Cinta Playboy TamVan

Cinta Playboy TamVan
Romantic in tokyo


__ADS_3

Libur ahir semester telah tiba, mereka mempunyai banyak waktu untuk bersenang-senang dan istirahat.


Hari masih begitu pagi, tapi daylon, ricky dan alvin sudah berada dirumah rey, entah apa yang membuat mereka datang bertamu sepagi ini, bahkan rey dan ara masih berada dialam lain.


Daylon memencet bel begitu kuat, tidak lama kemudian bik yam membukakan pintu.


"Eh, kalian? Mari masuk, angin apa yang membawa kalian kemari sepagi ini? "Sapa bik yam dengan senyuman.


"Kami kesini pakek mobil, bukan dibawa angin. "Jawab ricky sembari berjalan masuk layaknya dirumah orang.


"Guys, kayaknya kita datang kesiangan deh, bisa lebih pagi gak? ayam aja masih ngantuk. "Ujar alvin yang langsung berbaring disofa.


"Kalo masih ngantuk, nohh tidur dalam bak mandi!! "Sahut ricky sambil menarik kaki alvin.


"Woiiii kutil.!!! Bangun woiii... "Teriak daylon dari bawah.


Seketika mata rey terbuka lebar mendengar suara bebek yang ricuh itu.


"Suara apa itu? Kenapa berisik sekali, setahu gue gak ada speaker aktif dirumah ini.!


Rey keluar dari kamar nya, berjalan dengan mata terpejam, namun ia berhenti saat didepan kamar ara. Ia membuka pintunya perlahan.


"Aron.!!! Astaga!!! "Rey kaget melihat ara yang tidur terbentang dilantai.


"Nih anak, gak berubah, masih aja kayak bocah, ngapain coba tidur dilantai, malah bantal guling nya keenakan dikasur diselimutin gitu, dasar ****.!!


Rey mengangkat tubuh ara dan memindahkanya diatas ranjang.


"Emm.. Reboy,, ngapain lo disini, "Ara membuka matanya perlahan.


"Gak apa-apa, tadi ada suara bebek dibawah, makanya lo jatoh dari ranjang, tidur lagi sana, gue mau turun dulu.


"Ikut dong. "Ara menggantungi tangan rey, berjalan menuruni tangga dengan mata terpejam.


Setibanya dibawah, mereka kaget melihat ketiga mahluk yang tengah santai sambil terkangkang disofa.


"Kalian lagi,,!! ada apa kemari pagi-pagi,, pulang sono!! "Ujar rey geram.


"Hei kutil, kita mau nagih janji nih, udah satu tahun lo gak nepatin janji, dulu lo bilang mau ajak kita liburan keluar negri, kapan?


"Ohh itu, ya udah ayok.!


"Ahh,, serius lo?? Sekarang?? Gak boong kan? Gak becanda kan?? Beneran kan?? "Tanya ricky dengan mata terbelalak.


"Lo nanya apa ngehujat ******.!! Gue serius lah.. Ntar gue beliin tiketnya, sore nanti berangkat. "Sahut rey santai.


"Gue ikut kan? "Tanya ara mengedipkan matanya.


"Ya ikut dong sayang, kamu kan belahan ginjalku. "Jawab rey tersenyum sembari memegang dagu ara.


"Udah aku kamu aja manggilnya. Makin hari makin gak romantis aja kalian. "Ujar daylon terkekeh.


"Udah deh, mending kalian pulang, ntar siang kesini lagi, siapa yang telat, kita tinggal. Oh iya, aznie sama adelia dimana? "Tanya ara pada alvin.


"Mereka berdua pulang kekota A. "Jawab alvin singkat.


"Ngiming-ngiming, kita mau kemana ya, kayaknya ke paris enak deh. "Ujar ricky.


"Gak! Kekorea aja. "Timpal alvin


"Ke swis aja woiii, adem.. "Pungkas daylon.


"Silahkan kalian kesana, gue sama aron mau ke jepang. "Sahut rey sembari merangkul bahu ara.

__ADS_1


"Baiklah. "jawab mereka tertunduk.


_


Setelah mereka pergi, rey juga pergi setelah mandi, namun dia tidak mengajak ara.


"Sayang, gue beli tiket dulu ya, lo gak usah ikut, mending lo packing baju, sekalian baju gue juga ya, jangan banyak - banyak, lima koper aja. "Ujar rey membelai rambut ara.


"Lima koper?? Baiklah, gue bakal bawa semua baju lo, sama lemarinya sekalian.


"Hehe, becanda sayang, ya udah gue cabut dulu, bilangin sama calon mertua.


"Bodo' amat.!!


Rey pergi dari rumahnya menuju suatu tempat, setelah dia membeli sesuatu, lalu dia pergi kesuatu tempat lain, lalu membeli tiket, dan pulang lagi kerumahnya.


Saatnya mereka berlima terbang menuju jepang.


Betapa kagetnya ricky saat pesawat hendak naik, ia berpegang kuat pada kursi.


"Lo ngapain kecoa!! "Tanya daylon.


"Gue rada takut, gimana kalau kita nyungsep. "Sahut ricky.


"Lo gak pernah naik pesawat ya? "Tanya rey menyeringai.


"Pernah, tapi dalam mimpi. Hehe.


"Dasar katrok!!


"Dia memang katrok, udah deh diem, gue mau bobok, liat tuh adek gue udah ngorok aja, mana mulut sambil mangap gitu, bener-bener bikin malu gue. "Sahut daylon sambil meluruskan kakinya untuk bersantai.


"Maksa banget tuh kaki, awas kesemutan.


Seiring berjalanya waktu, daylon dan yang lainya juga terlelap hingga sampailah mereka dijepang.


Dikota tokyo ini lah mereka berlima menjadi orang.. Orang asing maksudnya.


Ara begitu riangnya menginjak tanah jepang, ia berlarian kayak bocah, begitu juga dengan ricky yang tak jauh beda dengan ara.


"Oii maimunah.!! Jangan kayak bocah, malu sama umur, cepat balik sini, ntar lo sesat. "Teriak rey sembari menyusul ara.


"Gimana nasib kita nih kuman, masa kita tukang jaga koper. "Gerutu alvin pada daylon.


"Iya nih cebong, Kita tunggu saja mereka kembali, gue gak berani kemana-mana, takutnya gue kesenengan kalo sesat. "Sahut daylon dengan santai.


"****!! Sesat kok seneng!! Kita susulin aja mereka, lo bawa tuh koper nya kutil sama ulat bulu itu. "Alvin meninggalkan daylon yang tengah melongo melihat lingkungan sekitar.


Sementara itu, rey tengah berdua dengan ara. "Sayang, mumpung masih siang, kita keliling yuk, gue mau ajakin lo memetik bunga sakura yang sedang merekah. "Ujar rey dengan lembut.


"Koper kita gimana?


"Tuh, udah dibawain kuman sama cebong.


Kalian.!! Ayo ikut kita kemari. Kita mau lihat sakura. "Teriak rey pada semuanya.


"Sakura? yey.. Ahirnya gue bisa liat bunga warna... Warna apa ya sakura itu? "Ricky menghentikan ucapanya sambil berpikir.


"Warna ungu. "Jawab alvin.


"Bukankah warna kuning? "Timpal daylon.


"auk ah!! Bodo' lah, mau warna ungu kek, warna item kek, bunga sakura kek, bunga bangkai kek, yang penting kita liat kesana. "Ujar ricky berlalu melewati mereka.

__ADS_1


"Ehh kecoa,, kayaknya elo titisan bunga bangke deh, pantesan bauk banget nafas lo. "Teriak alvin sambil menyusulnya.


"Gue lupa kalo diapartemen kita gak ada cermin, harusnya lo bisa bercermin?!


Ricky dan alvin tetap berargumen, sementara itu, ara dan rey sudah duduk romantis dibawah pohon sakura yang berguguran.


Munculah daylon dan yang lainya menyusul. Tiba-tiba rey memberikan kameranya pada daylon yang sudah siap merekam.


"Ada apa ini kutil. "Tanya daylon heran.


"Lo pegang aja kamera itu, udah siap ngerekam tuh,, jangan alihkan kamera itu dari wajah gue dan aron, oke.!! Dan kalian diem aja, jangan bersuara. "Rey kembali duduk didekat ara.


Alvin dan ricky turut heran dan saling pandang.


Ara yang tengah sibuk melihat bunga sakura itu, tiba-tiba kaget melihat rey yang berlutut dihadapanya.


Rey mengeluarkan setangkai mawar merah dari balik jaketnya dan menujukanya pada ara.


Daylon dan yang lainya begitu kaget dengan tingkah kutil itu.


"Set dah! Pakek ilmu sihir apa kutil itu mengeluarkan bunga mawar? "Ujar ricky bingung.


"Emang ****** nih orang, lo gak liat apa tadi, dia ngeluarin dari balik jaketnya. "Sahut alvin.


"Stt,, diem!! "Bisik daylon.


Rey kembali dengan aksinya. "Sayang, mawar ini tanda cinta kita, cinta aku, cinta kamu. "Rey mengenggam tangan ara dan menatap matanya dengan cinta.


"Reboy, kamu sok suit banget. "Ujar ara terharu.


Lalu rey mengeluarkan sesuatu lagi dari jaketnya. Sebuah kotak berwarna putih ping kesukaan ara, lalu dia membuka kotak mungil itu.


Ara begitu kaget sembari menutup mulut nya. "Ahhh?? Cincin? Apakah ini berlian,?? Ohhmaiigaad!!!


Alvin dan ricky makin kaget. "Eleh.. Palingan harganya cuma lima ratus ribu doang. "Gerutu ricky mencibir.


"Benar, harganya lima ratus, tapi bukan ribu, melainkan juta. "Jawab rey menoleh sedikit pada ricky.


"Apa?? Lima ratus juta?? Ahhh.. Gue mau banget, warnanya ping muda, kesukaan gue banget. "Ujar ara tersenyum lebar.


"Sayang, kamu mau kan jadi istriku, aku akan menunggumu sampai kamu menyelesaikan kuliahmu, aku berjanji dibawah pohon sakura ini, dan didepan ketiga orang yang gak kita kenal ini, aku janji akan membahagiakan kamu, apapun yang terjadi, aku akan selalu menyayangimu, mereka bertigalah yang akan menjadi saksi nantinya kalau mereka masih idup. "Rey memasangkan cincin itu dijari manis ara.


"Ohhmaaiigadd!!! Reboy, lo makin sok suit banget deh,, gue makin cinta sama lo, jadi pengen nyubit deh, emesshh.. Mumpung disini gak ada orang. Aku mau peyuk.!! "Ara mendekap rey dengan cinta.


"Kita orang weiii.. Bukan pohon sakura!! Kita tinggal pulang baru tau rasa kalian. "Teriak ricky.


"Emangnya lo tau caranya pulang? "Tanya alvin cuek.


"Eh! Iya ya.. Hehe,, biarin deh gak dianggap, suka-suka mereka aja.


Ahirnya, rey melamar ara dengan romantis, walau banyak pengganggu.


•••


BERSAMBUNG


VISUAL PEMERAN



Itu foto visual mereka, udah cocok belom sama karakternya?? 😆


Bagus gak..? Hehe.. Lama loh gw nyarinya, nyampe kekorea sana😆

__ADS_1


Jangan lupa like nya ya🙏


__ADS_2