja ya, moment nya pas banget nih, kalian juga sudah pada tampan dan cantik. Tinggal tambah sedikit make up pada ara.


Setelah asisten pria itu mendandani ara dan rey, merekapun melakukan pemotrean berlatar belakang laut dan sun rise. Keduanya seakan tidak sedang photo shoot, karna mereka difoto tanpa diarahkan, dan itu terlihat sangat natural karna keduanya sambil cengengesan tanpa menghadap kamera. Tapi hasilnya sangat bagus.


Mereka sangat puas dengan hasil nya, setelah selesai mengambil gambar, roy memberikan kartu namanya pada rey, dan dia juga meminta nomor telpon rey dan ara untuk kelanjutan hubungan kerja mereka.


Kemudian mereka pergi dan membiarkan rey dan ara menikmati waktu berdua.


rey mengajak ara duduk dibawah pohon dipinggir pantai.


"Aron! Gue seneng banget deh tiap hari bisa bersama lo kayak gini. Gue jadi lupa dengan segala macam urusan saat sedang bersama lo. Gue bahagia jadi pacar lo. "Rey menatap ara dengan serius, mengutarakan perasaanya.


"Ah reboy.. Lo sweet banget sih. Gue jadi tersandung. "Bersandar dibahu rey.


"Tersanjung kali., tapi gue bahagia saat lo sedang waras doang. Kalau lo lagi kumat, gak ada bahagia bahagianya idup gue. Malah bikin gue mati mendadak.! "Rey menyentil idung ara.


kedua mahluk itu bersantai dibawah pohon diatas hamparan pasir pantai anjol, sambil menggali pasir mencari kutu, dan menangkap anak umang umang yang lalu lalang menjauhi kedua manusia laknat itu, karna mereka tau kalau manusia itu tidak waras.


Bahkan semut yang turun dari pohon itu turut naik kembali karna takut kena jahil piranha. Sungguh kuat karisma kejahilan si ulat bulu itu.


***


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2