
Keesokan harinya,ara dan rey pergi keperusahaan majalah bapak arthur.
Setibanya disana, mereka disambut langsung oleh pak arthur yang sudah menuggunya diruang makeup.
Mereka berbincang saling sapa sembari menunggu ara di makeup.
"Tuan rey,apakah kalian sudah menyiapkan nama untuk majalah baru kalian nanti.?"tanya pak arthur yang duduk berhadapan dengan rey.
"Sudah kok,namanya RATU,kalau bisa,minggu depan harus sudah diluncurkan,bagaimana? apakah staf anda siap?"timpal rey berbalik bertanya.
"Itu hal yang mudah,oh iya, saya sudah menyiapkan kontrak kerja sama kita, nanti saat di stage,tuan tanda tangan,sebelum itu, tuan baca saja dulu isi kontraknya."pak arthur memberikan dokumen itu pada rey.
"Baiklah."Rey menyambut dokumen itu lalu membacanya dengan teliti.
"ini pak kontraknya, saya sudah memahami semua isinya, saya harap kerja sama kita berjalan lancar."Rey menutup dokumen itu dan mengembalikanya pada pak arthur.
"Cepat sekali, baiklah..kalau semuanya sudah siap,mari kita naik stage.
para kru,staf dan yang lainya,,ayo kita keluar sekarang.
Pak arthur,ara dan rey diiringi dan dikawal menuju stage dalam gedung yang besar itu.
Ara dan rey kaget melihat kerumunan orang yang begitu ramai memenuhi ruang gedung itu.
"Apakah ini tumpukan manusia?? "ucap ara menutup mulutnya seakan tidak percaya.
"Ramai sekali ! "sahut rey terperangah.
Mereka duduk ditempat yang sudah disediakan perusahaan.
Fans mereka berteriak histeris saat melihat ara dan rey muncul diatas pangung.
"Selamat pagi semuanya.!!! "seru ara berteriak kencang menyapa penggemarnya.
"Selamat pagi juga ara ,rey.!! "sahut mereka dengan semangat.
"Rey,kamu sangat tampan,aku jadi cinta,..!!
"Ara,kamu cantik sekali.!!
"kalian berdua cocok banget.! aku jadi iri.
Teriakan histeris dari mereka yang terdengar samar-samar oleh rey dan ara.
"Selamat pagi semuanya, saya adalah Arthur CEO dari majalah RED, saya mengucapkan banyak terimakasih pada penggemar ara dan rey yang sudah datang memenuhi ruangan ini,jujur saja saya tidak menyangka akan sebanyak ini yang hadir.
Saya ingin memberitahu kalian bahwa tuan rey dan nona ara akan menjadi model ambasador dari majalah RED,untuk selanjutnya silahkan tuan rey yang menyampaikanya.
"Baiklah, terimakasih pak arthur
Selamat pagi semuanya, terimaksih banyak kalian sudah hadir disini ,yang dibilang pak arhtur tadi benar bahwa aku dan ara akan menjadi model pada majalah mereka, tapi tak hanya itu,kita juga bekerja sama pada perusahaan pak arthur, dan aku bersama ara akan meluncurkan majalah baru yang akan diliris minggu depan,kuharap kalian semua membelinya ya."rey melemparkan senyuman manis pada penggemarnya,membuat mereka meleleh kayak keju.
"Oh iya, ara sudah memberi kalian nama.silahkan jelaskan sayang."ucap rey tersenyum pada ara.penggemar mereka makin teriak histeris mendengar rey memanggil ara dengan sebutan sayang.
__ADS_1
"Terimakasih rey, selamat pagi semua, aku sudah menyiapkan nama untuk fanbase saya dan rey.namanya adalah RATU singkatan dari 'Rey Ara To U'. maaf ya kalau jelek, tapi apakah kalian menyukainya."ujar ara bertanya pada penggemar mereka.
"Itu sangat bagus,,nama kami adalah RATU ,ide yang cemerlang.
"Iya,,itu sangat cantik.makasih ara."teriak fans mereka dari bawah panggung.
"ahhh..kalian setuju?? berarti aku akan memanggil kalian RATU oke!.. oh iya, tak hanya itu,nama majalah yang akan kami luncurkan nanti ,kami juga memberinya nama ratu.dan itu khusus untuk kalian.sesekali kami akan mengadakan fansign ,saat itu kalian bisa membawa majalah ratu untuk kami tanda tangani."ucap ara dengan semangat.
"Terimakasih rey dan ara, oh iya apakah kalian bisa bernyanyi untuk kami? kami akan sangat bangga jika kalian bisa menghibur kami dengan suara kalian."ujar salah satu ratu.
"Baiklah,aku dan rey akan bernyanyi untuk kalian.judulnya 'sempurna' bagi yang tau,ikutan nyanyi ya.!
Saat ara dan rey mengeluarkan suara emasnya, para ratu begitu tercengang mendengar suara keduanya yang berpadu sempurna dan begitu merdu bak penyanyi papan atas itu.
Ratu pun merekam mereka yang sayang jika hanya dilewatkan begitu saja, tak sedikit juga yang menyiarkanya secara live di akun medsos mereka.
Setelah bernyanyi.rey dan ara diminta untuk kembali ketopik semula.pak arthur sudah menyiapkan dokumen yang akan ditanda tangani oleh rey dan ara.dengan disaksikan ribuan RATU dan beberapa awak media,mereka merekam saat rey dan ara menjalankan proses peresmian kerja sama mereka.
RATU makin berteriak dengan kencang setelah rey dan ara membubuhkan tanda tangan mereka beberapa kali pada kontrak kerja sama itu.
Sesekali ara dan rey melemparkan senyuman manis pada ratu.
selesai acara, mereka memberikan salam pada ratu dan memberi mereka kesempatan untuk memotret ara dan rey.lalu mereka bubar dan meninggalkan stage.
Diback stage juga sudah banyak ratu yang menunggu untuk meminta tanda tangan dan foto bersama, berhubung ara paling suka dengan yang namanya kamera,ia pun tak kenal lelah saat ratu meminta nya untuk foto bersama.
Setelah sepi, ara dan rey terlihat kelelahan, mereka disuguhkan makanan dan minuman .hampir setengah hari mereka menghabiskan waktu ngobrol dipanggung.
"Reboy.mungkin jadi artis itu kayak gini ya,ternyata capek juga,"ujar ara sembari minum segelas air.
Setelah mereka menghabiskan makanan dan minumanya,mereka pamit pada pak arthur untuk pulang.
Selama dalam perjalanan pulang,mereka tidak terlalu banyak bicara karna mulutnya pada keram karna terlalu banyak bicara saat diatas panggung.
Setibanya dirumah, ara dan rey dikagetkan dengan mobil berwarna merah dan hitam yang terparkir dihalaman rumahnya.
"Aduh.!! ada kumpulan manusia laknat nih,gue jadi gak bisa istirahat dengan tenang."rey menepuk keningnya sendiri.
"Emangnya ada siapa? mobilnya kayak gue kenal.! "timpal ara dengan wajah bingung.
"Itu mobil temen lo sama abang lo o'on !! masa gak hapal-hapal.. ayo ahh turun.
"Iya yahhh,, itu mobil abang sama mobil alvin, tapi ngapain mereka kesini?
Rey turun dari mobilnya dengan wajah lesu dan males menghadapai musuh bebuyutan.
Sedangkan ara begitu riang karna temanya pada ngumpul.
"Wahhh ini dia nih,,,artis kita udah pulang,mari kita sambut..ayo masuk dek."daylon begitu ceria nya menyambut kedatangan ara.
"Heii alien, ayo masuk,jangan malu-malu, anggap aja rumah sendiri."ujar alvin sambil menggiring rey masuk.
"Ini memang rumah gue bego!. kalian kalau mau berjamaah jangan disini deh,mending kemasjid sana, gue mau istirahat. Kalian kok hobi banget nangkring dirumah gue, kalian kira tempat gue ini bar apa? Heran gue.! "timpal rey sambil melewati mereka.
__ADS_1
"Nanti dong,,kita mau rayain kalian sudah jadi artis."daylon menarik tangan rey dan memaksanya duduk disofa dekat ara.
"Kutil, kalian kok gak ngajak kita sih kalau kalian ada fan meeting hari ini,kita kan juga mau liat."timpal ricky mencekal percakapan mereka.
"Emangya lo siapa?? kenal aja nggak!! "jawab rey dengan cuek.
"Sungguh terlalu,.!! Mamak..!!! aku mau pulang aja.!!!"teriak ricky dengan kencang.
"oii kecoa! lo kesurupan hantu apa?" tanya alvin keheranan.
"Dia belom minum susu dot hari ini,makanya kayak gitu,dia butuh mamak nya."tambah daylon.
"Sembarangan lo kuman.!! gue sumpel pake kulit duren nanti tuh mulut."sahut ricky membela diri.
"Permisi, tujuan kalian kesini ngapain sih? kalau gak ada yang penting mending pulang aja sono. telinga gue keram dengerin ocehan kalian."timpal ara.
"Baiklah,kita akan diam ,anggap aja kita perabotan bernyawa."jawab ricky dengan suara kecil dengan menundukan kepala.
"Eh kutil.gue gak yangka loh,ternyata lo punya suara yang bagus saat nyanyi tadi.selama ini lo sumputin dimana?"tanya daylon sedikit memuji rey.
"Gue mah gak hanya ganteng dan kaya,tapi suara gue juga sangat bagus, gak kayak kalian,suara kayak bekecot kejepit batu."sahut rey dengan santai.
"Kurang ajar lo ya! dipuji baik-baik malah ngejek orang.ngajak tawuran lo.?!!" dengan geram,daylon menarik baju rey.
"Lo pikir gue takut sama kuman kayak lo, sekalian ajak tuh kecoa sama kecebong,biar gue sikat abis.!!" ujar rey melirik alvin dan ricky sambil menepis tangan daylon dari bajunya.
Ricky langsung berdiri dengan emosi meluap.
"Eh kutil,,jangan sok jago lo ya.. lo pikir gue berani sama lo.??"ujar ricky dengan tegas.
"Lo berani atau takut sih.? "bisik alvin.
"Gue sih agak-agak gimana gitu."jawab ricky dengan suara kecil.
"Ahh,,payah lo ky.!! masa dengan kutil aja takut."ujar alvin memberi semangat.
"Kalau dia kutil beneran ,mungkin aku berani !" timpal ricky sambil menatap keatas.
"Haiss.. Bodo' amat deh.. Terserah kalian, mau gelut kek, mau belut kek, mau getuk kek, mau saling pelantar-pelintir, mau saling galang-gulung.. Serah..!! Gue gak mau urus.. Gue mau keatas, mau bobok ciang. "Ujar ara dengan kesal sambil berlalu melewati mereka.
"Kita yang ribut. Kok dia yang marah ya. Mungkin ada yang merasukinya! "Ujar ricky dengan heran.
"Gue juga mau pergi.. Silahkan kalian ngobrol sendiri. Males gue ngadepin siluman. "Rey juga pergi meninggalkan mereka.
"Kita gak dianggap sob.! Pulang yuk. Besok-besok kalau kutil itu ke apartemen kita, langsung kita lemparin aja dia kebawah, biar tubuhnya jadi bubur. "Ujar ricky dengan kesal.
"Eleh.. Sok berani, tadi pas ada orangnya ciut lo. Ayo ahh pulang..!
Dengan kesal, alvin dan ricky pergi dari rumah rey. Sementara daylon tengah bingung antara pulang atau gak. Dan ahirnya ia duduk jongkok ditengah-tengah pintu, sambil menghitung semut yang lewat.
***
Bersambung...
__ADS_1
Jangan lupa like
Baca juga "My Promise"