
Dalam waktu beberapa jam rey mencari keberadaan ara, kota B itu sudah ia hitari berulang kali,tetap saja ara tak kunjung ketemu.
"Duhh aron !! lo dimana sih,ayo dong pulang! gue belom sanggup ngelepasin lo.gue udah bingung harus nyari lo kemana lagi, mana hari udah hampir sore.
Rey kebingungan mencari keberadaan ara, dengan kesal ia memukul mobil nya sendiri. Kemudian ia memutuskan untuk pulang kerumah sebentar. Ia berharap ara sudah kembali kerumah.
Sesampainya dirumah, orang tuanya masih berada disana menunggunya pulang, begitu juga dengan daylon dan alvin yang ternyata masih berada dirumahnya.
"Rey,,cepat kemari.!
Mami rey terlihat begitu marah padanya.
Rey berjalan perlahan dengan wajah tertunduk.
"Rey, apa yang sudah kamu lakukan sama ara hah? kenapa bisa dia pergi dari rumah? apa yang kau lakukan padanya.!! "Mami rey begitu kesal ,ia tak sadar sudah membentak rey.
"Mi, maaf, aku sudah pusing dengan masalah ini,tolong jangan menekanku seperti itu, kalian tanya saja pada daylon dan alvin, mereka mengetahui semuanya, nanti aku akan mengirimkan sebuah vidio dari rekaman cctv bar pada daylon."sahut rey singkat.
Rey pergi begitu saja melwati mereka semua dan menuju kamarnya.
Tak tega melihat adiknya itu bersedih, carla pun turut menyusul rey dari belakag.
Saat rey masuk kamarnya, ia kaget melihat karla didepan pintunya saat ia hendak menutup pintu kamarnya.
"Kak? mau ngapain? "Tanya rey singkat, lalu ia mengajak carla masuk kamarnya.
"Rey, kakak tidak mau banyak bertanya sama lo, cepat kirimkan vidio rekaman cctv yang lo bilang dibawah tadi."Ujar carla sambil mengeluarkan hp dari tasnya.
"Baiklah. "Tanpa banyak bicara,rey langsung mengirimkan vidio tersebut pada kakaknya.
Carla mengamati vidio itu dengan cermat, dan melihatnya dari berbagai sisi dan berbagai rekaman cctv.
"Apa yang kakak pikirkan tentang itu?
"Rey, coba lo perhatikan cewek ini, sepertinya dia datang ke bar bersamaan saat lo bersama temen lo dateng,dia duduk didepan toko pinggir jalan sampai bar sepi. saat dia melihat satpam itu tertidur,barulah ia masuk kedalam bar, gue rasa orang ini memang sengaja mencari kesempatan saat kalian tidak sadarkan diri. "Jelas carla dengan teliti sambil memperlihatkan layar ponselnya pada rey.
"Kakak benar, gerak-geriknya begitu mencurigakan, tapi siapa dia, dan apa alasanya melakukan ini? kenapa harus gue yang menjadi korbanya, sedangkan dalam bar itu begitu ramai.
"Rey, apa lo gak sadar, lo dan ara itu sedang naik daun saat ini, tidak menutup kemungkinan kalau banyak orang yang iri pada hubungan kalian, bisa saja wanita ini ingin melihat hubungan lo dan ara jadi hancur, ya kan.??
Dengan geram,rey mengepalkan kedua tanganya.
__ADS_1
"Kurang ajar.!! gue yakin, pasti dia tidak bekerja sendirian, siapaun itu, gue akan mencarinya.
"Rey, dari pada lo sibuk mencari orang itu, mending lo cari keberadaan ara dulu, pasti hatinya sangat sakit melihat ini semua, apa lagi dia sudah mutusin elo, gue yakin,dia pasti sedih banget.
"Kak, sudah seharian ini gue mencarinya, tapi dia tidak ada dimana-mana."rey tertunduk kebingungan dan juga putus asa.
"Rey, apa lo udah cek dibandara, siapa tau dia pergi keluar negri."Ujar carla.
"Sudah kak, aku udah tanya sama mereka, tapi mereka bilang gak ada yang namanya ara, gue makin bingung kak, gue harus mencarinya kemana lagi, bahkan tadi gue udah sempat pergi kekota A ,tapi dia juga tidak ada dirumah lamanya itu.
"Rey, mending kita bagi tugas, gua akan mencari tau siapa wanita itu, dan elo, fokus saja mencari ara, jangan biarkan masalah ini larut terlalu lama.
"Baik kak,terimakasih.
_
Sementara itu, pesawat yang ditumpangi ara sudah kembali normal setelah mengalami pengguncangan.
Keesokan harinya, ara tiba dijerman dengan selamat. Ia menuruni tangga pesawat sembari menghirup udara disana, dengan keadaan yang lemas, ia menarik kopernya berjalan menelusuri bandara tersebut.
"Huhh,, ahirnya tiba dijerman, padahal kemarin gue berharap pesawat itu jatoh kelaut,dan semua penumpangnya tewas.ternyata masih selamat."Gerutu ara yang menginginkan kematian itu.
Ara menghentikan langkahnya karna ia bingung harus pergi kemana.
"Ahh,,untung aja ada kartu ini, kalau gak,kelar deh idup gue, gue bakal abisin uang lo alien!! rasain lo." gumam ara dengan kesal.
Ara naik taxi untuk mencari apartemen , ia menemukan apartemen yang dulunya adalah apartemen yang disewa carla saat ia masih kuliah.
"Hah? gue kembali lagi kesini? padahal gue gak mau kesini, tapi supir taxi itu menyarankanya disini. gue jadi teringat saat bersama rey si *** itu.!
Perlahan ara memasuki apartemen itu sambil mendorong koper nya, ia melihat sekeliling isi rumah kecil itu, bayang-bayang rey pun muncul dalam benaknya,membuat air matanya kembali jatuh.
"Ahhh..!! gue ngapain sih mewek melulu, heii ara! tujuan lo datang kesini untuk menenangkan diri dan melupakan rey.
Sepertinya gue harus nyari kerjaan disini, biar gue bisa tinggal disini." Ara bicara pada dirinya sendiri sambil mengeluarkan pakaian dari dalam kopernya.
Malam harinya, ara pergi berkeliling dikota romantis itu, ia mengunjungi salah satu danau yang pernah ia datangi bersama rey waktu itu.
Ia duduk termenung ditepi danau sembari mengibaskan air dengan kakinya.
"Reboy, bukankah lo pernah berjanji disini bahwa lo gak akan nyakitin gue? lo janji kalau lo bakal nikahin gue dan buat gue bahagia? tapi itu semua hanya janji !! dan tidak akan pernah terjadi. gue menyesal telah jatuh cinta sama lo !!. gue nyesel takdir sudah mempertemukan kita, gue harap,kita gak akan pernah bertemu lagi.!!
__ADS_1
Ara berteriak begitu kencang ,melepaskan ungkapanya pada angin danau yang berhembus dibawah sinar bulan yang memancarkan cahayanya diatas air.
Ara melemparkan hp nya ketengah danau, ia benar-benar ingin melupakan rey dan tidak ingin berkomunikasi dengan siapapun.
Ia menjerit kencang dengan air mata yang mengucur deras.
"REYNAND !!!! Gue benci sama lo..!!!!! "teriak ara dengan kuat membuat orang disekelilingnya merasa heran.
"Nona, hati-hati disana, banyak binatang air,seperti buaya ataupun ular. "ujar seseorang memperingatkanya sambil berlalu .
Ara hanya diam,ia tidak mempedulikan yang dikatakan orang tersebut.
"Eh buaya.!! kalau gue jatoh,jangan makan gue ya, daging gue pahit. "Ucapnya memandang kedalam air.
Ara merenung cukup lama ditepi danau itu, pikiranya kosong, pandanganya hanya tertuju pada sinar bulan yang terpapar diatas air.
'kruukkkk...krrrukk...suara perutnya saling menyahut.
"Suara perut gue ya? duhh nih cacing udah pada minta makan aja, gak tau apa orang lagi sedih gini, gue kasih cabe baru tau rasa lo. "gumam ara pada perutnya sendiri.
Ara memutuskan untuk mencari makanan, ia pun segera beranjak dari tepi danau itu.
saat ia hendak berdiri, tiba-tiba kakinya terpeleset karna tanah yang basah membuatnya licin.
"ahhhh..!! "teriaknya dengan kencang.
Seseorang datang menangkapnya hingga mereka berdua jatuh bersama ditepi danau.
Mengetahui tubuhnya sedang menimpa orang, ara pun langsung berdiri dengan cepat.
"Maaf tuan, apa ada yang sakit? terimakasih telah menolongku,hampir saja aku jatuh kedanau."Ucapnya menggunakan bahasa inggris.
"Apa benar kamu ara.? "Tanya cowok tersebut.
"Bagaimana anda tau? siapa anda.? "Tanya ara bingung sekaligus heran.
"Apa kau sudah melupakanku, tolong ingatlah sebentar. "Ujar cowok itu dengan senyuman.
Ara memandangi cowok itu dari atas sampai bawah, sepertinya orang itu tidak asing baginya, dan juga suara nya terdengar familiar, tapi ara begitu puas mengingatnya namun tak kunjung ingat..
***
__ADS_1
Bersambung...
Jgn lupa like🙏😘