Dendam Sang CEO

Dendam Sang CEO
Ekstra Part 8


__ADS_3

Ina pun memberikan Barbie punyanya satu-satu pada sang mereka anak laki-laki tersebut.


" Ali dan ka Usuf ceritanya temen aku ya " ucap Ina


" Ok..." ucap mereka


" Ka Ehan dan Abang ceritanya musuh aku " ucap Ina


" Tapi dek... masa kita musuhan kita kan keluarga " ucap Ehan


" Ini bohongan ka " ucap Ina


" Baiklah kita ngalah saja " ucap Farel


" Ceritanya aku sama Ali dan Usuf sedang berada di kampus... Kaka tiba-tiba menuduh aku merebut pacar Kaka " ucap Ina


" Ok... " merekapun memainkan permainan ya


" heh Ina... " ucap Ehan


" Iya ka Ehan... " ucap Ina


" Masa anak cewe namanya Ehan... kan aneh " ucap Farel dan semua tertawa


" Bener juga bang.. aku harus ganti nama.. kalian juga... " ucap Ehan


" Kamu jadi Eni aja " ucap Farel


" Ok bang " ucap Ehan


" Kalo aku bang " ucap Ali


" Kamu jadi Alina " ucap Farel


" Kalo Usuf jadi apa " ucapnya


" jadi Usi aja ... " ucap Farel


" Kalo aku Fani ya... " ucap Farel


" Ok kita mulai.... " ucap Ina


" Heh Ina " ucap Ehan


" Iya ka Eni " ucapnya


" Jangan kau rebut si .... siapa nama cowoknya " ucap Ehan


" Aduh... ngarang aja kenapa sih " ucap Ina kesal


" Ayo tentukan namanya " ucap Ehan


" Satria aja gimana " ucap Farel


" Ih ga mau dia nanti kegeeran " ucap Ina


" Ini kan cuma bohong-bohongan " ucap Ehan


" Ya udah Deh.. sok mulai lagi " ucap Ina


Mereka pun mencoba memulai kembali permainan ya.


" Heh Ina... " ucap Ehan


" Iya ka Eni " jawabnya


" Kamu jangan rebut satria dari aku ya... dia pacar aku " ucap Ehan


" Ih najis kamu suka sama cowo " ceplos Farel


" Ini kan bohongan " ucap Ehan

__ADS_1


" Ka Farel diem aja... Jangan ikut ngomong.. " protes Ina


" Maf... maf " ucap Farel


" Ka Eni... maaf aku ga rebut Satria dari Kaka... aku juga ga ada hubungan apa-apa dengan dia... " ucap Ina


" Bohong... pasti Satria sekarang ngejar-ngejar kamu... dibanding aku " ucap Ehan sedang memainkan perannya


" Emang kamu mau satria ngejar-ngejar kamu " bisik Farel pada Ehan


" Ga Sudi... " ucap Ehan


" aku ga tau ka.. beneran ka ... aku ga ada hubungan sama satria... " ucap Ina


" Iya ka Alina saksinya " ucap Ali memainkan perannya


" Diam kau bocah... mau aku bogem Hem " ucap Ehan


" Kaka masa cewe bogem-bogeman " protes Ina


" Maaf... dek Kaka keceplosan... kita mulai lagi " ucap Ehan


" Pasti kalian sekongkol kan... bohongin Kita... " ucap Farel


" Diam Kau Fani jangan mengopor-ngompori mereka " ucap Usuf


" Kamu apa... ngajak ribut usi ....rasakan ini tendangan maut " ucap Farel


" Akan kubalas rasakan ini tonjokan seribu tangan " ucap Usuf


" Wah kau juga harus merasakannya Alina rasakan ini bogem melintir " ucap Ehan


Merekapun berantem meskipun yang dipegang Barbie tapi mereka bermain seperti bermain robot tidak ada anggun-anggunnya.


" Cukup ka... ga rame mainnya.. " ucap Ina pergi keruang tengah menemui sang bunda


Sedangkan mereka masih bermain bersama. dan asik dengan yang mereka lakukan tanpa sadar yang mereka mainkan Barbie bukan robot. datanglah Leo menghampiri mereka dan menjewer kedua anak laki-laki nya.


" Bukan begitu ayah... kami jelaskan " ucap Ehan


" Ayah ga sangka... kalian ada kelainan suka dengan barang-barang perempuan... kalian malu-maluin " bentak Leo


" Ayah dengar dulu penjelasan Kami " ucap Farel


" Bunda.... bunda.. " teriakan Leo


" Ada apa mas... teriak-teriak .. berisik " protes Sisil


" Lihat anak laki-laki kita masa bermain Barbie " ucap Leo dengan wajah marah


" Astaghfirullah Nak... kalian kenapa bermain beginian... ini biasanya untuk perempuan... " ucap Sisil


" Tante.. kami tadi di hukum sama Ka Ina... terus kami bermain begini " ucap Usuf takut melihat amarah Leo


" Terus mana Ina nya... kalian bohong kan " ucap Leo


" Yang dikatakan Ka Usuf benar ko Paman " ucap Ali


Ina pun segera menghampiri keributan yang ada di taman tersebut.


" Kalian masih bermain " ucapnya cuek


" Ina sayang apa tadi mereka bermain bersama mu " tanya Leo


" Iya ayah.. mereka bermain Barbie bersamaku tapi ga asik masa main Barbie ada berantem-beranteman ditambah ada jurus-jurus kaya gitu ga seru pokonya " jelaskan Ina


" Kita selamat " ceplos Ehan


" Ok... untuk kali ini Ayah tidak akan hukum kalian tapi nanti jika kalian main mainan anak perempuan... ayah hukum kalian ... mengerti " ucap Leo


" Mengerti " ucap Mereka

__ADS_1


" Bubar sana " ucap Leo


" Alina Ayo kita main dikamar ku " ucap Ehan


" Ih... ka Ehan... kita kan sudah ga main lagi Barbie lagi " protes Ali


.


...****************...


.


Keempat lelaki itu tertawa bersama dan Mereka segera menuju kamar Farel Dan Ehan.


" Wah ka Ehan bagus kamarnya " ucap Ali


" Heem rapi " ucap Usuf


" Bagaimana jika kalian nginep aja disini " ucap Ali


" Mau sih... " ucap Ali


" Nanti kalian bilang Nene aja " ucap Farel


" Kaka yang paling seru itu liburan kerumah eyang didesa... kita sering main lumpur... " ucap Ali


" Serius Li... " ucap Ehan


" Asli ka... Kita nyari keong terus dimasak rasanya enak " ucap Usuf


" Nanti Liburan sekolah aku mau pergi kesana ...ka Farel mau ikut " ajak Ehan


" Ga ah jijik " ucap Farel


" Seru tau ka.. main layang-layang tiap Sore " ucap Ali


" Wah seru kayanya... " ucap Farel


" Nanti kita mandi di kali... airnya jernih seger lagi " ucap Usuf


" Ok Fik... kita akan liburan ke sana kan tinggal seminggu lagi kita liburan sekolah " ucap Ehan


" Nanti aku sama ka Usuf dan ka Ridwan ikut biar tambah rame " ucap Ali


" Kita ajak Satria " ucap Ehan


" Jadi disana kita kumpul-kumpul " ucap Usuf


" Jadi ga sabar mau Kesana " ucap Ehan


" Nanti Kita akan bicara sama bunda dan ayah " ucap Farel


Merekapun menyudahi pembicaraan dan segera menuju ruang makan karena Makan malam pun tiba mereka berkumpul bersama melakukan makan malam seperti biasa.


setelah makan malam pun tiba Usuf dan Ali diajak sang Nene untuk pulang kerumahnya. namun mereka menolaknya karena mereka ingin menginap disini namun sang Nene tak mengijinkan ya lalu mereka terpaksa harus pulang dengan wajah kecewa.


Sisil pun meyuruh Supir untuk mengantarkan sang mamah pulang bersama kedua anak salsa yang dititipkan pada sang mamah.


Bu Ida sudah pulang kerumahnya. semua anggota keluarga sedang diruang tv menonton acara kartun kesukaan ketiga anak mereka. Ehan dan Farel pun meminta ijin pada Leo dan Sisil untuk berlibur ke kampung rumah eyang Juju untuk berlibur sekolah.


" Bunda... Ehan sama Ka farel mau minta ijin... kalau libur sekolah tiba.. kami akan liburan bersama Ali dan Usuf berlibur dirumah eyang Juju " ucap Ehan


" Kalian yakin " ucap Leo


" Yakin Ayah " ucap Farel


" Kalian boleh pergi asal nilai kalian bagus semua di rapor " ucap Sisil


" Baik lah bunda... " ucap Mereka


Karena dirasa sudah malam akhirnya semua anggota keluarga pergi kekamar masing-masing untuk tidur dan beristirahat.

__ADS_1


__ADS_2