
Renal dan Yesi pun sekarang menuju ruangan yang diperintahkan oleh Leo yaitu ke ruangan insentif, setelah sampai disana Yesi melihat Sisil yang pingsan di lantai.
" Kita bawa Sisil keruangannya " ucap Yesi
" Tapi keadaan putri sedang kritis... " jawab Leo
" Kasian Sisil ya ampun ... " batin Yesi
" Sayang bangun... kamu harus kuat demi anak kita... " ucapnya
Lalu tidak lama kemudian Sisil sadar kembali ia pun langsung ingat dan segera menanyakan keadaan sang anak
" Mas... Gimana keadaan putri Kita... " ucap Sisil
" Kamu jangan khawatir ... dokter sekarang sedang mengeceknya ... " ucap Leo menenangkan sang istri
Oma pun datang membawa kedua anak kembar Sisil yang dari tadi menangis dan tak mau diam.
Oek... Oek... Oek... Oek... Oek...
Oek... Oek... Oek... Oek... Oek...
Oek... Oek... Oek... Oek... Oek...
" Oma mereka kenapa " tanya Sisil
" Mereka menangis dari tadi dan tak mau diam.. " ucap Sang Oma
" Sini Oma biar Aku gendong... " ucap Sisil mengendong salah satu anak tersebut dan anak yang satu lagi Leo yang gendong.
Leo dan Sisil mencoba menenangkan kedua anak kembar mereka namun tak berhasil
" Mas... bagaimana ini mas " ucap Sisil
" Yesi .... coba Kau buatkan susu formula.. mungkin mereka lapar " ucap Leo
" Baik ... tunggu sebentar " ucap Yesi segera membuatkan mereka susu kedalam DOT
" Ini ... " ucap Yesi menyodorkan Botol dot nya
" Terima kasih " ucap Sisi menerima dot nya lalu memberikannya namun tetap Saja sang Anak tidak mau meminumnya dan terus menangis
" Mas bagaimana ini... " ucap Sisil
" Gimana Ya .. Aku juga bingung " ucapnya
Dokter pun keluar dan memberitahukan kondisi keadaan anak Leo dan Sisil.
" Tuan Nyoya... keadaan Putri anda sekarang semakin memburuk... " ucap Sang dokter dengan wajah sedihnya
" Apa Dok " ucap Sisil mulai meneteskan air mata dan sang Oma memeluk Sisil untuk menenangkannya
" Kamu tenang ... kuat ya... Oma percaya Putri Kamu akan baik-baik saja " ucap Oma
" Oma " lirih Sisil sambil menangis
" Sudah jangan menangis... lihat anakmu yang lain jadi ikut menangis " ucap Sang Oma menghapus air matanya
" Dok bisakah saya bertemu dengan putri Saya sekali ini saya... aku mohon.. " ucap Sisil dengan wajah memelas
" Baik lah Nyoya " ucap sang dokter
__ADS_1
" Tapi ijinkan saya membawa kedua anak saya ini... saya ingin memberi semangat pada putri Saya... semoga saja dengan mereka didekatkan ia akan baik-baik saja " ucap Sisil
" Tapi... tapi... Nyoya " ucap Sang dokter terpotong
" Please ya dok... saya mohon... " ucap Sisil
" Saya tolong ijinkan Kami " ucap Leo
" Baiklah... namun hanya sebentar ya Nyoya ... Tuan... " ucap Dokter
Merekapun segera menuju ruangan dimana putri Sisil dirawat dan membawa anak mereka yang terus saja menangis.
" Sayang Diam dulu ya... bunda mau bicara dulu sama adik kalian... " ucap Sisil pada anak kembar laki-laki itu, dan ajaibnya mereka mengerti dan langsung Diam
" Nak... ini bunda .. Kamu harus Kuat ya.. bunda dan abang-abang mu menunggu mu disini.. " ucapnya meneteskan air mata dan anak kembar pun kembali menangis
" Bangun ya Nak... lihat Abang-abang mu sedih ... melihat mu seperti ini... " ucap Sisil menghapus air matanya
Dan putri Sisil pun kembali kejang-kejang. Sisil yang melihat hal itu langsung histeris
" Mas... Anak Kita kejang-kejang lagi... " ucap Sisil
" Dok... Dok... tolong Dok... " ucap Sisil menangis kembali
" Nyoya tenang ya ... Kami akan melakukan yang terbaik untuk Putri anda... " ucap Sang Dokter
" Mohon Nyoya dan Tuan tunggu diluar .. " ucap Suster
" Tapi... tapi Aku mau disini ... Aku masih mau melihat putriku.. " ucap Sisil sambil menangis
Oek... Oek... Oek... Oek... Oek...
Oek... Oek... Oek... Oek... Oek...
" Mohon Kerjasamanya Nyoya.. Kami akan memeriksa keadaan Putri Anda " ucap Suster tersebut
Dengan terpaksa Sisil dan Leo pun pergi dari ruangan tersebut dan menunggu diluar ruangan takut menggangu para dokter dan suster karena sang anak kembar menangis tak henti-hentinya.
" Mas.. " ucap Sisil
" Tenang ya sayang... kan lagi di tangani Dokter " ucap Leo
" Abang-abang... jangan menangis ya sayang... lebih baik Kita doakan adikmu... " ucap Sisil mampu membuat sang bayi kembar laki-laki itu terdiam dan tenang.
Semua keluarga menunggu kabar keadaan sang putri Sisil diluar ruangan dengan wajah cemas dan khawatir
Tiba-tiba tanpa diduga datanglah Salsa dan berdiri dibelakang Sisil
" Sil... " ucap Salsa
" Ka Salsa " ucap Sisil dengan wajah sedih
" Mau apa lagi Kamu kesini " ucap Leo
" Mas " ucap Sisil meyuruh Leo diam
" Tapi... Sayang gara-gara Dia... Putri kita... " ucap Leo terhenti
" Tolong Mas Diam " ucap Sisil mulai kesal
" Mau apa lagi Ka Salsa kesini... ga cukup lihat aku menderita selama ini... sekarang harus teralami juga oleh putri kecilku yang tak berdosa " ucap Sisil
__ADS_1
" Aku kesini ingin minta maaf Sil ... Aku ga tau kemarin kondisi janinku lemah... " ucap Salsa merasa bersalah
" Sudah lah Ka... Aku capek dengan sikap Kaka selama ini... Kaka kadang baik.. tapi suka jahat... Aku cuma minta jauhi hidup ku dan keluarga kecilku... Aku tak akan tinggal diam jika ada seseorang yang menyakiti anakku... termasuk Kaka " ucap ketus pada Salsa
" Tapi Sil... Kali ini Aku serius meminta maaf padamu... " ucap Salsa
" Rencana apalagi yang Kaka rencanakan... " ucap Sisil sinis
" Sil... Kamu jangan seperti itu pada Kaka mu... biar bagaimana pun Dia tetap Kaka mu " ucap Mamah Ida
" Sudah lah Mah... untuk sekarang Aku tak mau berdebat... lebih baik Kalian pergi dari sini " usir Sisil
" Sisil bisa juga usir Mamah dan salsa... " bisik Yesi pada Renal
" Bisa dong... Namanya orang kadang batas kesabaran ya sudah habis... dan jika Aku menjadi Sisil pun Aku akan melakukan itu pada Ibuku dan kakakku sekalipun... " bisik Renal
" Tapi... Tapi... Sil " ucap Sang Mamah
" Pergi Aku bilang... " ucap Sisil
" Sil... " ucap Salsa
" Pergi..... " usir Sisil
" Mah sebaiknya Mamah dan Salsa pergi... Sisil sekarang emosinya sedang tak menentu... tolong maklumi... " ucap Pa Anwar
" Tapi... Pah... " ucap Sang istri
" Mamah Mau Leo marah " ucap Pa Anwar
" Ya udah Deh... Sha Ayo kita pergi dari sini " ucap Sang Mamah
.
.
.
.
.
Bersambung....
Halo Semua,.
Maafkan jika untuk beberapa part kedepan akan menguras emosi kalian...
Jangan baper ya...
Anak Sisil akan baik-baik aja Ko ...
So... Ikuti terus kisanya...
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan Dukung Aku dengan cara
Like....Komen..... dan Vote ......
Jangan bosen-bosen ya .....
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua....
__ADS_1
Karena Doa yang baik akan kembali kepada orang memberi Doa.... 😁😁😁