
Malam itu, baik keluarga rey ataupun ara dan semua teman-temanya tidak ada yang pulang, karna masih dalam rangka perayaan pengantin rubah, maksudnya pengantin baru.
Orang tua mereka tidur dalam kamar, karna banyak kamar yang tidak berpenghuni, sementara teman ara dan rey bergelimpangan tidur diruang depan, saling tumpang tindih gak karuan, tapi laki-laki semua loh ya.
Sedangkan ara masih kayak orang o'on dalam kamar rey. Bingung mau ngapain.
Rey sudah berbaring santai diatas ranjang menunggu ara mendekat.
"Aron!! Ayo kemari, tidur sini, gue peluk. "Ujarnya mengedipkan mata.
"Apaan sih, gak deh, gue mau balik kesebelah. "Tanpa banyak bacot, ara langsung ngacir membuka pintu dan berlari keluar menuju kamarnya.
"Woii maysaroh!! Mau kemana lo?? "Rey turut mengejar istri bodohnya itu.
Saat masuk kamar ara, rey tidak menemukan ulat bulu itu.
"Dimana manusia aneh itu?
Rey kembali mencari ara, dan akhirnya ketemu dibalik pintu.
"Oh.. Ternyata sembunyi disini?!! Mau menghindar dari gue? Jangan harap.!! "rey langsung menarik ara dan menggendongnya kembali kekamarnya.
"Reboy.!! Lepasin gue!! Lo mau ngapain gue hah? Jangan-jangan lo mau perkosa gue ya?? Gue laporin polisi lo?!! "Ara berontak melepaskan diri.
"Dasar o'on.!! Nurut aja napa?
"Nggak! Turuni gue alien!! Mending lo balik lagi aja keplanet pluto, urusin tuh uvo.
Ara terus berontak sampai tiba dalam kamar rey.
Rey menurunkanya perlahan duduk diatas ranjang.
"Sayang, biar gue jelasin, kita ini udah nikah tadi pagi, dan sudah sah jadi suami istri, dan sekarang lo harus menjalankan kewajiban sebagai istri, karna gue mau jadi papah mudah. "Ujar rey menatap mata ara dengan serius.
"Tinggal dipapah aja, mudahkan? Jadi papah mudah deh. "Jawab ara cengengesan tanpa dosa.
Rey menepuk jidatnya sendiri. "Haiss.. Susahnya gini kalau punya istri gobloknya gak ketulungan. Sini lo, langsung kita praktekan aja. "Rey merobohkan badan ara dengan paksa.
"Ahh.. Tolong!! Alien! Jangan lakuin ini pliss!! Gue... Gue gak tau caranya.. Ahhh tidak!! Bayanginya aja, gue udah kejang-kejang.
Ara kembali berlari masuk kamarnya, rey juga turut mengejar.
Rey kembali membawa ara kekamarnya, saat rey menurunkanya, ara berlari lagi kekamarnya, begitupun seterusnya sampai mereka berdua lelah kejar-kejaran nyampe tengah malam.
Dan akhirnya, mereka berhenti dikamar ara. Rey terkapar tidur terkangkang diatas sofa.
Sementara ara tidur diranjangnya dengan kepala terjuntai kebawah, kaki diatas ranjang layaknya kelelawar, itu sudah tradisi tidur mahluk aneh itu.
_
Pagi menjelang. Rey terbangun lebih dulu, ia heran melihat kondisi tidurnya dan juga istrinya itu.
"Apa-apaan ini? Malam pengantin malah capek kejar-kejaran. Ini semua gara-gara ulat bulu itu.! Duh, kaki gue kok pada pegel ya.
Rey berjalan mendekati ara. "Woiii maysaroh!! Bangun woii!! "Teriak rey didepan wajah ara yang tertadah menghadap keatas.
Ara bangun seketika saat ludah rey muncrat kemana-mana.
"Hujan apa ini?? Kenapa bau bunga bangkai? "Gerutu ara sambil mengelap wajahnya. Perlahan ia duduk sambil mengumpulkan jiwa nya yang masih berterbangan entah berkelana kemana.
Ara tertegun diam melihat rey yang menatapnya dalam.
"Reboy? Lo kenapa? Kok kayak kerasukan jenglot gitu? Serem deh wajah lo. Cepat ubah!!!
__ADS_1
Rey tetap diam melihat wajah ara yang seakan gak bersalah itu.
"Selamat pagi istriku sayang!!! "Seketika rey tersenyum dan memeluk ara penuh cinta.
Ara kaget dengan sikap rey yang bar-bar itu. "Dasar marjuki!! pagi-pagi udah bikin orang pengen nabok aja! Minggir sana!!
"Sayang, lagi betah nih, masa sama laki ndiri pelit, selama tiga tahun pacaran, cuma tiga kali gue cium lo maisaroh.! Sekarang saatnya gue balas dendam.
"Iya.. Iya.. Serah lu aja marjuki. Peluk nih peluk.! Sampai tubuh lo jadi kerempeng! "Ara pasrah dengan kelakuan manja suaminya itu.
Ditengah kemesraan mereka, terdengar suara mami rey yang memanggilnya dari bawah.
"Ara.!! Rey!! Udah belom kelonannya, mari turun, sarapan dulu.!! "Teriak mami rey dengan kencang.
"Ah! Dasar mak lampir! Tau aja kalo orang lagi mesraan, ganggu aja! "Gerutu rey dalam pelukan ara.
"Udah yuk turun, kelonannya lanjutin lagi tahun depan. "Ujar ara sambil melepaskan tangan rey yang melingkar dipinggul ara.
"Lama amat tahun depan! Udah keburu selingkuh gue. "Ujar rey tanpa bersalah.
"Apa??!! Mau gue tendang lo hah? "Ara memukul dada rey dengan mata penuh api-api.
"Nggak.. Nggak.!! Gue tadi salah ngomong, dasar nih lidah! asal ceplos aja. Udah gue gigit nih lidah gue, biar dia tau rasa. "Rey mulai mengelabuhi istri bodohnya itu.
"Nah gitu dong! Sesekali kasih pelajaran sama lidah yang asal ngomong itu, ayo turun, ntar kita kena sihir mak lampir. "Ara melangkah duluan meninggalkan rey.
"Maimunah,, maimunah.!!. Punya istri kelakuan kayak bocah tengik. "Gerutu rey sembari menyusul ara.
Setibanya dibawah, ara kaget melihat makanan yang terhidang dilantai begitu banyak.
"Wah,, banyak banget makanan, kita mau hajatan lagi? "Tanya ara bingung.
"Gimana sih kamu ra, gak kamu lihat tuh orang segitu banyak, dan mereka semua harus dikasih makan. "Sahut mama ara.
"Woii rombongan manusia laknat!! Bangun, kita mau sarapan nih.! Tidur kok kayak ulat, mengot sana, mengot sini. "Ara menyenggol kaki mereka satu-satu.
"Aron! Biarin mereka bangun sendiri, liat tuh mereka tidur sambil mangap, pengen banget rasanya gue masukin telor cicak kemulutnya. Apalagi si kecoa itu, iler nya aja udah kayak sungai nil panjangnya, jorok amat!
Bik yam, kalau mereka pulang nanti, langsung cuci ya semua barang yang mereka pake. "Ujar rey geram.
"Baik den. "Jawab bik yam merunduk.
Semua teman ara dan rey itu mulai bergerak, menggeliat kayak belatung.
Daylon mulai sadar dari mimpi singkatnya. "Hooamm!! Ahh! Bau apa ini? Kayak bauk bangke tikus curut. "Daylon mengendus-endus asal muasal bau itu.
"Wah.. Ternyata iler elo kecoa.!! Dih nyesel gue nyari sumber bau itu, fix ini, langsung virusan saluran pernafasan gue. "Daylon langsung duduk sambil mengusap wajahnya.
"Apaan sih kuman! Pagi buta udah berisik aja. "Sahut ricky dengan suara lemas.
"Pagi buta dari mana!! Ini udah pagi melek.!! Cepat semuanya bangun!! Atau gue usir nih.. "Teriak ara didepan mereka.
"Baik maimunah.. "Jawab mereka bersamaan dengan nada sedih.
Satu persatu dari mereka ngantri didepan kamar mandi untuk menghilangkan mimpi yang masih melekat diwajah.
Sementara itu, orang tua ara dan rey sudah bersiap duduk didepan hidangan nasi.
"sayang, gimana tidur kamu semalam, apa nyenyak.? "Tanya mama anna.
"Biasa aja ma, ara mah tiap malam selalu nyenyak, emangnya kenapa?
"Apakah sudah terjadi sesuatu antara kamu dan rey? "Tambah mama sherly.
__ADS_1
"Iya ma, semalam gue capek ngejar nih orang, dia gak mau tidur didekat gue.! "Sahut rey dengan cepat.
Keluarga itu tak sanggup menahan tawa. Sedangkan ara bingung dengan kelucuan mereka, ia pun ikut tertawa walau nggak ngerti.
•••
BERSAMBUNG.
Jangan lupa like🙏
|
Perkenalan author (bagi yg mau baca aja) wkwk.
Mungkin ada yg prnah mikirin, nih authornya kayak mana ya, apakah mukanya lonjong, atau petak, atau segitiga sama kaki, apa berwajah sebelah, atau mungkin gak punya wajah. (Ya kalee).
Nah, ayo kenalan dulu.
Nama\= Octha su.
Nama panjang\= Octha su... ka suka elu aja.
Tmpat lahir\=diatas kasur.
Tmpt tinggal\=dlm rumah, diatas bumi.
Umur\=... (Bentar ya, gw itung pake mesin ketik dulu) wkwk.
Status \=manusia.
Hobi\=nyanyi+karoke, walau suara kyak tikus kejepit.
Suka ngayal sambil guling² sampai jatoh. (Itu udh biasa)
Cita² \=jadi org paling kaya didunia, dan menjadi manusia abadi. Wkwk.
Ini nih org nya, udah siap..??
.
Kyaaa!!! Gimana tuh, selama ini wajah ini selalu gw simpan dalam kantong doraemon. Wkwk.
Kalau ada yg bilang cantik, berarti dy jujur, dan gw gak suka org yg jujur. Haha.
Inilah author yg otaknya sedikit miring, yg bekerja dibalik novel gila ini. Karakternya hampir sama dengan ara, kadang waras, kadan gila, tp kebanyakan gilanya. Wkwk.
Tuh muka bening amat! Ya, karna sudah melalui 3x penyaringan. Yaitu saringan teh, saringan minyak sayur, dan saringan santan kelapa.
Gw harap kalian gak sesak nafas setelah liat foto gue, jujur gue nyesel udah nampilin foto yg kayak bukan manusia ini.
Tapi dulu waktu kecil, gue imut-imut banget loh, suer.!
Tapi makin kesini kok jadi amit-amit gitu ya. Haha.
Oke deh, semoga kalian gak ninggalin novel ini setelah ngeliat wajah gue😭
Baiklah, meeting hari ini sampai sini dulu, kalian lah pemegang sahamnya. Saya pamit maju diri. 😆😁
Kalau ada yg tau gw, anggap aja kita gak saling kenal😆😁
🙏
__ADS_1
Bersumbing...