
Beberapa menit kemudian, amarah ara sudah terlihat mereda, rey pun mendekatinya dengan hati hati, takut kena sengat si ulat bulu.
"Sayang, gue mau jujur nih, sebenarnya tadi gue dari nemuin pricil dirumah sakit.
"Apa???? Lo memang alien laknat ya?? Baru tadi siang lo janji gak bakal urusin dia lagi, sekarang lo udah melingkar aja. Penghianat!! "Ara berteriak memotong ucapan rey yang belum usai.
Rey kaget dan langsung mundur setengah jengkal dari dekat ara. "Melingkar?? Ingkar kali o'on!! Dengerin dulu makanya. Gue belom selesai jelasinya. Kaki pricil itu terluka, dan itu karna lo yang mendorongnya, nah pas dia mau nyebrang jalan, dia jatoh dan hampir ditabrak mobil. Makanya gue kesana jenguk dia, sebagai permintaan maaf perwakilan dari lo. Udah itu doang, lagian gak percaya banget sama pacar sendiri. "Jelas rey dengan gugup melihat mata ara yang bergambar api api karna amarah.
"(Dih, kenapa gak tertabrak aja sekalian kuntilanak itu,) "batin ara.
"Oh gitu!! Tapi kenapa lo gak bilang kalau mau kesana pe'ak!! Gue jadi curiga tau gak!!
"Iya maaf,, tadi kan lo lagi tidur, gak tega gue bangunin nya. Maaf ya sayang. "Rey menciumi tangan ara berkali kali.
"Iya iya.. Lain kali kalau mau kemana aja pamit! Jangan kayak siluman. Udah ah ciumin tangan gue, emang nya gue emak lo pakai cium tangan segala, "ara menarik tangan nya dari genggaman rey.
"Iya ya.. Heheh.. Ah iya. Gue bawain lo es krim stroberi. Bentar ya, kayak nya tinggal dimobil deh, gue ambilin bentar. "Denyan cepat, rey berlari menuju mobil nya, mengambil es krim kesukaan ara untuk membujuknya.
"Sayang, nih es krim nya.!! Loh kok gak ada! Aron!! Diman lo?? "Saat rey masuk rumah, ara sudah beralih gak tau kemana ngilang aja!
"Ulat nangka itu kemana sih,, ngatain orang siluman, tapi dia juga udah kayak siluman suka ngilang ngilang gini. Apa dia kekamar nya? "Rey Mencari ara kedalam kamarnya.
"Aron sayang!! "Rey langsung masuk kekamar ara yang tengah ganti baju..
"Ahhh!! Alien!! Ngapain lo masuk tiba tiba, dasar mesum,! Gue kaget!! "Teriak ara dengan kuat membuat bingkai fotonya terjatuh.
"Ahh!! Maaf maaf!! Tadi gue sengaja. Gue masuk ya. Lagian tu baju udah dipakek juga, teriak nya histeris banget! Lebeh!! "Rey melanjutkan langkah nya sembari memungut foto ara yang jatuh karna getaran suara toa nya.
"Eh! Kok ganti baju bagus, mau kemana lo ulat bulu? Makan dulu nih es krimnya, ntar panas! "Rey meletakan es krim itu diatas meja.
"Gue mau ganti baju bagus, mau dandan cantik, karna sore ini gue mau ajak lo pergi mengunjungi rumahnya si kuntilanak kutu kebo itu! "Ujar ara sambil makan es krim.
"Maksudnya pricil? Duh aron! Ngapain kesana, gue gak sanggup ngeliat dua mahluk bertengkar. "Sahut rey menolak.
"Siapa juga yang mau bertengkar bego! Gue cuma mau minta maaf doang, biar besok besok lo gak perlu menemuinya lagi karna alasan minta maaf. Udah ngikut aja kata gue, atau gue pergi sendiri.
"Iya iya.. Gue anterin, tapi janji jangan bikin keributan oke! "Rey menarik idung ara.
"Udah yuk berangkat, keburu gelap. "Ara menarik tangan rey dan membawanya berjalan dengan cepat seperti biasanya.
__ADS_1
Selama perjalanan, ara tidak banyak bicara, karna sedang menyiapkan suaranya untuk bicara panjang lebar dengan pricil.
"Aron! Kok diem aja? Apa tenggorokan lo sedang bermasalah? "Tanya rey sambil mengemudikan mobilnya.
"Gak! Gue simpen suara gue buat ngatain si pecel itu. "Sahut ara singkat.
"Pricil namanya, bukan pecel sayang! Awas aja ya kalau nanti kalian ribut, gue lempar ni mobil.
"Ya apapun itu namanya, gue gak suka kalau dia nyari perhatian sama lo. "Timpal ara cuek.
Beberpa menit kemudian...
"Nah ini rumahnya. Ayo kita masuk! "Rey mengetuk pintu rumah itu.
"(Gue gak yakin kalau dia orang miskin, pasti dia sengaja menyamar supaya rey bersimpati padanya) "gerutu ara dalam hati.
Tidak lama kemudian, pricil membuka pintunya. Tapi dia tidak melihat ara karna ara bersembunyi dibelakang rey.
"Eh, rey?? Kok lo kesini lagi? Ayo masuk. "Pricil menarik tangan rey sembari melemparkan senyuman manis.
Dengan cepat ara keluar dan menepis tangan pricil.
Pricil kaget melihat ara yang tiba tiba muncul. Dari belakang rey.
"Eh! Ada ara juga. Ayo silahkan masuk. Maaf rumah kontrakan gue kecil. "Tutur pricil yang berusaha bersikap baik pada ara.
"Ayo masuk, inget pesan gue tadi. "Bisik rey didekat telinga ara sembari menarik tanganya masuk.
"Iya bawel!! Sahut ara dengan suara kecil.
"Silahkan duduk, maaf ya rumah ini gak ada kursi, kita duduk ngapar aja kayak gini. Kalian mau minum apa? "Tanya pricil dengan ramah.
"Gak usah, kita kesini bentar doang kok. Gue yang ajak rey kesini, gue cuma mau minta maaf sama lo, karna udah dorong lo tadi, tapi tolong ya, jangan lagi pinta rey untuk menemui lo, apapapun itu alasan lo. Nih, nomor Hp gue, kalau ada apa apa sama luka lo hubungi aja gue. Jangan jadikan luka lo sebagai alasan untuk menemui rey. "Ara menyodorkan kertas yang bertuliskan nomor Hp nya.
"Maaf ara, tapi gue gak bermaksud untuk mendekati rey, gue sadar kok, kita gak sederajat, gue akan jauhi rey. Lo gak perlu ngasih gue nomor Hp lo. "Pricil mendorong kertas itu, menolak menerima nomor hp nya.
"Oh, baguslah kalau gitu! Terimakasih, kalau begitu kita pulang dulu. "Ara kembali memungut kertas nomor Hp nya itu, lalu menarik rey keluar dari rumah pricil.
"Pricil kita pul... "Rey bermaksud berpamitan pada pricil, tapi ara keburu membungkam mulut rey dengan mencomotnya dengan jari tanganya.
__ADS_1
"Stt!! Lo gak usah ngomong!! Biar gue aja. Eh pecel!! Kita pulang dulu. Gue harap kita gak ketemu lagi. "Ujar ara sembari menarik rey masuk mobil.
Setelah mobil rey menjauh, pricil menyeringai jahat.
"Heh!! Sekarang boleh aja lo sombong kampret! Tapi liat aja ntar, posisi lo akan bertukar dengan gue, "gerutu pricil tersenyum tipis.
•••
"Reboy! Kita kerumah mak lampir dulu ya, gue mau ketemu sama mama dan kak carla.
"Eh, emangnya tante sherly dirumah mami? "Tanya rey sambil mengemudi.
"Iya. Gue juga gak tau kenapa tu orang tuir suka banget menginap dirumah orang. Kita kesana dulu ya. Pulang agak malam gak apa apa kan?
"Iya sayang.. "Sahut rey mengelus kepala ara.
Setibanya dirumah orang tua rey, ara langsung masuk karna pintu terbuka lebar. Rey juga menyusul nya dari belakang.
"Mama!! "Panggil ara.
"Eh, kalian? Ayo masuk. "carla datang menyambut kedatangan ara dan rey.
"kak, dimana mama? "Tanya ara pada carla.
"Ada tuh didalam, sedang ngobrol sama mami. Mereka calon besan yang cocok. Ayo kita temui. "Carla menarik ara masuk.
"Heii, gue gak di ajak kah.? Teriak rey dari depan yang tidak dihiraukan oleh kakak nya itu.
"Masuk aja sendiri. Punya kaki kan? "Sahut carla cuek.
Carla mengajak ara menemui mamanya.
Mereka berbincang dengan hangat tanpa menghiraukan keberadaan alien.
Rey merasa tersisih, dia pun hanya diam dan sambil main game di Hp nya karna bosan mendengar mulut mereka pada ngoceh sendiri.
***
Bersambung...
__ADS_1
Jangan lupa like🙏