
Setelah ara pergi dua hari kekota A, rey sangat cemas dan khawatir karna ara tidak ada kabar sama sekali. Tiap menit dia melihat dan ngecek Hp nya.
Bik yam tengah santai duduk disofa ruang tamu. "Enak nya jadi majikan satu hari, lumayanlah. "Gerutu bik yam sembari memantau rey yang sedang mondar mandir ditangga didepan kamar nya.
"96. 97. 98. 99. 100.eh.. Tunggu!! Kok anak tangga ini sudah 100? bukan nya cuma 15,kapan nambah nya? "Ujar rey sembari menghitung tangga dengan memutar - mutar Hp ditanganya.
"Maaf den! Tadi aden udah naik turun tangga sebanyak 7 kali. "Sahut bik yam.
"Masa' sih, perasaan baru sekali deh. "Timpal rey kebingungan.
"Mungkin itu cuma perasaan aden, tapi ada apa dengan aden seperti anak ayam kehilangan induk gitu. "Tanya bik yam lagi.
"Bik, dari ara pergi dua hari yang lalu, dia tidak ada kabar sama sekali. Aku sangat mencemaskanya. Bocah itu memang the best kalau bikin orang khawatir. Ditelpon gak pernah jawab. Udah kayak presiden aja. "Gerutu rey sembari menelpon ara tak henti-henti.
"Em.. Den, gimana kalau aden menyusul nak ara ke kota A. "Sahut bik yam.
"Tapi aku gak tau dimana tempat nya bik, ntar aku tersesat.
"Nak ara kan punya teman disini, ajak saja mereka kesana. "Timpal bik yam.
"Oh iya.. Kenapa gak bilang dari kemaren bik. Ya udah aku pergi dulu deh.
Saat dia berada didepan kamar ara, dia mendengar sesuatu, rey pun masuk perlahan.
"Suara itu? Ah pintu kamar nya belum dibenerin, bisa ngamuk tuh piranha kalau pulang nanti. "Rey terus masuk dan mencari sumber bunyi.
Rey mengobrak - abrik seisi kamar itu.
"Astaga!! Ternyata Hp nya gak dibawa!! Pantesan aja Udah dua hari dihubungi gak dijawab. Dasar o'on!.
Dengan cepat, rey mengambil hp ara dan membawa nya pergi menuju apartemen teman ara.
Setibanya disana rey buru-buru naik dan mengetuk pintu mereka.
"Eh,, pagi-pagi ada tamu istimewa, angin apa yang membawa lo kemari. "Ujar ricky yang kaget melihat rey berada didepan apartemen nya.
"Ada siapa ki??. "Teriak alvin dari dalam.
"Ada kutil nya ara. "Sahut ricky.
"Oh iya, ara nya mana, bukan kah kalian kemana-mana selalu berdua? Biasa nya lo nempel terus kan sama dia, apakah dia sedang dibawah? "Ricky melemparkan pertanyaan bertubi-tubi.
"Udah ngomong nya?? "Sahut rey dengan tatapan dingin.
__ADS_1
"Ki ada siap.... a..?? "Alvin kaget melihat ada rey disana. "Oh,, ada kecoa.. Ngapain lo pagi - pagi udah bertamu? Gak ada kerjaan? "Ujar alvin sinis.
Kemudian adelia dan aznie juga keluar dari kamar apartemen nya setelah mendengar keributan disebelah.
"Ada apa ini, masih pagi buta udah berisik. "Tutur adelia sembari mengucek matanya karna baru bangun tidur.
"Lo nya aja yang menganggap ini pagi buta. Lo gak liat noh matahari udah melek. "Sahut ricky menyentil kening adelia.
"Eh, iya kah.. Ahh gue kira masih subuh, oh iya kenapa rey kesini, ara nya mana? Biasanya kalian selalu berdua kan.? "Timpal adelia.
"Berisik!!! Bisa diem dulu gak sih, dari tadi gue mau ngomong gak jadi - jadi. Gue datang kesini sendirian tanpa ara! Dan karna gak ada ara lah makanya gue kesini, gue mau minta bantuan kalian untuk mencari ara, karna sudah dua hari gak ada kabar. "Jelas rey pada mereka.
Mereka semua kaget bukan kepalang. Bahkan ricky sampai gemetar dan langsung duduk.
"Apa!!?? Ara diculik? Atau kabur? Lo apain ara hah? Apa lo sakiti dia? Atau lo tampar dia? "Alvin membentak rey dan menarik bajunya.
"Lo pasti udah bikin ara marah kan? Apa lo udah nyeburin dia kekolam? Atau lo gantung di pintu? Kenapa dia bisa gak pulang? Atau lo mengusir nya? Wahh parah lo, dasar gak punya jantung!!! "Ricky berteriak pada rey sembari bangun dari duduk nya.
"Diaaaaam!!!! Bisa gak sih jangan kayak kecebong gitu, nanya nya nyerbu. Gini ya gue jelasin, dua hari yang lalu, ara bertemu sama kakak tirinya dari kota A bernama Kinza, lalu mereka pergi kekota A. Sampai saat ini gak ada kabar, karna ara lupa bawa Hp nya. "Jelas rey.
"Ohh gitu!!! Ngomong dari kemaren, kan kita gak perlu berdebat! Terus gimana sekarang? "Ujar ricky.
"Makanya gue kesini, gue mau ajak kalian kekota A mencari ara disana, gue takut ada apa-apa padanya. "Sahut rey.
"Woii cebong!! Mandi dulu kali. Main pergi gitu aja. "Gue ogah satu mobil sama lo kalau gak mandi, badan bau udang gitu. "Teriak alvin dari atas.
Ricky menghentikan langkah nya. "Oh iya, gue lupa, ya udah kita mandi dulu deh, hei kutil, lo tunggu disini ya. "Ujar ricky pada rey.
Setelah sekian lama menanti mereka. Ahir nya kelar juga mandi nya. Tanpa lama-lama, mereka langsung berangkat menuju kota A.
Setelah melalui perjalanan yang cukup jauh. Ahirnya mereka sampai dikota A. Tepat nya berada didepan rumah orang tua ara yang sudah terlihat kusam. Kemudian mereka semua turun.
"Ya ampun!! Udah lama banget kita gak pulang kampung. Gue kangen sama emak!! Abis ini kita pulang kerumah ya. "Ujar aznie sembari merangkul adelia.
"Apaan sih, lebai banget!! Noh rumah lo disebelah, tinggal nyebrang doang! "Sahut adelia.
"Ini beneran rumah ara? Kok terasa familiar ya. Pohon ini? Kayaknya gue pernah lihat tempat ini, tapi kapan ya? "Gerutu rey sambil berjalan menuju rumah ara.
Tok.. Tok... "Rey mengetuk pintu rumah itu.
Tidak lama kemudian, pintu itu terbuka, ternyata benar, ara berada disana.
Ara langsung berlari memeluk rey sembari merengek.
__ADS_1
"Aron!! Lo kenapa? Apa yang sudah terjadi? Lo tau gak, dua hari ini gue sangat menghawatirkan elo, lo gak ada kabar sama sekali.. "Ujar rey mengelus tambut ara.
"Reboy!! Mama gak ada disini, gue gak tau dia dimana, kemarin gue dan kak kinza sudah kerumahnya, pembantunya bilang, kalau mama sudah lama pergi dari rumah itu..terus mama kemana?? Hiks.. Hikss.. "Tanpa sadar ara bersandar di dada rey.
Alvin langsung menarik ara dan mendekap nya. "Sini, gue aja yang peluk,, enak aja tuh kutil kena peluk sama elo. "Ujar alvin sembari mendekap ara.
Seketika ara tersadar. "Ahh.. Apa lo bilang,? , gue meluk reboy!! Pasti lo bohong kan. Gue juga gak mau meluk kecoa kayak lo. Pasti tadi gue kena Halu, makanya meluk reboy, . "Ara langsung mundur dari alvin.
"Aron! Bagaimana cara kita mencari mama lo. Apakah ada petunjuk? "Tanya rey dengan serius.
"Gue juga gak tau, pokok nya nanti kita cari mama sampai ketemu. Tapi sebelum itu kalian masuk dulu deh, gue masih pengen tinggal disini, gue kangen sama rumah ini.
Teman-teman ara mulai masuk dengan riang sembari baringan dikursi. Sedangkan rey menahan ara. Dan mengajaknya keluar.
"Aron, sini dulu deh. Kita kebawah pohon itu yuk. "Rey menarik tangan ara sampai kebawah pohon yang besar didepan rumah ara itu.
"Ada apa?? Serius amat? Eh alien, maaf ya gue udah bikin lo cemas, soalnya hp gue gak tau dimana, entah ilang atau jatoh.
"Hp lo tinggal dirumah o'on.. Lo sumputin dibawah bantal, gue udah nelpon lo sampai jari gue kriting, tau nya hp lo dirumah,. Oh iya, gue ngajak lo kesini karna gue penasaran, gue tuh ngerasa pernah kesini, gue inget sama pohon ini dan juga rumah lo ini, kok terasa familiar.
"Kok gitu? Apakah dulu lo pernah tinggal disini? Apakah kita pernah berteman? "Tanya ara.
"Gue juga gak tau pasti,, gue cuma inget sama pohon dan rumah ini aja. Apakah lo inget sesuatu? Sahut rey kebingungan.
"Gue gak inget apapun kejadian dibawah umur 7 tahun, saat gue kecelakaan gue lupa ingatan, jadi gue gak tau tentang masa kecil gue. "Sahut ara.
"Ya udah kalau gitu jangan dipaksa ya. Sini.. "Rey meraih tangan ara dan kembali merangkul nya. "Tau gak, saat lo pergi hari itu, gue sudah mulai cemas tiada henti, ditambah gak ada kabar dari lo. Kepala gue udah dipenuhi bayang wajah lo. Tapi gue seneng saat bertemu lo, lo dalam keadaan baik-baik saja.
"Lo menghawatirkan gue?? Lo takut sesuatu terjadi pada gue?? Ya ampun,, bos babiku perhatian banget,, udah kayak film sarang hiu aja.. Hahaha.. "Sahut ara tertawa lepas.
"Orang lagi serius bego!! Tapi gue seneng liat lo ketawa, dari pada nangis kayak tadi, muka lo kayak ikan asin. Haha.. "Rey dan ara bercengkaraman dibawah pohon itu dengan tertawa gembira.
"Woii.. Kalian ngapain disana?? masih lanjut aja ngobrol nya. "Teriak ricky dari depan rumah ara.
Namun rey dan ara tidak menghiraukanya.
Rey berniat akan mencari tau tempat ini dan tentang masa kecilnya, karna dia merasa pernah kesini tapi dia tidak yakin apakah itu benar atau tidak.
***
Bersambung...
Note : berhubung novel ini bergenre Komedi, maka isi dan kata yg kasar pada cerita ini jangan dimasukin dihati atau pun dipraktekan ya guys. Karna cerita novel ini hanya untuk menghibur, q pribadi merasa bhagia jika kalian bisa tertawa. Thanks🙏
__ADS_1