Cinta Playboy TamVan

Cinta Playboy TamVan
Rahasia apa?


__ADS_3

Keesokan paginya, ara meminta rey untuk mengantarnya dan mamanya pergi kerumah papanya.


Saat ara terbangun, dia langsung beranjak, ngacir menuju kamar rey untuk membangunkanya.


"Alien.!! Ayo Bangun. Kita mau kerumah papa gue, ntar dia keburu berangkat kekantor. "Teriak ara sembari menarik kaki rey dari ranjangnya sampai jatuh.


"Duhhh. Piranha!! Bisa santai gak sih! Sakit nih pantat gue bego!! Dateng dateng main tarik aja. Bantu angkat gue!! "Rey menjulurkan tanganya pada ara.


Ara menarik tangan rey dan membangunkanya sekuat tenaga, namun rey tidak bergerak sedikitpun.


"Woii alien, lo ini manusia apa patung! Ditarik kok gak gerak, berat amat badan lo! Bangun ndiri sono!! "Ara melepaskan tangan rey.


"Lo nya aja gak ada tenaga! Cepat tarik gue lagi, gue lagi males mau bangun, lagian masih pagi buta gini. Masih ngantuk gue!


"Ya udah sini tangan lo, tapi bangun kalau ditarik!! Gue lagi gak mood becanda. "Ara kembali menarik tangan rey, namun dia terjatuh diatas tubuh rey.


"Woii alien! Lo sengaja ya narik gue. Dasar mesum!! Bangun aja sendiri!! "Ara langsung berdiri dan meninggalkan rey dengan kesal.


"Woii ulat bulu. Bantuin dulu gue!! "Teriak rey.


"Bodo' amat!!! Minta bantuin aja tuh sama cicak! "Sahut ara dari luar kamar rey.


"Kurang ajar tuh piranha, awas aja lo. "Rey menggerutu sembari bangun perlahan.


"Ma, setelah sarapan nanti, ara ajak mama kerumah papa ya."ujar ara sembari sarapan bareng mamanya.


"Nak, kamu bilang kalau papa sudah mempunyai istri lagi, apakah dia sudah mempunyai anak lagi?


"Kayaknya gak ma, karna dirumah itu cuma ada daylon anak bawaan mama anna dari suaminya dulu. "Sahut ara.


"Ayo berangkat!! "Ujar rey yang tiba-tiba muncul.


"Kebiasaan deh ngagetin, udah kayak tuyul aja lo. Sarapan saja dulu, "timpal ara sambil menarik rey.


"Baiklah,, aron! Tolong ambilin gue roti aja ya, Oh iya tante, gimana keadaan tante sekarang, apa sudah baikan.? Tanya rey pada mama ara itu.


"Ya, tante gak apa-apa kok. Makasih ya rey kamu sudah mengizinkan tante tinggal disini, kamu pria yang baik. "Puji mama ara pada rey.


"Biasa aja te, lagian berbuat baik pada calon mertua sendiri. "Sahut rey sambil tertawa kecil.


Ara kaget, dia langsung menghampiri rey dan menyomot mulut rey dengan tanganya. "Nih congor kebiasaan asal ngomong, karet mana karet!! Pengen gue kuncir nih bibir.


"Fuihh.. Ni jari kebiasaan asal nyomot mulut orang. "Rey menyentil jari ara dengan kuat.


"Aduh!! Sakit goblok!! Lo dendam sama gue!! Sini jari lo, biar gue sentil juga.


"Haha.. Kalian ini ada-ada saja. Sudah, cepat sarapan. "Tutur mama ara.


"Maaf tante, anak tante ini memang kebiasaan bertingkah kayak gini, kadang dia kayak bocah banget suka jingkrak-jingkrak. "Sahut rey sambil makan.


"ngatain orang, kayak lo nggak aja, padahal lebih dari kayak ulat cabe. "Gerutu ara dengan suara kecil.


•••


Setelah sarapan pagi, rey mengantar ara dan mamanya kerumah papa ara.


Setibanya disana, papa ara hendak berangkat kekantor, namun dia kaget saat melihat mobil rey datang.


"Daylon!! Ada rey dan adek kamu tu.! "Ujar papanya.


Daylon dan mamanya keluar untuk menyambut mereka.


Namun saat ara dan rey turun dari mobil, mama ara turut turun dan mengagetkan papanya dan mama anna.


Saat melihat zaidan, mama ara bernama sherly itu langsung berlari dan memeluknya sambil menangis.

__ADS_1


"Sherly? Ini beneran kamu?? Kenapa kamu kurus sekali? Apa yang sudah terjadi. "Ucap zaidan yang merasa iba.


"Pa, aku dan rey tidak sengaja menemukan mama yang sedang mulung tadi malam, kasihan sekali mama, aku gak tega ngeliatnya yang hidup dengan makanan sisa.


"Em.. Maaf.. Sebaiknya kita ngobrol saja didalam. "Ujar mama anna mencela percakapan mereka.


"Eh,, ini istri kamu mas? Maafkan aku mba kalau tadi aku langsung memeluk mas zaidan.


"Nggak apa-apa, aku ngerti kok, ayo kita masuk dulu.


Mereka semua masuk dan berkumpul diruang keluarga.


"Sherly, bagaimana kamu bisa sampai kekota ini, jarak kota ini sangat jauh dari kota A. Dan kenapa kamu bisa jadi gelandangan? "Tanya zaidan pada sherly.


"Maaf mas, tapi tidak baik menceritakanya didepan anak-anak. "Sahut sherly.


"Em.. Daylon!! Ajak rey dan adek kamu ngobrol ditaman belakang dulu ya, jangan lupa beri mereka makanan dan minum. "Ujar mama anna menyuruh mereka pergi.


"Iyaa ma.. Ayoo dek kita kebelakang. Lo juga kutil, ayo ikut kita.


Rey dan ara mengikuti daylon menuju taman belakang rumahnya.


Sherly kembali melanjutkan ceritanya.


"Mas, sebenar nya uang yang kita pinjam pada andres itu bukanlah uang miliknya, melainkan uang yang dia pinjam dari kakak nya. Saat aku mengetahui itu, aku sangat menyesal telah menjadi istri keduanya, dan aku berusaha kabur diam-diam, aku hanya membawa sedikit uang dan tidak membawa pakaian sama sekali. Aku pergi kekota ini naik angkot, berharap bisa bertemu dengan kamu dan ara. Tapi sudah hampir enam bulan aku dijalanan, aku sama sekali tidak menemukan kalian, hingga aku jadi gelandangan.. "Sherly menjelaskanya dengan rinci sembari meneteskan air mata.


"Sherly, sebenarnya aku juga baru mengetahui kebenaran itu, kami baru saja berniat akan mencarimu, tapi sukurlah kamu ditemukan oleh orang yang tepat! Kau tau, rey itu anak dari dona dan Antoni. "Timpal zaidan.


"Benarkah? Sukurlah, ara menemukan orang yang tepat, tapi dimana dona dan antoni sekarang, kenapa dia tidak tinggal bersama rey?


"Rey anak yang mandiri, mereka sudah pisah rumah sejak rey masih SMA. Kalau kamu mau ketemu dona, kamu bisa mengajak rey dan ara kerumahnya. Tapi jangan terlalu banyak bicara didepan anak-anak.


"Iya mas, aku ngerti.


•••


"ahh sudah kuduga, halamanya pasti tidak seluas dirumah gue. Eh kecoa! Mending lo masuk aja sono, biarin gue sama aron aja disini, mata gue sakit ngeliat lo. "Ujar rey sembari duduk disamping kanan ara, dan daylon duduk disebelah kirinya.


"Perasaan ini rumah gue deh! Kok gue yang diusir, otak lo sehat? "Sahut daylon sambil melotot.


"Lo gak liat apa bangku ini kecil, sempit banget! Lagian lo cuma ngerusak pemandangan doang disini. "Timpal rey.


"Duhh,, dua manusia laknat ini kalau lagi dekat udah kayak kucing rebutan tikus aja. Otak gue pegel dengerin kalian, mending kalian maju sono, terus nyebur kekolam, biar otak kalian adem! Heran gue!. Kalau gak mau, gue nih yang nyebur! "Sahut ara sambil berdiri.


"ya udah nyebur gih sono! "Timpal daylon.


"Gak deh, gue gak bisa renang, ntar gue jadi jentik nyamuk.


"Tenang aja, ntar gue yang selametin, abang lo tuh memang biadab! Adek sendiri disuruh nyebur. "Sahut rey cuek.


"Apaan sih lo kutil! Yang biadab ntuh elo! "Timpal daylon sembari berdiri.


"Stttt.!!! Diem dulu!! Ngomong-ngomong para orang tua itu bicara apa ya, kok nyuruh kita pergi? Ada rahasia kah? "Ujar ara.


"Woii.. Kalo ngomong, ngomong aja, kenapa tangan lo harus nyomot mulut kita!! Adek laknat lo. "Teriak daylon!


"Biar kalian diem! Oh ya bang, ambilin minum dong! Haus nih kelamaan jemuran disini, udah kayak ikan asin aja kita.


"Tuh kolam! Minum aja sono! lagian kenapa gak ambil sendiri sih. "Daylon pergi kedapur untuk mengambil minum.


"Heii piranha! Gimana perasaan lo udah ketemu sama kedua orang tua lo,? "Tanya rey yang duduk disamping ara.


"Jangan ditanya. Gue seneng banget! Gak bisa dilukiskan dengan cat air. "Jawab ara cengengesan.


"Baru kali ini gue dengar gak bisa dilukiskan dengan cat air! Eh bentar,, ada yang nelpon. "Rey berdiri dan sedikit menjauh dari ara untuk menerima telpon.

__ADS_1


"Kenapa ya si alien kalau jawab telpon selalu menjauh dari gue, jangan-jangan..dia nelpon dokter karna ada riwayat sakit jiwa!? Hah?? Tapi gak mungkin lah,, dia masih waras aja sekarang. Atau mungkin pacar??


"Woii.. Ngomong apa lo, menggerutu sendiri. Nih minum. "Daylon kembali dan memberikan sebotol air mineral pada ara.


"Makasih ya bang, "ara langsung meneguk air itu dengan cepat.


"Pelan-pelan woiii.. Ntar terse..... Dak.


"Uhuk... Uhuk..!! Ahh.. Gue keselek!!


"Hadeh.. Belom selesai gue ngomong, udah keselek aja lo. Sini gue bantu. "Daylon menggoyang kepala ara dengan kencang.


Menyadari ara yang tengah tersedak, rey menyudahi telpon nya dan berlari menuju ara.


"Woii cebong! lo apain aron! "Teriak rey dengan panik.


"Dia keselek bego! Gue berusaha membantunya. "Sahut daylon.


"Bukan gitu caranya goblok! Minggir lo. "Rey menarik daylon dengan kuat. Dan kembali membantu ara.


"Dasar gadis bodoh, minum gak bisa pelan, maka nya kalau minum tuh aer nya jangan dikunyah dulu, kebiasaan banget! "Rey menggerutu sambil memukul leher ara.


"Ehh,, memang nya dia makan air?? "Timpal daylon heran!


"Iya, dia tuh kalau minum, mulut nya penuh dengan air sampai kembung, dia kunyah dulu baru ditelan. "Sahut rey.


"Hah??.. Hahhaha... Hadeh.. Baru kali ini gue dengar air dikunyah.. Duh,, kok gue punya adek o'on ya. "Daylon tertawa lepas mendengar hal yang tidak lazim itu.


"Kalian ngetawain apa sih, seru banget kayaknya. "Ujar mama anna yang tiba-tiba muncul dibelakang mereka.


"Eh, mama anna? Udah ngobrol nya? Kita udah boleh masuk belom, ara udah gak tahan nih sama kedua kuman ini. "Ara mendekat pada mama anna.


"Udah kok sayang, ayo kita masuk! Biarin aja dua bocah itu ribut sendiri. "Mama anna merangkul ara dan membawanya masuk.


"Woii mama!! Anak kandung mu itu aku!! Kenapa aku yang kayak anak tiri.. Woiii dengar gak!! "Teriak daylon dengan kencang namun mamanya tidak menghiraukanya.


"Hahaha.. Keadaanya sudah berbalik. Sekarang lo yang jadi anak tiri, kasian!! Haha.. "Rey mengejek daylon sambil melangkah masuk.


"Ngatain orang, kayak lo nggak aja, bukanya mami lo juga udah kepincut sama virus gadis bodoh itu? "Sahut daylon.


"Eh!! Bener juga lo. Sekarang mami gue juga udah perhatian sama piranha itu. Aahh.. Berarti kita sama dong!! Kasian nya gue. "Rey dan daylon saling merangkul meratapi nasib yang direbut ara.


"Eh tunggu!! Kenapa kita pelukan! Dih najis,, abis ini gue harus mandi kembang tujuh rupa nih. Kayaknya saraf gue udah pada kriting saat bersentuhan sama lo. "Rey berjalan dengan cepat meninggalkan daylon.


"Kurang ajar lo ***!! Yang ada tuh gue yang harus mandi air dari tujuh sumur, biar kembali suci lagi tubuh gue karna udah nyentuh lo. "Teriak daylon.


"Udah kayak lagu aja, tujuh sumur!. Kalau mau bersih, mandi aja air mendidih sana, biar sekalian sama nyawanya juga bersih. "Timpal rey sambil masuk kerumah daylon.


"Rey. Daylon! Apa yang kalian ributkan? Kenapa berisik sekali. "Ujar mama anna.


"Biasa lah ma, kalau angry bird udah ketemu, ya gitu jadinya.oh iya ma, apa kita pulang sekarang? "Ujar ara pada mamanya.


"Eh, jangan dulu,, kita makan siang saja dulu, sore nanti saja kalian pulang ya. "Sahut mama anna.


"Ahh.. Bisa pingsan mendadak gue kalau lama -lama barengan sama cebong ini. "Ujar rey duduk lemas.


"Lo kira gue nggak!! Gue juga males lama-lama liat muka datar lo itu kutil.!! "Sahut daylon.


"Duhh kalian ini. Mata gue pusing denger nya, yang ada gue nih yang pingsan mendadak! Kasur, mana kasur! Gue mau pingsan! "Sahut ara sambil memegang perut nya karna pusing.


Orang tua mereka hanya tertawa melihat kelakuan tiga bocah labil yang pada stres itu.


***


Bersambung...

__ADS_1


Apa sih sebenarnya yg dirahasiain?


__ADS_2